<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489</id><updated>2012-03-18T04:13:11.856+07:00</updated><category term='Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko'/><category term='PAHLAWAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA'/><category term='Ekonomi'/><category term='Mahasiswa Pekerja Sosial'/><category term='Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko'/><category term='Kesehatan'/><category term='Kabupaten Mukomuko Propinsi Bengkulu'/><category term='DBH Notes'/><category term='Tokoh Daerah'/><category term='JALAN-JALAN'/><category term='Mancanegara/Amerika'/><category term='Kota Bengkulu'/><category term='Politik Dunia'/><category term='Hukum'/><category term='Kependudukan'/><category term='Agama'/><category term='Propinsi Bengkulu'/><category term='Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara'/><category term='Bencana Merapi'/><category term='umum'/><category term='Pekerja Migran (TKI)'/><category term='Bencana Mentawai'/><category term='Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko'/><category term='Edukasi'/><category term='Olahraga'/><category term='Olahraga (PSSI)'/><category term='Gambar Unik'/><category term='Kerajaan Di Indonesia'/><category term='STKS BANDUNG'/><category term='Welfare State'/><category term='SBY'/><category term='Tokoh Nasional'/><category term='Propinsi D.I Yogyakarta'/><category term='Kebudayaan Indonesia'/><category term='Candi Di Indonesia'/><category term='Iptek'/><title type='text'>Dolly Belta Hemawan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>98</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-8628815917439325046</id><published>2012-02-21T15:51:00.001+07:00</published><updated>2012-02-21T15:52:59.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JALAN-JALAN'/><title type='text'>Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang Propinsi Jawa Barat, Proyek DAM terbesar se-asia dan proyek terlama di dunia ?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-YO-y528TLpA/T0NYmekpGuI/AAAAAAAAAGg/4dV7Hd4h6lY/s1600/IMG_0357.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-YO-y528TLpA/T0NYmekpGuI/AAAAAAAAAGg/4dV7Hd4h6lY/s320/IMG_0357.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waduk Jatigede adalah waduk yang dibuat pada suatu wilayah yang terletak sekitar 40 kilometer dari kota Sumedang Jawa Barat. Rencana pembangunan waduk ini diawali dengan menghimpun informasi dan menyusun rencana pengembangan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk sekitar tahun 1963. Pada tahun itu juga, RJ Anderson, seorang geolog dari Amerika Serikat, mempublikasikan hasil penelitiannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-GCST5g1TR5o/T0NZg6ymKkI/AAAAAAAAAGs/tFY1xVomh_g/s1600/IMG_0364.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-GCST5g1TR5o/T0NZg6ymKkI/AAAAAAAAAGs/tFY1xVomh_g/s320/IMG_0364.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Bagian Depan DAM&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-R-CWCm-CIjE/T0NZt6mYIfI/AAAAAAAAAG4/X_Gb83JT2WI/s1600/IMG_0378.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-R-CWCm-CIjE/T0NZt6mYIfI/AAAAAAAAAG4/X_Gb83JT2WI/s320/IMG_0378.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Bagian Belakang DAM&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam laporannya, Interim Report of Engineering Geological Studies of Dam Site on the Cimanuk River, Darmaraja Proyect West Java, ia mengungkapkan kondisi geologi di beberapa dam site yang direncanakan sepanjang Cimanuk. Tiga tahun kemudian menyusul laporannya bertajuk Recent Faulting of Proposed Dan Site in the Eretan Area, West Java, Indonesia. Sejak itu, tanda-tanda pembangunan Waduk Jatigede makin konkret. Dengan bantuan IDA, kemudian ditunjuk Netherlands Engineering Consultants (NEDECO)-Snowy Mountains Engineering Corporation (SMEC) sebagai konsultan (1972-1973) yang meneliti kemungkinan adanya potensi waduk sepanjang Cimanuk dan anak sungainya. Dari 17 lokasi yang distudi, ternyata dari enam lokasi yang memungkinkan dan layak untuk dibangun waduk, dan terpilih Jatigede. Bulan Juli 1978, pembuatan desainnya diselesaikan. Dengan luas genangan 4.900 hektar, waduk ini direncanakan menampung 1,28 miliar meter kubik air. Untuk itu, di daerah yang bernama Jatigede akan dibangun bendungan tipe rock fill setinggi 120 meter dan lebar 12 meter, dengan panjang badan bendungan 1.600 meter. Di atas kertas, pembangunan waduk tersebut membutuhkan waktu lebih kurang delapan tahun. Berdasarkan rencana yang sudah disusun, mulai pertengahan sampai akhir tahun 1981, pembangunannya diawali dengan kegiatan rencana teknis fasilitas dan prasarana. Kegiatan proyek tersebut kemudian dilanjutkan dengan perencanaan kembali saluran pengolah dan coffer dam yang dikerjakan sejak pertengahan tahun 1981 sampai pertengahan tahun 1982. Selama tahun 1982 dibuat rencana teknis dam dan spill way sehingga mulai pertengahan tahun itu pula pekerjaan proyek dilanjutkan dengan dimulainya pembebasan tanah milik masyarakat. Bersamaan dengan pelaksanaan pembebasan tanah, pada pertengahan tahun 1983, dimulai pembangunan konstruksi jalan masuk, fasilitas subproyek Jatigede, dan pembuatan saluran pengelak yang pembangunannya direncanakan selesai pada pertengahan tahun 1985. Mulai pertengahan tahun 1985, selama setahun direncanakan pembangunan coffer dam. Karena itu, sejak pertengahan tahun itu pula dimulai pembangunan dam utama yang dilakukan bersamaan dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Sehingga menjelang akhir tahun 1989 mulai dilakukan penggenangan waduk yang ditandai dengan penutupan saluran pengelak. Tetapi dalam praktiknya, sebagian besar rencana tersebut hanya menjadi arsip di atas kertas. Buktinya, setelah lebih dari dua dasawarsa, rencana tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;Sampai dengan bulan oktober tahun 2011 sewaktu saya pergi kesana proyek ini belum juga selesai.&lt;br /&gt;Dirangkum dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-8628815917439325046?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/8628815917439325046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2012/02/waduk-jatigede-kabupaten-sumedang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8628815917439325046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8628815917439325046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2012/02/waduk-jatigede-kabupaten-sumedang.html' title='Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang Propinsi Jawa Barat, Proyek DAM terbesar se-asia dan proyek terlama di dunia ?'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-YO-y528TLpA/T0NYmekpGuI/AAAAAAAAAGg/4dV7Hd4h6lY/s72-c/IMG_0357.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-1116835319493884570</id><published>2011-08-03T06:04:00.002+07:00</published><updated>2011-08-03T06:16:13.187+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Makna Puasa Untuk Ibadah Yang Lainnya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada umumnya kita ketahui, bahwa agama Islam penuh dengan perumpamaan simbol dan lambang- lambang. Hal ini,kiranya diciptakan Allah Ta’ala untuk memudahkan dan membuat kita akrab dengan ajaran agama, dengan merasakan suasana yang sepenuhnya kita sadari dan alami. Misalnya, ada hadits, “Miftahul Jannah La Ilaha Illa Llah”, (Kunci surga itu adalah pengucapan (penghayatan,pengamalan) bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah) atau intinya “Menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam konteks puasa Ramadhan, yang sedang kita laksanakan pada saat ini. Puasa disebut Nabi Muhammad SAW sebagai pintu ibadah. Nabi bersabda “Li kulli Syaiin Babun, wa Babul Ibadah as Shaumu”,(Setiap segala sesuatu itu ada pintunya, dan pintu ibadah adalah puasa). (H.R. Ibn Al-Mubarak dalam Az-zuhud )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengingat dan menimbang  penting manfaat ibadah puasa ini, maka seringkali diberlakukan sebagai ibadah “terapi” sebagai penangkal tumbuh liarnya nafsu, misalnya dalam hadits riwayat Imam Al Bukhari dari Ibn Mas’ud, dapat kita telaah dan artikan anjuran Nabi Muhammad SAW kepada para pemuda yang belum memiliki persiapan matang untuk menikah, dianjurkan untuk berpuasa, yang dalam bahasa beliau disebut  sebagai Wija’ (alat kendali/control).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Apakah Benar Puasa Sebagai Pintu Ibadah ???&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada umumnya kita ketahui, bahwa agama Islam penuh dengan perumpamaan simbol dan lambang- lambang. Hal ini,kiranya diciptakan Allah Ta’ala untuk memudahkan dan membuat kita akrab dengan ajaran agama, dengan merasakan suasana yang sepenuhnya kita sadari dan alami. Misalnya, ada hadits, “Miftahul Jannah La Ilaha Illa Llah”, (Kunci surga itu adalah pengucapan (penghayatan,pengamalan) bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah) atau intinya “Menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam konteks puasa Ramadhan, yang sedang kita laksanakan pada saat ini. Puasa disebut Nabi Muhammad SAW sebagai pintu ibadah. Nabi bersabda “Li kulli Syaiin Babun, wa Babul Ibadah as Shaumu”,(Setiap segala sesuatu itu ada pintunya, dan pintu ibadah adalah puasa). (H.R. Ibn Al-Mubarak dalam Az-zuhud )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Mengingat dan menimbang  penting manfaat ibadah puasa ini, maka seringkali diberlakukan sebagai ibadah “terapi” sebagai penangkal tumbuh liarnya nafsu, misalnya dalam hadits riwayat Imam Al Bukhari dari Ibn Mas’ud, dapat kita telaah dan artikan anjuran Nabi Muhammad SAW kepada para pemuda yang belum memiliki persiapan matang untuk menikah, dianjurkan untuk berpuasa, yang dalam bahasa beliau disebut  sebagai Wija’ (alat kendali/control).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam telaah  Sayyid Haidar Al Amuly misalnya, puasa itu “ Asrarus Syariah wa Athwarul Thariqah wa Anwarul Haqiqah”,   puasa disebut sebagai pintu ibadah dikarenakan ia berfungsi terhadap  dua hal. Pertama, puasa dapat mencegah sesuatu yang dilarang agama dan kedua puasa adalah bentuk penyerangan terhadap godaan syaithan. Penjelasannya seperti berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pertama, puasa berpotensi mencegah  hal- hal yang dilarang, mencegah diri dari nafsu syahwat dan bahwa puasa itu adalah ibadah eksklusif, yakni ibadah rahasia yang hanya diketahui oleh Allah. Berbeda dengan shalat, zakat dan ibadah-ibadah lainnya yang masih mungkin dilihat sesama manusia, sehingga dikhawatirkan tersusupi perasaan bangga dan bertindak pamer dalam melakukan ibadah. Padahal bukankah telah kita ketahui bersama, bahwa “perasaan bangga dan pamer” keduanya adalah salah satu penyebab utama tertolaknya amalan suatu ibadah dan ketaatan ???.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kedua, puasa adalah sebentuk “penyerangan” terhadap syaithan yang merupakan sebagai musuh Allah dan kita semua. Disebut menyerang syaithan karena ia “syaitan” tidak akan mampu menggoda manusia, kecuali dengan jalan pemenuhan nafsu syahwat. Maksudnya rasa lapar dan dahaga adalah upaya preventif atau pencegahan untuk menaklukkan segala nafsu syahwat yang tidak lain adalah alat atau media syaithan untuk menggoda manusia. Jika alat ini ditiadakan maka menjadi niscaya pula  hilangnya aktivitas godaan itu. Karena itu pula mungkin kenapa, Nabi Muhammad bersabda : “ Sesungguhnya syaithan itu menyusuri putra  Adam, sebagaimana aliran darah, maka sempitkan alirannya dengan lapar”. Dengan hadits ini, kita dapat memahami makna hakikat hadits Nabi yang diriwayatkan Abu Hurairah bahwa Nabi Saw pernah bersabda :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Apabila bulan Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup. Syaithan-syaithan dibelenggu. Maka berserulah seorang penyeru : “Hai siapa yang menginginkan kebaikan datanglah! Dan siapa ingin (melakukan) kejahatan, cegalah dirimu! (H.R. Turmidzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dari komparasi atau gabungan dua hadits di atas, kiranya telah dipahami bahwa yang dimaksud syaithan dibelenggu, lebih mengarah atau mengena dengan diartikan bahwa peluang dan alat syaithan untuk menggoda manusia di bulan puasa Ramadhan  benar-benar ditutup, dikendalikan dengan terapi lapar manusia yang berpuasa. Dengan ditutupnya peluang melakukan dosa dapat bermakna pula neraka siksaan telah pula ditutup dan yang tinggal kemudian adalah bekerjanya nurani manusia untuk kembali pada jalan Allah yang membawanya menuju surga keridhaan Allah Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Semuanya kemudian kembali lagi pada pribadi kita masing- masing untuk mengetuk dan mau membuka pintu ibadah ini. Kita sambut dan  jemput dengan gempita peluang berharga yang dihadiahkan Allah SWT ini dimana dengan ibadah puasa ini, ibadah- ibadah atau penghambaan yang lain menjadi terbuka dan mudah untuk dimaknai dan dijalankan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dirangkum dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-1116835319493884570?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/1116835319493884570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/08/apakah-benar-puasa-sebagai-pintu-ibadah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1116835319493884570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1116835319493884570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/08/apakah-benar-puasa-sebagai-pintu-ibadah.html' title='Makna Puasa Untuk Ibadah Yang Lainnya'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-4315842546008473463</id><published>2011-03-22T14:41:00.002+07:00</published><updated>2012-02-21T15:52:11.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik Dunia'/><title type='text'>Alasan Pasukan Amerika cs Menyerang Libya ???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Parade kekuatan senjata mutakhir digelar lagi dalam perang “domba vs singa” barisan singa, Amerika plus Nato mendapat kesempatan show of  force dan pamer senjata canggih. Mereka selalu mendapat banyak keuntungan langsung dari pergerakan tentara dan alat perangnya. Pertama memroklamirkan diri bahwa mereka adalah barisan “singa”, kekuatan terbesar di bumi, so jangan pernah main2 dengan Amerika dan partnernya. Kedua dengan mudah mereka memarken kecanggihan alat perangnya yang dapat menggiur pemimpin negera lain dan para mafia untuk membelinya. (beberapa sumber menyebut para singa inilah pemasok senjata bagi para mafia dan terorist). Ketiga yang mungkin terpentingnya adalah mengeruk minyak negara yang diagresi. Denga dalih, memaksakan ideologi demokrasinya, sukses menumbangkan beberapa tiran di timur tengah baru2 ini  yang berpaham monarkhi dan sosialis condong ke “kiri”.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pemaksaan ideologi demokrasi  sukses dengan kerja2 intelejen para singa itu. Kemampuan menyusupkan intelejennnya di struktur sebuah negara sampai pada tingkat supra, mumpuni.  Kitapun pernah kecipratan gossip itu yang menodai halaman putih bertinta emas yang pernah ditorehkan “Si kancil” Tokoh bangsa ini.  Meskipun tidak semuanya sukses, operasi intelejen ini juga pernah dipermalukan  di banyak tempat.  Di Amerika selatan, mereka tahu tipu daya singa itu. Dengan pemimpin berkarakter sekelas Fidel Castro dan Hugo Chaves yang berani mengusir perusahaan raksasa Amrik di negerinya. Hasilnya terlihat nyata kemajauan ekonomi mereka tanpa “bantuan” si Tuan besar, paman Sam. Kebijakan politik Kuba dan Venesuela itu menginspirasi pemimpin lain di regional itu. Negeri latin saat ini hampir semuanya memutus kontrak dengan perusahaan amerika atau kontark baru yang menguntungkan kedua belah pihak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Di timur tengah,  pemimipn Iran juga survive dari kerja intelejen singa itu, meskipun “singa” itu telah membiayai opsoisi, menggerakan pemuda dan mahasiswa dengan slogan dan doktrin demokrasi, membalikkan fakta menjelang Pemilu bahwa oposisilah yang akan menang, opini ini terbangun dan mempengaruhi opini dunia tapi faktanya, Ahmadinejad tidak tergantikan. Rakyat lebih percaya kepemimpinan para mullah dengan Ahmadinejad sebagai presiden. Di Palestina juga pemilu telah mempermalukan Amrik dan sekutunya tapi karena Paman sam tidak berkenan, hasilnya tidak diakuinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali ke Lybya, saat ini dan beberapa hari kedepan, TV kita akan menderu2 memberitakan desingan peluru dan hantaman mortir mengenai kepala siapa?, menembus dada anak siapa?, mencabut nyawa ibu siapa?, meluluh-lantakan gedung apa dan seterusnya, di Libya. Kita hanya dapat menyaksikan dan mengelus dada pembantaian biadab itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Alasan pengerahan pasukan Amerika plus Nato di Libya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghentikan perang saudara di Lybya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perang untuk menghentikan perang ???? logika para Yankees dan sekutunya demikian kalau yang akan diperangi ada banyak hal yang bisa dikeruk. Perang saudara di negeri2 miskin Afrika tidak ada yang peduli menghentikannya kecuali sebarisan kecil pasukan perdamaian PBB dari negara2 miskin juga seperti pasukan garuda, Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mencegah pembantaian penguasa pada rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alasan ini kedengarannya bagus,…tapi apakah perlu kekuatan sebesar itu??. Di ndonesia, Bung Karno yang anti amerika dan pak Harto yang mulai berani membantah Amerika ditumbangkan dengan kerja apik intelejen,.. Libya yang kecil itu harus dengan perang??. Kalau  itu prinsip hidup internasional dan mesti ditegakkan, mengapa Israel yang membantai  rakyat Palestina yang nota bene secara de jure dan de vacto adalah jajahannya diabaikan?. Mr. Obama hanya perlu memberi lips service pada warga dunia bahwa dia tidak menyetujui aksi teror zionist itu, lalu apa???? mungkin setelah pidato dilive seluruh jaringan  TV dunia itu, dia teleponan dengan pemimpin Israel, “maaf jangan tersinggung yah, just kidding men! kalian khan donatur terbesar kampanye saya, saya tahu kok kalian yang setting agar saya jadi presiden Amerika, hahahaha supaya bisa diatur khan??? saya ngerti kok,…suksesi berikut bantu lagi yah shohib”. Mendiamkan pembantaian pernah juga dilakukan pendahulu Obama. Ketika terjadi pembantaian besarbesaran demonstran di China,…hanya mengutuk tanpa mengerahkan pasukan, tapi ini lain soal, mereka takut menyulut perang yang imbang selain itu untuk apa? tidak ada kepentingan untuk mengeruk isi perut bumi di China. Respon yang sangat berbeda di Libya!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mengganti pemimpin yang otoriter, berkuasa sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Arab saudi, Kuwait, Brunai, Emirat Arab dan lain-lain negeri sekutunya yang telah mewakafkan tanah dan kandungan alamnya kepada tuannya tidak pernah di “Jamah” oleh Polisi dunia itu?? padahal negera itu jelas2 monarki, mereka bahkan dilindungi, karena mereka patuh dan selalu bekerja sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Standar ganda dalaam kebijakan politik amerika seia sekata dengan mitranya yang notabene saudara anglo-saxonnya. oleh karenanya dibawah komando Amerika, Nato selalu siap! karena disana ada kue yang bisa dibagi. Pasca perang Libya kita akan menyaksikan perusahaan raksasa berbendera USA, Prancis, Ingris, Itali…. disan,a besar kecilnya tergantung kontribusinya di Perang ini. Lihatlah di Irak, perusahaan Nasional Irak telah diganti dengan mereka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perang Libya sebenarnya bagian dari skenario besar menguasai minyak dunia. Setelah terdesak keluar di Amerika selatan, perusahaan minyak Amerika mulai gigit jari dan kelimpungan ditambah kekuatiran dengan kebutuhan minyak dalam negerinya yang begitu besar. Tidak ada jalan lain harus ekspansi ke timur tengah. Masalahnya kemudian adalah sulit memengaruhi meneken kontrak kerjasama yang menguntungkan mereka bila pemimpin  negara itu adalah pemimpin mapan. Mereka yang telah kenyang pengalaman menjadi kepala Negara atau pemerintahan dan tahu model kerjasama bisnis dengan barat. Pasti mempersulit jalannya “kerjasama” atau mau tapi dengan syarat yang berat. Oleh karena itulah hal pertama yang dilakukan adalah menyingkirkan pemimpin itu. Tentu dengan cara “beradab” tanpa kekerasan. Operasi intelejen selalu jadi opsi pertama dan utama, membuat people power, oposisi mendesak penguasa lalu ada sinyal dari Washington mendukung oposisi maka sang penguasa  ketakutan  langsung pergi bahkan ada diantaranya  yang lupa menyerahkan kekuasaannya , sepertinya menyerahkan ke Tuan besarnya “terserah kamu mau tunjuk siapa OM Sam”.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Strategi itu mandek di Libya. Khadafi, sang Kepala batu tak memedulikan apa yang dilakukan rakyat yang menentangnya menutup mata untuk melihat sinyal gedung putih.  Seperti tahu nada orkestra yang di dirijeni Amerika, Kadhafi memainkan nada berbeda. Dia menolak mundur. Ada kesalahan strategi ‘mengompori”di Libya.. Mereka lupa mengelus jago sebagai tokoh sentral pergerakan melawan Khadafi. Akibatnya, Khadafi merasa tidak punya lawan sepadan. Dia hanya menghadapi rakyatnya bukan pemimpin rakyat yang lain sehingga baginya tidak ada yang perlu ditakuti. Berbeda dengan Mubarak yang berhadap2an dengan Amir Moussa dan Elbaradei.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menghadapi kebuntuan itu, Amerika dan Nato memilih cara Barbar. Begitulah seharusnya! sebab rakyat di wilayah ini terlanjur termakan propaganda dan bersinergi dari suatu negeri ke negeri lainnya menggulingkan penguasanya dengan eskalasi cepat. Kalau buntu di Libya maka akan sulit menguasai seluruh ladang “emas hitam” di perbatasan Asia dan Afrika itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan utama perang ini adalah mendapat ladang minyak dengan cadangan besar, untuk itu pemimpinya harus dapat dikendalikan mereka. Maka dapat pastikan, setelah “Tsunami poltik” mengguncang timur tengah maka akan berjajar rapi barisan boneka Uncle Sam sebagai pemimpin di wilayah itu…..Maka jangan percaya Bila Yordania, Uni Emirat dan Arab Saudi akan mengalami nasib sama selama mereka masih mau jadi “boneka manis” mainan paman Sam. Perang Libya, episode  setelah perang Irak “perang ladang minyak Part II”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;apakah kolonel Khadafi Pemantik apinya ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://politik.kompasiana.com/2011/03/21/khadafi-penyulut-perang-ladang-minyak-part-ii/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-4315842546008473463?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/4315842546008473463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/alasan-pasukan-amerika-cs-menyerang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/4315842546008473463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/4315842546008473463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/alasan-pasukan-amerika-cs-menyerang.html' title='Alasan Pasukan Amerika cs Menyerang Libya ???'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-8368555175006520829</id><published>2011-03-15T12:58:00.004+07:00</published><updated>2011-03-15T19:48:23.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar Unik'/><title type='text'>Arti Cium Tangan....????? Budaya Menjilat atau Budaya Penghormatan ?????</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-t2RBX5Cynxs/TX79uXOrwII/AAAAAAAAAFA/9oLGmV9LxeU/s1600/anas%2Burbaningrum.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="176" src="http://1.bp.blogspot.com/-t2RBX5Cynxs/TX79uXOrwII/AAAAAAAAAFA/9oLGmV9LxeU/s320/anas%2Burbaningrum.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mencium tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ag_esD7WUYw/TX793R5rjvI/AAAAAAAAAFI/DIPRHpgjG5U/s1600/Nurdin%2Bhalid.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-ag_esD7WUYw/TX793R5rjvI/AAAAAAAAAFI/DIPRHpgjG5U/s320/Nurdin%2Bhalid.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Cium tangan Nurdin Halid pada hari Minggu malam, 19/12/2010&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima ciuman tangan dari Ketua PSSI Nurdin Halid usai kemenangan tim nasional Indonesia atas Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, senayan Jakarta. Minggu malam (19/12/2010).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-9swYnx7zbCk/TX7-CIhyIiI/AAAAAAAAAFQ/zlXTpRVdUnk/s1600/Ketum%2BPWI%2BMargiono%2B2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-9swYnx7zbCk/TX7-CIhyIiI/AAAAAAAAAFQ/zlXTpRVdUnk/s320/Ketum%2BPWI%2BMargiono%2B2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ketua Umum PWI Margiono mencium tangan SBY pada Hari pers 9 Februari 2010&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qg83CPPSRpw/TX9dF94UaNI/AAAAAAAAAFg/lzG4pvRqfoY/s1600/syamsul%2Barifn.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="84" src="http://1.bp.blogspot.com/-qg83CPPSRpw/TX9dF94UaNI/AAAAAAAAAFg/lzG4pvRqfoY/s320/syamsul%2Barifn.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syamsul Arifin mencium tangan SBY pada berbagai kesempatan. Syamsul Arifin adalah Gubernur Sumatera Utara yang kini sedang menjalani pemeriksaan dan untuk itu ditahan di rumah tahanan Salemba, Jakarta&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-0yIyw2E09l0/TX9eGXW3EvI/AAAAAAAAAFw/GDaDN1foXNI/s1600/Soetrisno%2BBachir.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="199" src="http://2.bp.blogspot.com/-0yIyw2E09l0/TX9eGXW3EvI/AAAAAAAAAFw/GDaDN1foXNI/s320/Soetrisno%2BBachir.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir mencium tangan Almarhum Gus Dur pada pertemuan Selasa (25/9/2007) malam di Hotel Crown Jakarta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto cium tangan yang lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-qC7nquboPfM/TX7-wWrUr8I/AAAAAAAAAFY/siWHh5dzzO0/s1600/19.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="224" src="http://2.bp.blogspot.com/-qC7nquboPfM/TX7-wWrUr8I/AAAAAAAAAFY/siWHh5dzzO0/s320/19.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Istri mencium tangan Suami&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://politik.kompasiana.com/2011/03/15/arti-cium-tangan-anas/"&gt; Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6344176"&gt; Kaskus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2010/02/12/160148/1298453/10/foto-ketum-pwi-cium-tangan-sby-ramai-di-fb-twitter"&gt; Detiknews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nbasis.wordpress.com/2010/11/16/lihatlah-gambar-gambar-ini/"&gt;nbasis.wordpress&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rakyatmerdeka.co.id/foto/hal/340/view/977"&gt;Rakyat Merdeka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-8368555175006520829?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/8368555175006520829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/arti-cium-tangan_15.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8368555175006520829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8368555175006520829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/arti-cium-tangan_15.html' title='Arti Cium Tangan....????? Budaya Menjilat atau Budaya Penghormatan ?????'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-t2RBX5Cynxs/TX79uXOrwII/AAAAAAAAAFA/9oLGmV9LxeU/s72-c/anas%2Burbaningrum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-1872950253055772930</id><published>2011-03-10T22:44:00.002+07:00</published><updated>2011-03-11T01:04:01.221+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DBH Notes'/><title type='text'>TUHAN Menangis Melihat Sepak Bola Negara "SAYA"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam tadi saya bemimpi….kira-kira kalau saya tidak salah ingat (“lupa-lupa ingat” kata Kuburan Band) ceritanya seperti ini…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam tadi saya bemimpi….kira-kira kalau saya tidak salah ingat (“lupa-lupa ingat” kata Kuburan Band) ceritanya seperti ini…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tanggal 9 Maret 2011 disuatu tempat yang belum diketahui lokasinya (lupa), berkumpulah seluruh ketua sepakbola dari Negara-negara yang berada di kawasan Asia tenggara. Mereka membahas berbagai permasalahan yang menyangkut  persepakbolaan dimasing-masing negara mereka. Mulai dari “A” sampai “Z”, mulai “INI” sampai “ITU” dan lain sebagainya. Kemudian Setelah banyak yang dibicarakan, menghasilkanlah beberapa kesepakatan untuk memajukan persepakbolaan di Asia Tenggara, salah satunya adalah dengan menghadap langsung kepada “””Tuhan””” dengan maksud untuk bertanya mengenai perkembangan sepakbola :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Ketua Sepak Bola Negara Myanmar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara Myanmar : “Tuhan , berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan : “Negara kalian adalah Negara yang dipimpin kelompok militer secara diktator, belum mengakui demokrasi, belum menghargai hak-hak asasi manusia, maka sepakbola dinegara kalian baru akan berkembang dan maju dalam waktu 35 tahun lagi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, Ketua Sepak Bola Negara Myanmar menangis dan berlalu…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Ketua Sepak Bola Negara Kamboja&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara Kamboja : “Tuhan , berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan : “Sepakbola dinegara kalian baru akan berkembang dan maju dalam waktu 30 tahun lagi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, Ketua Sepak Bola Negara Kamboja menangis dan berlalu…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Ketua Sepak Bola Negara Laos&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara Laos : “Tuhan , berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan : “Kalian belum mempunyai banyak lapangan sepakbola, maka Sepakbola dinegara kalian baru akan berkembang dan maju dalam waktu 25 tahun lagi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, Ketua Sepak Bola Negara Laos menangis dan berlalu…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Ketua Sepak Bola Negara Thailand&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara Thailand : “Tuhan , berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan : “Kalian sudah bagus, namun konflik didalam Negara dan konflik perbatasan dapat menghambat kemajuan sepakbola kalian. Sepakbola dinegara kalian akan berkembang dan maju dalam waktu 20 tahun lagi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, Ketua Sepak Bola Negara Thailand menangis dan berlalu…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Ketua Sepak Bola Negara Singapura&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara Singapura : “Tuhan , berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan : “Sepakbola dinegara kalian akan berkembang dan maju dalam waktu 15 tahun lagi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, Ketua Sepak Bola Negara Singapura menangis dan berlalu…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Ketua Sepak Bola Negara Vietnam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara Vietnam : “Tuhan , berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan : “Sepakbola dinegara kalian akan berkembang dan maju dalam waktu 15 tahun lagi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, Ketua Sepak Bola Negara Vietnam menangis dan berlalu…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Ketua Sepak Bola Negara Filipina&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara Filipina : “Tuhan , berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan : “Kalian sudah banyak berusaha seperti menaturalisasikan pemain-pemain asing, namun kalian belum mempunyai stadion yang bertaraf internasional, Sepakbola dinegara kalian baru akan berkembang dan maju dalam waktu 15 tahun lagi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, Ketua Sepak Bola Negara Filipina menangis dan berlalu…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8. Ketua Sepak Bola Negara Malaysia&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara Malaysia : “Tuhan , berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan : “Kalian baru saja menjuarai kejuaraan Asia Tenggara, Sepakbola dinegara kalian akan berkembang dan maju dalam waktu 10 tahun lagi”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, Ketua Sepak Bola Negara Malaysia menangis dan berlalu…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9. Ketua Sepak Bola Negara “””Saya”””&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketua Sepak Bola Negara “Saya” : “Tuhan , seandainya masih saya yang memimpin sepakbola ini, dengan “berbagai macam cara”, berapa lama lagi sepakbola dinegara kami akan berkembang dan maju”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tuhan tidak bisa menjawab….Tuhan pun menangis dan berlalu…&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cerita ini didapat dari beberapa cerita yang diperoleh melalui cerita pula…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-1872950253055772930?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/1872950253055772930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/tuhan-menangis-melihat-sepak-bola.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1872950253055772930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1872950253055772930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/tuhan-menangis-melihat-sepak-bola.html' title='TUHAN Menangis Melihat Sepak Bola Negara &quot;SAYA&quot;'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-8114626567343004915</id><published>2011-03-09T14:16:00.000+07:00</published><updated>2011-03-09T14:16:31.