Selamat Datang

Selamat Datang, Diharapkan bersedia untuk memberikan komentar dan saran. Terima Kasih
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Mukomuko Propinsi Bengkulu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Mukomuko Propinsi Bengkulu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Februari 2016

BUPATI CHOIRUL HUDA, SH dan WAKIL BUPATI HAIDIR S.IP





MENGAWAL VISI, MISI DAN PROGRAM KERJA
BUPATI DAN WAKIL BUPATI MUKOMUKO, PERIODE 2016 s.d 2021
Pelantikan Kepala Daerah oleh Gubernur Bengkulu Dr. H Ridwan Mukti,MH, pada hari rabu 17 Februari 2016 mengawali perjalanan Bupati Mukomuko CHOIRUL HUDA, SH dan Wakil Bupati Mukomuko HAIDIR S.IP periode 2016 s.d 2021. Berikut Visi, Misi dan Program Kerja yang disampaikan pada saat Kampanye, semoga dapat terlaksana dengan baik, amin.
VISI
“TERWUJUDNYA MASYARAKAT YANG RELIGIUS, MANDIRI DAN DEMOKRATIS TAHUN 2021”

MISI
1.    Membina dan mengembangkan kehidupan beragama
2.    Optimalisasi Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang bertumpu pada kekuatan dan daya inovasi masyarakat serta daerah
3.    Pembinaan Pemuda Dan Olahraga
4.    Meningkatkan Ekonomi kerakyatan
5.    Memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan pembangunan
6.    Meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur serta fasilitas umum
7.    Memanfaatkan sumber daya alam secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup
8.    Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan
9.    Melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan kebijakan pemerintah

PROGRAM-PROGRAM
1.    Dibidang ekonomi kerakyatan meliputi ;
a.      Meningkatkan ketahanan pangan
b.      Meningkatkan produksi pertanian
c.       Meningkatkan dan mengembangkan sumber daya kelautan
d.      Meningkatkan usaha kecil dan menengah (UMKM)
e.      Mendorong investasi dan meningkatkan lapangan kerja

2.    Dibidang sosial meiputi ;
a.      Meningkatkan kualitas pendidikan
b.      Meningkatkan pelayanan kualitas kesehatan
c.       Meningkatkan kompetensi para Pembina agama dan fasilitas sarana prasarana ibadah
d.      Fasilitas penyandang cacat
e.      Meningkatkan tata kelola penanggulangan dan mitigasi bencana

3.    Dibidang budaya dan pariwisata meliputi ;
a.      Pelestarian dan pembinaan keberagaman budaya daerah
b.      Meningkatan potensi wisata daerah

4.    Dibidang pemuda dan olahraga meliputi ;
Mengembangkan potensi generasi muda melalui upaya pemberdayaan pemuda dan peningkatan prestasi olahraga

5.    Dibidang politik dan keamanan meliputi ;
a.      Pembinaan kehidupan politik yang demokratis
b.      Meningkatkan kapasitas keamanan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan (Stakeholders)

6.    Dibidang tata kelola pemerintahan meliputi ;
a.      Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia penyelenggara pemerintahan melalui program peningkatan  pendidikan dan pelatihan
b.      Menempatkan aparat pemerintahan sesuai dengan latar belakang pendidikan, karier dan prestasi
c.       Meningkatkan kesejahteraan aparat pemerintah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
d.      Penataan kelembagaan dan sistem ketatalaksanaan
e.      Meningkatkan pengawasan dan pengendalian aparat pemerintah

PROGRAM UNGGULAN “PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA” Melalui
1.    Memberikan beasiswa sampai dengan jenjang pendidikan Strata Dua (S2) kepada putra-putri yang berprestasi, tetapi tidak mampu secara ekonomi
2.    Tugas Belajar aparat penyelenggara pemerintahan sampai dengan jenjang pendidikan Strata Dua (S2)

Selengkapnya...

Jumat, 04 Februari 2011

Warga Kecamatan Ipuh Dan Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Menyaksikan UFO Mendarat di Laut ???