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Daerah'/><title type='text'>Sawerigading</title><content type='html'>Sawerigading adalah tokoh utama dalam naskah la galigo meskipun bukan sebagai tokoh yang paling banyak berperan dalam pengisi alur dari awal sampai akhir dalam epos la galigo. Tetapi Sawerigading lah awal dari segala penyebab terjadinya semua peristiwa dan kejadian dalam epos la galigo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan silsilah menerangkan bahwa Sawerigading adalah Cucu dari bataraguru yang mempunyai nama asli la togeq langiq penguasa bumi Sedangkan Nenek Sawerigading berasal dari kerajaan Buriq Liu (Kerajaan Bawah Laut/Air) Ketika Batara guru pertama kali Turun Ke bumi ia ditempatkan di atas bambu Betung nah dari sinilah asal muasal Nama Sawerigading yang dimana terdiri dari 2 kosa Kata yakni Sawe dan Ri Gading yang dimana Sawe Artinya Menetas Dan Ri Gading yang artinya Di atas bambu betung. jadi Arti Sawerigading yakni Keturunan Dari Orang Yang menetas diatas Bambu Betung. Kemudian Bataraguru mempunyai anak yang bernama Batara Lattuq yakni Bapak Sawerigading yang selanjutnya menjadi Cikal bakal Raja-raja Dibumi (kerajaan luwuq/bugis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_S2ZeoDwU5g/TXcoZa4zV4I/AAAAAAAAAEY/rTeXDLFJrT4/s1600/silsilah-sawerigading.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://2.bp.blogspot.com/-_S2ZeoDwU5g/TXcoZa4zV4I/AAAAAAAAAEY/rTeXDLFJrT4/s320/silsilah-sawerigading.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_S2ZeoDwU5g/TXcoZa4zV4I/AAAAAAAAAEY/rTeXDLFJrT4/s1600/silsilah-sawerigading.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://2.bp.blogspot.com/-_S2ZeoDwU5g/TXcoZa4zV4I/AAAAAAAAAEY/rTeXDLFJrT4/s320/silsilah-sawerigading.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama-nama lain Sawerigading yang sering muncul dalam Epos La Galigo yakni, To Appanyompa (Orang yang disembah), La Maddukelleng, Langiq paewang (sang penggoyah langit), Pamadeng lette (Pemadam halilintar), Sawe Ri sompa (Keturunan Orang yang disembah), La Pura Eloq (Orang Yang tak terbantahkan kemauannya), La Datu Lolo (Raja Muda), La Oro Kelling (Orang Oro kelling), La Tenritappuq (orang yang tak terkalahkan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu dalam diri Sawerigading memiliki darah murni sang dewata sebagai perpaduan antara Dewa Langit (Binting Langiq) dan Dewa bawah laut (Buriq Liu) yang ditempatkan di bumi sebagai penguasa. Karena anak dewa ini telah menjelma menjadi manusia maka seluruh kegiatannya dimuka bumi dilakukan dalam bentuk kehidupan manusia secara normal. Dengan demikian seorang tokoh Sawerigading mempunyai dua Sifat yakni Sifat nya sebagai anak dewa yang memiliki kemahakuasaan dan sifat kemanusiaannya yang nampak dalam aktifitas kesehariannya sebagai manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Seorang anak dewa yang menghidupkan Orang-orangyang yang telah Mati setelah selesai berperang hanya dengan sesajen dan setuhan dari keris Sawerigading, Mendatangkan dan menghentikan amukan alam yang sangat ganas hanya dengan telunjuk Sawerigading, Sawerigading mampu berkomunikasi dengan binatang seperti halnya Sawerigading berkomunikasi dengan seekor Burung yang bernama La Dunru yang menyuruhnya menyampaikan pesan ke We TEnriabeng untuk naik ke botting Langiq untuk melaksanakan pernikahannya. Semua kejadian-kejadian tersebut membuktikan kebesaran dan kemahakuasaan Sawerigading dalam keturunan Dewa. Itulah sebabnya ia diberikan gelar Pamadeng Lette (Sang Pemadam Halilintar), Langiq Paewang (Sang Penggoyah Langit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Sawerigading telah menjelma sebagai manusia di bumi, maka ia tak lebih dari manusia-manusia lainnya yang berada di bumi yang dimana mempunyai kekurangan-kekuarangan sebagai manusia bumi. Bukti kemanusiaan Sawerigading ketika pada peperangan yang membuat sawerigading meminta bantuan kepada penguasa langit yang dimana Remmang ri langiq suami dari We Tenriabeng turun kebumi untuk membantu sawerigading untuk berperang saat Remmang ri langiq tiba di bumi, ia langsung memerintahkan Sawerigading untuk menyembah Remmang ri langiq sebanyak tiga kali sebagai bukti kemanusiaan sawerigading dengan pengakuan eksistensi ke dewaan Remmang ri langiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawerigading merupakan sosok manusia bugis yang mempunyai watak yang berdimensi ganda yakni cinta dan dendam, benci dan saying, tegar dan cengeng, lembut dan kasar, halus dank eras sejauh mana sifat tersebut mengejawantan dari pribadi sawerigading, bergantung dari rangsangan-rangsangan yang diterimanya dari luar ia tidak menerima kompromi hanya ada dua pilihan hitam atau putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, gambaran tentang sawerigading tidaklah sesempurnah dengan tokoh-tokoh pangeran yang seperti kita dengar sebelumnya. Kadang-kadang ia sangatlah cengeng sampai menangis terisak-isak lalu ia ditergur oleh pengawalnya agar ia berhenti dan tegap menghadapi kenyataan hidup dengan tegar. Hal seperti ini dapat dilihat ketika cinta sawerigading kepada adik kembarnya we tenriabeng ditolak oleh dewan adapt. Sawerigading juga memiliki sifat yang mudah tersinggung, emosianal, dan sering mengamuk sambil bembabi buta bila perasaan atau sirinya tampa mempertimbangkan resikonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebagai seorang pangeran ia juga memiliki sifat kejantanan dan keperkasaan. Sebagai putra bangsawan sawerigading seorang tokoh yang besar sebagai salah satu tanda kebesaran sawerigading ia selalu menggunakan pakaian kebesaran raja yang semua terbuat dari emas, berupa paying kebesaran yang terbuat dari emas, cincin emas yang semuanya rutun dari langit yang dibawah oleh leluhurnya, dipinggangnya selalu melekat keris emas sebagai symbol keberanian dan kejantangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 4 sifat yang melekat pada Diri Sawerigading yakni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Getteng (Teguh pendirian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Warani (Berani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Lempuq (Jujur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Macca (Pintar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketegukan Sawerigading dalam mempertahankan Prinsipnya sangat lah kuat ini dilihat ketika berbagai cobaan dan godaan yang dating tidak menggetarkan semangatnya untuk tetap menggulung layer perahunya sebelum sampai di tujuannya. Godaan-godaan tersebut bukannya menyulutkan hati Sawerigading untuk pergi ke cina malahan cobaan-cobaan tersebutlah yang semakin membakar semangatnya untuk mencari cina. Maka dari itu Sawerigading juga dipanggil dengan sebutan La mampuara Elo (Orang yang tek terbantahkan). Untuk mempertahankan sifat Getteng (Teguh pendirian) harus dibarengi sifat Keberanian nya juga. Keberanian Sawerigading tertantang ketika Sewerigading dihadapkan oleh dua ancaman yakni Ancaman dalam dirinya sendiri dan kekuatan yang berasal dari luar diri manusia ketika iya dihadapkan bujukan, rayuan dan sesuatu yang mempesona yang dapat menlonggarkan dan melepaskan prinsip hidupnya. Disini membutuhkan keberanian moral yang luar biasa ketika mempertahankan yang mana dianggap benar dan dianggapnya salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keteguhan dan keberaniannya Sawerigading itu bukan saja terlihat dalam beberapa peristiwa kepada musuh-musuh sawerigading melainkan dalam hal mengungkapkan sejarah leluhurnya, perasaan hatinya, kebahagiaannya, maupun perasaan lain yang seharusnya di pendalam dalam hati. karena itu sifat teguh dan keberaniannyahanya dapat bila diiringi dengan kejujuran dalam bersikap, berbicara, maupun dalam bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran yang dimaksudkan bukan saja jujur sesame manusia tetapi juga kepada diri sendiri dan kepada Dewa. Kejujuran Sawerigading terlihat saat Sawerigading berterus terang dan terbuka kepada pengawal-pengawalnya dan musuh-musuhnya. Kejujuran yang paling dramatis dalam kisah Sawerigading dalam epos la galigo yakni ketika sawerigading tidak berdaya melawan perasaan cintanya kepada saudara kembarnya yakni we tenriabeng. Sawerigading harus mengungkapkannya walaupun ia mengetahui resikonya sangatlah berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Sawerigading sebagai tokoh magis terlihat saat para pasukan sawerigading kewalahan menghadapi pasukan-pasukan la tenrinyiwiq, sawerigading tumpuan terakhir dari mereka agar kiranya memohon kepada dewa untuk menurunkan bantuan di dunia dalam waktu sekejap bantuan itu turun dari langit dan menghancurkan pasukan-pasukan la tenrinyiwiq. Sedangkan peran Sawerigading sebagai seorang keturunan dewa ketika Sawerigading menghidupkan pasukan-pasukannya yang mati dalam peperangan, mendatangkan dan memberhentikan bencana yang dibuat oleh alam dan dapat berbicara kepada binatang-binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Sawerigading sebagai raja terlihat ketika tahluknya para pengawal dan pasukan-pasukan sawerigading dalam perintahnya dialah penentu kebijaksanaan diatas perahu yang dikendarainya untuk mencari cina. Memerintah dan menjalankan tradisi kekuasaan yang diwarisi oleh leluhurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian Sawerigading bukannya seorang raja yang otoriter, segala sesuatu yang berhubungan dengan operasinalisasi kekuasaan dan pelaksanaan kerajaan dilimpahkan kepada para pembantu-pembantuhnya. Sawerigading adalah Seorang raja yang besar dan tak tertandingi, perahunya besar dan banyak perahu-perahu kecil yang mengiringinya,pasukan yang ribuan sebagai bukti akan kekuasaannya. Tujuh kali pasukan Sawerigading berperang dalam pencarian tanah cina enam pimpinan musuhnya semua mati dan kepalanya digantung diperahu sawerigading sebagai tandak keperkasaannya menumpas musuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://sosbud.kompasiana.com/2009/11/25/mengenal-sosok-sawerigading-lebih-jauh/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-8114626567343004915?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/8114626567343004915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/sawerigading.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8114626567343004915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8114626567343004915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/sawerigading.html' title='Sawerigading'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_S2ZeoDwU5g/TXcoZa4zV4I/AAAAAAAAAEY/rTeXDLFJrT4/s72-c/silsilah-sawerigading.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-2810360759365108268</id><published>2011-03-05T09:09:00.000+07:00</published><updated>2011-03-05T09:09:59.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik Dunia'/><title type='text'>Amerika Dan Propagandanya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Richard Norman Etika, Membunuh, dan Perang (1995) menuturkan dalam bukunya, bahwa perang adalah suatu cara yang elegan dan dapat disyahkan untuk melakukan pembunuhan atau pembunuhan dalam perang adalah sesuatu yang lebih dapat diterima. Perang dilakukan untuk lebih memudahkan suatu kepentingan mencapai tujuan, dengan kata lain, perang adalah jalan alternatif tercepat untuk memaksakan suatu kepentingan terealisasi. Sebelum perang terjadi, pengambil kebijakan harus bisa  mempengaruhi publik agar bersuara bahwa, perang adalah suatu keharusan yang wajib dijalani. Suka tidak suka, mau tidak mau, publik harus bisa digiring untuk beropini, tidak ada lagi jalan keluar selain perang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Nazi jerman adalah salah satu pihak yang pernah mengelola dan mengembangkan secara serius strategi pembentukan opini publik atau disebut juga propaganda. Hasilnya sungguh mencengangkan, sebagai negara terkucil yang wajib menanggung beban besar karena kekalahan perang pada PD I, jerman bangkit menjadi raksasa tekhnologi dan militer, hanya dalam waktu kurang dari 1o tahun (1933- 1942). Propaganda juga digunakan untuk menguasai dunia melalui PD II, hampir seluruh Eropa dan Afrika jatuh ke tangan Nazi jerman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dahsyatnya propaganda Nazi dipelajari dengan serius oleh Amerika dengan didirikannya VOA voice of america pada 24 Februari 1942. Pada akhir PD II VOA sudah melakukan siaran dalam 40 bahasa, satu hal yang tidak dilakukan Nazi. Kini VOA baru saja berulang tahun ke 69. Barometer usia yang cukup tua bagi Amerika mengenal kegunaan propaganda untuk bisa secara mumpuni mempengaruhi opini publiknya sendiri dan dunia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah beberapa kali Amerika menggunakan propaganda untuk membenarkan alasan penyerbuan ke negara merdeka lain. Sebagai contoh, Republik Grenada sebuah negara kecil di karibia. Di tahun 1983 (Era Presiden Reagen) Amerika menginvasi Grenada dengan alasan ada warga Amerika terancam di negara itu dan disinyalir Grenada telah menjadi tempat penimbunan senjata milik Kuba hingga berjumlah 12 gudang besar, The US Invasion of Grenada stephen zunes 2003. Lebih dari 63 persen publik Amerika mendukung Invasi Mr. Ronald Reagen yang mantan cowboy itu dan duniapun menganggap pendudukan AS atas Grenada adalah hal wajar. Setelah Grenada jatuh dan regim diganti dengan apa yang lebih disukai Reagen, ternyata tidak ada 12 gudang besar senjata Kuba disana, yang ada hanyalah 3 museum senjata kuno dan warga Amerikapun tidak ada yang terancam sebaliknya, mereka enggan keluar dari Karibia yang eksotis itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengganti Reagen yakni George H. W. Bush atau yang lebih dikenal dengan Bush senior melanjutkan pola yang sama. Invasi ke panama (1989). Bush senior beralasan, ada warga Amerika terancam, tindakan terpaksa untuk menyelamatkan hak asasi manusia dan demokrasi,  Noriega (Presiden Panama kala itu) terbukti menjual mariyuna ke generasi muda AS. Bahkan untuk melengkapi propaganda dalam rangka membenarkan invasi ini, diperlihatkan kala itu tertangkapnya sebuah kapal capung Panama yang dipenuhi kardus mariyuana. Setelah Panama berganti regim dengan yang lebih disukai Bush senior terungkaplah bahwa Noriega tidak pernah jualan mariyuana dan tak satupun warga negara Amerika terancam. Ia, Noriega hanyalah seorang Jenderal nasionalis gila yang berusaha menasionalisasikan terusan Suez untuk kepentingan Bangsa Panama sebagai pemilik tanah genting yang membagi dua benua Amerika itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Putra Bush  atau  disebut Bush junior yang juga akhirnya menjadi Presiden Amerika, mengikuti jejak ayahnya, menginvasi negara merdeka lain dalam hal ini, Afghanistan (2001). Bush kala itu memprovokasi seluruh dunia (provokasi adalah sebutan untuk model propaganda yang telah megalami pembaharuan) untuk menggalang kekuatan bersama menghadapi terorisme internasional. Pendudukan Afghanistan berlangsung dengan heroik di depan mata dunia, Amerika adalah pahlawan yang menumpas teroris hingga akar- akarnya yang disinyalir dilindungi penguasa Afghan saat itu, Taliban. Taliban dibusukan dengan slogan “Regim Afghan dibiayai hasil penjualan obat bius hasil produksi segitiga emas Afghan, Pakistan dan India. Regim Taliban jatuh dan diganti dengan regim yang lebih disukai, namun ternyata tidak ada satupun petinggi jaringan teroris Al-Qaeda yang tertangkap. Osama bin laden mungkin saat ini tengah sibuk menjadi juri kontes kecantikan di Venezuela dalam rangka negeri itu merebut kembali gelar Miss Universe. Juga tidak ada obat bius yang dipakai untuk membayar gaji pegawai. Pegawai pemerintahan Taliban tetap lebih suka menerima gaji dalam bentuk uang tunai ketimbang dalam bentuk obat bius.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun 2003 masih di masa Presiden Bush Junior, Amerika kembali menginvasi sebuah negeri merdeka, Iraq. Negeri Babilonia yang sarat dengan perbendaharaan sejarah inipun luluh lantak. Seperti yang sebelumnya, propagandapun dilancarakan untuk membunuh karakter Presiden iraq kala itu Sadam Husein. Iraq dikatakan tempat yang cocok bagi Al-Qaeda untuk berlindung pasca jatuhnya regim Taliban Afghan. Sadam, adalah anjing gila padang pasir anti kemanusiaan dengan label pembantai suku Khurdi. Sadam juga didaulat memiliki hobi berperang dengan negara teluk lain dan punya kesenangan membuat sekaligus menimbun senjata pemusnah massal. Dunia diingatkan kembali bahwa Iraq pernah berniat memproduksi hulu ledak nuklir di reaktor Osiraq. Reaktor ini akhirnya rata dengan tanah setelah dihajar gempuran skuadron F-16 Israel pada 1981. Perancis sendiri yang kehilangan satu tenaga ahlinya akibat serangan Israel itu menyatakan, reaktor hanya untuk pembangkit listrik. Dunia tak peduli dengan keberatan Prancis dan Jerman yang yakin Iraq belum pernah ada niat produksi nukilr, Amerika bersama 39 negara lain dengan membabi buta mengerumuni Iraq setelah sebelumnya rakyat Iraq dibuat 6 bulan menderita kelaparan akibat embargo ekonomi penuh atas pangan dan obat- obatan. Setelah mengganti dengan regim yang lebih disukai dan kemudian menggantung mati anjing padang pasir kudisan Sadam Husein, duniapun mengetahui di Iraq yang ada hanyalah para janda yang banyak ditinggal mati suaminya. Tidak ada Al- Qaeda. Tidak ada senjata pemusnah massal, yang ada kini perang saudara massal yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhirnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Regim Ben ali, Tunisia dan Hoesni Mubarak, Mesir juga musnah akibat kedahsyatan propaganda yang kini bukan hanya melalui jaringan televisi tetapi juga melibatkan jaringan kawat telegram/fax dan internet. Sadar propaganda kini memiliki media baru, China segera memblok jaringan internetnya untuk tabu bicara hal- hal politik, beberapa aktivis segera menginap di tahanan politik negeri itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila rakyat suatu negeri itu bisa mengganti regim dengan kekuatannya sendiri, Amerika tetap berada di belakang gerakan oposisi, mendukung dan mensuport. Hal ini bisa kita saksikan dari kesibukan Barrack Obama, Presiden US saat ini berstatement atas negeri orang lain yang tengah bergolak. Tahun 2006 Menlu Amerika saat itu , Condoleezza Rice mengenalkan perlunya Amerika berperan untuk terciptanya sebuah tatanan kawasan timur tengah baru yang lebih dapat diterima. Samira Rajab seorang anggota parlemen Bahrain dalam wawancara dengan Kantor Berita Rusia Ria Novosti menyatakan, kini dunia menyaksikan kebijakan yang digulirkan Condoleessa Rice itu tengah dijalankan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Propaganda yang telah efektif menghasut rakyat agar memaki pemimpinnya sendiri untuk bergolak akan ditambah dan dilipatgandakan dengan pembusukan luar dalam si pemimpin sebagaimana terhadap Jenderal Gila Noriega, Anjing Kudisan Sadam Husein dan sepertinya kini menimpa, Kolonel Psikopat Khadafy. Libya akhirnya terjerumus perang saudara. Tidak ada yang tahu, siapa yang membunuh rakyat Libya. Melalui putranya, Khadafy tidak mengakui membunuh rakyatnya dengan merudal mereka dari jet tempur. Jet tempur hanya untuk menakut- nakuti sebagaimana halnya dua jet tempur yang membelot lalu mendarat di Malta. Tidak ada bukti ke dua jet pembelot yang heroik itu membawa rudal. Bisa jadi, jet jet tempur yang menghajar oposisi Libya pada bagian sirip ekornya ternyata ada bulatan bendera asing. Siapa tahu sentimen anti Kolonel Psikopat Khadafy akan semakin menglobal. Siapa tahu serbuan asing atas Libya nanti akan mendapat legitimasi dan syah lagi benar dan dibenarkan. Siapa tahu Libya akan segera jatuh ke telapak kaki kekuatan asing seperti apel busuk yang jatuh dari pohonnya, Marshall Green Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia berkomentar tentang situasi Jakarta 1966.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.kompasiana.com/home?ref=signin"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-2810360759365108268?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/2810360759365108268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/amerika-dan-propagandanya.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2810360759365108268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2810360759365108268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/amerika-dan-propagandanya.html' title='Amerika Dan Propagandanya'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-5363120444414382376</id><published>2011-03-05T01:43:00.001+07:00</published><updated>2011-03-05T18:15:04.435+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DBH Notes'/><title type='text'>Strategi George Toisutta Untuk Menjadi Ketua Umum PSSI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemarin saya dapat cerita menarik dari teman....kira-kira ceritanya seperti ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sekilat Petir&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Diberitakan bahwa seluruh calon ketua umum PSSI yang terdiri dari Arifin Panigoro, Nirwan Bakrie, Nurdin Halid dan George Toisutta sedang melakukan perjalanan keliling nusantara untuk meraih dukungan dalam pencalonan sebagai ketua umum PSSI. Kebetulan mereka berada dalam satu pesawat terbang dengan beberapa penumpang yang terdiri dari beberapa para wartawan. Didalam pesawat tersebut diadakanlah suatu konfrensi pers untuk melihat kesiapan dan strategi dari masing-masing calon. Berbagai pertanyaan muncul dari para wartawan yang sama-sama diketahui memang paling jagonya dalam menggali informasi apalagi langsung dari pihak yang bersangkutan. Pada saat-saat pertanyaan terakhir dan juga sekaligus sebagai closing statement, ada seorang wartawan yang kembali bertanya kepada masing-masing calon, " Kira-kira menurut anda masing-masing, startegi jitu apa yang akan anda lakukan ???" &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Calon Arfin Panigoro menjawab : "Saya akan menjanjikan kemajuan sepakbola Indonesia, membuat banyak kompetisi-kompetisi sepakbola seperti salah satunya dengan cara membuat Liga Primer Indonesia (LPI) serta menjadikannya menjadi Liga yang lebih baik lagi, dan menjadi liga yang bermitra dan patner dengan PSSI, bukan malah dimusuhi dan akan dibubarkan seperti kondisi saat ini. Kemudian pada saat ini juga saya akan membuang (membagikan) dari pesawat tiket pertandingan Liga Primer Indonesia (LPI) agar semakin banyak masyarakat indonesia yang menonton pertandingan LPI dan membuat mereka senang”. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Calon Nirwan Bakrie menjawab : "Saya akan menggunakan jaringan usaha, jaringan media pemberitaan milik keluarga dan jaringan-jaringan yang lainnya agar membuat opini publik bahwa saya memang layak menjadi seorang ketua umum PSSI. Kemudian pada saat ini juga saya akan membuang (membagikan) dari pesawat tiket pertandingan Pelita Jaya, agar semakin banyak masyarakat indonesia yang menonton pertandingan Pelita Jaya dan membuat mereka senang”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Calon Nurdin Halid menjawab : “Saya akan melakukan segala cara sesuai dengan Statuta FIFA dan Statuta PSSI (yang telah dimodifikasi sesuai dengan cultur bangsa indonesia), merangkul dengan cara-cara saya agar pengurus PSSI daerah yang mempunyai hak suara dalam kongres nanti mendukung saya untuk menjadi ketua umum PSSI, dan saya akan memecat seluruh pengurus PSSI daerah yang tidak mendukung saya. Kemudian pada saat ini juga saya akan membuang (membagikan) dari pesawat tiket pertandingan Liga Super Indonesia (ISL) agar semakin banyak masyarakat indonesia yang menonton pertandingan ISL dan membuat mereka senang”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Calon George Toisutta menjawab : “Saya tidak punya apa-apa, Kalau soal uang saya tidak dapat menandingi Arifin Panigoro yang sanggup mensponsori sebuah liga, dan Nirwan Bakrie yang juga mempunyai jaringan usaha, jaringan media pemberitaan keluarga dan jaringan-jaringan yang lainnya. Begitu juga dengan Nurdin Halid yang telah mempunyai jaringan cukup luas terhadap pengurus PSSI daerah, mempunyai Statuta yang dimodifikasi sedemikian rupa, dan bisa menangis didepan anggota DPR RI. Namun saya mempunyai tekad dan semangat yang kuat untuk memajukan sepakbola Indonesia, maka hanya satu yang akan saya lakukan untuk menarik simpati seluruh rakyat Indonesia, SAYA AKAN MEMBUANG KELUAR NURDIN HALID dari pesawat terbang sekarang juga”. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Say No Nurdin Halid…. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-5363120444414382376?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/5363120444414382376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/strategi-george-toisutta-untuk-menjadi.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/5363120444414382376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/5363120444414382376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/strategi-george-toisutta-untuk-menjadi.html' title='Strategi George Toisutta Untuk Menjadi Ketua Umum PSSI'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-8397322322188774873</id><published>2011-03-04T23:44:00.001+07:00</published><updated>2011-03-04T23:45:39.980+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar Unik'/><title type='text'>Salaman Tifatul Sembiring-Michelle Obama</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-JOkfzS3u7Jg/TXEWdXWyW4I/AAAAAAAAAEI/DSVEa-UZmxo/s1600/tifatul-salami-michelle-obama-1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="232" src="http://3.bp.blogspot.com/-JOkfzS3u7Jg/TXEWdXWyW4I/AAAAAAAAAEI/DSVEa-UZmxo/s320/tifatul-salami-michelle-obama-1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ec2UK21FhO8/TXEWdubJW3I/AAAAAAAAAEQ/7d_sYBuP4Mg/s1600/tifatul-salami-michelle-obama-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="229" src="http://3.bp.blogspot.com/-ec2UK21FhO8/TXEWdubJW3I/AAAAAAAAAEQ/7d_sYBuP4Mg/s320/tifatul-salami-michelle-obama-2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://fotounik.net/video-foto-tifatul-sembiring-salami-michelle-obama/"&gt;fotounik&lt;/a&gt;,  &lt;a href="http://dunia.vivanews.com/news/read/187993-salaman-tifatul-michelle-obama-mendunia"&gt;vivanews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-8397322322188774873?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/8397322322188774873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/salaman-tifatul-michelle-obama.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8397322322188774873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8397322322188774873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/salaman-tifatul-michelle-obama.html' title='Salaman Tifatul Sembiring-Michelle Obama'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-JOkfzS3u7Jg/TXEWdXWyW4I/AAAAAAAAAEI/DSVEa-UZmxo/s72-c/tifatul-salami-michelle-obama-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-3384699243592730623</id><published>2011-03-04T23:11:00.003+07:00</published><updated>2011-03-04T23:12:02.444+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar Unik'/><title type='text'>Dilarang Menerobos Jalur Busway</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-dx3cUCl7gJ0/TXEN6UTZsEI/AAAAAAAAAEA/M1VoQvHOMJg/s1600/Mobil%2Bmenteri%2Bsos%2Bmasuk%2Bjalur%2Bbusway.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="182" src="http://2.bp.blogspot.com/-dx3cUCl7gJ0/TXEN6UTZsEI/AAAAAAAAAEA/M1VoQvHOMJg/s320/Mobil%2Bmenteri%2Bsos%2Bmasuk%2Bjalur%2Bbusway.jpg" width="285" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu (Selasa, 4 mei 2010) sebuah mobil mewah menerobos jalur busway dan terlihat melenggang di belakang sebuah bus Transjakarta. Sementara di sisi kirinya kenderaan lainnya pasrah dalam kemacetan, rutinitas Jakarta di setiap pagi dan juga sore menjelang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil siapakah itu ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca selengkapnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sosbud.kompasiana.com/2010/05/06/mobil-menteri-sosial-menerobos-jalur-busway/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.antaranews.com/berita/1273036713/masuk-jalur-busway-mensos-tidak-ditilang"&gt;Antaranews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2010/05/04/120714/1350745/10/mobil-ri-32-masuk-busway-mensos-mengaku-sudah-izin-polisi"&gt;Detiknews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-3384699243592730623?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/3384699243592730623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/menerobos-jalur-busway.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/3384699243592730623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/3384699243592730623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/menerobos-jalur-busway.html' title='Dilarang Menerobos Jalur Busway'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-dx3cUCl7gJ0/TXEN6UTZsEI/AAAAAAAAAEA/M1VoQvHOMJg/s72-c/Mobil%2Bmenteri%2Bsos%2Bmasuk%2Bjalur%2Bbusway.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-7250722247926504821</id><published>2011-03-03T18:37:00.001+07:00</published><updated>2011-03-03T18:39:26.083+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar Unik'/><title type='text'>Dilarang Menggunakan Handphone Atau Ponsel Pada Saat Berkendaraan !!!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ySlkNd3tAIE/TW99GnW6HYI/AAAAAAAAAD4/fCEIj_NGtSI/s1600/polisi_sms.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://2.bp.blogspot.com/-ySlkNd3tAIE/TW99GnW6HYI/AAAAAAAAAD4/fCEIj_NGtSI/s320/polisi_sms.jpg" width="250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada larangan mengemudikan kendaraan sambil menggunakan handphone atau ponsel karena rawan kecelakaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto polisi yang memainkan ponsel sambil mengendarai motor patroli ini beredar di BlackBerry Messenger (BBM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.tribunnews.com/2011/02/27/ih-pak-polisi-lagi-patroli-kok-malah-baca-sms-foto"&gt;tribunnews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-7250722247926504821?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/7250722247926504821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/dilarang-menggunakan-handphone-atau.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/7250722247926504821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/7250722247926504821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/dilarang-menggunakan-handphone-atau.html' title='Dilarang Menggunakan Handphone Atau Ponsel Pada Saat Berkendaraan !!!'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ySlkNd3tAIE/TW99GnW6HYI/AAAAAAAAAD4/fCEIj_NGtSI/s72-c/polisi_sms.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-2764111265195578687</id><published>2011-03-02T09:19:00.002+07:00</published><updated>2011-03-02T13:50:03.366+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DBH Notes'/><title type='text'>Bakauheni-Merak (antara Sumatera dan Jawa)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan antar pulau mungkin tidak asing lagi bagi kita yang tinggal  di Negara RI ini, dimana wilayahnya terdiri dari beribu-ribu pulau. Seperti antara pulau sumatera ke pulau jawa dan juga sebaliknya, sangat padat “trafficnya”, dapat dilihat berita-berita yang ada di TV-TV dan media yang lainnya tentang bagaimana macetnya (tgl 2 maret 2011 sampai 17 KM, sumber Metrotv) jalan menuju pelabuhan Merak dikarena sarana penyeberangan (KMP) yang tersedia tidak memadai (kekurangan armada), alasan-alasan pihak yang berwenang dikarenakan kapal-kapal yang ada banyak yang dilakukan perbaikan, perawatan dan lain sebagainya. Padahal menurut saya kalau dipersiapkan secara baik kejadian seperti dapat dihindari. Pihak-pihak yang tidak dapat menyeberang secara lancar diperkirakan telah menanggung kerugian mencapai sekitar lebih dari Rp. 2 Trilyun (kalau dibelikan kerupuk dapat berapa kilometer ya? “meminjam istilah orang-orang yang menghitung kerugian dialami oleh pemerintah karena menyelamatkan Bank Century” note…apa benar pemerintah rugi karena menyelamatkan Bank Century…??? Rugi atau tidaknya pemerintah namun yang jelas banyak masyarakat yang menyimpang uanggya diBank tersebut samapai saat ini uangnya belum kembali atau bahkan mungkin tidak akan kembali lagi).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perjalanan saya ini mungkin tidaklah menarik (menurut saya juga begitu), namun daripada tidak ada yang ditulis dan hitung-hitung belajar menulis daripada bengong nanti digigit anjing ompong (kalau tidak salah kata melisa yang populer karena menyayikan lagu “abang tukang bakso”, coba saya yang menyanyikannya terlebih dahulu mungkin lebih populer dari melisa he he he).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Saya seorang dari banyak orang yang menyeberang kepulau jawa dengan tujuan yang saya rasa mungkin hampir sama dengan banyak orang tersebut (bisa ditebakan??). Berangkat dari salah satu propinsi yang ada dipulau sumatera dengan menggunakan transportasi darat (Bus). Saya memilih transportasi ini dengan berbagai alasan, disamping murah (banyak yang banting harga karena persaingan dengan transportasi udara), saya dapat menikmati panorama perjalanan pesisir, mengetahui daerah orang dan lain sebagainya. Namun perjalanan darat ini harus saya bayar dengan badan yang pegal-pegal dan capek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perjalanan ini saya mulai dari pemberangkatan diloket bus, katanya berangkat jam 9…eh gak tahunya baru berangkat jam 10, kemudian setelah keluar dari loket masih berkeliling dulu mencari penumpang, akhirnya saya baru berangkat sekitar hampir jam 11 (sangat berbeda dengan angkutan yang pernah saya rasakan dari Soetta ke BSM (tahukan BUS apa ??), berangkatnya “on time”, gak berhenti2 cari penumpang lagi dll.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Selama dalam perjalanan ada beberapa yang saya alami dan lihat seperti, banyak sekali jalan-jalan yang rusak parah, pungli (pungutan liar) baik dari warga masyarakat maupun oknum2 yang ada dijalan. Supir bus juga kadangkala membuat saya jengkel, seperti merokok didalam bus yang ber-ac (namun ini saya maklumi mungkin karena biar tidak mengantuk meskipun kadangkala membuat saya juga merasakan mual-mual), kemudian menggunakan HP (handphone) baik SMS maupun menelpon dan menerima telpon, padahal didalam mobil tersebut sudah jelas-jelas tertulis yang kira-kira tulisannya seperti ini, “tegur dan laporkan apabila ada supir yang menggunakan HP dst…”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Memasuki malam hari panorama perjalanan yang dapat saya saksikan pada siang hari tidak dapat lagi dinikmati, namun mata saya belum dapat diajak untuk beristirahat dengan lelap meskipun kadangkala juga tertidur. Jika tidak tertidur saya kadangkala mendengarkan apa yang dibicarakan oleh supir dan kernetnya (maklum saya duduk 2 bangku dibelakang supir), mulai dari itu, ini, anu dan sampai pada istilah “ngemil”, istilah lain daripada “pungli”. Ngemil ini banyak terjadi pada malam hari (mungkin biar tidak terlalu terlihat dan masih malu2 dan siang hari juga kadang2 ada juga) yang dilakukan oleh supir-supir angkutan terutama barang sampai supir angkutan penumpang yang berplat nomor hitam. Kalau untuk supir angkutan penumpang yang berplat hitam mungkin anda juga tahu…jawabannya kalau tidak salah adalah “Ilegal” itulah mungkin mereka ngemil. Namun untuk supir angkutan barang saya tidak tahu mengapa mereka ngemil??? Ada yang tahu ???.........kalau menurut saya mungkin karena bebannya yang lebih, namun kalau bebannya yang lebih tahu darimana??? Kan gak ditimbang (meskipun kalaupun ditimbang kata supir itu juga tetap ngemil)??? Kalau hanya sekedar dilihat dari banyaknya barang yang diangkut tidak tepat juga, misalnya muatannya penuh namun jika isinya “kerupuk” semua..nah loe…balik lagi pada kerupuk nih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-_F_wghfsIEo/TW2mG4v5fOI/AAAAAAAAADw/x93B2778Fmg/s1600/IMG_1401.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="179" src="https://lh6.googleusercontent.com/-_F_wghfsIEo/TW2mG4v5fOI/AAAAAAAAADw/x93B2778Fmg/s320/IMG_1401.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Fajar Di Bakauheni&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-qMv2Tz49-sk/TW2oAOumc1I/AAAAAAAAAD0/af0x4pHrkd8/s1600/IMG_1402.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="179" src="https://lh4.googleusercontent.com/-qMv2Tz49-sk/TW2oAOumc1I/AAAAAAAAAD0/af0x4pHrkd8/s320/IMG_1402.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Salah satu pulau yang terdapat di selat Sunda&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bus yang saya tumpangi tiba dipelabuhan Bakauheni tanggal 29 Januari 2011 sekitar pukul 4 dini hari, tepat sehari setelah terjadi peristiwa terbakarnya kapal&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; line-height: 18px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times, 'Times New Roman', serif;"&gt;muatan Laut Teduh 2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Saya amati bagaimana proses masuknya bus kedalam kapal dan keadaan sekitarnya…em masih sepi. Bus yang saya tumpangi langsung masuk kedalam kapal tanpa antrian yang panjang (apalagi antrian seperti cerita diatas). Meskipun tanpa antrian yang panjang dan bus kami merupakan kendaraan yang masuk kekapal sekitar nomor 2 atau 3 dari belakang (sudah terakhir), kalau saya hitung-hitung waktu yang dihabiskan sampai dengan kapal berangkat adalah sekitar  60 sampai 90 menit (bagaimana kalau keaadaannya seperti dipelabuhan merak saat ini.???). Didalam kapal ini masih banyak supir yang kadangkala tidak mengindahkan himbauan dan larangan yang ada, seperti apabila sudah berada dalam kapal mesin kendaraan harus dimatikan agar tidak menimbulkan api dan kebakaran. Larangan Ini dapat saya pahami karena melihat dari mesin kapal yang ada didekat bus dan tumpukan2 drum (mungkin berisi BBM) yang ada didalam kapal (fotonya lupa saya ambil)…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bersambung………&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-2764111265195578687?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/2764111265195578687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/bakauheni-merak-antara-sumatera-dan_02.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2764111265195578687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2764111265195578687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/bakauheni-merak-antara-sumatera-dan_02.html' title='Bakauheni-Merak (antara Sumatera dan Jawa)'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh6.googleusercontent.com/-_F_wghfsIEo/TW2mG4v5fOI/AAAAAAAAADw/x93B2778Fmg/s72-c/IMG_1401.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-4360738353012361913</id><published>2011-03-01T19:06:00.002+07:00</published><updated>2011-03-02T13:51:46.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko'/><title type='text'>Penyu “Raksasa” Ditemukan Kembali Di Desa Retak Ilir Kecamatan Ipuh</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kawasan Konservasi Penyu di Desa Retak Ilir Kecamatan Ipuh semakin sering saja didarati penyu jenis belimbing berukuran besar untuk bertelur. Rabu dini hari pukul 01.02 WIB kemarin, petugas konservasi menemukan penyu raksasa yang mempunyai lebar dan panjang cangkang lebih dari dua meter dengan berat ratusan kilo gram bertelur di Danau Langut kawasan konservasi. Juga ditemukan 80 butir telur penyu tersebut. Setelah bertelur penyu raksasa kembali digiring ke laut lepas supaya tidak menjadi sasaran pemburu penyu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun sayangnya karena minimnya fasilitas bagi petugas konservasi kedatangan demi kedatangan penyu raksasa itu terlepas dari rekaman kamera. Karena petugas sama sekali tidak punya kamera. “Kalau kami punya kamera hasil jepretannya bisa kami tampilkan dalam stan pameran HUT MM atau juga di lokasi penangkaran penyu. Sehingga bisa menambah daya tarik pengunjung. Saat ini memang operasional kita masih sangat kurang,” terang Sekretaris Konservasi Penyu Khairul Amra.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikatakan Khairul, saat ini dengan ditambahkannya 80 butir telur maka sudah 305 butir telur penyu yang akan coba ditetaskan. Ini adalah kali pertama sejak konservasi penyu didirikan. Jika jadwal tetasnya sama dengan telur penyu biasa yakni selama dua bulan. Maka telur penyu yang ditemukan terdahulu diperkirakan menetas pada awal April ini. Nantinya anak penyu (tukik, red) akan di lepas dengan mengundang dinas Perikanan dan Bupati MM untuk melepaskan tukik ke laut.(del)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sumber : &lt;a href="http://harianrakyatbengkulu.com/?p=1120"&gt;Rakyat Bengkulu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-4360738353012361913?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/4360738353012361913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/penyu-raksasa-ditemukan-kembali-di-desa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/4360738353012361913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/4360738353012361913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/03/penyu-raksasa-ditemukan-kembali-di-desa.html' title='Penyu “Raksasa” Ditemukan Kembali Di Desa Retak Ilir Kecamatan Ipuh'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-1915103363529626913</id><published>2011-02-27T22:06:00.002+07:00</published><updated>2011-03-02T13:54:21.748+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh Nasional'/><title type='text'>Presiden Dari Sumatera</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-ezPEI4HHboM/TWpoWqajVBI/AAAAAAAAADk/60I0M_dYJRk/s1600/Presiden+Dari+Sumatera.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="https://lh4.googleusercontent.com/-ezPEI4HHboM/TWpoWqajVBI/AAAAAAAAADk/60I0M_dYJRk/s320/Presiden+Dari+Sumatera.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai penjabat presiden,umumnya orang Indonesia hanya mengenal Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati Soekarno Putrie dan Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal masih ada dua lagi presiden Indonesia dan jarang sekali disebut. Yakni Syafrudin Prawiranegara dan Mr. Asaat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syafruddin Prawiranegara, atau juga ditulis Sjafruddin Prawiranegara lahir di Banten, 28 Februari 1911. Beliau adalah pejuang pada masa kemerdekaan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Presiden/Ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) ketika pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda saat Agresi Militer Belanda II 19 Desember 1948.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di masa kecilnya akrab dengan panggilan “Kuding”, dalam tubuh Syafruddin mengalir darah campuran Banten dan Minang. Buyutnya, Sutan Alam Intan, masih keturunan Raja Pagaruyung di Sumatera Barat, yang dibuang ke Banten karena terlibat Perang Padri. Menikah dengan putri bangsawan Banten, lahirlah kakeknya yang kemudian memiliki anak bernama R. Arsyad Prawiraatmadja. Itulah ayah Kuding yang, walaupun bekerja sebagai jaksa, cukup dekat dengan rakyat, dan karenanya dibuang Belanda ke Jawa Timur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kuding, yang gemar membaca kisah petualangan sejenis Robinson Crusoe, memiliki cita-cita tinggi — “Ingin menjadi orang besar,” katanya. Itulah sebabnya ia masuk Sekolah Tinggi Hukum (sekarang Fakultas Hukum Universitas Indonesia) di Jakarta (Batavia).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintahan Darurat Republik Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kami menguasakan kepada Mr Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Belanda melakukan agresi militernya yang kedua di Indonesia pada tanggal 19 Desember 1949, Soekarno-Hatta sempat mengirimkan telegram yang berbunyi, “Kami, Presiden Republik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 djam 6 pagi Belanda telah mulai serangannja atas Ibu-Kota Jogyakarta. Djika dalam keadaan Pemerintah tidak dapat mendjalankan kewadjibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Telegram tersebut tidak sampai ke Bukittinggi di karenakan sulitnya sistem komunikasi pada saat itu, namun ternyata pada saat bersamaan ketika mendengar berita bahwa tentara Belanda telah menduduki Ibukota Yogyakarta dan menangkap sebagian besar pimpinan Pemerintahan Republik Indonesia, tanggal 19 Desember sore hari, Sjafruddin Prawiranegara segera mengambil inisiatif yang senada. Dalam rapat di sebuah rumah dekat Ngarai Sianok, Bukittinggi, 19 Desember 1948, ia mengusulkan pembentukan suatu pemerintah darurat (emergency government). Gubernur Sumatra Mr TM Hasan menyetujui usul itu “demi menyelamatkan Negara Republik Indonesia yang berada dalam bahaya, artinya kekosongan kepala pemerintahan, yang menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai negara”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dijuluki “penyelamat Republik”. Dengan mengambil lokasi di suatu tempat di daerah Sumatera Barat, pemerintahan Republik Indonesia masih tetap eksis meskipun para pemimpin Indonesia seperti Soekarno-Hatta telah ditangkap Belanda di Yogyakarta. Sjafruddin Prawiranegara menjadi Ketua PDRI dan kabinetnya yang terdiri dari beberapa orang menteri. Meskipun istilah yang digunakan waktu itu “ketua”, namun kedudukannya sama dengan presiden.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sjafruddin menyerahkan mandatnya kemudian kepada Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949 di Yogyakarta. Dengan demikian, berakhirlah riwayat PDRI yang selama kurang lebih delapan bulan melanjutkan eksistensi Republik Indonesia sebagai negara bangsa yang sedang mempertaankan kemerdekaan dari agresor Belanda yang ingin kembali berkuasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah menyerahkan mandatnya kembali kepada presiden Soekarno, Syafruddin Prawiranegara tetap terlibat dalam pemerintahan dengan menjadi menteri keuangan. Pada Maret 1950, selaku Menteri Keuangan dalam Kabinet Hatta, ia melaksanakan pengguntingan uang dari nilai Rp 5 ke atas, sehingga nilainya tinggal separuh. Kebijaksanaan moneter yang banyak dikritik itu dikenal dengan julukan Gunting Syafruddin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PRRI&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akibat ketidakpuasan terhadap pemerintah pusat karena ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi dan juga pengaruh komunis (terutama PKI) yang semakin menguat, pada awal tahun 1958, Syafruddin Prawiranegara dan beberapa tokoh lainnya mendirikan PRRI yang berbasis di sumatera tengah dan ia di tunjuk sebagai Presidennya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dakwah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah bertahun-tahun berkarir di dunia politik, Syafrudin Prawiranegara akhirnya memilih lapangan dakwah sebagai kesibukan masa tuanya. Dan, ternyata, tidak mudah. Berkali-kali bekas tokoh Partai Masyumi ini dilarang naik mimbar. Juni 1985, ia diperiksa lagi sehubungan dengan isi khotbahnya pada hari raya Idul Fitri 1404 H di masjid Al-A’raf, Tanjung Priok, Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Saya ingin mati di dalam Islam. Dan ingin menyadarkan, bahwa kita tidak perlu takut kepada manusia, tetapi takutlah kepada Allah,” ujar ketua Korp Mubalig Indonesia (KMI) itu tentang aktivitasnya itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di tengah kesibukannya sebagai mubalig, bekas gubernur Bank Sentral 1951 ini masih sempat menyusun buku Sejarah Moneter, dengan bantuan Oei Beng To, direktur utama Lembaga Keuangan Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syafruddin Prawiranegara meninggal pada 15 Februari 1989 di makamkan di Tanah Kusir Jakarta Selatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1 Abad Syafrudin Prawiranegara&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jakarta-Puncak acara satu abad Sjafruddin Prawiranegara dipilih tanggal 28 Februari 2011, bertepatan tanggal kelahirannya, di Kantor Pusat Bank Indonesia (BI) di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Panitia Satu Abad Mr Sjafruddin Prawiranegara (1911-2011) meluncurkan buku biografi Mr Sjafruddin Prawiranegara, Presiden/Ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Panitia menyelenggarakan serangkaian acara satu abad Sjafruddin Prawiranegara melalui seminar-seminar bertema sosok dan kiprah Sjafruddin, utamanya selaku Presiden/Ketua PDRI, dibantu wakilnya Teuku Mohammad Hasan. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) turut memfasilitasi acara pengakuan jasa Sjafruddin sebagai Menteri Kemakmuran RI yang membentuk “Pemerintahan Republik Darurat” di Sumatera.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Ketua Panitia, Andi Mapetahang Fatwa atau AM Fatwa, serangkaian acara bermaksud menghimpun sejarah sosok dan kiprah Mr Sjafruddin Prawiranegara (1911-2011) yang tidak tercatat. “Ada serpihan sejarah yang tidak tercatat, apalagi ia belum menjadi pahlawan nasional,” kata Fatwa, juga anggota DPD asal DKI Jakarta, di Kompleks Parlemen (MPR/DPR/DPD), Senayan, Jakarta, Sabtu (26/2).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fatwa menjelaskan, rencananya puncak acara dihadiri Wakil Presiden Boediono menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tengah melawat ke Brunei Darussalam. Setelah pengantar acara, Ketua Panitia meluncurkan buku biografi Sjafruddin diikuti sambutan Gubernur BI, pembacaan pidato Presiden, puisi oleh Taufiq Ismail, serta hiburan biola Idris Sardi dan lagu-lagu Bimbo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah puncak acara, panitia menyelenggarakan seminar sosok dan kiprah Sjafruddin di Gedung DPD di Jakarta, seminar pemikiran ekonomi Sjafruddin di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) di Semarang yang rencananya dihadiri mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, seminar napak tilas perjuangan Sjafruddin di Padang Aro (Solok Selatan), serta seminar-seminar PDRI di Padang (Sumatera Barat) dan Banda Aceh (Nanggroe Aceh Darussalam).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fatwa juga mengatakan, peringatan satu abad Sjafruddin Prawiranegara bertujuan agar rakyat Indonesia, utamanya kaum muda yang relatif tidak begitu mengenal sosok dan kiprahnya, menjadi lebih mengenal Sjafruddin sebagai tokoh perjuangan kemerdekaan. “Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia agar berdamai dengan sejarah,” ujarnya, apalagi Pemerintah telah menetapkan tanggal 19 Desember sebagai Hari Bela Negara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai saat ini Mr. Presiden kita belum juga mendapatkan gelar Pahlawan Nasional, hal ini membuat kita terutama generasi muda berdosa jika tidak menghargai jasa-jasa beliau yang sangat penting berkenaan dengan penyelamatan Republik ini dari kekosongan kekuasaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://sejarah.kompasiana.com/2011/02/27/syafrudin-prawiranegara-presiden-yang-terlupakan/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-1915103363529626913?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/1915103363529626913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/presiden-dari-sumatera.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1915103363529626913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1915103363529626913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/presiden-dari-sumatera.html' title='Presiden Dari Sumatera'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-ezPEI4HHboM/TWpoWqajVBI/AAAAAAAAADk/60I0M_dYJRk/s72-c/Presiden+Dari+Sumatera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-2382432285608240941</id><published>2011-02-19T14:40:00.001+07:00</published><updated>2011-03-02T13:57:56.499+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Resep Untuk Hilangkan Selulit</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak perlu pusing lagi mencari krim yang ampuh untuk mengatasi selulit di paha, perut, dan bokong Anda. Ternyata Anda bisa dengan mudah meracik sendiri 'obatnya'. Bahan utamanya: ampas kopi!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak peduli berapa umur Anda, apa jenis kulit Anda, dan berapa berat badan Anda, selulit selalu jadi musuh besar. Ia biasanya muncul di paha, perut, dan bokong, yang membuat kulit kita terlihat bergaris-garis kasar bak kulit jeruk. Selama bertahun-tahun, wanita di seluruh dunia mencari berbagai krim dan obat untuk menghilangkan selulit. Padahal, hanya berbekal serbuk kopi, kita bisa meracik ramuannya sendiri, lho.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu metode yang paling ampuh untuk menghilangkan selulit adalah pijat. Dengan pijat, sirkulasi darah jadi lebih lancar, dan sel-sel lemak bisa lebih mudah dihancurkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa krim antiselulit yang dianggap paling ampuh adalah yang mengandung kafein. Ternyata kafein bisa melebarkan pembuluh darah, sehingga sirkulasi dan aliran darah menjadi lebih lancar. Kafein juga bisa mengurangi kadar penimbunan air, yang merupakan salah satu penyebab terdorongnya lemak ke kulit dan menjadi selulit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua fakta ini jadi cukup bukti untuk meyakinkan kita bahwa salah satu solusi paling ampuh menghadapi selulit adalah pijat dengan ramuan yang mengandung kafein. Ini resepnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Resep 1&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1 cangkir ampas kopi yang masih baru&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1 putih telur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1 sendok makan minyak zaitun&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Campurkan bahan-bahan di atas dan gunakan untuk memijat bagian tubuh Anda yang berselulit. Pijat dengan gerakan memutar, kemudian bilas. Ramuan ini juga bisa dioleskan ke selulit, kemudian 'bungkus' bagian tersebut dengan plastik dan diamkan selama 5-10 menit. Untuk hasil yang optimal, lakukan ritual ini 3 kali seminggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Resep 2&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1/4 cangkir ampas kopi hangat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1 sendok makan minyak zaitun&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Campurkan bahan-bahan di atas, kemudian balurkan ke atas loofah atau handuk wash lap sebelum memijat bagian yang berselulit. Lakukan 2 kali seminggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Resep 3&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Campurkan ampas kopi dengan sabun cair atau body lotion. Balurkan ke tubuh, diamkan beberapa menit, lalu bilas. Lakukan setiap hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://id.promotion.yahoo.com/stylefactor/artikel/post/stylefeatures/32/3-resep-ramuan-mujarab-untuk-hilangkan-selulit.html"&gt;Yahoo&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-2382432285608240941?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/2382432285608240941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/resep-untuk-hilangkan-selulit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2382432285608240941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2382432285608240941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/resep-untuk-hilangkan-selulit.html' title='Resep Untuk Hilangkan Selulit'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-2288783181749527810</id><published>2011-02-18T08:08:00.003+07:00</published><updated>2011-03-02T13:44:15.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa Pekerja Sosial'/><title type='text'>PEKERJAAN SOSIAL DAN KEMISKINAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;A. PENDAHULUAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Situasi sosial dunia dewasa ini ditandai kontraksi. Meskipun sejak tahun 1970 pembangunan sosial beberapa negara mengalami kemajuan, sebagian besar bangsa masih dilanda perang, konflik sipil, pelanggaran HAM, pemerintahan korup, tekanan penduduk dan kemiskinan. Keadaan fisik dunia pun terus memprihatinkan. Masyarakat di berbagai belahan dunia menghadapi penurunan kualitas hidup akibat polusi, deforestasi, erosi tanah, kepunahan binatang, bencana alam, dan degradasi lingkungan hidup serta keragaman hayati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah studi komprehensif yang dilakukan Bank Dunia memperkirakan bahwa 1,2 milyar penduduk dunia hidup dalam kemiskinan. Setengah dari jumlah itu, hidup dalam kemiskinan absolut: tidak mampu memenuhi kebutuhan fisik minimum yang paling dasar sekalipun. UNDP memperkirakan bahwa 2/3 penduduk miskin di dunia berada di 9 negara Afrika-Asia dan 1 Amerika Latin: Ethiopia, Nigeria, Bangladesh, India, Indonesia, Pakistan, Pilipina, Cina, Viet Nam, dan Brazil. Sebagian besar penduduk miskin adalah wanita dan anak-anak di pedesaan. Kondisi kemiskinan sangat akut terutama pada keluarga yang dikepalai wanita yang suaminya pergi ke kota mencari pekerjaan. Seperti dilansir UNDP (1994), dunia kini bukan saja sedang mengalami globalisasi ekonomi, melainkan juga globalisasi kemiskinan. “Kemiskinan kini tidak lagi mengenal batas negara. Kemiskinan telah menjadi fenomena global. Ia berjalan menyebrangi perbatasan, tanpa paspor, dalam bentuk perdagangan obat-obat terlarang, penyakit, polusi, migrasi, terorisme, dan ketidakstabilan politik.”  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua masalah serius yang menyebabkan rendahnya pembangunan sosial di negara-negara berkembang dan terbelakang adalah tekanan penduduk dan kemiskinan. Tingkat pertumbuhan penduduk dunia tahun 1995 mencapai 1,7%. Dengan tingkat pertumbuhan itu, jumlah penduduk dunia akan mencapai 6,1 miliar di tahun 2000, 7 miliar di tahun 2010, dan 8,2 miliar pada tahun 2025. Ironisnya, 80% dari pertumbuhan penduduk dunia sejak tahun 1960 terkonsentrasi di Asia, Afrika dan Amerika Latin, dan 95% dari peningkatan ini terkonsentrasi di negara-negara miskin di wilayah tersebut.&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan studi terhadap 160 negara, Estes (1998) mengklasifikasikan potret pembangunan sosial kedalam tiga kategori: Negara Maju (World Social Development Leaders), Negara Berkembang Menengah (Middle Performing Countries), dan Negara Berkembang Terbelakang (Socially Least Developing Countries).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terdapat 33 negara yang masuk kategori Negara Maju. Sebanyak 26 negara berada di kawasan Eropa (Prancis, Jerman, Belanda, Inggris,dst.) dan 6 diantaranya masuk bagian Eropa Timur dan Tengah (Bulgaria, Hongaria, Polandia, Slovenia, Republik Slovak dan Czechnya). Dua negara, Estonia dan Ukraina, merupakan negara yang baru merdeka dari bekas Uni Sovyet. Mayoritas negara-negara ini memiliki sejarah demokrasi yang kukuh dan sistem ekonomi terbuka. Kondisi ekonominya sangat baik dan stabil. Rata-rata GDP mencapai $18.700 dengan inflasi yang relatif rendah (3,1%). Tingkat tabungan dan investasi tinggi, sedangkan utang luar negerinya sangat rendah. Sebagian besar Negara Maju adalah negara kecil dengan penduduk kurang dari 25 juta dengan tingkat pertumbuhan penduduk 0,4% per tahun. Tingkat kematian bayi di negara-negara ini sangat rendah, hanya 8 orang per 1000 kelahiran hidup. Sedangkan usia harapan hidup mencapai 79 tahun dengan ketergantungan anak hanya 20%. Sebagian besar penduduknya (98%) dapat membaca dan melanjutkan pendidikan tinggi. Satu faktor utama yang menyebabkan majunya pembangunan sosial di negara-negara ini adalah adanya jaminan sosial universal yang melindungi setiap penduduknya dari resiko kehilangan pendapatan, seperti kecelakaan kerja, sakit, cacat, masa tua, hamil, dan pengangguran. Sebesar 46% dari GNP-nya dikeluarkan untuk mebiayai berbagai pelayanan sosial dan kesehatan (OECD, 1996).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Negara-negara yang masuk kategori Negara Berkembang Menengah menyebar diseluruh wilayah geografis: Asia (36 negara), Amerika Latin (22), Afrika (10), dan Oceania (1). Sebagian besar negara-negara ini telah memiliki apa yang disebut “social ingredients” yang diperlukan untuk mencapai kondisi sosial dan ekonomi maju, seperti stabilitas politik, dinamika ekonomi, akses ke sumber daya alam (khususnya enegi), kualitas kesehatan, pendidikan dan sistem jaminan sosial. GNP per kapita di Negara Berkembang Menengah juga relatif tinggi, sekitar US$4910 dengan pertumbuhan 2,3% per tahun dan laju inflasi 7% per tahun. Tingkat pengangguran relatif rendah, sekitar 13,1% dari jumlah angkatan kerja. Namun demikian, beberapa negara masih memiliki kondisi sosial ekonomi yang rentan, seperti pemerintahan korup, jumlah dan pertumbuhan penduduk tinggi, tingginya pengangguran dan meluasnya kemiskinan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Negara yang termasuk kategori Negara Berkembang Terbelakang berjumlah 38. Sebagian besar berada di Afrika (29 negara), 7 negara di Asia,1 negara di Amerika, dan 1 negara di Pasifik Selatan. Terbelakangnya pembangunan sosial di negara ini terlihat dari rendahnya kualitas hidup, seperti rendahnya usia harapan hidup (51 tahun), tingginya kematian bayi (110/1000) dan anak (177/1000). Tingginya kematian bayi dan anak merupakan yang tertinggi di dunia yang diakibatkan oleh infeksi dan penyakit menular.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumlah dan pertumbuhan penduduk di Negara Berkembang Terbelakang sangat tinggi, terutama disebabkan oleh rendahnya penggunaan alat KB dan tingginya migrasi internal. Yang penting dicatat, migrasi penduduk di negara-negara ini tidak hanya dipengaruhi oleh motive ekonomi, melainkan juga oleh perang, konflik sipil dan ketidakstabilan politik. Konsekuensi sosial dari tingginya migrasi ini adalah (a) penelantaran anak, lanjut usia, dan kelompok tidak produktif di daerah pedesaan, (b) melemahnya, atau bahkan hilangnya, nilai-nilai tradisional dan keeratan keluarga, (c) memudarnya budaya dan praktek pertanian, (d) meluasnya kemiskinan, kekurangan gizi, dan kematian dini bagi orang yang tidak dapat bertahan hidup di kota besar yang padat polusi dan penduduk. Hingga hari ini, belum ada satu negarapun yang mampu mengatasi problema migrasi ini dengan efektif.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rata-rata GDP di negara-negara berkembang terbelakang ini sekitar US$950. Pertumbuhan ekonominya juga sangat rendah, hanya sekitar 3% dengan inflasi tinggi, mencapai 37%. Sarana komunikasi dan transportasi sangat terbatas, serta daya saing di pasar internasional juga sangat terbatas. Tabungan pemerintah dan sektor swasta sangat rendah, sementara utang luar negerinya sangat tinggi. Pemerintahan di sebagian besar negara ini sangat sentralistik. Roda ekonomi sangat tergantung pada gabungan antara pinjaman luar negeri, bantuan negara donor, dan investasi swasta dari luar negeri. Tingkat pengangguran di Negara Berkembang Terbelakang juga sangat tinggi. Meski secara resmi tercatat 20%, kenyataannya bisa lebih dari itu. Pengangguran terutama dialami oleh wanita, laki-laki berusia lebih ari 45 tahun, para penyandang cacat dan buta hurup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengeluaran negara untuk program sosial sangat minimal. Sebagian besar negara bahkan tidak menyediakan asuransi dan jaminan sosial untuk pengangguran, sakit, hamil, kematian, dan cacat. Ironisnya, pengeluaran negara untuk Hankam di negara-negara ini mencapai 4,6% dari GNPnya yang berarti 50% lebih tinggi dari pada di Negara Berkembang Menengah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut studi ini, ada tiga kecenderungan yang perlu di catat. Pertama, negara-negara yang masuk kategori Negara Maju berpusat di tiga wilayah, yaitu Australia-Selandia Baru dengan skor ISP rata-rata sebesar 84,5, Eropa (82,8) dan Amerika Utara (80,4). Ironisnya, negara-negara ini juga mengalami penurunan ISP cukup drastis dalam periode 1990-95. Amerika Utara mengalami penurunan sebesar 14%, Eropa 9%, dan Australia-Selandia Baru 9%. Penurunan ini disebabkan oleh kesulitan ekonomi yang melanda wilayah tersebut yang memuncak di tahun 1990 dan berdampak terus hingga 1995. Kedua, secara individu kategori Negara Maju didominasi oleh negara yang menerapkan sistem Negara Kesejahteraan (welfare state). Denmark meduduki peringkat 1 dengan skor ISP mencapai 98,4, diikuti oleh Norwegia (95,6), Austria (93,2), Swedia (93,1), dan Finlandia (90,8). Di negara-negara ini 40% dari anggaran belanja negaranya dikeluarkan untuk pembangunan sosial. Ketiga, mayoritas negara-negara yang berkategori Negara Berkembang Menengah terletak di kawasan Amerika Latin dengan skor ISP rata-rata 53,1 dan Asia (41,2). Sedangkan kategori Negara Berkembang Terbelakang terkonsentrasi di wilayah Afrika (20,1).  Pengeluaran negara untuk pembangunan sosial di negara-negara ini tidak lebih dari 10%, dan umumnya lebih kecil daripada anggaran untuk Hankam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Potret pembangunan sosial di dunia memperlihatkan bahwa negara-negara di dunia telah sampai pada titik persimpangan yang kritis. Beberapa negara terlihat mengalami kemajuan yang berarti, namun sebagian besar lagi masih menyimpan potensi untuk bergerak maju atau bahkan terjerembab ke belakang. Sistem ekonomi dan politik yang terbuka yang dipadukan dengan komitmen pemerintah menyelenggarakan program sosial, merupakan kunci keberhasilan negara-negara maju dalam meningkatkan kesejahteraan sosial penduduknya. Sistem ekonomi suatu negara, tidak menghalangi pemerintah untuk memberikan pelayanan sosial terbaik bagi penduduknya. Di negara-negara yang menganut sistem ekonomi pasar bebas, negara bertanggungjawab memberikan pelayanan sosial (pendidikan, kesehatan, jaminan sosial) kepada penduduknya secara luas dan merata serta dijamin oleh kebijakan publik yang mengikat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harus diakui bahwa pembangunan sosial di Indonesia masih belum mendapat prioritas yang memadai, terutama jika dilihat dari rendahnya anggaran pemerintah untuk usaha-usaha kesejahteraan sosial (UKS) yang tidak pernah lebih dari 2% total pengeluaran pemerintah. Direstrukturisanya Depsos menjadi BKSN (Badan Kesejahteraan Sosial Nasional) menunjukkan kekurang seriusan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan sosial. Alasan pemerintah untuk menyerahkan sebagian besar (bahkan mungkin kelak seluruhnya) fungsi dan tugas pelayanan sosial (social services) kepada masyarakat menandai lemahnya komitmen dan tanggungjawab pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial kepada rakyatnya. Pengeluaran sosial seringkali dilihat sebagai beban pemerintah, bukan sebagai investasi sosial yang penting dan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara adil dan berkesinambungan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;B. PEKERJAAN SOSIAL&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak kelahirannya sekian abad lalu, pekerjaan sosial (social work) telah terlibat dalam penanggulangan kemiskinan. Perkembangan pekerjaan sosial berikutnya, khususnya dari kegiatan karitatif menjadi sebuah profesi, juga tidak dapat dilepaskan dari penanganan kemisikinan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penerapan the Elizabeth Poor Law di Inggris sebagai strategi menghadapi kemiskinan akibat the Great Depression tahun 1930an tercatat sebagai salah satu momentum penting dalam sejarah perkembangan profesi pekerjaan sosial.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pekerjaan sosial adalah profesi pertolongan kemanusiaan yang bertujuan untuk membantu individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat agar mampu menjalankan tugas-tugas kehidupannya sesuai dengan peranannya. Dengan kata lain, nilai, pengetahuan dan keterampilan profesional pekerjaan sosial pada dasarnya adalah untuk meningkatkan keberfungsian sosial (social functioning) klien yang dibantunya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana dinyatakan Skidmore, Thackeray dan Farley (1991:19): ‘Social functioning to be a central purpose of social work and intervention was seen as the enhancement of social functioning.’ Keberfungsian sosial merupakan konsepsi yang penting bagi pekerjaan sosial. Ia merupakan pembeda antara profesi pekerjaaan sosial dengan profesi lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Hardiman dan Midgley (1982) dan Jones (1990), pekerjaan sosial di Dunia Ketiga seharusnya lebih memfokuskan pada penanganan masalah sosial yang bersifat makro, seperti kemiskinan. Karena merupakan masalah dominan yang dihadapi oleh negara-negara berkembang.  