Belum bisa dipastikan apakah ini ada keterkaitannya dengan dugaan mendaratnya pesawat UFO di Magelang yang bekasnya menyerupai crop circle, yang jelas dugaan mendaratnya pesawat UFO kali ini mencuat di Mukomuko.

Isu UFO mendarat ini muncul setelah ratusan warga Kecamatan Ipuh dan Air Rami, Selasa (2/2) malam menyaksikan dengan mata kepala sendiri ada fenomena alam unik. Apa pasal? Pasalnya warga melihat ada cahaya asing yang menerangi lautan di malam itu. Sebuah cahaya yang cukup terang sehingga menyedot perhatian warga di malam itu. Se Mukomuko pun heboh.



Banyak warga yang menerka-nerka sumber cahaya tersebut. Ada yang menyatakan cahaya tersebut berasal dari kapal yang terbakar. Ada juga yang menduga ada benda asing menyerupai UFO dari ruang angkasa. Namun tak sedikit l warga yang beranggapan bahwa itu adalah fenomena alam yang dibuat oleh para jin penunggu laut. Apapun cahaya itu yang jelas menyedot perhatian warga dua kecamatan tersebut.

Salah seorang warga Arifin mengatakan cahaya tersebut cukup aneh. Dan tidak pernah terjadi dalam kurun berpuluh tahun ini. Cahaya yang cukup terang seperti cahaya bulan. Namun tidak tahu pasti sumber cahaya yang menerangi laut malam itu. Cahayanya jika direkam mengguna handy cam terlihat memancar ke langit seperti lampu sorot.

Siangnya, Rabu (2/2) ada informasi yang tidak jelas yang menyatakan jika ada kapal mengalami korsleting di tengah laut. Dan menyatakan jika cahaya itu berasal dari lampu kapal. “Untuk Sumber cahaya tidak ada yang tahu pasti. Saat ini hanya menerka-nerka. Yang jelasnya pada pukul 06.00 WIB pagi pagi cahaya itu masih ada. Menghilang saat matahari terbit,” kata Arifin.

Dugaan bahwa itu berasal dari cahaya kapal untuk sementara bisa dibantah. Sebab jika itu cahaya kapal cahayanya bukan hanya satu tapi akan banyak lampu yang terlihat. Dan juga setelah dibuktikan nelayan pada pagi hari ketika hendak melaut tidak menemukan kapal apapun yang berada di sumber asal cahaya malam itu. Sehingga saat ini tidak tahu pasti apakah asal cahaya tersebut.

“Nelayan sudah mengecek pagi Rabu. Sebab memang ini menjadi pembicaraan hangat warga. Sejauh ini tidak tahu apa asal cahaya itu. Kalau kapal kata para nelayan sangat tidak mungkin,” terangnya.

Sementara itu Danramil Ipuh Kapten. Inf. Ahmad Yudi mengatakan bahwa cahaya yang timbul malam itu sangat aneh. Cahaya jika dilihat dari hasil rekamannya seperti cahaya laser. Bisa dipastikan itu bukan kapal. Namun untuk menduga itu cahaya dari benda asing harus butuh pembuktian. Yang jelas itu bukan lampu kapal, tak mungkin mampu menerangi laut malam itu. “Fenomena ini masih menjadi teka-teki yang menyedot perhatian warga kita,” terang Danramil


Sumber : Rakyat Bengkulu
Selengkapnya...

Selasa, 01 Februari 2011

Bupati Mukomuko Drs. H. Ichwan Yunus Pindah Dari Partai Demokrat ke Partai Amanat Nasional

Aksi loncat Parpol marak dilakukan pejabat di Bengkulu. Setelah Bupati Seluma H. Murman Effendi, SE, SH, MH meloncat dari PKPI ke Partai Demokrat, kini aksi serupa juga dilakukan Bupati Mukomuko Drs. H. Ichwan Yunus yang meloncat dari Partai Demokrat ke Partai Amanat Nasional (PAN).