Sayangnya, dalam perancangan kebijakan dan program anti kemiskinan para pekerja sosial di Indonesia masih belum mampu memberikan kontribusi. Khususnya dalam merumuskan konsep dan indikator kemiskinan yang genuine dan sesuai dengan paradigma pekerjaan sosial. Penyebabnya adalah karena para teoritisi dan praktisi pekerjaan sosial di Tanah Air belum mampu memformulasikan kemiskinan sejalan dengan konsep keberfungsian sosial (social functioning), fokus pertolongan profesi ini. Hingga sekarang konsep ini masih belum dikembangkan lebih jauh untuk menganalisis masalah kemiskinan. Ketika mengukur kemiskinan, para pekerja sosial lebih confident jika memakai konsep-konsep “milik” profesi lain. Padahal konsep keberfungsian sosial merupakan “harta terpendam” yang dapat digali untuk mendekati dan mengukur kemiskinan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;C. KEMISKINAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemiskinan merupakan permasalahan  kemanusiaan purba. Ia bersifat laten dan aktual sekaligus. Ia telah ada sejak peradaban manusia ada dan hingga kini masih menjadi masalah sentral di belahan bumi manapun. Kemisikinan merupakan faktor dominan yang mempengaruhi persoalan kemanusiaan lainnya, seperti keterbelakangan, kebodohan, ketelantaran, kematian dini. Problema buta hurup, putus sekolah, anak jalanan, pekerja anak, perdagangan manusia (human trafficking) tidak bisa dipisahkan dari masalah kemiskinan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berbagai upaya telah dilakukan, beragam kebijakan dan program telah disebar-terapkan, berjumlah dana telah dikeluarkan demi menanggulangi kemiskinan. Tak terhitung berapa kajian dan ulasan telah dilakukan di universitas, hotel berbintang, dan tempat lainnya. Pertanyaannya: mengapa kemisikinan masih menjadi bayangan buruk wajah kemanusiaan kita hingga saat ini?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun penanganan kemiskinan bukan usaha mudah, diskusi dan penggagasan aksi-tindak tidak boleh surut kebelakang. Untuk meretas jalan pensejahteraan, pemahaman mengenai konsep dan strategi penanggulangan kemisikinan masih harus terus dikembangkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu permasalahan kesejahteraan sosial di Indonesia yang senantiasa menuntut keterlibatan pekerjaan sosial dalam penanganannya adalah masalah kemiskinan. Masalah ini menjadi isu sentral terutama setelah Indonesia dilanda krisis multidimensional yang memuncak pada periode 1997-1999. Setelah dalam kurun waktu 1976-1996 tingkat kemiskinan menurun secara spektakuler dari 40,1 persen menjadi 11,3 persen, jumlah orang miskin meningkat kembali dengan tajam, terutama selama krisis ekonomi. Studi yang dilakukan BPS, UNDP dan UNSFIR menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin pada periode 1996-1998, meningkat dengan tajam dari 22,5 juta jiwa (11,3%) menjadi 49,5 juta jiwa (24,2%) atau bertambah sebanyak 27,0 juta jiwa (BPS, 1999). Sementara itu, International Labour Organisation (ILO) memperkirakan jumlah orang miskin di Indonesia pada akhir tahun 1999 mencapai 129,6 juta atau sekitar 66,3 persen dari seluruh jumlah penduduk (BPS, 1999). Tahun 2002, jumlah orang miskin turun kembali menjadi 36 juta jiwa atau sekitar 18 dari populasi Indonesia (Republika, 11 Januari 2003).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angka kemiskinan ini akan lebih besar lagi jika dalam kategori kemiskinan dimasukan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang kini jumlahnya mencapai lebih dari 21 juta orang. PPKS meliputi gelandangan, pengemis, anak jalanan, yatim piatu, jompo terlantar, dan penyandang cacat yang tidak memiliki pekerjaan atau memiliki pekerjaan namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Secara umum kondisi PPKS lebih memprihatinkan ketimbang orang miskin. Selain memiliki kekurangan pangan, sandang dan papan, kelompok rentan (vulnerable group) ini mengalami pula ketelantaran psikologis, sosial dan politik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain kelompok di atas, terdapat juga kecenderungan dimana krisis ekonomi telah meningkatkan jumlah orang yang bekerja di sektor informal (Suharto, 2002). Merosotnya pertumbuhan ekonomi, dilikuidasinya sejumlah kantor swasta dan pemerintah, dan dirampingkannya struktur industri formal telah mendorong orang untuk memasuki sektor informal yang lebih fleksibel. Studi ILO (1998) memperkirakan bahwa selama periode krisis antara tahun 1997 dan 1998, pemutusan hubungan kerja terhadap 5,4 juta pekerja pada sektor industri modern telah menurunkan jumlah pekerja formal dari 35 persen menjadi 30 persen. Menurut Tambunan (2000), sedikitnya setengah dari para penganggur baru tersebut diserap oleh sektor informal dan industri kecil dan rumah-tangga lainnya. Pada sektor informal perkotaan, khususnya yang menyangkut kasus pedagang kaki lima, peningkatannya bahkan lebih dramatis lagi. Di Jakarta dan Bandung, misalnya, pada periode akhir 1996-1999 pertumbuhan pedagang kaki lima mencapai 300 persen (Kompas, 23 November 1998; Pikiran Rakyat, 11 October 1999). Dilihat dari jumlah dan potensinya, pekerja sektor informal ini sangat besar. Namun demikian, seperti halnya dua kelompok masyarakat di atas, kondisi sosial ekonomi pekerja sektor informal masih berada dalam kondisi miskin dan rentan (Suharto, 2002).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kementerian Sosial (dulu Departemen Sosial) yang berdiri sejak Republik ini berdiri tidak pernah absen dalam mengkaji masalah kemiskinan ini, termasuk melaksanakan program-program kesejahteraan sosial – yang dikenal PROKESOS – yang dilaksanakan baik secara intra-kementerian maupun antar-kementerian bekerjasama dengan kementerian-kementerian lain secara lintas sektoral. Secara garis besar, pendekatan kemensos dalam menelaah dan menangani kemiskinan sangat dipengaruhi oleh perspektif pekerjaan sosial (social work). Pekerjaan sosial dimaksud, bukanlah kegiatan-kegiatan sukarela atau pekerjaan-pekerjaan amal begitu saja, melainkan merupakan profesi pertolongan kemanusiaan yang memiliki dasar-dasar keilmuan (body of knowledge), nilai-nilai (body of value) dan keterampilan (body of skils) profesional yang umumnya diperoleh melalui pendidikan tinggi pekerjaan sosial (S1, S2 dan S3).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teori Neo-liberal dan Sosial Demokrat Mengenai Kemiskinan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemiskinan pada hakekatnya merupakan persoalan klasik yang telah ada sejak umat manusia ada. Kemiskinan merupakan persoalan kompleks, berwayuh wajah, dan tampaknya akan terus menjadi persoalan aktual dari masa ke masa. Meskipun sampai saat ini belum ditemukan suatu rumusan maupun formula penanganan kemiskinan yang dianggap paling jitu dan sempurna, penemu-kenalan konsep dan strategi penanganan kemiskinan harus terus menerus diupayakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terdapat banyak sekali teori dan pendekatan dalam memahami kemiskinan. Namun bila disederhanakan, setidaknya dalam konteks diskusi ini, maka terdapat dua paradigma atau teori besar (grand theory) mengenai kemiskinan: yakni paradigma neo-liberal dan sosial demokrat yang memandang kemiskinan dari kacamata struktural dan individual. Pandangan ini kemudian menjadi basis dalam menganalisis kemesikinan maupun merumuskan kebijakan dan program-program anti kemiskinan (lihat Tabel 1).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teori neo-liberal berakar pada karya politik klasik yang ditulis oleh Thomas Hobbes, John Lock dan John Stuart Mill yang intinya menyerukan bahwa komponen penting dari sebuah masyarakat adalah kebebasan individu. Dalam bidang ekonomi, karya monumental Adam Smith, the Wealth of Nation (1776), dan Frederick Hayek, The Road to Serfdom (1944), dipandang sebagai rujukan kaum neo-liberal yang mengedepankan azas laissez faire, yang oleh Cheyne, O’Brien dan Belgrave (1998:72) disebut sebagai ide yang mengunggulkan “mekanisme pasar bebas” dan mengusulkan “the almost complete absence of state’s intervention in the economy.” Secara garis besar, para pendukung neo-liberal berargumen bahwa kemiskinan merupakan persoalan individual yang disebabkan oleh kelemahan-kelemahan dan/atau pilihan-pilihan individu yang bersangkutan. Kemiskinan akan hilang dengan sendirinya jika kekuatan-kekuatan pasar diperluas sebesar-besarnya dan pertumbuhan ekonomi dipacu setinggi-tingginya. Secara langsung, strategi penaggulangan kemiskinan harus bersifat “residual”, sementara, dan hanya melibatkan keluarga, kelompok-kelompok swadaya atau lembaga-lembaga keagamaan. Peran negara hanyalah sebagai “penjaga malam” yang baru boleh ikut campur manakala lembaga-lembaga di atas tidak mampu lagi menjalankan tugasnya (Shannon, 1991; Spicker, 1995; Cheyne, O’Brien dan Belgrave, 1998). Penerapan program-program structural adjustment, seperti Program Jaringan Pengaman Sosial atau JPS, di beberapa negara merupakan contoh kongkrit dari pengaruh neo-liberal dalam bidang penanggulangan kemiskinan ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Ah4b9h54h98/TV3F1A6kjXI/AAAAAAAAADU/onUBmWoDM6Y/s1600/image002.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ah4b9h54h98/TV3F1A6kjXI/AAAAAAAAADU/onUBmWoDM6Y/s320/image002.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keyakinan yang berlebihan tehadap keunggulan mekanisme pasar dan pertumbuhan ekonomi yang secara alamiah dianggap akan mampu mengatasi kemiskinan dan ketidakdilan sosial mendapat kritik dari kaum sosial demokrat. Berpijak pada analisis Karl Marx dan Frederick Engels, pendukung sosial demokrat menyatakan bahwa “a free market did not lead to greater social wealth, but to greater poverty and exploitation…a society is just when people’s needs are met, and when inequality and exploitation in economic and social relations are eliminated” (Cheyne, O’Brien dan Belgrave, 1998: 91 dan 97).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teori sosial demokrat memandang bahwa kemiskinan bukanlah persoalan individual, melainkan struktural. Kemiskinan disebabkan oleh adanya ketidakadilan dan ketimpangan dalam masyarakat akibat tersumbatnya akses-akses kelompok tertentu terhadap berbagai sumber-sumber kemasyarakatan. Teori yang berporos pada prinsip-prinsip ekonomi campuran (mixed economy) dan majemen ekonomi Keynesian ini, muncul sebagai jawaban terhadap depresi ekonomi yang terjadi pada tahun 1920-an dan awal 1930-an. Sistem negara kesejahteraan yang menekankan pentingnya manajemen dan pendanaan negara dalam pemberian pelayanan sosial dasar, seperti pendidikan, kesehatan, perumahan dan jaminan sosial, sangat dipengaruhi oleh pendekatan “ekonomi manajemen-permintaan” (demand-management economics) gaya Keynesian ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun tidak setuju sepenuhnya terhadap sistem pasar bebas, kaum sosial demokrat tidak memandang sistem ekonomi kapitalis sebagai evil. Bahkan kapitalis masih dipandang sebagai bentuk pengorganisasian ekonomi yang paling efektif. Hanya saja, kapitalisme perlu dilengkapi dengan sistem negara kesejahteraan agar lebih berwajah manusiawi. “The welfare state acts as the human face of capitalism,” demikian menurut Cheyne, O’Brien dan Belgrave, (1998:79). Pendukung sosial demokrat berpendapat bahwa kesetaraan merupakan prasyarat penting dalam memperoleh kemandirian dan kebebasan. Pencapaian kebebasan hanya dimungkinkan jika setiap orang memiliki atau mampu menjangkau sumber-sumber, seperti pendidikian, kesehatan yang baik dan pendapatan yang cukup. Kebebasan lebih dari sekadar bebas dari pengaruh luar; melainkan pula bebas dalam menentukan pilihan-pilihan (choices). Dengan kata lain kebebasan berarti memiliki kemampuan (capabilities) untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Misalnya, kemampuan memenuhi kebutuhan dasarnya, kemampuan menghindari kematian dini, kemampuan menghindari kekurangan gizi, kemampuan membaca, menulis dan berkomunikasi. Negara karenanya memiliki peranan dalam menjamin bahwa setiap orang dapat berpartisipasi dalam transaksi-transaksi kemasyarakatan yang memungkinkan mereka menentukan pilihan-pilihannya dan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut pandangan sosial demokrat, strategi kemiskinan haruslah bersifat institusional (melembaga). Program-program jaminan sosial dan bantuan sosial yang dianut di AS, Eropa Barat, dan Jepang, merupakan contoh strategi anti kemiskinan yang diwarnai oleh teori sosial demokrat. Jaminan sosial yang berbentuk pemberian tunjangan pendapatan atau dana pensiun, misalnya, dapat meningkatkan kebebasan karena dapat menyediakan penghasilan dasar dengan mana orang akan memiliki kemampuan (capabilities) untuk memenuhi kebutuhan dan menentukan pilihan-pilihannya (choices). Sebaliknya, ketiadaan pelayanan dasar tersebut dapat menyebabkan ketergantungan (dependency) karena dapat membuat orang tidak memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dan menentukan pilihan-pilihannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dirumuskan secara tajam, maka dapat dikatakan bahwa kaum neoliberal memandang bahwa strategi penanganan kemiskinan yang melembaga merupakan tindakan yang tidak ekonomis dan menyebabkan ketergantungan. Sebaliknya, pendukung sosial demokrat meyakini bahwa penangananan kemiskinan yang bersifat residual, beorientasi proyek jangka pendek, justru merupakan strategi yang hanya menghabiskan dana saja karena efeknya juga singkat, terbatas dan tidak berwawasan pemberdayaan dan keberlanjutan. Apabila kaum neoliberal melihat bahwa jaminan sosial dapat menghambat “kebebasan”, kaum sosial demokrat justru meyakini bahwa ketiadaan sumber-sumber finansial yang mapan itulah yang justru dapat menghilangkan “kebebasan”, karena membatasi dan bahkan menghilangkan kemampuan individu dalam menentukan pilihan-pilihannya (choices).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;INDIKATOR MASUKAN DAN KELUARAN&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemiskinan memiliki dimensi yang luas. Konsep kemiskinan memiliki wayuh arti, tergantung dari perspektif yang digunakan: apakah bermatra sosio-kultural, ekonomi, psikologi, atau politik. Seringkali kemiskinan diartikan dengan merujuk pada faktor-faktor yang menyebabkannya. Misalnya, pada konsep mengenai kemiskinan kebudayaan dan kemiskinan struktural. Yang pertama melihat budaya kemiskinan seperti malas, apatis, kurang berjiwa wiraswasta sebagai penyebab seseorang miskin. Yang kedua menilai bahwa struktur sosial yang tidak adil, korup, paternalistik sebagai penyebab kemiskinan. Sejalan dengan pendekatan ini, operasionalisasi kemiskinan biasanya dirumuskan berdasarkan indikator-indikator masukan (input indicators).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendekatan lainnya, melihat kemiskinan dari indikator keluaran (output indicators). Di sini, kemiskinan dilihat dari gejala atau hasil (outcome) yang ditimbulkannya. Seseorang dikatakan miskin, misalnya, kalau memiliki pendapatan rendah, rumah tidak layak huni, atau buta hurup. Pendekatan ini menghasilkan dua cara dalam mengukur kemiskinan. Cara pertama adalah dengan menyusun indikator tunggal, seperti pendapatan atau pengeluaran yang kemudian dibakukan menjadi “garis kemiskinan” (poverty line). Garis kemiskinan yang sering dijadikan rujukan internasional antara lain sebesar $1 atau $2 AS per hari per kapita. Bank Dunia adalah badan internasional yang seringkali menggunakan cara ini. Di Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) biasanya mengeluarkan garis kemiskinan yang disesuaikan dengan wilayah pedesaan dan perkotaan serta kabupaten/kota di Indonesia. Saat ini, garis kemiskinan yang bisa dipakai secara luas adalah Rp.100.000 per kapita per bulan, tanpa memperhatikan perbedaan wilayah. Cara kedua adalah dengan menyusun indikator komposit. Selain pendapatan atau pengeluaran, indikator komposit biasanya terdiri dari angka melek hurup, angka harapan hidup, atau akses kepada air bersih. Badan dunia yang menggunakan cara kedua adalah UNDP (United Nations Development Programme). Produk UNDP yang dikenal luas untuk mengukur kemajuan dan kemiskinan adalah HDI (Human Development Index) dan HPI (Human Poverty Index).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian, kalau cara pertama mengukur kemiskinan hanya dari aspek ekonomi, cara kedua melibatkan aspek pendidikan dan kesehatan. Meskipun kedua cara memiliki keunggulan dan kelemahan, cara kedua dapat dipandang sebagai pendekatan yang lebih baik, karena dapat menggambarkan kemiskinan lebih tepat dan akurat (lihat Suharto, 2003).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang tidak mudah diatasi. Namun, dengan pendekatan yang tepat, kemiskinan akan lebih mudah didekati. Penanggulangan kemiskinan memerlukan pemahaman mengenai dimensi dan pengukuran kemiskinan yang operasional. Setelah kemiskinan dapat dipotret secara akurat, strategi anti kemiskinan dapat dikembangkan. Strategi tersebut sebaiknya menyentuh pendekatan langsung dan tidak langsung, mikro dan makro, yang dilakukan secara simultan dan berkelanjutan. Komite Penanggulangan Kemiskinan bisa memulai agendanya dari pendekatan seperti ini.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Paradigma Lama&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hampir semua pendekatan dalam mengkaji kemiskinan masih berporos pada paradigma modernisasi (the modernisation paradigm) yang dimotori oleh Bank Dunia. Paradigma ini didasari oleh teori-teori pertumbuhan ekonomi, human capital, dan the production-centred model  (Elson, 1997). Sejak pendapatan nasional (GNP) mulai dijadikan indikator pembangunan tahun 1950-an, para ilmu sosial selalu merujuk pada pendekatan tersebut manakala berbicara masalah kemiskinan satu negara. Pengukuran kemiskinan kemudian sangat dipengaruhi oleh perspektif income poverty yang menggunakan pendapatan sebagai satu-satunya indikator “garis kemiskinan”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun GNP dapat dijadikan ukuran untuk menelaah performa pembangunan suatu negara, banyak ahli menunjukkan kelemahan pendekatan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Haq (1995:46), misalnya, menyatakan: “GNP reflects market prices in monetary terms. Those prices quietly register the prevailing economic and purchasing power in the system – but they are silent about the distribution, character or quality of economic growth.  GNP also leaves out all activities that are not monetised – household work, subsistence agriculture, unpaid services. And what is more serious, GNP is one-dimensional: it fails to capture the cultural, social, political and many other choices that people make.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti halnya GNP, pendekatan income poverty juga memiliki beberapa kekurangan. Menurut Satterthwaite (1997) sedikitnya ada tiga kelemahan pendekatan income poverty: (a) kurang memberi perhatian pada dimensi sosial  dan bentuk-bentuk kesengsaraan orang miskin, (b) tidak mempertimbangkan keterlibatan orang miskin dalam menghadapi kemiskinannya, dan (c) tidak menerangkan faktor-faktor yang menyebabkan kemiskinan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena pendekatan GNP dan income poverty memiliki kelemahan dalam memotret kemiskinan, sejak tahun 1970-an telah dikembangkan berbagai pendekatan alternatif. Dintaranya adalah kombinasi garis kemiskinan dan distribusi pendapatan yang dikembangkan Sen (1973); Social Accounting Matrix (SAM) oleh Pyatt dan Round (1977), dan Physical Quality of Life Index (PQLI) oleh Morris (1977).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di bawah kepemimpinan ekonom asal Pakistan, Mahbub Ul Haq, pada tahun 1990an UNDP memperkenalkan pendekatan Human Development yang diformulasikan dalam bentuk Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) dan Indeks Kemiskinan Manusia (Human Poverty Index). Pendekatan ini relatif lebih komprehensif dan mencakup faktor ekonomi, sosial dan budaya si miskin. Berporos pada ide-ide heterodox dari paradigma popular development, pendekatan ini memadukan model kebutuhan dasar (basic needs model) yang digagas Paul Streeten dan konsep kapabilitas (capability) yang dikembangkan Pemenang Nobel Ekonomi 1998, Amartya Sen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlu Paradigma Baru&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila dicermati, semua paradigma kemiskinan terdahulu masih tetap menyimpan kelemahan. Konsepsinya masih melihat kemiskinan sebagai kemiskinan individu dan kurang memperhatikan kemiskinan struktural. Akibatnya, aspek aktor atau pelaku kemiskinan serta sebab-sebab yang mempengaruhinya belum tersentuh secara memadai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sistem pengukuran dan indikator yang digunakannya terfokus pada “kondisi” atau “keadaan” kemiskinan berdasarkan faktor-faktor ekonomi yang dominan. Orang miskin hanya dipandang sebagai “orang yang serba tidak memiliki”: tidak memiliki pendapatan tinggi, tidak terdidik, tidak sehat, dsb.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Metodanya masih berpijak pada outcome indicators sehingga belum menjangkau variabel-variabel yang menunjukkan dinamika kemiskinan. Si miskin dilihat hanya sebagai “korban pasif” dan objek penelitian. Bukan sebagai “manusia” (human being) yang memiliki “sesuatu” yang dapat digunakannya baik dalam mengidentifikasi kondisi kehidupannya maupun usaha-usaha perbaikan yang dilakukan mereka sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelemahan paradigma lama di atas menuntut perubahan pada fokus pengkajian kemiskinan, khususnya menyangkut kerangka konseptual dan metodologi pengukuran kemiskinan. Dalam konteks ini, keberfungsian sosial dapat dikembangkan sebagai paradigma baru dalam mengkaji kemiskinan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam upaya mengatasi kemiskinan, diperlukan sebuah kajian yang lengkap sebagai acuan perancangan kebijakan dan program anti kemiskinan. Sayangnya, hampir semua pendekatan dalam mengkaji kemiskinan masih berporos pada paradigma modernisasi (modernisation paradigm) yang dimotori oleh Bank Dunia. Paradigma ini bersandar pada teori-teori pertumbuhan ekonomi neo klasik (orthodox neoclassical economics) dan model yang berpusat pada produksi (production-centred model). Sejak pendapatan nasional (GNP) mulai dijadikan indikator pembangunan tahun 1950-an, misalnya, para ilmu sosial selalu merujuk pada pendekatan tersebut manakala berbicara masalah kemiskinan satu negara. Pengukuran kemiskinan kemudian sangat dipengaruhi oleh perspektif income poverty yang menggunakan pendapatan sebagai satu-satunya indikator “garis kemiskinan”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Paradigma baru studi kemiskinan sedikitnya mengusulkan empat poin yang perlu dipertimbangkan: Pertama, kemiskinan sebaiknya dilihat tidak hanya dari karakteristik si miskin secara statis. Melainkan dilihat secara dinamis yang menyangkut usaha dan kemampuan si miskin dalam merespon kemiskinannya. Kedua, indikator untuk mengukur kemiskinan sebaiknya tidak tunggal, melainkan indikator komposit dengan unit analisis keluarga atau rumahtangga. Ketiga, konsep kemampuan sosial (social capabilities) dipandang lebih lengkap daripada konsep pendapatan (income) dalam memotret kondisi sekaligus dinamika kemiskinan. Keempat, pengukuran kemampuan sosial keluarga miskin dapat difokuskan pada beberapa key indicators yang mencakup kemampuan keluarga miskin dalam memperoleh mata pencaharian (livelihood capabilities), memenuhi kebutuhan dasar (basic needs fulfillment), mengelola asset (asset management), menjangkau sumber-sumber (access to resources), berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan (access to social capital), serta kemampuan dalam menghadapi goncangan dan tekanan (cope with shocks and stresses).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;D. KEBERFUNGSIAN SOSIAL&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keberfungsian sosial mengacu pada cara yang dilakukan individu-individu atau kelompok dalam melaksanakan tugas kehidupan dan memenuhi kebutuhannya. Konsep ini pada intinya menunjuk pada “kapabilitas” (capabilities) individu, keluarga atau masyarakat dalam menjalankan peran-peran sosial di lingkungannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baker, Dubois dan Miley (1992) menyatakan bahwa keberfungsian sosial berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan dasar diri dan keluarganya, serta dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Konsepsi ini mengedepankan nilai bahwa manusia adalah subyek dari segenap proses dan aktifitas kehidupannya. Bahwa manusia memiliki kemampuan dan potensi yang dapat dikembangkan dalam proses pertolongan. Bahwa manusia memiliki dan/atau dapat menjangkau, memanfaatkan, dan memobilisasi asset dan sumber-sumber yang ada di sekitar dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendekatan keberfungsian sosial dapat menggambarkan karakteristik dan dinamika kemiskinan yang lebih realistis dan komprehensif. Ia dapat menjelaskan bagaimana keluarga miskin merespon dan mengatasi permasalahan sosial-ekonomi yang tekait dengan situasi kemiskinannya. Selaras dengan adagium pekerjaan sosial, yakni ‘to help people to help themselves’, pendekatan ini memandang orang miskin bukan sebagai objek pasif yang hanya dicirikan oleh kondisi dan karakteristik kemiskinan. Melainkan orang yang memiliki seperangkat pengetahuan dan keterampilan yang sering digunakannya dalam mengatasi berbagai permasalahan seputar kemiskinannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada empat poin yang diajukan pendekatan keberfungsian sosial dalam studi kemiskinan: Pertama, kemiskinan sebaiknya tidak dilihat hanya dari karakteristik si miskin secara statis, melainkan dilihat secara dinamis yang menyangkut usaha dan kemampuan si miskin dalam merespon kemiskinannya. Kedua, indikator untuk mengukur kemiskinan sebaiknya tidak tunggal, melainkan indikator komposit dengan unit analisis keluarga atau rumah tangga. Ketiga, konsep kemampuan sosial (social capabilities) dipandang lebih lengkap daripada konsep pendapatan (income) dalam memotret kondisi sekaligus dinamika kemiskinan. Keempat, pengukuran kemampuan sosial keluarga miskin dapat difokuskan pada beberapa key indicators yang mencakup kemampuan keluarga miskin memperoleh mata pencaharian (livelihood capabilities), memenuhi kebutuhan dasar (basic needs fulfillment), mengelola asset (asset management), menjangkau sumber-sumber (access to resources), berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan (access to social capital), serta kemampuan dalam menghadapi goncangan dan tekanan (cope with shocks and stresses).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;E. STRATEGI PENGENTASAN KEMISKINAN MENURUT PERSPEKTIF PEKERJAAN SOSIAL&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pekerjaan sosial adalah profesi pertolongan kemanusiaan yang fokus utamanya untuk membantu orang agar dapat membantu dirinya sendiri. Dalam proses pertolongannya, pekerjaan sosial berpijak pada nilai, pengetahuan dan keterampilan profesional yang mengedepankan prinsip keberfungsian sosial (social functioning) (Siporin, 1975; Zastrow, 1982; 1989; Morales, 1989; Suharto, 1997). Konsep keberfungsian sosial pada intinya menunjuk pada “kapabilitas” (capabilities) individu, keluarga atau masyarakat dalam menjalankan peran-peran sosial di lingkungannya. Konsepsi ini mengedepankan nilai bahwa klien adalah subyek pembangunan; bahwa klien memiliki kapabilitas dan potensi yang dapat dikembangkan dalam proses pertolongan, bahwa klien memiliki dan/atau dapat menjangkau, memanfaatkan, dan memobilisasi asset dan sumber-sumber yang ada di sekitar dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagamana halnya profesi kedokteran berkaitan dengan konsepsi “kesehatan”, psikolog dengan konsepsi “perilaku adekwat”, guru dengan konsepsi “pendidikan”, dan pengacara dengan konsepsi “keadilan”, keberfungsian sosial merupakan konsepsi yang penting bagi pekerjaan sosial karena merupakan pembeda antara profesi pekerjaaan sosial dengan profesi lainnya. Morales dan Sheafor (1989:18) menyatakan:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“ Social functioning is a helpful concept because it takes into consideration both the environment characteristics of the person and the forces from the environment. It suggests that a person brings to the situation a set of behaviors, needs, and beliefs that are the result of his or her unique experiences from birth. Yet it also recognizes that whatever is brought to the situation must be related to the world as that person confronts it. It is in the transactions between the person and the parts of that person’s world that the quality of life can be enhanced or damaged. Herein lies the uniqueness of social work “.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian, jika keseluruhan konsepsi tersebut dipandang sebagai kontribusi setiap profesi terhadap pembangunan sosial dan kesejahteraan sosial dalam domain pembangunan nasional, maka dapat dimodelkan sebagaimana ditunjukkan oleh Gambar 1 (Suharto, 1997). Gambar tersebut menunjukkan bahwa dalam domain pembangunan nasional, terlibat banyak profesi pertolongan yang melaksanakan tugas dalam arena pembangunan sosial dan kesejahteraan sosial. Diantara profesi-profesi tersebut profesi pekerjaan sosial lebih dominan dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Sedangkan profesi lainnya lebih dominan dalam pembangunan sosial yang merupakan induk atau muara pembangunan kesejahteraan sosial.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika gambar tersebut dikontekstualkan dalam program pengentasan kemiskinan, maka dapat dikatakan bahwa sasaran dan garapan profesi pekerjaan sosial lebih terfokus pada konsepsi dan tugas yang disandangnya, yakni konsepsi mengenai keberfungsian sosial dalam fungsi pembangunan kesejahteraan sosial. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_MWOHdfO3qk/TV3GLWemtdI/AAAAAAAAADc/2DXKBDwrcIA/s1600/image004.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="293" src="http://3.bp.blogspot.com/-_MWOHdfO3qk/TV3GLWemtdI/AAAAAAAAADc/2DXKBDwrcIA/s320/image004.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara konseptual pekerjaan sosial memandang bahwa kemiskinan merupakan persoalan-persoalan struktural sebagaimana diformulasikan oleh kaum sosial demokrat. Dilihat dari tingkatannya, ada tiga kategori kemiskinan yang menjadi pusat perhatian pekerjaan sosial, yaitu:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Kelompok yang paling miskin (destitute) atau yang sering didefinisikan sebagai fakir  miskin. Kelompok ini secara absolut memiliki pendapatan dibawah garis kemiskinan  (umumnya tidak memiliki sumber pendapatan sama sekali) serta tidak memiliki akses terhadap berbagai pelayanan sosial.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Kelompok miskin (poor). Kelompok ini memiliki pendapatan dibawah garis kemiskinan namun secara relatif memiliki akses terhadap pelayanan sosial dasar (misalnya, masih memiliki sumber-sumber finansial, memiliki pendidikan dasar atau tidak buta hurup,).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Kelompok rentan (vulnerable group). Kelompok ini dapat dikategorikan bebas dari  kemiskinan, karena memiliki kehidupan yang relatif lebih baik ketimbang kelompok  destitute maupun miskin. Namun sebenarnya kelompok yang sering disebut “near poor” (agak miskin) ini masih rentan terhadap berbagai perubahan sosial di sekitarnya. Mereka seringkali berpindah dari status “rentan” menjadi “miskin” dan bahhkan “destitute” bila terjadi krisis ekonomi dan tidak mendapat pertolongan sosial.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara tegas, memang sulit mengkategorikan bahwa sasaran garapan pekerjaan sosial (Kemensos) adalah salah satu kelompok dari ketiga kelompok di atas. Pekerjaan sosial melihat bahwa kelompok sasaran dalam menangani kemiskinan harus mencakup tiga kelompok miskin secara simultan. Dalam kaitan ini, maka seringkali orang mengklasifikasikan kemiskinan berdasarkan “status” atau “profil” yang melekat padanya yang kemudian disebut Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Gelandangan, pengemis, anak jalanan, suku terasing, jompo terlantar, penyandang cacat (tubuh, mental, sosial) dll adalah beberapa contoh PPKS yang sering diidentikan dengan sasaran pekerjaan sosial di Indonesia. Belum ada hasil penelitian yang komprehensif apakah mereka ini tergolong pada kelompok destitute, poor atau vulnerable. Namun dapat diasumsikan bahwa PPKS bisa berada diantara ketiga kategori kemiskinan di atas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesuai dengan konsepsi mengenai keberfungsian sosial, strategi penanganan kemiskinan pekerjaan sosial terfokus pada peningkatan kemampuan orang miskin dalam menjalankan tugas-tugas kehidupan sesuai dengan statusnya. Karena tugas-tugas kehidupan dan status merupakan konsepsi yang dinamis dan multi-wajah, maka intervensi pekerjaan sosial senantiasa melihat sasaran perubahan (orang miskin) tidak terpisah dari lingkungan dan situasi yang dihadapinya. Prinsip ini dikenal dengan pendekatan “person-in-environment dan person-in-situation”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada pendekatan pertama, pekerja sosial melihat penyebab kemiskinan dan sumber-sumber penyelesaian kemiskinan dalam kaitannya dengan lingkungan dimana si miskin tinggal, baik dalam konteks keluarga, kelompok pertemanan (peer group), maupun masyarakat. Penanganan kemiskinan yang bersifat kelembagaan (institutional) biasanya didasari oleh pertimbangan ini. Beberapa bentuk PROKESOS yang telah dan sedang dikembangkan oleh Kemensos dapat disederhanakan menjadi:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Pemberian pelayanan dan rehabilitasi sosial yang diselenggarakan oleh panti-panti sosial.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Program jaminan, perlindungan dan asuransi kesejahteraan sosial.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendekatan kedua, yang melihat si miskin dalam konteks situasinya, strategi pekerjaan sosial berpijak pada prinsip-prinsip individualisation dan self-determinism yang melihat si miskin secara individual yang memiliki masalah dan kemampuan unik. Program anti kemiskinan dalam kacamata ini disesuaikan dengan kejadian-kejadian dan/atau masalah-masalah yang dihadapinya. PROKESOS penanganan kemiskinan – yang pada prinsipnya memadukan pendekatan neoliberal dan sosial demokrat ini – dapat dikategorikan kedalam beberapa strategi:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Strategi kedaruratan. Misalnya, bantuan uang, barang dan tenaga bagi korban bencana alam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Strategi kesementaraan atau residual. Misalnya, bantuan stimulan untuk usaha-usaha ekonomis produktif.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Strategi pemberdayaan. Misalnya, program pelatihan dan pembinaan keluarga muda  mandiri, pembinaan partisipasi sosial masyarakat, pembinaan anak dan remaja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Strategi “penanganan bagian yang hilang”. Strategi yang oleh Caroline Moser disebut sebagai “the missing piece strategy” ini meliputi program-program yang dianggap dapat memutuskan rantai kemiskinan melalui penanganan salah satu aspek kunci kemiskinan  yang kalau “disentuh” akan membawa dampak pada aspek-aspek lainnya. Misalnya, pemberian kredit, program KUBE atau Kelompok Usaha Bersama.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;F. PENUTUP&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penelitian-penelitian terbaru menunjukkan bahwa kemiskinan tidaklah statis. Orang miskin bukanlah orang yang pasif. Ia adalah manajer seperangkat asset yang ada diseputar diri dan lingkungannya. Keadaan ini terutama terjadi pada orang miskin yang hidup di negara yang tidak menerapkan sistem negara kesejahteraan (welfare state). Sistem yang dapat melindungi warganya menghadapi kondisi-kondisi yang memburuk yang tidak mampu ditangani oleh dirinya sendiri. Kelangsungan hidup individu dalam situasi ini seringkali tergantung pada keluarga yang secara bersama-sama dengan jaringan sosial membantu para anggotanya dengan pemberian bantuan keuangan, tempat tinggal dan bantuan-bantuan mendesak lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendekatan kemiskinan yang berkembang selama ini perlu dilengkapi dengan konsep keberfungsian sosial. Konsep keberfungsian sosial memperjelas analisis mengenai bagaimana orang miskin menghadapi kemiskinannya. Bagaimana struktur rumah tangga, keluarga, kekerabatan, dan jaringan sosial mempengaruhi standar kehidupan orang miskin. Konsep keberfungsian sosial lebih menekankan pada “apa yang dimiliki si miskin”, ketimbang “apa yang tidak dimiliki si miskin”.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Analogi Ikan dan Kail&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemiskinan merupakan masalah yang kompleks yang memerlukan penanganan lintas sektoral, lintas profesional dan lintas lembaga. Kementerian Sosial merupakan salah satu lembaga pemerintah yang telah lama aktif dalam program pengentasan kemsikinan. Dalam strateginya Kemensos berpijak pada teori dan pendekatan ilmiah, terutama teori sosial demokrat dan pendekatan pekerjaan sosial.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Strategi penanganan kemiskinan dalam persepektif pekerjaan sosial terfokus pada peningkatan keberfungsian sosial si miskin (dalam arti individu dan kelompok) dalam kaitannya dengan konteks lingkungan dan sistuasi sosial. Dianalogikan dengan strategi pemberian ikan dan kail, maka strategi pengentasan kemiskinan tidak hanya bermatra individual, yakni dengan:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Memberi ikan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Memberi kail.  Lebih jauh lagi, pekerja sosial berupaya untuk mengubah struktur-struktur sosial yang tidak adil, dengan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Memberi keterampilan memancing&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Menghilangkan dominasi kepemilikan kolam ikan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Mengusahakan perluasan akses pemasaran bagi penjualan ikan hasil memancing.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MAKALAH EDI SUHARTO, PhD&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;1. POTRET KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN SOSIAL  DI DUNIA&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;2.KONSEP DAN STRATEGI PENGENTASAN KEMISKINAN MENURUT PERSPEKTIF PEKERJAAN SOSIAL&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;3. KONSEP KEMISKINAN DAN STRATEGI PENANGGULANGANNYA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;4. PEKERJAAN SOSIAL DAN PARADIGMA BARU KEMISKINAN&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;5. PARADIGMA BARU STUDI KEMISKINAN&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-2288783181749527810?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/2288783181749527810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/pekerjaan-sosial-dan-kemiskinan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2288783181749527810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2288783181749527810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/pekerjaan-sosial-dan-kemiskinan.html' title='PEKERJAAN SOSIAL DAN KEMISKINAN'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Ah4b9h54h98/TV3F1A6kjXI/AAAAAAAAADU/onUBmWoDM6Y/s72-c/image002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-8860990579041602964</id><published>2011-02-16T19:56:00.001+07:00</published><updated>2011-02-17T13:40:27.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kebudayaan Indonesia'/><title type='text'>Upacara Adat Kematian Rambu Solo di Toraja, Sulawesi Selatan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HW2m_fqLdrQ/TVvFnZ1c2fI/AAAAAAAAAB8/tXLZlbulzus/s1600/12978369801247097667.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-HW2m_fqLdrQ/TVvFnZ1c2fI/AAAAAAAAAB8/tXLZlbulzus/s400/12978369801247097667.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi masih sangat dingin saat banyak anggota keluarga berkumpul dangan pakaian serba hitam, serba putih dan berwarna variasi. Mereka berkumpul di sekitar rumah adat tongkonan untuk melaksanakan upacara alluppia, satu dari dua bagian dalam upacara adat kematian rambu solo di Toraja. Bagian lain dari upacara rambu solo adalah rante. Dua upacara tersebut berlangsung dalam kurun waktu satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara alluppia terdiri dari ma’tundang, ma’balung (membungkus jenazah), ma’rotto (membubuhkan ornamen benang emas dan perak pada peti jenazah), dan ma’paroko alang (menurunkan jenazah ke lumbung untuk disemayamkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para keluarga yang telah berkumpul, laki-laki dan perempuan, kemudian bersatu membentuk lingkaran lalu melakukan tari ma’badong. Ma’badong adalah tari ratapan kesedihan karena telah kehilangan seorang anggota keluarga sekaligus ungkapan duka cita bagi keluarga terdekat yang ditinggalkan. Irama dan syairnya mistis. Suara tumbukan padi terdengar mengalun mengikuti irama dan syair tari ma’badong. Penumbuk padi adalah para wanita tua yang memang sudah mahir melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YnCT34X7_5o/TVvF7Q7-ZMI/AAAAAAAAACE/zbeYlwYaq-Y/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="183" src="http://1.bp.blogspot.com/-YnCT34X7_5o/TVvF7Q7-ZMI/AAAAAAAAACE/zbeYlwYaq-Y/s400/images.jpg" width="275" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Tak lama, para keluarga yang lain berdatangan satu persatu. Mereka tidak hanya datang dari sekitar wilayah Toraja, tapi juga datang dari seluruh penjuru negeri. Keluarga-keluarga di Toraja dipersatukan oleh adat, warisan nenek moyang, leluhur mereka. Mereka yang baru datang pun turut bergabung dalam lingkaran tari ma’badong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi keluarga, kematian bukanlah akhir dari kehidupan. Untuk itu, merupakan kewajiban bagi mereka untuk mengadakan rambu solo sebagai penghormatan bagi arwah yang meninggal sebelum menuju ke alam baka (punyo). Jika rambu solo belum diadakan, itu berarti jenazah masih dianggap tidur. Selama rambu solo berlangsung, jenazah disemayamkan dalam peti seberat sekira 100 kilogram dan dihiasi ornamen benang emas dan perak, serta disimpan di dalam usungan berbentuk tongkonan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang siang hari, jenazah diantar untuk disemayamkan. Para keluarga lelaki mengangkat usungan dan tau-tau, patung yang menyerupai wajah jenazah. Keberadaan tau-tau menandakan bahwa orang yang meninggal adalah dari golongan bangsawan. Sementara itu, para keluarga wanita mengangkat bentangan kain merah atau lamba-lamba yang bermakna jalan bagi jenazah untuk menuju alam baka. Panjang kain sepanjang jumlah keluarga wanita. Para lelaki dilarang bernaung di bawah lamba-lamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-wWeYaJLwAUU/TVvG-FygINI/AAAAAAAAACU/qMzA4aJZSyo/s1600/tana-toraja-solo-01.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="288" src="http://2.bp.blogspot.com/-wWeYaJLwAUU/TVvG-FygINI/AAAAAAAAACU/qMzA4aJZSyo/s320/tana-toraja-solo-01.jpg" width="304" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-fNEIXrZjEJQ/TVvHMN5rSgI/AAAAAAAAACc/JjxElkXt2to/s1600/pesta_rambu_solo%2527.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-fNEIXrZjEJQ/TVvHMN5rSgI/AAAAAAAAACc/JjxElkXt2to/s320/pesta_rambu_solo%2527.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-j2AmJnJBruQ/TVvHY6KjhSI/AAAAAAAAACk/WC3bNAW8ycA/s1600/makaburu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="286" src="http://4.bp.blogspot.com/-j2AmJnJBruQ/TVvHY6KjhSI/AAAAAAAAACk/WC3bNAW8ycA/s320/makaburu.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iringan-iringan para pengantar pun berjalan menuju tempat persemayaman jenazah. Beberapa keluarga terlihat memakai pakaian adat Toraja. Mereka meneriakkan teriakan-teriakan khas dalam bahasa Toraja yang memekakan telinga. Ornamen-ornamen hiasan dari bambu juga terlihat dipegang oleh beberapa keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-sPWRzqrUaZg/TVvHvK-l1BI/AAAAAAAAACs/s7ZedUbc8yE/s1600/rambusolo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="230" src="http://3.bp.blogspot.com/-sPWRzqrUaZg/TVvHvK-l1BI/AAAAAAAAACs/s7ZedUbc8yE/s320/rambusolo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah iring-iringan para pengantar di wilayah persemayaman, sebuah lapangan yang dikelilingi tongkonan. Di tongkonan itu, berkumpullah para keluarga, sementara di lapangan, beberapa kerbau terlihat terikat dia simbuang batu. Simbuang batu adalah batu manhir yang menandakan bahwa kerbau yang siap dikurbankan jumlahnya paling sedikit 24 ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peti jenazah di angkat ke atas rumah tempat persemayaman yang disebut la’kiyang, rumah yang terbuat dari bambu. Peti diangkat oleh beberapa laki-laki dengan teriakan-teriakan khas dalam bahasa Toraja. Keluarga terdekat menemani jenazah di rumah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-r1IlBHxxRbQ/TVvID38w4MI/AAAAAAAAAC0/Qyg0SXBWXeA/s1600/Toraja09.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://1.bp.blogspot.com/-r1IlBHxxRbQ/TVvID38w4MI/AAAAAAAAAC0/Qyg0SXBWXeA/s320/Toraja09.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-r1IlBHxxRbQ/TVvID38w4MI/AAAAAAAAAC0/Qyg0SXBWXeA/s1600/Toraja09.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://1.bp.blogspot.com/-r1IlBHxxRbQ/TVvID38w4MI/AAAAAAAAAC0/Qyg0SXBWXeA/s320/Toraja09.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, dilaksanakanlah ma’tinggoro tedong atau ritual pemotongan kerbau di tengah lapangan. Pemotongan kerbau dilakukan hanya dengan sekali tebas oleh para pemotong. Tujuannya, sebagai bekal bagi arwah jenazah. Arwah kerbau yang dikurbankan diyakini akan menemani arwah orang yang meninggal. Kerbau yang mati langsung dikuliti; dagingnya dipotong-potong kemudian dibagikan kepada seluruh keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BAujajNGe_s/TVvInL5W5cI/AAAAAAAAAC8/ktQRIRhEMyw/s1600/ma%2527%2Btinggoro%2Bsekali%2Btebas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://4.bp.blogspot.com/-BAujajNGe_s/TVvInL5W5cI/AAAAAAAAAC8/ktQRIRhEMyw/s320/ma%2527%2Btinggoro%2Bsekali%2Btebas.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritual berikutnya adalah mappassilaga tedong atau adu kerbau. Ritual ini adalah ritual yang paling disukai penonton karena dijadikan sebagai ajang taruhan atau judi. Semakin banyak penonton; semakin banyak uang taruhan.Kerbau yang diadu adalah kerbau khas Toraja yang berkulit belang (tedong bonga) dan tanduknya bengkok ke bawah. Kerbau jenis ini sangat mahal harganya, mencapai ratusan juta rupiah. Kerbau yang kalah akan dikurbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-LF8k7kzHXi0/TVvJIbIf4LI/AAAAAAAAADE/YJR7udkfxSI/s1600/417b14a9c5644fadb590860e69bb91c2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-LF8k7kzHXi0/TVvJIbIf4LI/AAAAAAAAADE/YJR7udkfxSI/s320/417b14a9c5644fadb590860e69bb91c2.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-0NZakBQBTvw/TVvJIneNHDI/AAAAAAAAADM/N0rk09a_N5U/s1600/saleko.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="221" src="http://1.bp.blogspot.com/-0NZakBQBTvw/TVvJIneNHDI/AAAAAAAAADM/N0rk09a_N5U/s320/saleko.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sebagian ritual dari rambu solo. Selanjutnya, masih banyak lagi ritual yang akan dilaksanakan oleh keluarga. Jenis ritual yang dilaksanakan tergantung strata orang yang meninggal, semakin tinggi stratanya maka semakin banyak ritual yang dilaksanakan. Dan semakin tinggi pula biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To ina indanriki’ lino&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To na pake sangattu’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunbai lau’ ri punyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pa’tondokkan marendeng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hanya pinjaman dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dipakai hanya untuk sesaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam bakalah negeri yang kekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir dari perjalanan hidup yang sesungguhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://sosbud.kompasiana.com/2011/02/16/rambu-solo-upacara-adat-kematian-di-toraja-sulawesi-selatan/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-8860990579041602964?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/8860990579041602964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/upacara-adat-kematian-rambu-solo-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8860990579041602964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/8860990579041602964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/upacara-adat-kematian-rambu-solo-di.html' title='Upacara Adat Kematian Rambu Solo di Toraja, Sulawesi Selatan'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-HW2m_fqLdrQ/TVvFnZ1c2fI/AAAAAAAAAB8/tXLZlbulzus/s72-c/12978369801247097667.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-2728695366211877844</id><published>2011-02-14T09:49:00.000+07:00</published><updated>2011-02-14T09:49:25.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Edukasi'/><title type='text'>Valentine’s Day, Tragedi 14 Februari</title><content type='html'>Setiap tanggal 14 Februari, selalu ada tragedi. Pastinya membuat kita prihatin, sedih, dan juga kecewa campur marah. Mengapa harus prihatin dan sedih, padahal justru di tanggal 14 Februari itu banyak orang merayakan hari kasih sayang? Karena standar penilaian kita sebagai muslim seharusnya berbeda dengan cara pandang orang-orang selain Islam. Apa yang kita pandang baik, bisa salah dalam pandangan mereka. Apa yang mereka pandang baik, besar mungkin salah dalam pandangan kita sebagai muslim. Karena apa? Karena kita berbeda cara pandang sejak awal dalam menyikapi kehidupan ini. Itu letak masalah yang harus kita perhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya adalah Valentine’s Day. Banyak orang sigap dan gempita menyambut hajatan ini. Duit yang dikeluarkan demi pesta Valentine’s Day bukan lagi yang perlu dinilai rugi, tapi malah dianggap sebagai investasi. Alasannya: “Merayakan kasih sayang, tentu saja perlu pengorbanan. Uang sekadar alat tukar untuk membeli apa yang kita inginkan. Sama seperti ketika ortu kita mengeluarkan duit untuk biaya sekolah atau kuliah kita. Itu tandanya mereka sayang kepada kita, sehingga uang yang dimilikinya rela ditukar dengan biaya pendidikan kita, dan berharap kita kehidupannya jadi lebih baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah alasan mereka? Belum tentu, bahkan bisa jadi keliru. Sebab, yang utama esensinya bukan pada “cinta dan pengorbanan untuk cinta”, tetapi letaknya pada: “apakah benar atau salah dalam mengekspresikan cinta dan pengorbanan itu.” Di sinilah perlunya memahami cara pandang Islam. Kita sebagai muslim, kadang nggak ngeh dengan cara Islam mengatur kehidupan. Inilah letak masalah kita. Semoga kita mau berpikir lebih mendalam, jernih dan ideologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine’s Day bukan semata hari kasih sayang yang netral tanpa dinodai dengan kepentingan ideologi. Tidak. Hajatan Valentine’s Day memang disetting sedemikian rupa agar pesta yang berasal dari tradisi kaum pagan di jaman Romawi kuno ini diminati, dianggap sebagai bagian sakral dalam kesucian cinta, dijejalkan kepada benak kaum muslimin bahwa mereka harus merayakan Valentine’s Day atau minimal menerima sebagai sebuah realitas yang harus dihargai dalam kehidupan saat ini. Bahkan dalam tataran para pemilik modal, momen Valentine’s Day adalah saatnya jualan, saatnya dagang beragam pernik yang melekat erat identik dengan suasana pesta tersebut: coklat, boneka cupid, gaun pesta, dan sejenisnya. Begitulah ketika cinta dianggap netral, lalu disalah tafsirkan dan bahkan dikapitalisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bro en Sis ‘penggila’ gaulislam, di awal tulisan ini, saya juga menuliskan bahwa kita seharusnya kecewa dan marah. Lho, kenapa harus kecewa dan marah justru di saat orang gembira menebarkan aroma kasih dan sayang? Jiahahah.. itu cuma kedok sesuai kepentingan pemilik opini yang sengaja menyesatkan jalan pikir manusia. Kita sebagai muslim memang harusnya kecewa dan marah. Kecewa campur marah karena banyak remaja muslim atau para orang tua dari keluarga muslim ikut nyebur dan berbasah kuyup dalam kubangan nista bernama Valentine’s Day. Apakah belum mengerti juga bahwa pesta itu bukan berasal dari ajaran Islam? Atau, jika sudah tahu, kenapa tak mau tahu dengan terus memaksakan diri menghamba kepada arus utama penyesatan opini ini? Well, semoga bukan karena sombong dan hendak menantang kebenaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika taklid buta merajalela&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wadduuuh, nih bahasane serius bener. Hehehe.. sekali-kali bolehlah kita serius, Bro. Oya, mungkin sebagian dari kamu nggak ngeh istilah taklid buta. Kalo kudu dijelasin sih, taklid itu artinya mengikuti. Nah, kalo digabung dengan kata “buta”, maka jadinya taklid buta alias ngikutin tanpa tahu alasannya. Intinya, ngikut forever dah, sing penting gaul alasan klisenya. Piye iki rek? (sori pake bahasa planet Majapahit nih. Hehehe..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, lebih gawat bin bahaya kalo taklid buta sudah merajalela di semua aspek kehidupan dan melanda semua lapisan masyarakat. Contohnya ya, Valentine’s Day itu. Jelas-jelas bukan berasal dari Islam, tapi malah banyak kaum muslimin, khususnya remaja yang ngikut aja tanpa tahu masalahnya. Nggak ngecek bener apa salahnya, nggak ngerasa harus meragukan sama sekali. Sebaliknya malah berprinsip: “Hajar aja bleh! Yang penting gaul, bisa menyalurkan rasa cinta rame-rame, apalagi difasilitasi dan diberikan tempat layak dengan opini yang gemerlap. Apa itu salah?” Hadeuuuh.. ciloko tenan rek, kalo cara berpikir kamu kayak gini! (backsound: bisa-bisa diketawain orang gila! Amit-amit! )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boyz and galz, kebodohan di masa lalu seharunya menjadi pelajaran supaya jangan diulang di masa sekarang. Eh, nyatanya kita masih tetap aja menyanjung nilai-nilai nenek moyang jaman baheula yang belum tentu benar semua, apalagi yang sudah jelas salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo tidak tahu gimana? Ya, jangan nekat ngelakuin. Harus cari tahu dulu sebelum berbuat. Menurut Umar bin Khaththab ra: al-ilmu qobla al-‘amal (ilmu dahulu, sebelum beramal). Betul. Jadi, harus tahu tentang sesuatu sebelum sesuatu itu dikerjakan atau diikuti. Allah Swt. berfirman (yang artinya): “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS al-Israa’ [17]: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat gaulislam, taklid buta makin lestari ketika masyarakat secara massal ogah belajar. Sepertinya mereka senang berada dalam zona nyaman kebodohannya tanpa mau menerima kebenaran yang ada di sekitarnya. Buktinya, banyak orang “Say No to Valentine’s Day”, eh, mereka enak-enakan bikin acara “Happy Valentine’s Day”. Itu kan namanya kalo bukan bodoh ya nggak mau tahu alias saudara kembarnya sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logika berpikir sederhana kan gini: “Kok ada sih orang yang menentang Valentine’s Day? Kenapa ya?” Nah, itu langkah awal untuk cari kebenaran. Bukan malah berpikir: “Ah, itu kan pendapatnya dia. Pendapat saya kan ini.” Waduh, itu sih secara tidak langsung nggak mau nyari kebenaran, tapi mengedepankan pembenaran (apalagi sesuai hawa nafsunya semata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, orang cerdas dia juga akan bertanya: “Mengapa ya ada orang yang bela-belain bikin acara Valentine’s Day, padahal itu kan bukan dari ajaran Islam?” Lalu dia tidak berhenti dengan pertanyaan itu. Cari jawabannya dan bandingkan dengan standar yang pasti,yakni kebenaran ajaran Islam. Insya Allah ada jawabannya kalo nyarinya di tempat yang benar. Jangan di tempat yang salah ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, tradisi berpikir “skeptis” untuk mencari jawaban yang benar demi mendapatkan keyakinan yang utuh dan ajeg seringkali diabaikan. Banyaknya sih manut saja kepada pembuat opini. Padahal, tujuan memproduksi informasi itu juga tak lepas dari cara pandang. Makanya, info dan opini dari pemilik media satu dengan media lainnya bisa berbeda. Itu karena perbedaan kepentingan, Bro en Sis. Waspadalah! Tetap berpegang-teguhlah kepada ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dalam kondisi seperti ini? Percayalah kepada Allah Swt. dan RasulNya dengan menjadikan Islam sebagai ideologi kita. Islam yang akan mengatur segala aspek kehidupan kita, dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Jadikan Islam sebagai jalan hidup kita. Bagaimana agar tahu aturan dan batasan dalam Islam? Ya, belajar deh jawabannya. Belajar secara intensif dan rutin. Untuk urusan belajar ini, kru gaulislam insya Allah bisa bantu deh. So, kontak aja via email atau SMS ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tidak netral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan orang kafir dengan cintanya seorang muslim jelas berbeda. Karena memiliki pandangan tentang kehidupan yang berbeda. Maka, tujuan dan cara menempuhnya juga berbeda. Bahkan bisa jadi bertentangan dan menentang satu sama lain. Itu artinya, cinta tidak netral (yang netral cuma band, lho kok jadi ke sini?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, 14 Februari, bagi kaum muslimin yang sadar dan beriman, adalah tragedi salahnya ekspresi cinta. Gara-gara salah ekspresikan cinta, maka akan merusak nilai dan kesucian cinta itu sendiri. Ujungnya, akan menghilangkan kehormatan manusia dan menjerumuskannya ke dalam kubangan nista hawa nafsu yang mendompleng keindahan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bro en Sis, dengan demikian. Sudahlah, tak perlu maksain ikut-ikutan Valentine’s Day, cukup tragedi 14 Februari berhenti di tahun lalu aja. Jangan diulang di tahun ini. Sebagai muslim, yang layak dijadikan sandaran hanyalah ajaran Islam. Ideologi Islam. Bukan ajaran lain atau ideologi lain. Sebab, cara pandang yang disusupi sebuah ideologi akan bertentangan dan bahkan menentang ideologi lain. Kita, kaum muslimin seharusnya menyandarkan alasan hanya kepada ideologi Islam. Bukan kepada ideologi lain. Jika ada kaum muslimin yang masih merengkuh nikmat semu dalam selingkuh dengan ideologi lain, itu artinya sedang menempuh jalan sesat dan perlu disadarkan sesegera mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, buat kamu yang penasaran dengan asal-usul Valentine’s Day yang memang bukan berasal dari ajaran Islam, kita udah bahas di banyak artikel. Silakan kunjungi website kami, www.gaulislam.com. Cari dan dapatkan sepuasnya. Gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk ah, berbenah diri, jadikan Islam sebagai cara dan jalan hidup kita. Belajar dengan rajin dan tetap semangat berdakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirul keyboard: jaga diri, jaga keluarga, bebaskan mereka dari budaya kufur macam Valentine’s Day ini. Semangat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.gaulislam.com/tragedi-14-februari"&gt;gaulislam&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://muda.kompasiana.com/2011/02/14/tragedi-14-februari/"&gt;kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-2728695366211877844?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/2728695366211877844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/valentines-day-tragedi-14-februari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2728695366211877844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2728695366211877844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/valentines-day-tragedi-14-februari.html' title='Valentine’s Day, Tragedi 14 Februari'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-7113053200315308140</id><published>2011-02-10T17:53:00.000+07:00</published><updated>2011-02-10T17:53:22.109+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Edukasi'/><title type='text'>Jatuh Hati</title><content type='html'>Sekali waktu Lukman disuruh emak beli daging yang bagus, dia beli hati dan lidah. Begitu juga ketika disuruh beli yang paling busuk, dia beli hati dan lidah. Sebab apa begitu? Sebab menurut Lukman, hati merupakan sumber amal perbuatan yang baik dan lidah dapat menjalin persaudaraan. Tetapi hati juga sumber kedengkian, congkak dan suka berbangga sedang lidah adalah alat rumpi dan lebih melukai dari belati, banyak keseleonya. Kawan, berhubung ruangan sedikit, pada kesempatan ini kita obrolin soal hati saja, lidahnya nanti. Lebih enak bicara hati ke hati. Siapa tahu Anda bisa jatuh hati. Upss!&lt;br /&gt;Pepatah lama; “Hati boleh panas, kepala harus tetap dingin” sudah kadaluarsa. Gak mecing kalau raja (perlambangan hati) panas panglima (perlambangan akal) adem ayem. Gak kompak. Kita ganti pantunnya menjadi “Hati hangat, kepala gak perlu obat”. Soalnya dimana hati sehat hidup pasti afiat. Kalau hati banyak karat kebenaran sulit terlihat.&lt;br /&gt;Ada lagi ungkapan “Ada uang ada hati”. Ini menarik dan berhubungan dengan kebiasaan budaya yang diam-diam kita dukung, karena ada gejala dimasyarakat kita bahwa hanya yang kaya yang dihormati. Jika punya uang Anda dihormati sekalipun tidak punya hati. Artinya orang-orang akan tetap menganggap Anda seolah-olah orang yang punya hati karena adanya uang, walaupun sebenarnya tidak. Orang-orang berhimpun disekeliling, mendekat, memberi hormat dan berkhidmat. Ada banyak forum dan agenda acara menunggu agar Anda bebas bicara apa saja disitu, pembicaraan yang biasanya tidak mengatasi kemelaratan rakyat. Kata prof A Hadi, kalau seorang hidup miskin sekalipun tinggal di tengah pasar, tak seorangpun akan mengunjunginya. Akan tetapi sekalipun seorang tinggal di gunung yang terpencil tetapi kaya raya, orang akan mengunjunginya. Contoh ini cocok menggambarkan situasi kita setidaknya saat ini. Mudah-mudahan besok bisa berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;“Ada uang ada hati” memang konsep budaya juga kalau begitu bukan? Walaupun begitu saya ingin mengatakan tentang banyaknya orang yang saya kenal berlimpah harta sekaligus juga kekayaan hati seperti Sulaiman. Tidak perlulah kita sebutkan nama-namanya. Apalah arti sebuah nama, meski seringkali nama-nama sangat bermakna. Disini kita tidak mau bertengkar memperebutkan nama-nama dan makna-makna, apalagi benda-benda. Orang kaya yang baik hatinya itu juga nyata.&lt;br /&gt;Hati-hati, amati hati. Hati menunjuk kepada keseluruhan diri. Ketika seorang jatuh hati, maka berarti jatuh keseluruhan dirinya. Anda jatuh hati pada apa atau pada siapa? Saya jatuh hati saat menyaksikan pertunjukkan teater misalnya. Yang jatuh adalah keseluruhan diri saya; mata, telinga, perasaan, imajinasi dan akal pikiran bahkan darah ikut bergolak, ardenalin memuncak. Keseluruhannya benar-benar jatuh. Bekas pengucapan di karya itu menitipkan artikulasi di hati ini. Nah jatuh yang seperti ini adalah jatuh di jalan, bukan jatuh di luar jalan. Karena karya seni kreatif adalah salah satu penunjuk jalan. Terlebih lagi jatuh tersungkur dan bersimpuh di kaki Sang Nabi dan berusaha menggapai sandal jepitnya. Atau jatuh pada Penguasa waktu, Raja di raja, Dewa segala dewa yang disebut oleh orang bijak dengan berbagai Nama itu. Jatuh dalam kepasrahan, ketundukkan dan pengharapan. Abu Said, saat diberitahu ada orang jatuh di jalan, ia berkata,”Syukurlah, ia tidak jatuh di luar jalan” Begitulah maksud kata-kata ini.&lt;br /&gt;Baiklah dijelaskan lagi dengan penafsiran sendiri bahwa ini berbeda dengan jatuhnya kebanyakan kita. Jatuh kebanyakan orang adalah jatuh “di jalanan”, “di tengah jalan” atau “di pinggiran jalan”. Maknanya tentu berbeda. Jatuh di tengah jalan adalah kalah sebelum berperang, jatuh di pinggir jalan adalah orang yang diposisikan sebagai pelengkap penderita (termarjinalisasi), penonton dan bukan pelaku serta untuk selamanya akan periferal. Jatuh di jalanan menandakan orang itu luntang lantung tanpa tujuan, jalanan itu sendiri adalah kehidupannya. Akan berbeda artinya kata “Anak jalan” dengan “Anak jalanan”. Ali Topan adalah anak jalanan (dan istilah sekarang anak jalanan identik dengan tukang ngamen atau anak-anak yang bekerja sebelum waktunya, miskin dan tidak berpendidikan. Atau anak-anak yang digusur dan terpaksa hidup di jalanan), secara eksplisit mereka adalah korban dari sistem yang kita bangun. Kita menganut sistem agar sebagian besar rumah tangga orang broken home seperti ali topan korbannya, dan kita juga membangun sistem agar sebagian besar orang hidup dalam kemelaratan sebagaimana kenyataan anak-anak jalanan dan gelandangan. Tidak ada pemerataan sosial ekonomi, kesempatan kerja, pendidikan dst di negara merdeka ini. Tetapi “anak jalan” berbeda, anak ini tidak tersentuh oleh atribut kemiskinan atau kekayaan seperti ini. Tidak bergantung pada pendidikan dan pendapat. Dia mengatur sistem, cerdas secara spiritual. Para wali adalah anak jalan dan bahkan menjadi jalan itu sendiri. Jelas kan, Jalan berbeda dengan jalanan. Ada penyair penempuh jalan, tetapi ada juga penyair di jalanan. Walaupun yang dijalanan bisa juga sekaligus penempuh jalan. Kalau Ada sebutan perempuan, Anda memilih disebut perempuan dalam jalan atau perempuan jalanan kira-kira?&lt;br /&gt;Menyoal jatuh hati, pahami jatuh hati. Kawan, hati yang kita bicarakan ini merupakan suatu keberadaan yang halus, bersifat rohani dan rabbani yang dikaitkan dengan pujian dan celaan. Maka ini sebetulnya wujud realitas dalam dan inti kesadaran kita. Jadi jangan serahkan hati dengan timbangan celanya. Jatuh hati mestinya hanya kepada hal yang didamba oleh bagian sebelah dalam diri kita yang patut dipuji dan suci; sunyi, indah, penuh rahasia dan memeiliki keseluruhan cerita. Tidak mengenal rasa sakit atau kematian. Tidak peduli diliputi kekayaan atau dirundung kemiskinan. Dalam kemiskinan dihias kesabaran, dalam keadaan kaya tidak pernah lalai. Jika ada sengsara dalam pengembaraannya, ini sengsara yang membawa nikmat. Semua episode adalah melulu kerinduan, berjuta indahnya, biar siang biar malam terbayang wajah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda bahwa Kekasih telah mengirimkan surat cinta-Nya untuk menyegarkan hati kita dengan cara mengungkapkan rahasi-rahasia-Nya lewat surat cinta itu? Buku suci itu lho, yang biasa Anda baca usai maghrib menjelang isya, itulah surat cinta Ilahi; Al Qur’an namanya. Ingin tahu pesan Kekasih, bacalah surat-Nya, lahir dan batinnya, dan temukan disana suatu tempat dimana engkau akan “naik”. Karena tidak ada ayat Al Qur’an yang tidak memiliki makna lahiriah, makna batiniah, batasan, dan tempat kemana kita akan naik. Dari kalimat itu kita tahu bahwa makna lahiriah itu tafsir, makna batiniahnya adalah ta’wil, batasannya adalah makna dari firman yang ada di luar pemahaman dan tempat yang boleh dicapai adalah tempat dimana orang dapat menjangkau makna itu, untuk menyaksikan Raja yang Maha tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang , menurut tradisi kearifan menggauli surat cinta Kekasih ini ada adabnya. Konon dikatakan bahwa surat cinta ini seperti mempelai wanita yang mengenakan selubung. Jangan Anda paksa untuk menarik selubung itu. Kalau engkau menarik selubung itu dari wajahnya, dia tidak akan menunjukkan dirinya kepadamu. Ketika Anda mengkaji Al Qur’an, tetapi tidak merasakan kesenangan atau pengungkapan, itu adalah karena tindakan Anda menarik selubung telah menyebabkan diri Anda ditolak. Al Qur’an telah menipu Anda dan menunjukkan dirinya sebagai si buruk rupa. Ia berkata:”Aku bukanlah mempelai yang cantik itu”. Ia dapat menunjukkan dirinya dalam bentuk apapun yang diinginkannya. Tetapi jika Anda berhenti menarik selubungnya, melayaninya dari jauh dengan sepenuh hati, dan mengusahakan sesuatu yang disukainya, maka ia akan menunjukkan wajahnya kepada Anda tanpa Anda perlu menyingkap selubungnya. Bukankah begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru bagaimana memperlakukan surat cinta-Nya, bagaimana pula strategi meraih cinta-Nya? Dalam keadaan Jatuh hati biasanya orang akan memperhalus, memperlunak dan memperlembut semua perilaku dan kata-katanya. Banyak orang menciptakan puisi-puisi cinta. Tetapi itu hanya membuktikan ada memiliki perhatian, bukan cinta. Karena itu pembuktian bahwa Anda sedang jatuh hati hanya dengan lima tata krama. Kata orang alim seandainya Anda mendawamkan lima tata krama ini, niscaya Anda mendapat kebaikan, kemenangan dan meraih apa yang membuat Anda jatuh hati. Apa tata krama itu? Pertama, mengosongkan perut. Kedua, mentadaburi Al Qur’an. Ketiga, merebahkan diri sambil menangis diwaktu sahur. Keempat, shalat malam. Dan kelima, bergaul bersama orang-orang baik dan berpengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati suci merupakan hati yang berketetapan pada pencapaian kesadaran akan Tuhan, lebih luas dari alam semesta. Karena Tuhan berkata: “Bumi-Ku dan langit-Ku tidak dapat memuat-Ku. Hati seorang Mukminlah yang dapat” Bagaimana dengan hati Anda? Rumah boleh sempit, asal hati tetap luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://filsafat.kompasiana.com/2011/02/10/jatuh-hati/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-7113053200315308140?