Ichwan Yunus secara mengejutkan terpilih secara aklamasi dalam Musda PAN Mukomuko yang digelar Minggu (30/1) kemarin di Hotel Bumi Batuah, Mukomuko. Hal ini memang tidak disangka-sangka karena saat Pilkada Bupati 3 Juli 2010, PAN adalah rival politik Ichwan Yunus. Saat itu, PAN mendukung pasangan Supardji – Syamsuri Rustam.

Aksi loncat Partai Ichwan Yunus ini mendapat reaksi keras dari petinggi Partai Demokrat. Ketua DPC Partai Demokrat Mukomuko, Muharamin, mengatakan nama Ichwan Yunus secara otomatis akan dicoret dari Partai Demokrat. Bukan hanya itu, dia juga menegaskan Partai Demokrat akan bersikap oposisi dengan Pemda Mukomuko karena dia menilai Ichwan tidak komit dengan janjinya dulu untuk membesarkan partai pengusung yaitu Partai Demokrat.


“Tapi nyatanya sekarang menyeberang ke partai lain,” tegas Muharamin. Di dalam struktur DPC Partai Demokrat Mukomuko, Ichwan Yunus masuk dalam jajaran Dewan Penasehat.

Sebaliknya, respon positif datang dari para politisi PAN. Mantan wakil Ketua DPD PAN MM Yusmardi yang juga wakil Ketua I DPRD MM mengatakan dengan menjadi Ketua DPD PAN MM, sama saja Ichwan Yunus pulang rumah. Sebab sebelumnya di Jakarta, Ichwan Yunus merupakan simpatisan PAN. Pada saat pencalonan pertama Ichwan Yunus menjadi Bupati MM pun Ichwan Yunus memilih untuk merangkul PAN. Namun karena dinamika partai saat itu belum mengusung Ichwan Yunus. “Kita punya harapan besar pada sosok Ichwan Yunus,” terang Yusmardi.

Dikatakan juga, dinamika di tubuh DPD PAN MM sangat tinggi. Sehingga DPD PAN MM tidak bisa dipimpin oleh sosok yang lamban. Sehingga kecekatan sikap dari Ichwan Yunus dianggap akan mampu menyatukan perbedaan pendapat di tubuh kader PAN sendiri. Apalagi saat ini Ichwan Yunus mengetahui mendalam tentang karakter warga Kabupaten MM. Sehingga dianggap cocok untuk PAN kedepanya. “PAN punya targetan besar kedepannya yakni, menang dalam Pilpres,” terangnya.

Ketua DPW PAN Provinsi Helmi Hasan menambahkan, jika dalam Pilleg 2014 DPD PAN Mukomuko mampu meraih suara signifikan sehingga memperoleh kursi 2 kali lipat di DPRD Provinsi, maka Ichwan Yunus akan dicalonkan menjadi Gubernur dalam Pilgub 2015. “Saat ini DPD PAN MM punya 3 kursi di MM dan 1 kursi di DPRD Provinsi. Jika mendapatkan target dua kali lipat dari itu maka sudah berhak dicalonkan menjadi Gubernur,” tanggapnya.

Sementara itu Ketua Steering Comite (SC) Musda III PAN MM Muspar Rusli mengatakan ada 6 berkas kandidat calon ketua yang diverifikasi ke DPP. Yakni Yusmardi, Syamsuri Rustam, Sudirman, Wismen, Muspar Rusli dan Ichwan Yunus. Namun ke lima kandidat ini gugur saat verifikasi pusat. Dalam pertimbangan DPP menemukan kandidat terbaik dengan dinamika politik saat ini.

“Untuk dulunya dia (Ichwan Yunus, red) rival politik ini lah namanya dinamika politik. Kami sangat mendukung kepemimpinan Ichwan Yunus 5 tahun ke depan,” terangnya.

Sementara itu Ichwan Yunus menyatakan akan mengemban amanah menjadi Ketua DPD PAN MM menjadi partai yang maju dan diandalkan. “Amanah ini akan saya emban dengan baik. Semoga saja keinginan kita untuk membawa PAN lebih baik kedepan bisa terwujud,” pungkas Ichwan Yunus

Sumber : Rakyat Bengkulu


Selengkapnya...