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/7113053200315308140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/jatuh-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/7113053200315308140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/7113053200315308140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/jatuh-hati.html' title='Jatuh Hati'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-3535116061923278149</id><published>2011-02-09T21:32:00.001+07:00</published><updated>2011-02-13T12:45:53.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Penting Diketahui!!! Kebiasaan Umum yang Salah dalam Mengkonsumsi Minuman/Makanan</title><content type='html'>Makan dan minum merupakan kegiatan yang sangat penting bagi manusia dan semua makhluk hidup umumnya, karena merupakan salah satu salah satu cara untuk memperoleh unsur-unsur yang diperlukan tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan lain-lain. Jadi wajar jika dikategorikan ke dalam kebutuhan primer. Bayangin aja beberapa hari tanpa minum atau makan sama sekali, pasti tubuh jadi lemas lunglai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun memasukkan makanan dan minuman, bukan asal masuk ke dalam tubuh saja. Jika sudah begini bisa-bisa bukan unsur hara yang terserap oleh tubuh, tetapi malah mendatangkan penyakit. Wah ribet yah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, banyak sekali kebiasaan yang salah dalam mengkonsumsi minuman/makanan tetapi umum dilakukan termasuk saya sendiri dan ternyata akibatnya fatal. Apa sih kebiasaan itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Minum es setelah makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Minum es setelah makan&lt;br /&gt;Bagi penggemar es berhati-hatilah, ini kebiasaan salah dan berakibat fatal. Kenapa begitu?!! Karena ini berhubungan dengan serangan jantung.&lt;br /&gt;Minum es memang segar tapi air itu akan membekukan makanan berminyak yang kita santap, terutama makanan berlemak. Lemak itu akan terbentuk dalam usus dan akan mengakibatkan menyempitnya saluran-saluran pencernaan kita. Jika lemak berkumpul maka akan mengakibatkan kegemukan dan tentu saja menyumbat pembuluh darah.&lt;br /&gt;Biasanya orang yang terlalu gemuk akan mudah diserang berbagai penyakit, terutama penyakit jantung. Biasanya serangan jantung mulai terasa pada tangan sebelah kiri. Lalu merambat sedikit-demi sedikit ke bagian atas dada. Mungkin pada awalnya tidak begitu terasa. Tanda-tanda lainnya adalah rasa capai/lelah dan berkeringat. Jadi waspadalah!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik  meniru kebiasaan orang China atau Jepang, minum air hangat sewaktu/sesudah makan. Karena air panas akan mencairkan segala makanan berlemak sehingga mudah diserap tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memang penggemar berat es, sebaiknya jangan mengkonsumsinya setelah makan. Lebih baik beri waktu beberapa lama sampai makanan yang dikonsumsi sebelumnya  (nasi dan teman-temannya) tercerna dulu dengan baik, baru minum es.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Minum teh/kopi setelah makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kebiasaan yang umum sekali di masyarakat kita, apalagi di daerah Jawa. Setiap habis makan di warung atau rumah makan biasanya disuguhi teh. Saya sendiri sering memesan teh hangat/teh botol setelah makan. Padahal ini termasuk kebiasaan yang harus dihindari, bahkan kabarnya bisa menyebabkan anemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? Teh mengandung zat yang disebut tanin, zat ini bisa menyebabkan pengurangan daya serap besi. Teh yang diminum paling tidak sejam sebelum atau setelah makan akan mengurangi daya serap sel darah terhadap zat besi sebesar 64 %. Selain mengandung tanin, teh juga mengandung kafein, polifenol, albumin, dan vitamin. Tanin bisa mempengaruhi penyerapan zat besi dari makanan terutama yang masuk kategori heme non-iron, misalnya padi-padian, sayur-mayur, dan kacang-kacangan.&lt;br /&gt;“Bila kita makan menu standar plus segelas teh, zat besi yang diserap hanya setengah dari yang semestinya”&lt;br /&gt;Menurut Dr. Rachmad Soegih, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, zat tanin itu sendiri memang menghambat produksi hemoglobin. Kalau memang mau menghindari teh dan mendapatkan banyak zat besi, sebaiknya teh digantikan air jeruk sebagai peneman makan.&lt;br /&gt;“Makan nasi pecel dengan jeruk memperbesar penyerapan zat besi bila dibandingkan dengan minum es teh”. Karena vitamin C ternyata memperbesar penyerapan zat besi oleh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau bisa mulai sekarang, hindari minum teh setelah makan. Lebih baik berikan jeda sekitar 2 jam setelah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan teh, minum kopi setelah makan juga dapat mengurangi daya serap zat besi. Tetapi pengurangannya lebih kecil dibandingkan teh yaitu sekitar 39%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Minum air putih sebelum makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau ini kebiasaan buruk saya nih, selalu minum air putih dulu sebelum makan, padahal ternyata gak baik lho. Ternyata mengkonsumsi air terlalu banyak tepat sebelum makan memang membuat kita kehilangan nafsu makan karena lambung menjadi penuh Pantesan saya jadi malas makan arena sudah kenyang duluan hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum air sesaat sebelum makan akan membuat proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih sulit. Karena air yang diminum butuh waktu 30 menit mengalir dari lambung menuju usus. Sehingga jika minum sesaat sebelum makan, belum sempat air menuju usus sudah ditambah dengan makanan yang membuat enzim lebih sulit bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum air putih memang sehat dan sangat dianjurkan, tetapi harus diperhatikan kapan waktu yang tepat untuk meminumnya, sebaiknya diminum :&lt;br /&gt;1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari, karena akan mengganti sebagian cairan yang hilang selama kita tidur&lt;br /&gt;2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang&lt;br /&gt;2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum air sesaat sebelum tidur juga harus dihindari karena bisa mencegah terjadinya aliran balik. Walaupun hanya air, jika bercampur dengan asam lambung bisa memasuki tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru yang dikhawatirkan risiko menderita pneumonia. Jika memang sangat haus, minum air bisa dilakukan satu jam sebelum waktu tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Minum susu berdekatan dengan mengkonsumsi jeruk/jus, teh, atau obat-obatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum susu itu bagus dan menyehatkan, tapi kalau dikonsumsi berbarengan atau berdekatan dengan makanan lain yang saya sebutkan barusan, justru malah dapat mengurangi khasiat dari susu itu sendiri. Kenapa sih bisa begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Minum susu dan jeruk atau jus&lt;br /&gt;Jika protein dalam susu bertemu dengan asam dalam jeruk, menimbulkan pemadatan, yang akan mempengaruhi pencernaan dan penyerapan susu dalam tubuh manusia. Terlebih lagi, selama periode ini, juga tidak cocok untuk makan buah-buahan asam lainnya. Jadi sebaiknya makan jeruk lebih dari satu jam sebelum atau sesudah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menambahkan jus dan minuman asam lain dalam susu juga tidak bagus. Karena 80% protein dalam susu adalah kasein. Ketika pH susu lebih rendah dari 4.6, sejumlah besar kasein akan menggumpalkan dan presipitat dalam tubuh manusia, yang sulit untuk pencernaan dan penyerapan. Jika parah, mungkin menimbulkan gangguan pencernaan atau diare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Minum susu dicampur teh&lt;br /&gt;Teh dapat meningkatkan aliran darah dan kemampuan dari arteri untuk berelaksasi, namun selanjutnya para peneliti yang berasal dari Charite Hospital, University of Berlin menyebutkan bahwa susu dapat menghambat efek perlindungan yang dimiliki oleh teh dalam menghambat terjadinya penyakit jantung. Para peneliti juga menyebutkan bahwa protein kasein yang terdapat pada susu dapat menurunkan sejumlah komponen yang terdapat pada teh, yaitu catechin, yang memiliki kemampuan melawan penyakit jantung.&lt;br /&gt;Jadi teh jangan dicampur ama susu ya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Minum susu dengan obat-obatan&lt;br /&gt;Beberapa orang suka minum susu untuk membantu menelan obat. Padahal ini salah. Susu secara signifikan dapat mempengaruhi penyerapan obat dalam tubuh manusia terutama antibiotik. Susu mudah membentuk penutup pada permukaan obat, sehingga kalsium, magnesium dan zat mineral lainnya dalam susu akan memiliki reaksi kimia dengan obat, dan bahan bentuk larut air, sehingga mempengaruhi pelepasan dan penyerapan keampuhan obat. Oleh karena itu, jangan minum susu satu jam sebelum atau setelah Anda minum obat. Dan sebaiknya minumlah obat dengan menggunakan air hangat biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Makan buah setelah makan&lt;br /&gt;Selama ini buah-buahan lazimnya dikonsumsi setelah makan, sebagai hidangan pencuci mulut, padahal ini bukan kebiasaan yang baik. Kenapa demikian? Kita tahu bahwa buah banyak mengandung gas, makan buah sesudah makan, akan membuat perut menjadi kembung karena dipenuhi dengan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut artikel yang saya baca di internet, makanan yang kaya karbohidrat seperti nasi, akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Sedangkan buah merupakan bahan makanan yang mengandung fruktosa sehingga dapat pula menimbulkan peningkatan kadar insulin. Jika makan nasi lebih dulu, pankreas akan bekerja berat untuk mengolah nasi dan protein yang ada dalam lauk pauk dan memerlukan waktu berjam-jam.&lt;br /&gt;Sehingga, jika buah dimakan setelah makan nasi, maka buah yang sudah berada di dalam perut akan mengalami antrian yang panjang untuk diproses sehingga menjadi busuk. Karena sifat buah yang tak bisa bertahan lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebayang gak sih gimana beratnya kerja pankreas kita, jika kita langsung makan buah setelah makan. Belum selesai mencerna nasi beserta teman-temannya, sudah disuruh mencerna buah, ya mana mungkinlah. Yang ada malah perut menjadi dingin dan kembung, bukannya terserap tetapi malah jadi busuk.&lt;br /&gt;Jadi sebaiknya makan buah 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan supaya semua makanan yang masuk bisa terserap dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo mulai sekarang terapkan kebiasaan makan dan minum yang benar, supaya apa yang kita konsumsi tidak terbuang percuma atau malah jadi sumber penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://kesehatan.kompasiana.com/makanan/2011/02/09/penting-diketahui-kebiasaan-umum-yang-salah-dalam-mengkonsumsi-minumanmakanan/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-3535116061923278149?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/3535116061923278149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/penting-diketahui-kebiasaan-umum-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/3535116061923278149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/3535116061923278149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/penting-diketahui-kebiasaan-umum-yang.html' title='Penting Diketahui!!! Kebiasaan Umum yang Salah dalam Mengkonsumsi Minuman/Makanan'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-1045097123895829300</id><published>2011-02-09T20:19:00.000+07:00</published><updated>2011-02-09T20:19:56.408+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Welfare State'/><title type='text'>Pemerintah Tolak RUU Badan Jaminan Sosial</title><content type='html'>Pembahasan Rancangan Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kembali terhambat setelah pemerintah dan DPR lagi-lagi tak memperoleh titik temu. Pemerintah bahkan secara resmi mengaku tidak siap membahas RUU yang meliputi jaminan sosial kesehatan, kecelakaan, kematian, dan hari tua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembahasan RUU ini sudah tertunda hingga enam tahun. Ini saat yang tepat untuk membuat perubahan. Apalagi tujuan Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) untuk melindungi sektor swasta tidak berhasil. Dari 33 juta pekerja swasta, hanya 9 juta yang diurusi," kata anggota Panitia Khusus RUU BPJS dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 9 Februari 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami anggap pemerintah menghambat dan berlambat-lambat dalam pembahasan ini. Pemerintah tidak konsisten," ujar anggota pansus dari Fraksi PKS, Zuber Safawi, tidak kalah geram. Ia mengingatkan, pemerintah harus serius membahas RUU BPJS karena merupakan tugas negara untuk melindungi rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa perbedaan pandangan antara pemerintah dan DPR dalam menyusun RUU krusial ini. DPR ingin agar RUU bersifat penetapan sekaligus pengaturan BPJS, sedangkan pemerintah ingin pengaturan BPJS dilakukan lewat Peraturan Pemerintah (PP) saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(Persoalan) yang paling utama adalah penetapan dan pengaturan. Kalau memang tidak ada titik temu, maka kami (pemerintah) akan minta fatwa ke Mahkamah Agung," kata Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam rapat antara pemerintah dan Pansus RUU BPJS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa fatwa MA, menurut Menkeu, pemerintah tidak siap melanjutkan pembahasan RUU BPJS. "Kami tidak siap membahas DIM (Daftar Inventarisasi Masalah RUU BPJS). Mohon maaf," kata Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa ke MA diperlukan karena UU yang telah ada sebelumnya, yakni UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SSJN), dinilai pemerintah akan bertentangan dengan RUU BPJS yang akan dibahas. "Jadi perlu dilakukan uji materi lebih dulu di MA terkait UU SSJN," kata Menkeu. Ia menyatakan, pembahasan RUU BPJS baru bisa dilakukan setelah merevisi UU SSJN yang kini masih berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain persoalan penetapan dan pengaturan BPJS, pemerintah dan DPR juga berbeda pendapat mengenai soal status badan hukum BPJS -- apakah bersifat badan hukum atau nirlaba, BUMN atau non-BUMN. Sifat BPJS itu sendiri pun diperdebatkan, apakah bersifat tunggal atau multi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://politik.vivanews.com/news/read/203806-pemerintah-tolak-ruu-badan-jaminan-sosial"&gt;VIVAnews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-1045097123895829300?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/1045097123895829300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/pemerintah-tolak-ruu-badan-jaminan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1045097123895829300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1045097123895829300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/pemerintah-tolak-ruu-badan-jaminan.html' title='Pemerintah Tolak RUU Badan Jaminan Sosial'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-6083344906977540573</id><published>2011-02-09T13:17:00.000+07:00</published><updated>2011-02-09T13:17:14.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Kirk Ferentz: Seorang PNS yang Bergajikan $3.675.000 Per Tahun</title><content type='html'>Siapa yang pernah mendengar nama Kirk Ferentz? Saya yakin nama ini sangat asing di telinga sebagian besar (atau bahkan seluruh) rakyat Indonesia. Mengapa? Pertama, dia memang bukan orang Indonesia dan tidak mempunyai keterkaitan apapun dengan Indonesia. Kedua, dia juga bukan seorang selebritis tersohor laiknya Justin Bieber yang begitu digandrungi kaum muda di negara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirk Ferentz adalah seorang pegawai negeri sipil yang bekerja sebagai pelatih tim sepakbolanya (American football) Universitas Iowa, AS. Tak lebih dari seorang PNS. Laki-laki berusia 55 tahun ini berasal dari Michigan, yang sudah menjadi pelatih Iowa sejak 1999. Tidak ada yang spesial ikhwal latar belakang atau sepak terjangnya. Apalagi bagi kita, orang Indonesia, yang tidak pernah terpincut menggemari sepakbolanya Amerika, yang sekilas nampak seperti gulat memperebutkan sebuah bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Yang cukup menghebohkan dari Ferentz ini adalah laporan terakhir mengenai gajinya per tahun yang notabene delapan kali lebih besar tinimbang gaji rektor universitas Iowa. Ferentz dilaporkan menerima gaji sebesar $3.675.000. Anda konversikan sendiri ke dalam rupiah. Nolnya tentu berderet panjang. Kabarnya, Ferentz baru-baru ini menerima kenaikan gaji 21 persen, yang membuatnya menjadi pelatih dengan bayaran tertinggi di konferensi Big Ten (salah satu kelompok divisi tim sepak bola kampus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran waras kita tentunya bertanya “Kok bisa?” Ingat, Ferentz ini bukan pelatih NFL (National Football League) yang sudah barang tentu gajihnya selangit mengingat profesionalisme dan gengsi liganya. Ferentz hanyalah seorang pelatih tim sepakbola kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, sepak bola Hawkeye (nama kebanggaan tim sepak bola Universitas Iowa) adalah perusahaan mandiri, yang tidak menyedot anggaran negara atau memakai uang pajak. Mereka menghasilkan pendapatan melalui penjualan tiket, hak siar, iklan dan sponsor. Departemen atletik yang menaungi tim sepak bola Hawkeye ini menghasilkan $ 70 juta tahun fiskal lalu, dan hampir $ 20 juta berasal dari sepak bola Hawkeye. Departemen atletik juga membayar semua beasiswa yang diberikan kepada semua atlet yang dibinanya, termasuk di dalamnya 99 pemain sepak bola Hawkeye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan selanjutnya? Kalau mandiri dan menghasilkan uang banyak, kenapa urusan gaji pelatihnya harus diributkan? Masalahnya adalah kenaikan gaji pelatih Iowa ini dirasa kurang pas di tengah krisis ekonomi Amerika yang belum pulih. Perlu dicatat, baru-baru ini, kampus ‘meliquidasi’ beberapa program studi dan jurusan serta mem-PHK ratusan asisten dosen dengan alasan tidak efisien secara anggaran. Jadi, yang menjadi perdebatan di kalangan masyarakat Iowa ini adalah masalah prioritas. Kalau saja uang sejumlah itu digunakan untuk dana pendidikan. Tentunya, tidak usah ada liquidasi atau PHK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferentz disiram Gatorade setelah kemenangan tim Iowa (sumber: http://blogs.desmoinesregister.com)&lt;br /&gt;Keberadaan tim sepak bola Iowa memang membawa dampak ekonomi yang sangat signifikan bagi kota Iowa dan Coralville. Sebuah studi yang digelar oleh biro pemerintahan Iowa/Coralville memperkirakan bahwa pertandingan sepak bola Hawkeye akan membawa lebih dari $ 100 juta untuk Johnson County (county bisa setara kabupaten) tahun ini. Jumlah yang cukup menjanjikan di tengah kemerosotan ekonomi secara nasional. Selain manfaat moneter terhadap kota, keberhasilan dan prestasi tim sepak bola Iowa ini rupanya membantu reputasi universitas di lingkup nasional. Apalagi tahun kemarin, tim sepak bola Iowa ini berhasil duduk di peringkat atas di divisi dengan membukukan 11 kemenangan dan 2 kekalahan. Alhasil, tim Iowa ini masuk ke dalam panggung percaturan sepakbola nasional. Nama Iowa dan universitasnya pun otomatis terangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi yang jadi permasalahan adalah skala prioritas. Sumbangan banyak alumni untuk tim sepak bola kampus yang jauh lebih besar dibandingkan sumbangan untuk pendidikan menunjukkan adanya ketidakberpihakan mereka terhadap pengembangan pendidikan di kampus tempat mereka dulu menimba ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut perhitungan sejumlah kalangan, bonus tambahan $ 675.000 untuk Kirk Ferentz tahun ini sebenarnya sangat mencukupi untuk mendanai sekitar 30 asisten pengajar, membantu biaya operasional perpustakaan setelah jam 5 sore, atau membayar uang sekolah lebih dari 100 mahasiswa selama setahun. Tapi, sepak bola kampus memang murni bisnis yang menguntungkan.  Olahraga ini telah menjadi komoditas pasar yang mengharuskan tim untuk membayar gaji pelatih sebesar mungkin untuk bisa tetap kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya, miris membandingkan kondisi ini dengan fakta pendanaan tim sepakbola di negara kita. Sekalipun diklaim profesional, tim-tim sepakbola kita belum bisa mandiri, menceraikan diri dari ketergantungan akan APBD, yang sebenarnya menyalahi aturan FIFA. Tapi, ya kita sebagai masyarakat pun kelihatannya tidak berkeberatan dengan fakta ini. Buktinya, tidak terdengar ada gerakan masal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat yang mendemo tim kesayangannya yang selalu menggantungkan diri pada uang rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://olahraga.kompasiana.com/bola/2011/02/09/kirk-ferentz-seorang-pns-yang-bergajikan-3675000-per-tahun/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-6083344906977540573?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/6083344906977540573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/kirk-ferentz-seorang-pns-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/6083344906977540573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/6083344906977540573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/kirk-ferentz-seorang-pns-yang.html' title='Kirk Ferentz: Seorang PNS yang Bergajikan $3.675.000 Per Tahun'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-6074608099723046323</id><published>2011-02-06T14:25:00.004+07:00</published><updated>2011-09-13T18:58:12.737+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa Pekerja Sosial'/><title type='text'>PENDIDIKAN UNTUK RAKYAT MISKIN</title><content type='html'>Abstraksi&lt;br /&gt;Pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi sebuah bangsa. Karena perkembangan dan kemajuan suatu bangsa dapat diukur melalui tingkat dan kualitas pendidikan serta tingkat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pendidikan merupakan salah satu kunci penanggulangan kemiskinan dalam jangka menengah dan jangka panjang. Namun, sampai dengan saat ini masih banyak orang miskin yang memiliki keterbatasan akses untuk memperoleh pendidikan bermutu, hal ini disebabkan antara lain karena mahalnya biaya pendidikan dan orang miskin memang tidak ada biaya untuk pendidikan dikarenakan lebih mengutamakan biaya untuk makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;Krisis global semakin membuat kehidupan yang sudah sulit menjadi semakin rumit bahkan telah menjadi suatu dilema dan masalah klasik yang tidak pernah kunjung selesai. Permasalahan yang kian nampak dan semakin menjadi-jadi adalah semakin meningkatnya jumlah penduduk miskin di Indonesia yang berdampak pada rendahnya tingkat pendidikan yang dapat dirasakan oleh mereka. Terkait dengan kemiskinan ini, publikasi dari BPS tanggal 2 Juli 2007, menyebutkan jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan) di Indonesia pada bulan Maret 2007 mencapai 37,17 juta (16,58 persen). Dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin bulan Maret 2006 yang berjumlah 39,30 juta (17,75 persen). Badan Pusat Statistik memperkirakan, jumlah penduduk Indonesia pada 2010 mencapai 234,2 juta atau naik dibanding jumlah penduduk 2000 yang mencapai 205,1 juta jiwa ( KOMPAS.com  Rabu, 23 Juni 2010). Dari data jumlah penduduk tersebut angka kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi. Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengatakan, jumlah penduduk miskin di Indonesia saat ini mencapai 31 juta jiwa (data ini masih menjadi perdebatan karena BPS dinilai telah memanipulasi data jumlah penduduk miskin). Sebanyak 78 persen di antaranya hidup di daerah Jawa dan Sumatera (Kompas.com Selasa 13 Juli 2010). memang jumlah penduduk miskin mengalami penurunan. Angka-angka tersebut adalah manifestasi dari kemiskinan yang berbanding lurus dengan tingkat pendidikan penduduk suatu negara. Kemiskinan itu pula yang menyebabkan sebagian masyarakat di negara ini lebih mengedepankan urusan perut untuk bertahan hidup daripada memikirkan bagaimana untuk membayar sekolah. Sehingga sudah dapat dipastikan masyarakat akhirnya terus terpuruk dalam belenggu kemiskinan.&lt;br /&gt;Masalah pada dasarnya merupakan pernyataan suatu kondisi secara “negatif” sedangkan kebutuhan menyatakan secara “positif”. Masyarakat mengalami bencana adalah suatu pernyataan masalah, tetapi masyarakat memerlukan bantuan makanan, pakaian, obat-obatan dan lain-lain adalah pernyataan kebutuhan.  &lt;br /&gt;Masalah sosial secara luas dapat didefinisikan sebagai perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya (Janssen dalam Edi Suharto).&lt;br /&gt;karakteristik masalah sosial (Edi Suharto) adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Kondisi yang dirasakan oleh banyak orang&lt;br /&gt;Pada tahun 2008 pemerintah mendata bahwa ada sekitar 19,1 juta rumah tangga atau 76,4 juta rakyat miskin yang memerlukan bantuan sosial.&lt;br /&gt;2. Kondisi yang dinilai tidak menyenangkan&lt;br /&gt;Tidak bersekolah atau putus sekolah dan miskin tentunya merupakan suatu hal yang tidak menyenangkan atau tidak mengenakan.&lt;br /&gt;3. Kondisi yang menuntut pemecahan&lt;br /&gt;Suatu yang tidak menyenangkan senantiasa menuntut adanya pemecahan masalah. Seperti halnya Masalah pendidikan untuk rakyat miskin. Umumnya suatu kondisi dianggap perlu dipecahkan jika masyarakat merasa bahwa kondisi tersebut memang dapat dipecahkan. &lt;br /&gt;4. Pemecahan tersebut harus dilakukan melalui aksi sosial secara kolektif&lt;br /&gt;Masalah sosial berbeda dengan masalah individual. Masalah individual dapat diatasi secara individual, tetapi masalah sosial hanya dapat diatasi melalui rekaya sosial seperti aksi sosial, kebijakan sosial atau perencanaan sosial, karena penyebab dan akibatnya bersifat multidimensional dan menyangkut banyak orang. Kemiskinan merupakan permasalahan  kemanusiaan purba. Ia bersifat laten dan aktual sekaligus. Ia telah ada sejak peradaban manusia ada dan hingga kini masih menjadi masalah sentral di belahan bumi manapun. Kemisikinan merupakan faktor dominan yang mempengaruhi persoalan kemanusiaan lainnya, seperti keterbelakangan, kebodohan (kurang pendidikan), ketelantaran, kematian dini. Permasalahan buta huruf, putus sekolah, anak jalanan, pekerja anak, perdagangan manusia (human trafficking) tidak bisa dipisahkan dari masalah kemiskinan. Berbagai upaya telah dilakukan, beragam kebijakan dan program telah disebar-terapkan, berjumlah dana telah dikeluarkan demi menanggulangi kemiskinan. Tak terhitung berapa kajian dan ulasan telah dilakukan di universitas, hotel berbintang, dan tempat lainnya. Pertanyaannya: mengapa kemisikinan masih menjadi bayangan buruk wajah kemanusiaan kita hingga saat ini? (Edi Suharto)&lt;br /&gt;Badan Pusat Statistik memperkirakan, jumlah penduduk Indonesia pada 2010 mencapai 234,2 juta atau naik dibanding jumlah penduduk 2000 yang mencapai 205,1 juta jiwa ( KOMPAS.com  Rabu, 23 Juni 2010). Dari data jumlah penduduk tersebut angka kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi. Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengatakan, jumlah penduduk miskin di Indonesia saat ini mencapai 31 juta jiwa (data ini masih menjadi perdebatan karena BPS dinilai telah memanipulasi data jumlah penduduk miskin). Sebanyak 78 persen di antaranya hidup di daerah Jawa dan Sumatera (Kompas.com Selasa 13 Juli 2010). &lt;br /&gt;Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan guna meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidupnya. Para pendiri bangsa meyakini bahwa peningkatan taraf pendidikan merupakan salah satu kunci utama mencapai tujuan negara yakni bukan saja mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga menciptakan kesejahteraan umum dan melaksanakan ketertiban dunia. Pendidikan mempunyai peranan penting dan strategis dalam pembangunan bangsa serta memberi kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan transformasi sosial. Pendidikan akan menciptakan masyarakat terpelajar (educated people) yang menjadi prasyarat terbentuknya masyarakat yang maju, mandiri, demokratis, sejahtera, dan bebas dari kemiskinan. Dalam amandemen UUD 1945 Pasal 31 Ayat (1) dan (2) menegaskankan, setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. &lt;br /&gt;Perintah UUD 1945 ini diperkuat oleh UU Sistem Pendidikan Nasional (SPN) yang disahkan 11 Juni 2003. Ketentuan tersebut menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama atas pendidikan. Kaya maupun miskin. Namun, dalam realitasnya, sampai saat ini dunia pendidikan kita juga masih dihadapkan pada tantangan besar untuk mencerdaskan anak bangsa. Tantangan utama yang dihadapi di bidang pendidikan pada tahun 2008 adalah meningkatkan akses, pemerataan, dan kualitas pelayanan pendidikan, terutama pada jenjang pendidikan dasar. Selanjutnya, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa setiap warga negara berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Konsekuensi dari hal tersebut maka pemerintah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/Mts serta satuan pendidikan yang sederajat). UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 5 ayat (1) menyatakan bahwa “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu”, dan pasal 11, ayat (1) menyatakan “Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Deskripsi Masalah&lt;br /&gt;Masalah pendidikan untuk rakyat miskin muncul dikarenakan berbagai faktor seperti, kecenderungan meningkatnya biaya pendidikan, pembiayaannya ditanggung sendiri dalam sistem tunai. Menurut data Susenas 2003, masih tingginya angka putus sekolah dan tidak dapat melanjutkan pendidikan itu lebih banyak bersumber pada persoalan ekonomi, karena banyak di antara anak-anak usia sekolah dasar itu berasal dari keluarga miskin. Kenaikan biaya pendidikan semakin sulit diatasi oleh kemampuan penyediaan dana pemerintah maupun masyarakat. Peningkatan biaya itu mengancam akses dan mutu pelayanan pendidikan dan karenanya harus dicari solusi untuk mengatasi masalah pembiayaan pendidikan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kebijakan Yang Telah Ada&lt;br /&gt;1. Wajib Belajar 9 Tahun&lt;br /&gt;Negeri ini telah lebih dari 20 tahun melaksanakan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 6 Tahun dan telah 10 tahun melaksanakan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun. Maksud dan tujuan pelaksanaan wajib belajar adalah memberikan pelayanan kepada anak bangsa untuk memasuki sekolah dengan biaya murah dan terjangkau oleh kemampuan masyarakat banyak. Apabila perlu, pendidikan dasar enam tahun seharusnya dapat diberikan pelayanan secara gratis karena dalam pendidikan dasar enam tahun atau sekolah dasar kebutuhan mendasar bagi warga negara mulai diberikan. Di sekolah dasar inilah anak bangsa diberikan tiga kemampuan dasar, yaitu baca, tulis, dan hitung, serta dasar berbagai pengetahuan lain. Setiap wajib belajar pasti akan dimulai dari jenjang yang terendah, yaitu sekolah dasar.&lt;br /&gt;2. Kompensasi BBM untuk pendidikan&lt;br /&gt;Diantara program pemerintah untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia yaitu dengan mengurangi subsidi pemerintah terhadap BBM. Dana subsidi tersebut selanjutnya digunakann untuk program beasiswa kepada siswa-siswi yang kurang mampu dan berprestasi.&lt;br /&gt;3. Bantuan Operasional Sekolah (BOS)&lt;br /&gt;Salah satu program di bidang pendidikan adalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menyediakan bantuan bagi sekolah dengan tujuan membebaskan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak mampu dan meringankan beban bagi siswa yang lain dalam rangka mendukung pencapaian Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Melalui program ini, pemerintah pusat memberikan dana kepada sekolah-sekolah setingkat SD dan SMP untuk membantu mengurangi beban biaya pendidikan yang harus ditanggung oleh orangtua siswa. BOS diberikan kepada sekolah untuk dikelola sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat. Besarnya dana untuk tiap sekolah ditetapkan berdasarkan jumlah murid.&lt;br /&gt;4. Program Keluarga Harapan (PKH)&lt;br /&gt;Program keluarga Harapan (PKH) merupakan suatu program penanggulangan kemiskinan. Kedudukan PKH merupakan bagian dari program-program penanggulangan kemiskinan lainnya. PKH berada di bawah koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), baik di Pusat maupun di daerah. Oleh sebab itu akan segera dibentuk Tim Pengendali PKH dalam TKPK agar terjadi koordinasi dan sinergi yang baik.&lt;br /&gt;Penerima bantuan PKH adalah RTSM yang memiliki anggota keluarga yang terdiri dari anak usia 0-15 tahun (usia sekolah) dan/atau ibu hamil/nifas. Bantuan tunai hanya akan diberikan kepada RTSM yang telah terpilih sebagai peserta PKH dan mengikuti ketentuan yang diatur dalam program.&lt;br /&gt;Agar penggunaan bantuan dapat lebih efektif diarahkan untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, bantuan harus diterima oleh ibu atau wanita dewasa yang mengurus anak pada rumah tangga yang bersangkutan (dapat nenek, tante/bibi, atau kakak perempuan). Untuk itu, pada kartu kepesertaan PKH akan tercantum nama ibu/wanita yang mengurus anak, bukan kepala rumah tangga. Pengecualian dari ketentuan di atas dapat dilakukan pada kondisi tertentu dengan mengisi formulir pengecualian di UPPKH kecamatan yang harus diverifikasi oleh ketua RT setempat dan pendamping PKH. Ketentuan lebih lanjut diatur dalam Pedoman Operasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Pilihan-Pilihan Kebijakan&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan pendidikan yang murah bagi kalangan miskin, ada beberapa langkah kongkrit dan strategis yang bisa diambil seperti ;&lt;br /&gt;1. Janganlah kemiskinan dijadikan penyebab terhambatnya anak bangsa untuk memperoleh pendidikan. Pendidikan yang bermutu harus bisa diakses dan dinikmati oleh segenap komponen anak bangsa secara adil dan merata. Dan, negara harus menanggung sepenuhnya segala biaya pendidikan mereka. Mereka harus dibebaskan dari beban biaya pendidikan.