Minggu, 05 Desember 2010

Pertamina Khawatir BBM Bersubsidi Untuk Wilayah Mukomuko Akan Dijual Ke Industri

Pertamina Tolak Penuhi Tambahan BBM Mukomuko
Masyarakat Mukomuko, Bengkulu harus lebih sabar mengantri BBM. Pertamina menolak menambah kuota bahan bakar minyak di stasiun pengisian bahar umum di wilayah itu. Pasalnya, BUMN perminyakan itu khawatir terjadi penyimpangan. "Pertamina tidak mau menambah kuota BBM bersubsidi di beberapa SPBU di daerah ini, karena khawatir akan menjualnya ke industri," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko Asrafil, kemarin.


Kepala Pengawas SPBU Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko Apandi HR, mengatakan jatah BBM bersubsidi di daerah itu sebanyak delapan ton per hari, sudah tidak mencukupi. Soalnya, kebutuhan masyarakat yang ada di enam kecamatan sudah lebih besar.

"BBM yang didistribusikan Pertamina ini baru setengah hari sudah habis. Sedangkan setiap saat kendaraan roda dua dan roda empat ingin mendapatkan bahan bakar sejak pagi hingga sore hari," ujarnya.

Apandi mengatakan, bila premium masuk pagi tepat pukul 12.00 WIB sudah habis. Solar sekitar pukul 10.00 WIB, sudah tidak ada lagi.

Enam kecamatan yang membutuhkan BBM bersubsidi dari SPBU ini yakni kecamatan Ipuh, Kecamatan Malin Deman, Kecamatan Air Rami, Kecamatan Sungai Rumbai, Kecamatan Pondok Suguh, dan Kecamatan Teramang Jaya.

Pertumbuhan kendaraan di wilayah itu, sangat tinggi. Karena itu, wajar persediaan BBM cepat habis. Apalagi, aktivitas masyarakat pada enam kecamatan itu, sangat banyak. Belum lagi kendaraan yang melewati jalan nasional di daerah ini, juga sangat banyak.

Camat Ipuh Kanadi, mengatakan hampir setiap hari kendaraan roda empat dan dua selalu antre mengisi BBM. Soalnya, stok pihak SPBU tidak mampu melayani jumlah kendaraan yang sangat banyak. Sayangnya, Pertamina belum bisa memenuhi permintaan untuk tambahan pengadaan BBM itu.

Sumber : politikindonesia.com
Selengkapnya...

Minggu, 28 November 2010

Gempa 8,9 SR Di Kabupaten Mukomuko ???

Berdasarkan hasil penelusuran RB, sebagian warga ada yang sudah bersiap memasukkan pakaiannya di dalam tas. Hal itu sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi gempa dan potensi tsunami warga bisa lekas mengungsi. Seperti yang terjadi di kelurahan Ujung Padang. Hal ini turut diakui oleh warga Ujung Padang yang juga Kabag Humas Pemda MM Yanzuri Nawawi. Iya acara itu membuat resah bahkan warga kami ada yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya, terang Yanzuri.


Yanzuri mengatakan warga diharapkan tidak usah takut berlebihan. Dia juga meminta warga tidak mempercayai ramalan yang akan mengarah pada kemusrikan. Sebab seorang ahli gempa saja tidak bisa meramalkan kapan terjadi gempa dan hanya bisa meramalkan potensi gempa saja. Sehingga jika mempercayainya akan sama hal nya telah mendahului kehendak sang pencipta.

Kita ini manusia beragama untuk itu kita harus menyerahkannya pada sang pencipta. Jangan terpengaruh dengan isu yang tak benar itu. Yang tak dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya, terang Yanzuri.

Namun untuk waspada tentu diharuskan mengingat lokasi Mukomuko merupakan jalur patahan beberapa lempeng yang rentan terhadap resiko kegempaan. Sehingga jika suatu ketika terjadi musibah gempa dan tsunami bisa segera menyelamatkan diri.

Sementara Kepala BPBD MM Drs. Irsan juga sudah mengetahui isi ramalan itu. Diga juga berharap supaya warga Mukomuko tidak mempercayainya. Hanya saja warga tetap diminta waspada.

Senin (22/11) kemarin, petugas BPBD mengecek gudang logistik dan beberapa titik evakuasi tsunami di SP 6 dan SP 2 Kecamatan Air Manjuto. Serta melengkapi rambu-rambu jalur evakuasi tsnumai. Yang jelas nya Pemda telah berbuat dan mempersiapkan segala sesuatunya tentang musibah yang akan terjadi. Warga jangan langsung ngungsi lah kalau belum terjadi gempa, terangnya. (del)

Sumber : Rakyat Bengkulu
Selengkapnya...

Minggu, 21 November 2010

Kabupaten Mukomuko

KABUPATEN MUKOMUKO adalah salah satu kabupaten baru hasil pemekaran di provinsi di provinsi Bengkulu. Kabupaten Mukomuko beribukota di Kota Mukomuko, daerah dengan ketinggian 4 m di atas permukaan laut.
Luas Kabupaten Mukomuko adalah 4.036,7 km2 . Di awal pembentukannya, kabupaten ini memiliki 5 kecamatan  definitif, 106 desa, dan 3 kelurahan. Seiring dengan perkembangan otonomi daerah kini kecamatan di Mukomuko berjumlah 15 Kecamatan definitif. Sebagian besar wilayah kecamatan di kabupaten Mukomuko berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.
Kondisi geografis Mukomuko sebagian besar merupakan dataran yang terdapat di bagian barat membujur searah pantai dari selatan ke utara, sedangkan di bagian timur topografinya berbukit-bukit terutama wilayah Teras Terunjam.


LETAK GEOGRAFIS DAN LUAS WILAYAH Secara geografis Kabupaten Mukomuko terletak pada posisi 101001'15,1" - 101051'29,6" Bujur Timur dan pada 02016'32,0" - 03007'46,0" Lintang Selatan dengan luas wilayah 403.670 Ha, dan luas wilayah laut 72.760 ha atau 727,60 km2 (dihitung sejauh 4 mil dari garis pantai).
Kabupaten Mukomuko terletak di pantai barat Sumatera dan membujur sejajar Bukit Barisan. Batas-batas wilayah Kabupaten Mukomuko : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Pesisir, Provinsi Sumatera Barat. Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Sebelah Selatan bebatasn dengan Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara. Sebelah Barat berbatasan dengan Samudera Hindia.

Sejarah

Pemekaran kabupaten dan kota telah menyapa hampir seluruh provinsi, tidak terkecuali provinsi Bengkulu. Pada awal tahun 2003, provinsi ini bertambah tiga kabupaten baru yang ditetapkan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003, yakni Kabupaten Bengkulu Utara dimekarkan menjadi Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko. Adapun Bengkulu Selatan menjadi Bengkulu Selatan, Seluma, dan Kaur.
Sama halnya dengan kabupaten lainnya di bengkulu, muko-muko pun tidak terlepas dari bencana Gempa bumi, dimana pada tanggal 13 September 2007 terjadi gempa bumi yang memporak porandakan sebagian sebagaian penduduk muko-muko, terutama di kecamatan Lubuk Pinang. Jangan heran kalau berada di Bengkulu, tidak terkecuali di Mukomuko, akan menemukan komunitas suku Jawa, Sunda, Minang, dan lain sebagainya. Sebab, Bengkulu sejak zaman kolonial Belanda dijadikan "tanah harapan" bagi penduduk luar Bengkulu. Belanda mulai mendatangkan transmigran dari Pulau Jawa sejak tahun 1930.
Pengiriman transmigran ke Bengkulu marak lagi sejak 1967. Bahkan, Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1973 menetapkan Provinsi Bengkulu dan sembilan provinsi lainnya sebagai daerah transmigrasi di luar pulau Jawa. Salah satu kabupaten tujuan transmigran adalah Bengkulu Utara dan kebijakan itu berlanjut hingga sekarang. Tahun 2004 Bengkulu masih mendapat tambahan transmigran. Setiap keluarga transmigran disediakan tanah dua hektar. Mayoritas transmigran dari Jawa adalah petani. Kini sentra-sentra penduduk migran itu tumbuh menjadi sentra ekonomi.