&lt;br /&gt;2. Pengalokasian anggaran pendidikan dari APBN dan APBD. Pemerintah dan pemerintah daerah harus fokus pada bagaimana anggaran 20% bisa direalisasikan dengan nyata dan konsisten. UUD 1945 Pasal 31 ayat (4) mengamanatkan bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN dan APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Bahkan, UU No. 20/2003 tentang Sisdiknas Pasal 49 ayat (1) menegaskan bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari APBN pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari APBD.&lt;br /&gt;3. Guru atau profesi guru adalah profesi khusus. Profesi guru tidak sama dengan pegawai negeri lain. Tugasnya terikat pada waktu dan tempat. Karena itu, penggajian pada guru harus berbeda dari pegawai negeri lainnya, agar mereka dapat bekerja dengan tenang dan tidak perlu memikirkan untuk pungutan-pungutan yang tidak sah.&lt;br /&gt;4. Dengan program pendidikan murah dan berkualitas bagi masyarakat, termasuk bisa dinikmati masyarakat miskin, maka hak asasi sosial ekonomi-budaya bisa dipenuhi. Negara pun bisa mewujudkan program MDGs (millennium development goals) untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat, sekaligus memenuhi tujuan negara sesuai&lt;br /&gt;Pembukaan UUD 45 alinea keempat.&lt;br /&gt;5. Asuransi pendidikan komersial bagi masyarakat miskin yang diselenggarakan olehperusahaan asuransi swasta yang polisnya dibayar atau ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Manfaat  dari asuransi kesehatan komersial ini adalah agar semua rakyat miskin dapat bersekolah disemua tempat baik itu milik pemerintah maupun milik swasta&lt;br /&gt;Analisis pembiayaan pendidikan berbasis subsidi silang. Artinya, pihak-pihak yang memang mampu (perusahaan, masyarakat, orangtua, dan lainnya) layaklah diminta untuk memberikan kontribusi besar/banyak ke pendidikan (CSR pendidikan), sementara mereka yang tidak mampu harus disubsidi dari uang kontribusi mereka yang mampu. Dengan kata lain, dunia pendidikan kita harus semakin adil demi peningkatan mutu, adil di mata pemerintah, sekolah, dan masyarakat.&lt;br /&gt;E. Kesimpulan Dan Rekomendasi&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. UUD 1945 mengamanatkan bahwa Pendidikan merupakan hak bagi setiap warga negara tetapi pendidikan dasar merupakan kewajiban yang harus diikuti oleh setiap warga negara dan pemerintah wajib membiayai kegiatan tersebut.&lt;br /&gt;2. Pendidikan menjadi salah satu kunci penanggulangan kemiskinan dalam jangka menengah dan jangka panjang. Namun, sampai dengan saat ini masih banyak orang miskin yang memiliki keterbatasan akses untuk memperoleh pendidikan bermutu.&lt;br /&gt;3. Tanggung jawab dalam mengatasi masalah pendidikan untuk rakyat miskin bukan saja terletak pada pemerintah, namun merupakan tanggung jawab kita bersama termasuk dari kalangan dunia usaha/swasta. &lt;br /&gt;Kepada pemerintah baik pusat maupun daerah hendaknya dapat benar-benar menerapkan anggaran 20% untuk pendidikan dan bisa direalisasikan dengan nyata serta konsisten. UUD 1945 Pasal 31 ayat (4) mengamanatkan bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN dan APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Bahkan, UU No. 20/2003 tentang Sisdiknas Pasal 49 ayat (1) menegaskan bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari APBN pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari APBD.&lt;br /&gt;Pendidikan jangan dikomersialisasikan karena hanya akan menambah beban bagi rakyat miskin atau tidak mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suharto, Edi. 2008. Kebijakan Sosial Sebagai Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.&lt;br /&gt;Suharto, Edi. 2009. Kemiskinan dan Perlindungan Sosial di Indonesia: Menggagas Model Jaminan Sosial Universal Bidang Kesehatan. Bandung: Alfabeta.&lt;br /&gt;Sumber lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-6074608099723046323?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/6074608099723046323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/pendidikan-untuk-rakyat-miskin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/6074608099723046323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/6074608099723046323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/pendidikan-untuk-rakyat-miskin.html' title='PENDIDIKAN UNTUK RAKYAT MISKIN'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-1087823368033705466</id><published>2011-02-06T09:48:00.000+07:00</published><updated>2011-02-06T09:48:22.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik Dunia'/><title type='text'>Biografi Hosni Mubarak</title><content type='html'>Muhammad Hosni Said Mubarak lahir pada 4 Mei 1928 di “Kafr El-Meselha”, Governorat Al Monufiyah (Mesir). Pernikahannya dengan Suzanne menghasilkan dua anak, yaitu Alaa dan Gamal.Muhammad Hosni Mubarak telah menjadi presiden Republik Arab Mesir sejak 14 Oktober 1981 setelah Anwar Sadat terbunuh. Saat masih belajar di perguruan tinggi, ia bergabung dengan Akademi Militer Mesir hingga meraih gelar Bachelor’s Degree dalam Pengetahuan Militer pada tahun 1949. Pada tahun 1950, ia bergabung dengan Akademi Angkatan Udara dan kembali meraih gelar Bachelor’s Degree untuk Pengetahuan Aviation serta Ia mengajar di Akademi Angkatan Udara pada periode 1952-1959. Pada tahun 1964, ia diangkat sebagai Kepala Delegasi Militer Mesir untuk USSR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Di bawah Konstitusi Mesir 1971, Presiden Mubarak memiliki kuasa yang luas atas Mesir. Bahkan, dia dianggap banyak orang sebagai seorang diktator, meskipun moderat. Ia dikenal karena posisinya yang netral dalam Konflik Israel-Palestina dan sering terlibat dalam negosiasi antar kedua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bergabung di Akademi Militer FROUNZ (Uni Soviet), ia menjadi Komandan Pangkalan Udara Barat Kairo (1964) dan menjabat Direktur Akademi Angkatan Udara pada tahun 1968. Pada tahun 1969, ia menjabat Kepala Staf Angkatan Udara dan Komandan Angkatan Udara serta Wakil Menteri Peperangan (1972). Pada 1974, ia dipromosikan ke peringkat Letnan Jendral dan Wakil-Presiden Republik Arab Mesir (1975).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1979, ia menjabat Wakil-Presiden Partai Demokratik Nasional (NDP) dan langsung menjabat Presiden Republik Arab Mesir pada 1981. Pada 1982, ia menjabat Presiden Partai Demokratik Nasional dan terpilih kembali sebagai presiden (1987). Periode 1989-1990, ia menjabat Ketua Umum Organisasi Persatuan Afrika “OAU“. Ia terpilih kembali sebagai presiden pada 1993 dan menjabat lagi sebagai Ketua Umum Organisasi Persatuan Afrika “OAU” pada periode 1993-1994. Sejak Juni 1996, ia menjabat Ketua Umum Arab Summit. Ia terpilih kembali sebagai presiden pada 1999 dan menjabat Ketua Umum G-15 pada periode 1998-2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mubarak telah menjadi kekuatan gaya lama dengan kontrol penuh dari pemerintah. Berjalan tanpa perlawanan, Mubarak memenangkan kepresidenan dalam referendum nasional pada tahun 1987, 1993 dan 1999; setelah perubahan undang-undang, ia menang melawan oposisi token pada tahun 2005. Pada bulan Februari 2005 Mubarak mengumumkan rencana untuk pemilu September 2005 yang pertama kali Mesir multi-kontes calon presiden. Pada tanggal 7 September 2005 ia dgn mudah memenangkan jangka lima kali berturut-turut dalam pemilihan tersebut, namun kemenangan itu tertutup oleh jumlah pemilih yang rendah, laporan kecurangan dan pidana penjara saingan politiknya, Ayman Nour. Sejak itu, presiden Mubarak telah didominasi oleh tekanan untuk reformasi politik dan oleh kasih Mubarak / membenci hubungan dengan Amerika Serikat, yang telah menjadi penyedia stabil bantuan militer. Mubarak telah ditegur oleh para pemimpin Amerika, termasuk Presiden George W. Bush dan Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice, karena kurangnya “komitmen” untuk demokrasi, tetapi ia juga telah menjadi sekutu AS yang penting di wilayah ini, khususnya selama perang AS di Irak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik dan jabatan militer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali terpilih sebagai presiden untuk kelima kalinya (2005)&lt;br /&gt;Ketua G-15 (1998 &amp;amp; 2002)&lt;br /&gt;Kembali terpilih sebagai presiden untuk keempat kalinya (1999)&lt;br /&gt;Ketua Arab Summit sejak Juni (1996)&lt;br /&gt;Ketua OAU (1993-1994)&lt;br /&gt;Kembali terpilih sebagai presiden untuk ketiga kalinya (1993)&lt;br /&gt;Ketua OAU (1989-1990)&lt;br /&gt;Kembali terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya (1987)&lt;br /&gt;Presiden Partai Nasional Demokratik (1982)&lt;br /&gt;Presiden Republik (1981)&lt;br /&gt;Wakil Presiden Partai Nasional Demokratik (NDP) (1979)&lt;br /&gt;Wakil Presiden Republik Arab Mesir (1975)&lt;br /&gt;Promosi jabatan Letnan Jenderal (1974)&lt;br /&gt;Komandan Angkatan Udara dan Wakil Menteri Pertahanan (1972)&lt;br /&gt;Kepala Staf Angkatan Udara (1969)&lt;br /&gt;Direktur Akademi Angkatan Udara (1968)&lt;br /&gt;Komandan Angkatan Udara Kairo Barat (1964)&lt;br /&gt;Bergabung dengan Frunze Military Academy, USSR (1964)&lt;br /&gt;Lecturer di Akademi Angakatan Udara (1952-1959)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://sosok.kompasiana.com/2011/02/06/inilah-biografi-sang-diktator-mubarak/"&gt;Kompasiana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-1087823368033705466?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/1087823368033705466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/biografi-hosni-mubarak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1087823368033705466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/1087823368033705466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/biografi-hosni-mubarak.html' title='Biografi Hosni Mubarak'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-7497548824156380821</id><published>2011-02-04T22:58:00.000+07:00</published><updated>2011-02-04T22:58:10.962+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik Dunia'/><title type='text'>Israel Kirim Paket ke Mubarak, Isinya Gas untuk Membubarkan Massa</title><content type='html'>Israel diam-diam membantu Pemerintahan Presiden Hosni Mubarak untuk menumpas gerakan antipemerintah. Pesawat Israel diketahui membawa kargo berton-ton yang berisi gas untuk membubarkan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kargo pesawat Israel ini diketahui dari salah satu koresponden Press TV. Sang koresponden menyaksikan ada tiga pesawat asal Israel mendarat di Bandara Mina International, Sabtu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Isi dari tiga pesawat itu adalah gas untuk membubarkan massa," demikian laporan Press TV, seperti dikutip dari Al Manar, Kamis. Koresponden menggambarkan, bagaimanaf petugas keamanan bandara Mina menerima dan membawa masuk kargo gas itu ke dalam bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel memang berkepentingan dengan Mesir terkait situasi politik dan ekonomi di Timur Tengah. Selain Mesir dikenal memiliki 'hubungan baik' dengan Israel, Mesir juga penyedia 40 persen gas ke Israel untuk menggerakkan perekonomian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://id.news.yahoo.com/repu/20110203/twl-israel-kirim-paket-ke-mubarak-isinya-4d6e3f4.html"&gt;Yahoo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-7497548824156380821?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/7497548824156380821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/israel-kirim-paket-ke-mubarak-isinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/7497548824156380821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/7497548824156380821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/israel-kirim-paket-ke-mubarak-isinya.html' title='Israel Kirim Paket ke Mubarak, Isinya Gas untuk Membubarkan Massa'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-5351558632878788457</id><published>2011-02-04T20:41:00.002+07:00</published><updated>2011-02-04T20:43:22.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kabupaten Mukomuko Propinsi Bengkulu'/><title type='text'>Warga Kecamatan Ipuh Dan Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Menyaksikan UFO Mendarat di Laut ???</title><content type='html'>Belum bisa dipastikan apakah ini ada keterkaitannya dengan dugaan mendaratnya pesawat UFO di Magelang yang bekasnya menyerupai crop circle, yang jelas dugaan mendaratnya pesawat UFO kali ini mencuat di Mukomuko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu UFO mendarat ini muncul setelah ratusan warga Kecamatan Ipuh dan Air Rami, Selasa (2/2) malam menyaksikan dengan mata kepala sendiri ada fenomena alam unik. Apa pasal? Pasalnya warga melihat ada cahaya asing yang menerangi lautan di malam itu. Sebuah cahaya yang cukup terang sehingga menyedot perhatian warga di malam itu. Se Mukomuko pun heboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak warga yang menerka-nerka sumber cahaya tersebut. Ada yang menyatakan cahaya tersebut berasal dari kapal yang terbakar. Ada juga yang menduga ada benda asing menyerupai UFO dari ruang angkasa. Namun tak sedikit l warga yang beranggapan bahwa itu adalah fenomena alam yang dibuat oleh para jin penunggu laut. Apapun cahaya itu yang jelas menyedot perhatian warga dua kecamatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang warga Arifin mengatakan cahaya tersebut cukup aneh. Dan tidak pernah terjadi dalam kurun berpuluh tahun ini. Cahaya yang cukup terang seperti cahaya bulan. Namun tidak tahu pasti sumber cahaya yang menerangi laut malam itu. Cahayanya jika direkam mengguna handy cam terlihat memancar ke langit seperti lampu sorot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya, Rabu (2/2) ada informasi yang tidak jelas yang menyatakan jika ada kapal mengalami korsleting di tengah laut. Dan menyatakan jika cahaya itu berasal dari lampu kapal. “Untuk Sumber cahaya tidak ada yang tahu pasti. Saat ini hanya menerka-nerka. Yang jelasnya pada pukul 06.00 WIB pagi pagi cahaya itu masih ada. Menghilang saat matahari terbit,” kata Arifin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dugaan bahwa itu berasal dari cahaya kapal untuk sementara bisa dibantah. Sebab jika itu cahaya kapal cahayanya bukan hanya satu tapi akan banyak lampu yang terlihat. Dan juga setelah dibuktikan nelayan pada pagi hari ketika hendak melaut tidak menemukan kapal apapun yang berada di sumber asal cahaya malam itu. Sehingga saat ini tidak tahu pasti apakah asal cahaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nelayan sudah mengecek pagi Rabu. Sebab memang ini menjadi pembicaraan hangat warga. Sejauh ini tidak tahu apa asal cahaya itu. Kalau kapal kata para nelayan sangat tidak mungkin,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Danramil Ipuh Kapten. Inf. Ahmad Yudi mengatakan bahwa cahaya yang timbul malam itu sangat aneh. Cahaya jika dilihat dari hasil rekamannya seperti cahaya laser. Bisa dipastikan itu bukan kapal. Namun untuk menduga itu cahaya dari benda asing harus butuh pembuktian. Yang jelas itu bukan lampu kapal, tak mungkin mampu menerangi laut malam itu. “Fenomena ini masih menjadi teka-teki yang menyedot perhatian warga kita,” terang Danramil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://harianrakyatbengkulu.com/?p=393"&gt;Rakyat Bengkulu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-5351558632878788457?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/5351558632878788457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/warga-kecamatan-ipuh-dan-kecamatan-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/5351558632878788457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/5351558632878788457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/warga-kecamatan-ipuh-dan-kecamatan-air.html' title='Warga Kecamatan Ipuh Dan Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko Menyaksikan UFO Mendarat di Laut ???'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-2641453185437533190</id><published>2011-02-03T20:27:00.000+07:00</published><updated>2011-02-03T20:27:19.644+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa Pekerja Sosial'/><title type='text'>Latihan Membuat Proposal Penelitian ""OPINI MAHASISWA TUGAS BELAJAR (TB) DAN MAHASISWA IKATAN DINAS (ID)  TERHADAP PENGELOLAAN MENU MAKANAN DIDAPUR   SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL (STKS) BANDUNG ""</title><content type='html'>Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) di bawah Kementerian Sosial RI (dulu Departemen Sosial) yang menyelenggarakan pendidikan Diploma IV Pekerjaan Sosial dengan Akreditasi “A” berdasarkan surat keputusan Badan Akreditasi Nasional (BAN) perguruan tinggi nomor : 005/BAN-PT/Ak-II/Dipl-IV/XII/2005, berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 57 tahun 1984 bahwa Lulusan Diploma IV diberi penghargaan setara sama dengan lulusan Program Strata I (S1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; OPINI MAHASISWA TUGAS BELAJAR (TB) DAN MAHASISWA IKATAN DINAS (ID) &lt;br /&gt;TERHADAP PENGELOLAAN MENU MAKANAN DIDAPUR  &lt;br /&gt;SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL (STKS) BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) di bawah Kementerian Sosial RI (dulu Departemen Sosial) yang menyelenggarakan pendidikan Diploma IV Pekerjaan Sosial dengan Akreditasi “A” berdasarkan surat keputusan Badan Akreditasi Nasional (BAN) perguruan tinggi nomor : 005/BAN-PT/Ak-II/Dipl-IV/XII/2005, berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 57 tahun 1984 bahwa Lulusan Diploma IV diberi penghargaan setara sama dengan lulusan Program Strata I (S1).&lt;br /&gt;Tujuan penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial ini adalah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi profesional dalam bidang Ilmu dan Teknologi Pekerjaan Sosial. Sejak berdiri tahun 1959 sampai dengan tahun 2008 STKS telah menghasilkan lulusan sebanyak 10.744 orang lulusan yang tersebar diberbagai instansi pemerintah, swasta, maupun lembaga-lembaga internasional seperti UNHCR, UN-OCHA, UNDP, UNICEF, Word Bank dan lain-lain.&lt;br /&gt;Sampai dengan angkatan tahun 2008 STKS mempunyai dua jurusan yakni Jurusan Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) yang bertujuan menghasilkan pekerja sosial yang memiliki kompetensi dalam bidang pengorganisasian masyarakat (community organization), pengembangan masyarakat(community development, dan analisis kebijakana sosial (sosial policy analysis). Kemudian untuk  jurusan Rehabilitasi Sosial (Resos) yang bertujuan menghasilkan pekerjaan sosial klinis serta mahir dalam mengimplementasikan program pelayanan sosial klinis.&lt;br /&gt;Dosen STKS Bandung sebagian besar adalah terdiri dari dosen tetap sebanyak 69 orang, yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang kesejahteraan sosial atau pekerjaan sosial dan Ilmu-ilmu sosial lainnya dengan kualifikasi pendidikan S2 dan S3 serta dosen tidak tetap yang berasal dari perguruan tinggi lainnya.&lt;br /&gt;Mahasiswa STKS Bandung terdiri dari mahasiswa Tugas Belajar (TB), Ikatan Dinas (ID), Ijin belajar (IB) dan Penerima Bantuan Biaya Pendidikan (PBBP).&lt;br /&gt;Adapun biaya yang ditanggung oleh Kementerian Sosial RI melalui Sekolah Tinggi Kesejateraan Sosial (STKS) Bandung untuk mahasiswa Tugas belajar (TB) dan Pemerintah Daerah untuk mahasiswa Ikatan Dinas (ID) adalah :&lt;br /&gt;1. Biaya SPP&lt;br /&gt;2. Biaya Registrasi&lt;br /&gt;3. Biaya Sumbangan sarana prasarana&lt;br /&gt;4. Biaya Pakaian seragam&lt;br /&gt;5. Biaya Jaket almamater&lt;br /&gt;6. Biaya Pengenalan Program Institusi (PPI)&lt;br /&gt;7. Biaya Latsar penanggulangan bencana&lt;br /&gt;8. Biaya Makan 3 X sehari&lt;br /&gt;9. Biaya Asrama&lt;br /&gt;Dari komponen tersebut diatas walaupun ditanggung Kementerian Sosial RI melalui Sekolah Tinggi Kesejateraan Sosial (STKS) Bandung untuk mahasiswa Tugas belajar (TB) dan Pemerintah Daerah untuk mahasiswa Ikatan Dinas (ID) namun masih banyak kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaannya. Fakta tersebut dapat dilihat dari banyaknya keluhan-keluhan yang diutarakan oleh Mahasiswa TB dan ID baik kepada sesama rekan mahasiswa maupun kepada pihak yang terkait seperti lembaga STKS. Komponen yang mendapat perhatian dari mahasiswa TB dan ID antara lain sebagai berikut&lt;br /&gt;1. Makan 3 kali sehari&lt;br /&gt;2. Asrama &lt;br /&gt;3. Pakaian Seragam&lt;br /&gt;Dari 3 komponen ini yang banyak dan sering dikeluhkan adalah persoalan makan 3 kali sehari, yakni makan pagi (sarapan), makan siang, makan malam. Keluhan-keluhan ini sudah sering atau bahkan sangat-sangat sering disampaikan kepada pihak yang terkait seperti pihak Dapur STKS yang memberikan pelayanan secara langsung maupun pihak lembaga STKS yang mempunyai kewenangan terhadap pelayanan keseluruhan yang ada di STKS, baik secara individu-individu mahasiswa maupun kelompok-kelompok mahasiswa. Meskipun sudah seringkali disampaikan namun tidak membuat perubahan-perubahan yang berarti, sehingga puncaknya pernah terjadi pada sekitar bulan Agustus tahun 2009 yang mana terjadi demo dilakukan oleh mahasiswa TB dan ID. Namun sangat disayangkan meskipun sudah berdemo menyampaikan aspirasi secara frontal dan bersama-sama, keluhan-keluhan yang menyangkut pelayanan pengelolaan menu makanan didapur STKS tidak mendapat perhatian serius sampai saat ini. &lt;br /&gt;Penulis yang merupakan mahasiswa TB angkatan 2008 jurusan PSM tentunya juga sangat merasakan bagaimana pelayanan pengelolaan menu makanan didapur STKS. Menurut penulis pengelolaan menu makanannya sangat tidak memperhatikan kebutuhan dari mahasiswa TB dan ID, mulai dari selera, kuantitas dan kualitas makanan, dan lain sebagainya. Penulis mempunyai asumsi bahwa makanan mempunyai dampak terhadap mutu dan kualitas diri seseorang, sehingga apabila makanannya baik maka hasil mutu dan kualitas diri seseorang juga akan baik, namun juga bisa sebaliknya apabila makanannya kurang baik maka hasil mutu dan kualitas diri seseorang juga akan kurang baik (tinjauan pustaka teorinya perlu dicari). Apabila asumsi dan teori tersebut benar adanya maka sangat dikhawatirkan akan membawa dampak maupun pengaruh kurang baik terhadap mutu dan kualitas mahasiswa TB dan ID yang merupakan calon pekerja sosial profesional.&lt;br /&gt;Untuk itulah penulis mempunyai alasan tentang penelitian ini, dimana hasil dari penelitian ini dapat dijadikan data laporan kepada pihak-pihak terkait seperti rekanan yang mendapat yang kontrak menyediakan makan 3 kali sehari, lembaga STKS maupun bila diperlukan dan dimungkinkan karena tidak mendapatkan perhatian yang serius dapat dijadiakan sebagai bahan laporan dan pengaduan ke Kementerian Sosial dalam hal ini Badan Pendidikan Dan Penelitian Kesejahteraan Sosial&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;B. Permasalah Penelitian&lt;br /&gt;Berdasarkan fakta-fakta yang mendasari tersebut, maka dinilai penting oleh penulis untuk diadakan penelitian tentang Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung, maka peneliti menetapkan rumusan masalah, yaitu &lt;br /&gt;1. Bagaimana Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Pagi (sarapan) Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;2. Bagaimana Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Siang Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;3. Bagaimana Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Malam Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tujuan Penelitian&lt;br /&gt;Berdasarkan rumusan permasalahan penelitiana diatas, Penelitian yang peneliti lakukan tentang Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung, bertujuan untuk :&lt;br /&gt;1. Mengetahui Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Pagi (sarapan) Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;2. Mengetahui Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Siang Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;3. Mengetahui Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Malam Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Manfaat Hasil Penelitian&lt;br /&gt;1. Manfaat Konseptual&lt;br /&gt;Penelitian ini diharapkan mampu untuk memberikan manfaat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan terutama dibidang pekerjaan sosial dengan kelompok (social work with group) dalam hal advokasi sosial, khususnya dalam melihat Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung. &lt;br /&gt;Kemudian melalui Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan sumbangan wacana tentang arti pentingnya Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung. Dengan harapan terwujudnya kualitas gizi dan kesehatan yang baik dimana akan berdampak pada meningkatnya semangat dan mutu mahasiswa Tugas Belajar (TB) dan mahasiswa Ikatan Dinas (ID) dalam menempuh pendidikan.&lt;br /&gt;2. Manfaat Praktis&lt;br /&gt;Penelitian ini juga bermanfaat sebagai bahan data informasi kepada pihak-pihak yang terkait dengan pengelolaan menu makanan di dapur STKS, sehingga Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung dapat dilakukan secara baik dan sesuai dengan prosedur yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tinjauan Pustaka&lt;br /&gt;1. Tinjauan Tentang Opini&lt;br /&gt; Menurut Efendy, opini merupakan respon yang diberikan seseorang yaitu komunikan (penerima pesan) kepada komunikator (orang yang menyampaikan pesan) yang sebelumnya telah memberikan stimulus berupa pertanyaan. &lt;br /&gt;Menurut William Albig, Opini merupakan expressed statemant yang bisa diucapkan dengan kata-kata. Secara garis besar opini dapat didefinisikan sebagai “apa yang telah dinyatakan oleh seseorang dalam menjawab suatu pertanyaan”.&lt;br /&gt;2. Tinjauan Tentang Mahasiswa Tugas Belajar (TB)&lt;br /&gt; Menurut Bab 1 ketentuan umum pasal 1 keputusan ketua STKS Bandung nomor : 858/SK.KET/STKS/VII/2008 tentang pengertian mahasiswa Tugas Belajar (TB) adalah calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau pegawai negeri sipil baik pusat maupun daerah yang telah mendapatkan ijin/rekomendasi dari instansi asal.&lt;br /&gt;3. Tinjauan Tentang Mahasiswa Ikatan Dinas (ID)&lt;br /&gt; Menurut Bab 1 ketentuan umum pasal 1 keputusan ketua STKS Bandung nomor : 858/SK.KET/STKS/VII/2008 tentang pengertian mahasiswa Ikatan Dinas (I) adalah mahasiswa yang dikirim oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tinjauan Tentang Pengelolaan&lt;br /&gt; Dalam kamus bahasa indonesia pengelolaan adalah melakukan kegiatan tertentu dengan menggerakan tenaga orang lain. (tinjauan pustakanya perlu diperbanyak lagi)&lt;br /&gt;5. Tinjauan Tentang Menu Makanan&lt;br /&gt; Menu makanan menurut kamus bahasa indonesia adalah daftar atau rangkaian jenis makanan yang tersedia dan dapat dihidangkan. (tinjauan pustakanya perlu diperbanyak lagi)&lt;br /&gt;6. Tinjauan Tentang Dapur&lt;br /&gt; Menurut kamus bahasa indonesia adalah bagian rumah/bangunan yang dipergunakan sebagai tempat memasak. (tinjauan pustakanya perlu diperbanyak lagi)&lt;br /&gt;7. Pelayanan Pekerjaan Sosial &lt;br /&gt;National association of social workers (NASW) dalam Zastrow (1999) mengemukakan pekerjaan social sebagai berikut :&lt;br /&gt;“Social work is the professional activity of helping individuals, groups of communities to enhance or restore their capacity for social functioning and to create societal conditions favorable to their goal” (Zastrow 1999:P.5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pekerjaan sosial adalah aktivitas professional dalam membantu individu, kelompok dan masyarakat untuk meningkatkan dan memperbaiki kemampuan mereka dalam berfungsi social da untuk menciptakan kondisi sosial yang memungkinkan mereka untuk mencapai tujuannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;International Association of School of Social Work dan International Federation of Social Workers, 2001 menyatakan konsep pekerjaan social sebagai berikut: &lt;br /&gt;“The social work profesion promotes social change, problem solving in human relationsifs and the empowerment and liberation of people to enhance well-being.utilising teoris of human behavior and social system, social work intervenes at the point where people interact with their environments. Principals of human rights and social justice are fundamental to social work” (Parker, 2005:P.7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pekerjaan sosial mendukung adanya perubahan social, pemecahan masalah yang berhubungan dengan relasi kemanusiaan, pemberdayaan dan kebebasan untuk meningkatkan kesejahteraan. Pekerjaan sosial menggunakan teori-teori tentang perilaku manusia dan system-sistem sosial, dan intervensi pekerjaan sosial di arahkan pada interaksi manusia dengan lingkungannya. Prinsip hak asasi manusia dan keadilan sosial menjadi dasar dalam praktik pekerjaan social”.&lt;br /&gt;Berdasarkan definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa fokus utama pelayanan pekerjaan sosial adalah meningkatkan keberfungsian sosial (social functioning) melalui intervensi yang bertujuan untuk bermakna dalam meningkatkan kemampuan seseorang dalam menghadapi masalah yang dialaminya. Masalah-masalah tersebut dapat berasal dari individu (berhubungan dengan kondisi psikologis) maupun masalah yang berasal dari proses interaksi individu dengan lingkungannya. &lt;br /&gt;8. Tinjauan Tentang Advokasi Pekerja Sosial&lt;br /&gt; Advokasi pada hakekatnya merupakan salah satu peranan dalam pekerjaan sosial. Mickelson dalam Sheafor dan Horejsi (2003) mendefinisikan advokasi pekerjaan sosial sebagai “the act of directly representing, defending, intervening, supporting, or recommending a course of action on behalf of one or more individuals, groups, or communities with the goal of securing and retaining social justice”. Berdasarkan definisi tersebut, advokasi pekerjaan sosial merupakan tindakan yang secara langsung mewakili, mempertahankan, mencampuri, mendukung, atau merekomendasikan tindakan tertentu untuk kepentingan satu atau lebih individu, kelompok, atau masyarakat dengan tujuan untuk menjamin atau menopang keadilan sosial. Definisi lain dikemukakan oleh Schneider dan Lester (2001), “Social work advocacy is the exclusive and mutual representation of a client(s) or a cause in a forum, attempting to systematically influence decision making in an unjust or unresponsive system(s)”. Schneider dan Lester mendefinisikan advokasi pekerjaan sosial sebagai perwakilan eksklusif dan timbal balik untuk seorang atau beberapa klien atau untuk sebuah perkara dalam sebuah forum, upaya sistematik untuk mempengaruhi pengambilan keputusan dalam sistem yang tidak adil atau tidak responsif.&lt;br /&gt;Selanjutnya, menurut Sheafor dan Horejsi, tindakan advokasi bertujuan untuk membantu klien dalam menegakkan hak-hak mereka untuk menerima sumber-sumber dan pelayanan-pelayanan atau untuk memberikan dukungan aktif terhadap perubahan-perubahan kebijakan dan program-program yang memiliki efek negatif pada klien baik secara individual maupun kelompok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Metode Penelitian&lt;br /&gt;1. Desain Penelitian&lt;br /&gt;Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survey deskriptif. Penelitian deskriptif adalah dengan maksud untuk mencari fakta dengan interpretasi yang tepat. &lt;br /&gt;Menurut Suryadi Suryabrata (1983:18), penelitian deskriptif adalah &lt;br /&gt;“Suatu metode dalam penelitian yang bermaksud untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu” &lt;br /&gt;Dalam penelitian untuk mengetahui Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung digunakan desain penelitian survey deskriptif di mana bertujuan untuk memperoleh gambaran secara nyata bentuk tentang Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung. &lt;br /&gt;2. Sumber Data, Populasi dan Sampel&lt;br /&gt;a. Sumber Data&lt;br /&gt;Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber primer dan sumber sekunder, sebagai berikut:&lt;br /&gt;1) Sumber primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada peneliti, dalam penelitian ini yang dikatakan sebagai data yang bersumber dari Mahasiswa Tugas Belajar (TB) dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) &lt;br /&gt;2) Sumber sekunder adalah sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada peneliti. Data sebagai sumber sekunder dapat diberikan oleh orang lain atau dokumentasi suatu peristiwa, dalam hal ini Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah&lt;br /&gt;- Data mengenai jumlah mahasiswa TB dan ID, data anggaran biaya makan untuk mahasiswa TB dan ID yang diperoleh dari lembaga STKS.&lt;br /&gt;- Dokumentasi hasil laporan observasi Mahasiswa Tugas Dolly Belta Hemawan tahun 2009 yang berisi informasi singkat tentang Respon Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung tahun 2009.&lt;br /&gt;b. Populasi&lt;br /&gt;Menurut Iskandar dan Carolina Nitimiharjo (1991:83) mengemukakan bahwa “populasi merupakan ciri individu dengan kualitas serta ciri-ciri tertentu”. &lt;br /&gt;Populasi merupakan unit analisis yaitu objek yang akan diteliti adalah seluruh mahasiswa Tugas Belajar (TB) dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung mulai angkatan 2007 s.d 2010 adalah berjumlah 392 orang. (data tersebut baru prediksi karena belum dikonfirmasi dengan pihak lembaga STKS)&lt;br /&gt;c. Penarikan Sampel&lt;br /&gt;Sampel yang akan dijadikan objek dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak (random sampling) dengan sistem Equi-Probability, artinya setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk terpilih menjadi anggota sampel dengan langkah-langkah sebagai berikut&lt;br /&gt;1) Langkah pertama menetapkan jumlah populasi penelitian yaitu menarik sampel dengan random sampling fraction sebesar 10 % dari 392 Mahasiswa TB dan ID STKS Bandung, maka didapatlah 80 orang mahasiswa sampel dengan menggunakan rumus :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Keterangan&lt;br /&gt;n : jumlah sampel yang dicari&lt;br /&gt;N : jumlah populasi&lt;br /&gt;a : nilai fraction&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang menjadi sampel pada penelitian ini sebanyak 80 orang Mahasiswa TB dan IB STKS&lt;br /&gt;2) Langkah kedua membuat daftar calon responden/tabel bilangan random yang berisi angka-angka yang disusun dalam tiga digit. Kemudian menentukan interval fraksi menggunakan rumus i/k, sebanyak 10 % dari 80 calon responden yaitu sebanyak 8 nomor kartu undian&lt;br /&gt;3) Langkah ketiga, setelah mendapatkan interval dari 10 % dari nomor tersebut kemudian memberi nomor 1-8 pada kertas undian, selanjutnya kertas tersebut digulung dan dimasukan kedalam wadah dan diaduk. Angka yang keluar /muncul menentukan siapa yang berhak menjadi responden, kemudian kelipatan angka tersebut disesuaikan sebanyak jumlah responden yang dibutuhkan sebagai sampel dalam penelitian ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Teknik Pengumpulan Data&lt;br /&gt;a. Angket&lt;br /&gt;Angket merupakan pengumpulan data yang dilakukan dalam bentuk kuisoner atau daftar pernyataan yang diisi oleh responden tanpa kehadiran peneliti. Opini atau pendapat dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan Skala Likert yaitu teknik penskalaan pernyataan sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Angket dalam penelitian ini disusun dengan menggunakan distribusi respon sebagai dasar penentuan niali skalanya yang menggunakan kategori jawaban “Sangat setuju (SS), Setuju (S), Ragu-Ragu (R), Tidak setuju (TS), Sangat Tidak Setuju (STS)”.