Perekonomian

Sektor pertanian yang meliputi tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan menjadi tulang punggung perekonomian kabupaten baru ini. Dari sensus yang sama diketahui penduduk yang bekerja 63.494 jiwa. Sebesar 77,8 persen atau 49.399 jiwa menggeluti pertanian. Sisanya menggantungkan hidup di sektor industri pengolahan, perdagangan, angkutan, jasa, dan sektor lainnya.
Tahun 2002, ketika masih menjadi wilayah Bengkulu Utara, Mukomuko menghasilkan 39.532 ton padi, terdiri atas 34.689 ton padi sawah dan 4.843 ton tadah hujan. Produksi padi tersebut 29 persen berasal dari Bengkulu Utara. Palawija yang dihasilkan wilayah ini merupakan 50 persen produksi Bengkulu Utara.
Produksi jagung 21.529 ton (69 persen), ubi kayu 24.608 ton (61 persen), kedelai 646 ton (64 persen), dan kacang hijau 763 ton (52 persen). Adapun ubi jalar dan kacang tanah di bawah 50 persen.
Penghasilan petani tiga tahun ke depan diramalkan meningkat bila pembangunan proyek irigasi bendungan Air Manjunto Kanan selesai sesuai rencana. Bendungan yang menaikkan air Sungai Air Manjunto ini akan melewati Desa Lalang Luas, Arah Tiga, Lubuk Pinang,Lubuk Gedang, dan membasahi ladang-ladang tadah hujan di permukiman para transmigran yang ada di sana.
Konon, bendungan yang dananya berasal dari bantuan Jepang ini akan mampu mengairi sawah 4.919 hektar. Petani yang tadinya panen sekali setahun bisa menanam padi dua kali dan palawija sekali setahun.
Lahan kering yang tadinya hanya mengandalkan air hujan akan terjangkau saluran irigasi teknis. Bulan Oktober 2003 Japan Bank International Corporation (JBIC) menyetujui untuk mengucurkan dana Rp 112 miliar selama lima tahun anggaran dan pelaksanaannya dimulai akhir 2004 dan perkiraan selesai pertengahan 2010 untuk pekerjaan saluran induk.
Sebagian luas bumi Mukomuko juga diusahakan untuk perkebunan. Paling tidak di sana terdapat 63.669 hektar lahan perkebunan rakyat yang ditanami kopi, lada, cengkeh, karet, kayu manis, kelapa, kelapa sawit, kemiri, dan kapuk. Andalan utamanya adalah kelapa sawit, kelapa, kopi, karet, kayu manis, dan lada.
Bagi penduduk Mukomuko, perkebunan ini sangat berarti karena asap dapur 30.711 rumah tangga penggarap selalu mengepulkan asap. Tahun 2002 produksi kelapa sawit 108.089 ton atau 62 persen produksi seluruh Bengkulu Utara. Disusul kelapa 3.395.800 ton (52 persen), karet 36.571 ton (32 persen), lada 79 ton (26 persen), kayu manis 936 ton (68 ton), dan kopi 1.765 ton (18 persen).
Garis pantai yang berhadapan dengan Samudra Hindia merupakan ladang kehidupan nelayan kabupaten ini. Tahun 2002 para nelayan mampu menangkap ikan 52.869 ton senilai Rp 158,6 miliar. Jumlah itu merupakan tiga perempat produksi ikan laut Bengkulu Utara.
Potensi kelautan kabupaten yang baru berumur satu tahun ini belum optimal dimanfaatkan. Tahun 200
2 di Mukomuko terdapat 2.134 rumah tangga nelayan. Selama ini mereka menggunakan kapal motor, perahu motor tempel, perahu tradisional, payang, jaring pantai, dan juga pancing saat menangkap ikan. Ke depan, laut bukan saja menjadi gantungan hidup nelayan, namun menjadi andalan perekonomian wilayah ini.
Sementara itu, perikanan darat yang sekarang 173 hektar dipastikan mengalami peningkatan bila bendungan irigasi Air Manjunto terealisasi. Tahun 2002, dari kolam ikan petani dihasilkan 279 ton ikan yang bernilai sekitar Rp 2 miliar.
Para transmigran tidak hanya mengolah tanah. Mereka juga membawa kebiasaan dari tanah asal, di samping bertani juga beternak. Tenaga sapi dan kerbau bisa dimanfaatkan menggarap sawah. Selebihnya binatang tersebut juga merupakan tabungan keluarga. Paling tidak hingga akhir tahun 2002 terdapat 8.295 sapi, 5.550 kerbau, dan 12.985 kambing.
Pertanian dan juga petaninya jelas sangat bergantung pada melimpah tidaknya air yang mengalir di tempat mereka tinggal. Sungai yang melewati daerah mereka bersumber dari hutan-hutan di sekitar tempat hidup mereka. Sebut saja salah satunya Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan daerah penyangganya.
Rusaknya hutan di daerah penyangga di Mukomuko pasti berpengaruh pada debit air sungai yang menjadi harapan para petani. Kalau itu terjadi, pertanian yang diharapkan menjadi saka guru perekonomian bisa-bisa hanya menjadi impian kabupaten di ProvinsiBengkulu.(sumber : wikipedia Indonesia)

JUMLAH PENDUDUK 2010

Berdasarkan hasil pencacahan Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk Kabupaten Mukomuko sementara adalah 156.312 jiwa, terdiri atas 81.508 laki-laki dan 74.804 perempuan.  Dari hasil SP2010 tersebut tampak bahwa penyebaran penduduk Mukomuko paling tinggi di Kecamatan Penarik disusul Kecamatan Ipuh masing-masing 13,13% dan 10,45%.  Namun demikian penyebaran penduduk ini masih cenderung merata atau belum berbeda sangat signifikan.  Kecamatan Air Dikit merupakan kecamatan dengan tingkat penyebaran penduduk terendah, yakni sebesar 3,59%.  

Kecamatan Penarik, Kecamatan Ipuh, dan Kecamatan Kota Mukomuko merupakan tiga kecamatan urutan teratas yang memiliki jumlah penduduk tertinggi, masing-masing berjumlah 20.519 jiwa, 16.335 jiwa, dan 15.035 jiwa.  Sedangkan Kecamatan Air Dikit merupakan Kecamatan yang penduduknya terendah dengan jumlah penduduk 5.615 jiwa.

Dengan luas wilayah sekitar 4.036,7 km2 yang didiami oleh 156.312 jiwa maka rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kabupaten Mukomuko adalah sebanyak 38 orang per km2.  Kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduknya adalah Kecamatan XIV Koto yakni sebanyak 144 jiwa per km2 sedangkan yang paling rendah adalah Kecamatan Air Rami yakni sebanyak 10 jiwa per km2.  

  

Laju Pertumbuhan Penduduk

Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Kabupaten Mukomuko per tahun selama sepuluh tahun terakhir yakni dari tahun 2000-2010 sebesar 2,9 persen.  Laju pertumbuhan penduduk Kecamatan Teras Terunjam adalah yang tertinggi dibandingkan kecamatan-kecamatan lain di Mukomuko yakni sebesar 4,29 persen, sedangkan yang terendah di Kecamatan Air Dikit yakni sebesar 0,39 persen. Kecamatan Penarik meskipun dilihat dari jumlah penduduknya paling banyak, namun laju pertumbuhannya masih di bawah Kecamatan Pondok Suguh, Teras Terunjam, Kota Mukomuko, Lubuk Pinang, dan V Koto, yakni sebesar 3,55 persen.






Selengkapnya...