&lt;br /&gt;Agar responden menyadari bahwa angket itu sangat berguna dan penting untuk kepentingan penelitian, maka peneliti melakukan langkah-langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1) Dalam angket penelitian tersebut, peneliti berusaha menjelaskan bahwa penelitian ini tidak untuk menilai jawaban yang benar ataupun salah, serta data responden yang bersifat pribadi akan dijaga kerahasiaannya.&lt;br /&gt;2) Peneliti menyertakan pedoman atau petunjuk pengisian angket disertai dengan alternatif jawabannya.&lt;br /&gt;3) Peneliti berupaya menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah untuk dimengerti untuk memudahkan pemahaman responden terhadap item-item pernyataan.&lt;br /&gt;4) Mekanisme pengumpulan data melalui angket ini dilakukan dengan cara mendatangi responden pada masing-masing tempat tinggal baik yang tinggal di asrama maupun kost dan lain-lain.&lt;br /&gt;5) Peneliti memberikan tenggang waktu satu minggu kepada responden untuk mengisi angket yang telah disediakan oleh peneliti.&lt;br /&gt;b. Studi Dokumentasi&lt;br /&gt;Teknik ini digunakan untuk memperoleh data selain responden berupa catatan-catatan yang berhubungan, seperti dalam hal ini adalah Dokumentasi hasil laporan observasi Mahasiswa Tugas Dolly Belta Hemawan tahun 2009 yang berisi informasi singkat tentang Respon Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung tahun 2009.&lt;br /&gt;c. Observasi&lt;br /&gt;Peneliti melakukan pengamatan secara langsung terhadap responden mengenai keadaan fisik seperti lingkungan, aktifitas sehari-hari, dan lain-lain dari mahasiswa TB dan ID STKS&lt;br /&gt;4. Defenisi Operasional&lt;br /&gt;Untuk membatasi dan memperjelas konsep-konsep yang digunakan dalam penelitian, berikut dirumuskan definisi operasionalnya sebagai berikut : &lt;br /&gt;a. Opini yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pendapat mahasiswa TB dan ID dikaitkan dengan pengelolaan menu makanan didapur STKS bandung&lt;br /&gt;b. Mahasiswa Tugas Belajar (TB) dan Ikatan Dinas (ID) dalam penelitian ini adalah yang sesuai dengan Menurut Bab 1 ketentuan umum pasal 1 keputusan ketua STKS Bandung nomor : 858/SK.KET/STKS/VII/2008&lt;br /&gt;c. Pengelolaan Menu Makanan dalam penelitian ini adalah penyediaan makanan yang diberikan oleh dapur STKS Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur&lt;br /&gt;Pengujian reliabilitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan suatu instrument penelitian. Sebua instrument penelitian dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang dinginkan peneliti dan dapat mengungkapkan data dari variable yang diteliti secara tepat. Jenis pengujian data atau validitas alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas isi atau validitas muka dengan melakukan konsultasi dan bimbingan dengan dosen pembimbing.&lt;br /&gt;Pengujian reliabilitas adalah suatu kemampuan instrument guna mengukur secara konsisten terhadap fenomena yang dirancang untuk diukur. Jenis alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert, yaitu skala untuk mengukur sikap-sikap responden terhadap masalah-masalah tertentu dalam hal ini Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Teknik Analisis Data&lt;br /&gt;Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain, sehingga dapat mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain (Sugiyono, 2008; hal 244).&lt;br /&gt;Peneliti dalam menganalisa data menggunakan teknik analisa data kuantitatif. Teknik analisa data kuantitatif dimaksud bahwa data yang diperoleh disajikan dalam bentuk table berisi angka-angka dan dihitung rata-rata prosentasenya. Kemudian data tersebut diungkapkan melalui uraian kalimat logis dan sederhana sehingga dapat memperoleh gambaran yang jelas dari data yang disajikan dalam bentuk tabel yang berisi angka-angka yang dihitung rata-rata prosentasinya tersebut. Dalam teknik analisa data ini peneliti melakukan Langkah-langkah yang meliputi :&lt;br /&gt;a. Pengelompokan data kedalam kelompok-kelompok yang sama sehingga data bermakna untuk menjawab permasalahan.&lt;br /&gt;b. Membuat tabulasi data.&lt;br /&gt;c. Membuat table frekuensi.&lt;br /&gt;d. Menentukan kriteria skor total responden untuk:&lt;br /&gt;1) Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Pagi (sarapan) Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;2) Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Siang Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;3) Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Malam Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;a) Kriteria skor &lt;br /&gt; Skor tertinggi = nilai tertinggi x jumlah pernyataan&lt;br /&gt; Skor terendah = nilai terndah x jumlah pernyataan&lt;br /&gt; Range = skor tertinggi – skor terendah&lt;br /&gt;b) Menentukan banyakanya kelas interval (k)&lt;br /&gt;Banyakanya kelas interval, ditentukan kedalam lima (5 tingkatan) yaitu &lt;br /&gt; Sangat setuju (SS) / respon sangat positif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung.&lt;br /&gt; Setuju (S) / respon positif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung&lt;br /&gt; Ragu-ragu (RG) / respon antara positif dan negatif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung&lt;br /&gt; Tidak setuju (TS) / respon negatif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung&lt;br /&gt; Sangat tidak setuju (STS) / respon sangat negative terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung&lt;br /&gt;c) Menentukan interval kelas (i)dengan rumus :&lt;br /&gt;          Dimana :&lt;br /&gt;i = interval kelas&lt;br /&gt;R = Range&lt;br /&gt;k = 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d) Menginterpretasikan hasil proses analisis data &lt;br /&gt;Interpretasi hasil proses analisis data, peneliti lakukan secara sederhana, dimana kategori jawaban responden dikaitkan dengan opini responden, yaitu :&lt;br /&gt; Jika total skor responden termasuk dalam kategori sangat setuju (SS) berarti responden mempunyai respon sangat positif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung.&lt;br /&gt; Jika total skor responden termasuk dalam kategori setuju (S) berarti responden mempunyai respon positif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung.&lt;br /&gt; Jika total skor responden termasuk dalam kategori ragu-ragu (RG) berarti responden mempunyai respon antara positif dan negatif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung.&lt;br /&gt; Jika total skor responden termasuk dalam kategori tidak setuju (TS) berarti responden mempunyai respon yang negatif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung.&lt;br /&gt; Jika total skor responden termasuk dalam kategori sangat tidak setuju (STS) berarti responden mempunyai respon yang sangat negatif terhadap opini pengelolaan menu makanan didapur STKS Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moh Natzir. 2005. Metode Penelitian. Jakarta; Ghalia Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irawan Soehartono.2008.Metode Penelitian Sosial.Bandung; PT Remaja Rosdakarya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R &amp; D. Bandung: Alfabeta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zastrow, Charles. 2007. The Practice Of Social Work: A Comprehensve Worktext. Eight Edition. USA: Thompson Brroks/Cole&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan Ajar Penelitian Kuantitatif Mata Kuliah Metode Penelitian Sosial 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADWAL DAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN&lt;br /&gt;No Kegiatan Tahun 2011&lt;br /&gt;  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12&lt;br /&gt;1 Studi Literatur            &lt;br /&gt;2 Menyusun rancangan penelitian, lokasi dan pengajuan proposal judul            &lt;br /&gt;3 Seminar proposal            &lt;br /&gt;4 Membuat instrument penelitian            &lt;br /&gt;5 Mengurus izin penelitian            &lt;br /&gt;6 Menjajaki dan menilai lapangan            &lt;br /&gt;7 Memilih dan memanfaatkan informan            &lt;br /&gt;8 Menyiapkan perlengkapan penelitian            &lt;br /&gt;9 Pengumpulan data penelitian            &lt;br /&gt;10 Bimbingan penyusunan laporan            &lt;br /&gt;11 Pengesahan laporan            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANGKET&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas Responden&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama   :&lt;br /&gt;Jenis Kelamin : Laki-laki / Perempuan&lt;br /&gt;Umur   :&lt;br /&gt;Status Mahasiswa :  TB /  ID&lt;br /&gt;Asala Daerah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Opini Mahasiswa Tugas Belajar (TB) Dan Mahasiswa Ikatan Dinas (ID) Terhadap Pengelolaan Menu Makanan Didapur  Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung&lt;br /&gt;NO PERNYATAAN SKOR JAWABAN&lt;br /&gt;  SS S RR TS STS&lt;br /&gt;1 Setiap hari saya makan didapur STKS     &lt;br /&gt;2 Saya makan 3 kali sehari didapur STKS     &lt;br /&gt;3 Menu makanan didapur STKS sesuai dengan selera saya     &lt;br /&gt;4 Menu makanan didapur STKS sudah sesuai dengan standar 4 sehat 5 sempurna     &lt;br /&gt;5 Menu makanan didapur STKS telah memenuhi standar kesehatan     &lt;br /&gt;6 Saya tidak setiap hari makan didapur STKS karena Asrama saya jauh dari Kampus     &lt;br /&gt;8 Kalau ada uang saya tidak makan didapur STKS     &lt;br /&gt;9 Saya sangat senang makan didapur STKS     &lt;br /&gt;10 Keadaan diruang tempat meletakan dan membagikan makanan sangat bersih       &lt;br /&gt;11 Pengelolaaan menu makanan diawasi oleh ahli gizi secara profesinal     &lt;br /&gt;12 Pengelolaan menu makanan diawasi oleh ahli kesehatan secara profesinal     &lt;br /&gt;13 Saya sangat tidak puas dengan pelayanan pengelolaan menu makanan didapur STKS     &lt;br /&gt;14 Makan didapur STKS diganti dengan pemberian uang seperti mahasiswa Spesialis satu (SP 1)     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-2641453185437533190?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/2641453185437533190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/latihan-membuat-proposal-penelitian.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2641453185437533190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/2641453185437533190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/latihan-membuat-proposal-penelitian.html' title='Latihan Membuat Proposal Penelitian &quot;&quot;OPINI MAHASISWA TUGAS BELAJAR (TB) DAN MAHASISWA IKATAN DINAS (ID)  TERHADAP PENGELOLAAN MENU MAKANAN DIDAPUR   SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL (STKS) BANDUNG &quot;&quot;'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-3179528505940217709</id><published>2011-02-03T20:19:00.000+07:00</published><updated>2011-02-03T20:19:34.135+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahasiswa Pekerja Sosial'/><title type='text'>ADVOKASI KASUS  ""KONFLIK ARTIS ARUMI BACHSIN DENGAN  IBUNDANYA MARIA LILIAN PESCH""</title><content type='html'>Anak adalah suatu potensi tumbuh kembang suatu bangsa di masa depan, yang memiliki sifat dan ciri khusus. Kekhususan ini terletak pada sikap dan perilakunya di dalam memahami dunia, yang mesti dihadapinya. Oleh karenanya Anak patut diberi perlindungan secara khusus oleh negara dengan Undang-Undang. Perkembangan jaman, dan kebutuhan akan perlindungan anak yang semakin besar mendesak kita untuk memikirkan secara lebih, akan hak-hak anak karena di bahu merekalah, masa depan dunia tersandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Anak adalah suatu potensi tumbuh kembang suatu bangsa di masa depan, yang memiliki sifat dan ciri khusus. Kekhususan ini terletak pada sikap dan perilakunya di dalam memahami dunia, yang mesti dihadapinya. Oleh karenanya Anak patut diberi perlindungan secara khusus oleh negara dengan Undang-Undang. Perkembangan jaman, dan kebutuhan akan perlindungan anak yang semakin besar mendesak kita untuk memikirkan secara lebih, akan hak-hak anak karena di bahu merekalah, masa depan dunia tersandang.&lt;br /&gt;Dalam menyiapkan generasi penerus bangsa, anak merupakan asset utama. Tumbuh kembang anak sejak dini adalah tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara. Namun dalam proses tumbuh kembang anak banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik biologis, psikis, sosial, ekonomi maupun kultural, yang menyebabkan tidak terpenuhinya hak-hak anak. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi anak telah disahkan Undang - Undang Perlindungan Anak, yaitu: UU No. 23 Tahun 2002 yang bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar anak dapat hidup, tumbuh berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, sehat, cerdas, berahlak mulia dan sejahtera. &lt;br /&gt;Meskipun telah ada Undang-Undang Perlindungan anak masih banyak kasus-kasus yang terjadi terhadapa anak. Memasuki tahun 2010, dunia anak kembali bersedih. Muncul kasus-kasus yang menjadi sorotan publik. Terjadi kasus anak usia sembilan tahun dimutilasi di daerah Cakung, Jakarta. Korban sebelumnya di sodomi oleh pelaku, seorang kakek berusia 55 tahun. Kasus lainnya adalah bayi yang diculik dari salah satu puskesmas di Jakarta. Di Semarang, ada bayi yang hilang dari rumah sakit. Kasus lainnya, empat anak disiram air keras oleh gurunya di Depok, karena dituduh mencuri telefon seluler. Sebelumnya, seorang anak usia empat tahun terjatuh dari lantai empat rumah susun di Jakarta.&lt;br /&gt;Kasus-kasus seperti ini masih terus terjadi. Ini membuktikan bahwa anak di Indonesia masih dalam situasi yang terancam. Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dari 558 kasus yang diadukan selama 2009, 275 kasus merupakan klaster perlindungan khusus (49,3 persen). Termasuk dalam klaster ini antara lain anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), anak dari kalangan minoritas dan terisolisasi, anak korban eksploitasi, korban trafficking, penyandang cacat, anak korban kekerasan, anak korban Napza, serta korban diskriminasi. Kasus anak korban kekerasan menempati persentase terbanyak (74,18 persen).&lt;br /&gt;Berdasarkan data itu, dari sisi jumlah anak yang menjadi korban juga terdapat dalam klaster yang lain. Misalnya dari klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif (35,31 persen), klaster pendidikan, waktu luang, dan kegiatan budaya (9,6 persen), klaster hak sipil dan kebebasan (7,85 persen), serta klaster kesehatan dan kesejahteraan dasar (1,5 persen). Jumlah anak yang menjadi korban dalam klaster perlindungan khusus, tetap menduduki peringkat pertama (45,7 persen).&lt;br /&gt;Kasus-kasus itu menunjukkan bahwa masalah anak tetap saja menjadi problematika yang serius. Sayangnya, terkadang yang terlihat di lapangan, komitmen semua pihak belum memadai. Kita memang memberi apresiasi dengan penambahan perlindungan anak dalam Kementerian Pemberdayaan Perempuan, sehingga menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Namun, komitmen politik ini harus di lanjutkan pada aksi-aksi nyata. Program-program peduli anak harus dirancang secara terintegrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Rumusan Masalah&lt;br /&gt;1. Pengertian Advokasi Pekerjaan Sosial&lt;br /&gt;2. Bagaimana Cara Melakukan Advokasi&lt;br /&gt;3. Pengertian Anak&lt;br /&gt;4. Kasus konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;5. Bukti-bukti permasalahan konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;6. Analisis kasus konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tujuan Penulisan&lt;br /&gt;1. Sebagai bahan panduan bagaimana cara advokasi pekerjaan sosial terhadap permasalahan anak&lt;br /&gt;2. Sebagai tugas mata kuliah Advokasi Sosial pengganti Ujian Akhir Semester (UAS) semester 5 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pengertian Advokasi Pekerjaan Sosial&lt;br /&gt;Advokasi pada hakekatnya merupakan salah satu peranan dalam pekerjaan sosial. Mickelson dalam Sheafor dan Horejsi (2003) mendefinisikan advokasi pekerjaan sosial sebagai “the act of directly representing, defending, intervening, supporting, or recommending a course of action on behalf of one or more individuals, groups, or communities with the goal of securing and retaining social justice”. Berdasarkan definisi tersebut, advokasi pekerjaan sosial merupakan tindakan yang secara langsung mewakili, mempertahankan, mencampuri, mendukung, atau merekomendasikan tindakan tertentu untuk kepentingan satu atau lebih individu, kelompok, atau masyarakat dengan tujuan untuk menjamin atau menopang keadilan sosial. Definisi lain dikemukakan oleh Schneider dan Lester (2001), “Social work advocacy is the exclusive and mutual representation of a client(s) or a cause in a forum, attempting to systematically influence decision making in an unjust or unresponsive system(s)”. Schneider dan Lester mendefinisikan advokasi pekerjaan sosial sebagai perwakilan eksklusif dan timbal balik untuk seorang atau beberapa klien atau untuk sebuah perkara dalam sebuah forum, upaya sistematik untuk mempengaruhi pengambilan keputusan dalam sistem yang tidak adil atau tidak responsif.&lt;br /&gt;Selanjutnya, menurut Sheafor dan Horejsi, tindakan advokasi bertujuan untuk membantu klien dalam menegakkan hak-hak mereka untuk menerima sumber-sumber dan pelayanan-pelayanan atau untuk memberikan dukungan aktif terhadap perubahan-perubahan kebijakan dan program-program yang memiliki efek negatif pada klien baik secara individual maupun kelompok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi advokasi sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Advokasi kasus atau klien (client or case advocacy)&lt;br /&gt;Tujuan umum tipe advokasi ini adalah untuk menjamin bahwa pelayanan-pelayanan atau sumber-sumber yang ditujukan bagi klien diterima sesuai dengan faktanya. Upaya advokasi seperti ini diarahkan pada agensi sendiri atau pada yang lainnya dalam jaringan pelayanan kemanusiaan. Langkah-langkahnya yang penting meliputi pengumpulan informasi dan penentuan apakah klien secara faktual terdaftar dalam pelayanan yang diinginkan. Jika terdaftar, negosiasi, mediasi, dan jika perlu taktik yang lebih melengking dan konfrontatif digunakan untuk menjamin pelayanan. Klien dibantu untuk menggunakan prosedur yang tersedia dan dalam beberapa kasus mengambil tindakan legal (hukum) untuk melawan lembaga atau pemberi pelayanan.&lt;br /&gt;2. Advokasi kelas/kelompok (class advocacy)&lt;br /&gt;Pekerja sosial harus sering memberikan pelayanan advokasi bagi kelompok-kelompok klien atau untuk segmen penduduk yang memiliki masalah yang sama. Secara khusus, advokasi kelompok terdiri dari tindakan-tindakan yang ditujukan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang membatasi sekelompok atau kategori orang-orang tertentu dalam merealisasikan hak-hak sipil atau dalam penerimaan manfaat yang ditujukan bagi mereka. Hal ini biasanya memerlukan upaya yang bertujuan untuk mengubah peraturan-peraturan lembaga, kebijakan sosial atau hukum dan perundang-undangan. Akibatnya, advokasi kelompok memerlukan kegiatan dalam arena politik dan legislasi serta dalam membangun koalisi dengan organisasi-organisasi yang berkepentingan dengan isu yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Bagaimana Cara Melakukan Advokasi&lt;br /&gt;1. Advokasi Klien (Client Advocacy)&lt;br /&gt;a. Yakinkan bahwa klien anda menginginkan anda menjadi advokatnya. Jangan terlibat dalam advokasi, jika anda tidak memiliki persetujuan secara eksplisit (tertulis) dengan klien anda dan klien anda memahami baik potensi manfaatnya maupun resikonya. Sedapat mungkin, libatkan klien dalam semua keputusan yang berkenaan dengan tindakan-tindakan yang akan anda ambil.&lt;br /&gt;b.  Sadarilah bahwa advokasi anda dapat merusak hubungan anda atau hubungan lembaga anda dengan lembaga atau profesional lainnya, dan rusaknya hubungan ini dapat menimbulkan masalah pada masa mendatang ketika anda membutuhkan kerja sama mereka untuk melayani klien lainnya. Jangan menggunakan advokasi jika anda belum mencoba pendekatan dengan resiko yang lebih kecil atau kurang kemungkinannya untuk mempolarisasikan pihak-pihak yang terpengaruh.&lt;br /&gt;c.  Keputusan anda untuk memainkan peran sebagai advokat klien harus muncul sebagai keinginan tulus untuk memberikan pelayanan kepada klien anda dan bukan dari keinginan untuk menghukum atau memalukan lembaga atau keinginan untuk memperbesar diri.&lt;br /&gt;d.  Sebelum anda memilih taktik konfrontasi ini, yakinkan anda memahami fakta yag terjadi. Jangan keputusan anda didasarkan pada deskripsi sepihak tentang apa dan mengapa sesuatu terjadi. Sadarilah bahwa klien kadang-kadang dapat saja memiliki pemahaman atau interpretasi yang salah terhadap penjelasan yang diberikan oleh profesional dan perwakilan lembaga. Jangan mendasarkan rencana advokasi anda pada asumsi bahwa anda memahami kebijakan, prosedur, atau kriteria elijibilitas yang lain. Dapatkan faktanya sebelum anda memutuskan bagaimana untuk memulai atau meneruskan.&lt;br /&gt;e.  Bila anda memutuskan bahwa sebuah taktik advokasi diperlukan, aturlah sebuah pertemuan dengan lembaga atau perwakilan program yang tepat. Pertemuan wawan muka hampir selalu lebih efektif daripada telepon dan surat. Akan tetapi, sebuah surat yang menggambarkan situasi klien anda dan kepedulian anda mungkin diperlukan sebelum pertemuan wawan muka. Hormatilah rantai komando (misal, jangan meminta berbicara dengan supervisor sebelum anda berbicara dengan pekerja sosial lapangan yang sudah kontak dengan klien anda; jangan meminta berbicara dengan administrator sebelum anda berbicara dengan supervisor untuk pekerja sosial lapangan).&lt;br /&gt;f.  Sebelum anda berbicara dengan wakil lembaga, tulislah (catat) dengan pasti apa yang akan anda katakan dan pertanyaan-pertanyaan yang akan anda tanyakan. Mulailah percakapan anda dengan meminta penjelasan secara santun, mengapa klien anda ditolak untuk mendapatkan pelayanan atau penyembuhan dengan cara seperti itu. Komunikasikan kepedulian atau kepentingan anda secara faktual dan jangan kasar, tetapi berbicaralah dengan nada yang menunjukkan perasaan yang kuat pada masalah tersebut. Buatlah rekaman tertulis tentang kepada siapa anda berbicara, posisi mereka dan respons mereka, serta waktu, tanggal dan tempat berkomunikasi.&lt;br /&gt;g. Jika informasi yang anda kumpulkan menunjukkan bahwa lembaga berkeinginan untuk memberikan pelayanan yang diminta oleh klien anda, tetapi tidak bisa karena persoalan teknis atau prosedural yang tidak masuk akal atau karena persyaratan kebijakan, mintalah informasi bagaimana keputusan tersebut dapat dipertimbangkan kembali dan kepada siapa anda dan klien anda harus berbicara. Tanyakanlah apakah administrator, anggota dewan pengurus, atau komisi legislatif mengetahui kesulitan yang dihadapi oleh klien anda atau mungkin konsultasikan bagaimana masalah ini dapat dipecahkan.&lt;br /&gt;h. Jika informasi yang anda kumpulkan menunjukkan bahwa lembaga atau program pada faktanya mengancam klien anda dengan cara yang tidak adil dan tidak tepat, jelaskanlah bahwa jika masalah tersebut tidak dapat dipecahkan dan diperbaiki, anda akan membawa kepentingan anda tersebut pada mereka yang berada di rantai komando yang lebih tinggi atau membuat komplein formal. Pertimbangkanlah untuk menggunakan ekspresi marah yang terukur untuk mendemonstrasikan pemecahan anda.&lt;br /&gt;i.  Jika tindakan lanjutan diperlukan, anda akan memerlukan nasihat hukum sebelum melanjutkan. Sebagai persiapan untuk naik banding atau komplain formal, anda akan memerlukan dokumentasi secara rinci tentang apa yang terjadi dan apa yang sudah dicoba, tahap demi tahap, untuk memecahkan masalah tersebut. Anda akan memerlukan nama, tanggal dan isi semua komunikasi dan salinan semua surat yang dikirimkan dan yang diterima.&lt;br /&gt;2. Advokasi Kelompok (Class Advocacy)&lt;br /&gt;Seperti telah dikemukakan advokasi kelompok bertujuan untuk memajukan perkara sebuah kelompok dalam rangka memantapkan sebuah hak atau hak untuk mendapatkan sumberdaya atau kesempatan. Bagi mereka yang memilih untuk terlibat dalam advokasi kelompok ini disarankan untuk mengikuti panduan umum berikut ini.&lt;br /&gt;a. Sadarilah bahwa advokasi dapat membantu dalam menciptakan perubahan-perubahan yang diperlukan dalam hukum dan perundang-undangan, kebijakan dan program. Membuat perubahan adalah sulit, tetapi tidak mustahil.&lt;br /&gt;b. Ingatlah bahwa anda tidak dapat melakukannya sendiri. Pekerja-pekerja sosial individual akan membutuhkan bekerja sama dengan yang lain. Sebuah kelompok memiliki lebih banyak kekuatan daripada individual, dan beberapa organisasi yang bekerja sama memiliki lebih banyak kekuatan daripada satu organisasi yang bekerja sendiri. Bekerja dengan organisasi yang lain akan berarti bahwa organisasi anda sendiri harus membagi beberapa sumberdaya, membuat beberapa kompromi, dan mungkin melakukan sesuatu secara berbeda. Akan tetapi dalam jangka waktu panjang, organisasi anda akan mengerjakan lebih banyak sebagai bagian dari koalisi daripada bekerja sendiri.&lt;br /&gt;c. Perbaikan-perbaikan banyak diperlukan dalam sistem pelayanan kemanusiaan kita. Jika anda tidak dapat mengerjakan segala sesuatu yang diperlukan, anda harus memutuskan yang mana yang harus diprioritaskan. Pilihlah perkara anda secara hati-hati. Jika anda atau organisasi anda mengambil beberapa perkara pada satu waktu, anda mungkin akan membaginya menjadi terlalu kecil. Lebih baik membuat perolehan yang nyata hanya dalam satu area daripada memperoleh secara minimal atau beberapa hal mengalami kegagalan sama sekali.&lt;br /&gt;d. Juga penting untuk memilih sebuah perkara dimana kemungkinan untuk berhasilnya besar. Realistislah! Jangan buang-buang waktu dan enerji organisasi anda untuk perkara yang hilang. Pengalaman keberhasilan menimbulkan harapan dan perasaan kemungkinan adanya keberhasilan yang lain. Jika anggota-anggota sebuah organisasi dapat melihat bahkan keberhasilan sekecil apapun, mereka akan lebih menginginkan untuk menginvestasikan dirinya dalam upaya advokasi di masa mendatang.&lt;br /&gt;e. Advokasi yang berhasil dibangun di atas fondasi analisis dan perencanaan yang hati-hati. Adalah penting untuk mendefinisikan apa yang anda lihat sebagai suatu masalah dan kajian masalah secara cermat, sebelum anda memutuskan apa yang dilakukan untuk hal tersebut. Jangan memulai suatu usaha mengubah sesuatu sebelum anda mengetahui dengan pasti apa yang harus dirubah, mengapa harus dirubah, dan apa yang akan menyertai perubahan tersebut.&lt;br /&gt;f.  Sebelum anda bertindak, lakukan penilaian yang cermat tentang apa yang akan diperlukan berkenaan dengan waktu, enerji, uang, dan sumberdaya lainnya untuk mencapai tujuan anda. Apakah anda memiliki sumberdaya? Jika tidak, alangkah baiknya untuk menurunkan skala tujuan anda atau menunggu sampai anda terorganisasi secara lebih baik dan lebih mampu untuk mencapai tujuan anda.&lt;br /&gt;g. Cobalah untuk memahami siapa yang menjadi oposan bagi anda. Akan selalu terdapat penolakan terhadap perubahan, dan analisis terhadap situasi akan mencakup pemahaman tentang mengapa ada penolakan. Advokat perlu kemampuan untuk menempatkan dirinya dalam sepatu oponen (misalnya memiliki empati). Orang selalu memiliki alasan untuk menentang perubahan. Anda mungkin tidak setuju dengan alasannya, tetapi anda harus membuat mereka memahami bahwa anda sedang menggambarkan suatu cara untuk menanggulangi penolakan dengan berhasil.&lt;br /&gt;h. Advokasi yang berhasil memerlukan kedisiplinan diri. Salah satu dari banyak kesalahan yang paling serius dilakukan seseorang dalam advokasi adalah bertindak impulsif. Jika itu terjadi, organisasi yang lain dalam koalisi kemungkinan akan menarik diri atau menjadi enggan untuk bekerja sama sebab mereka takut kesembronoan anda akan menyebabkan kerusakan atau mengganggu organisasi mereka atau terhadap koalisi. Demikian juga, jika anda bertindak impulsif, mereka yang menentang anda dapat lebih mudah mendiskreditkan organisasi anda.&lt;br /&gt;i. Advokasi merupakan penggunaan kekuatan (power). Anda mungkin tidak memiliki kekuatan sebanyak yang anda inginkan, tetapi jangan mengabaikan/meremehkan kekuatan yang anda miliki. Pada hakekatnya, kekuatan (power) merupakan kemampuan untuk membuat orang lain berperilaku dengan cara yang seperti anda inginkan. Berpikirlah bahwa kekuatan merupakan sumberdaya yang dapat digunakan atau dihabiskan untuk tujuan tertentu. Terdapat beberapa jenis kekuatan yang berbeda. Merupakan suatu hal yang penting untuk mempelajari organisasi anda sendiri dan anggota-anggotanya untuk mengungkap jenis kekuatan yang dimiliki.&lt;br /&gt;Di kalangan pekerja sosial, terdapat tipe kekuatan yang berasal dari pengetahuan dan keahlian. Misalnya, jika anda melakukan advokasi untuk kepentingan anak-anak, anda memiliki informasi yang rinci tentang anak-anak dan keluarga yang sulit, dan anda mengetahui bagaimana sistem yang bekerja atau yang tidak bekerja untuk keuntungan anak-anak dan keluarganya. Informasi jika disusun dan disajikan dengan cermat, dapat memiliki dampak yang sangat kuat (powerful) terhadap legislator, administrator lembaga dan terhadap publik.&lt;br /&gt;Tidak diragukan bahwa beberapa anggota organisasi anda mendapat penghargaan yang tinggi dalam masyarakat. Mereka memiliki harga diri yang tinggi di masyarakat karena pencapaiannya di masa lalu. Mereka memiliki kredibilitas yang memberi satu jenis kekuatan. Individu-ndividu yang mendapat penghargaan dapat memiliki pengaruh yang signifikan atas legislator dan administrator. Anda perlu mendorong dan membantu mereka yang mendapat penghargaan secara individual untuk melakukan advokasi secara aktif untuk isu tersebut.&lt;br /&gt;Jangan lupa bahwa komitmen pribadi, waktu, dan enerji juga merupaka jenis kekuatan. Solidaritas organisasional juga juga merupakan jenis kekuatan. Jika legislator dan pembuat keputusan dapat melihat bahwa anggota-anggotanya solid di belakang organisasinya, mereka akan memberikan perhatian pada apa yang disampaikan oleh pemimpin organisasi.&lt;br /&gt;Dalam organisasi anda terdapat juga anggota yang secara alamiah adalah pemimpin. Beberapa diantaranya kemungkinan memiliki kharismatik dan artikulasi. Mereka dapat mempengaruhi orang-orang untuk secara bersama mengerjakan suatu perkara. Kharisma merupakan kualitas yang jarang, tetapi merupakan jenis kekuatan. Identifikasilah individu-individu dalam organisasi anda dan biarkan mereka membicarakan perkara anda.&lt;br /&gt;j.  Ada saat-saat dimana advokasi kelompok harus mengambil bentuk perkara hukum. Banyak perubahan-perubahan dan perbaikan-perbaikan yang tidak pernah terjadi tanpa keputusan-keputusan hukum dan pengadilan.&lt;br /&gt;k. Sebagian besar orang tergantung pada televisi dan surat kabar untuk informasi. Jika seseorang menginginkan publik memahami dan mendukung sebuah perkara, maka penting juga untuk bekerja dengan media.&lt;br /&gt;C. Pengertian Anak&lt;br /&gt;Menurut UU No 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak &lt;br /&gt;1.   Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.&lt;br /&gt;2.   Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.&lt;br /&gt;3.   Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya, atau keluarga sedarah dalam garis lurus ke atas atau ke bawah sampai dengan derajat ketiga.&lt;br /&gt;4.   Orang tua adalah ayah dan/atau ibu kandung, atau ayah dan/atau ibu tiri, atau ayah dan/atau ibu angkat.&lt;br /&gt;5.  Wali adalah orang atau badan yang dalam kenyataannya menjalankan kekuasaan asuh sebagai orang tua terhadap anak.&lt;br /&gt;6. Anak terlantar adalah anak yang tidak terpenuhi kebutuhannya secara wajar, baik fisik, mental, spiritual, maupun sosial.&lt;br /&gt;7. Anak yang menyandang cacat adalah anak yang mengalami hambatan fisik dan/atau mental sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya secara wajar.&lt;br /&gt;8.  Anak yang memiliki keunggulan adalah anak yang mempunyai kecerdasan luar biasa, atau memiliki potensi dan/atau bakat istimewa.&lt;br /&gt;9.  Anak angkat adalah anak yang haknya dialihkan dari lingkungan kekuasaan keluarga orang tua, wali yang sah, atau orang lain yang bertanggung jawab atas perawatan, pendidikan, dan membesarkan anak tersebut, ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkatnya berdasarkan putusan atau penetapan pengadilan.&lt;br /&gt;10.  Anak asuh adalah anak yang diasuh oleh seseorang atau lembaga, untuk diberikan bimbingan, pemeliharaan, perawatan, pendidikan, dan kesehatan, karena orang tuanya atau salah satu orang tuanya tidak mampu menjamin tumbuh kembang anak secara wajar.&lt;br /&gt;11. Kuasa asuh adalah kekuasaan orang tua untuk mengasuh, mendidik, memelihara, membina, melindungi, dan menumbuhkembangkan anak sesuai dengan agama yang dianutnya dan kemampuan, bakat, serta minatnya.&lt;br /&gt;12.  Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara.&lt;br /&gt;13. Masyarakat adalah perseorangan, keluarga, kelompok, dan organisasi sosial dan/atau organisasi kemasyarakatan.&lt;br /&gt;14. Pendamping adalah pekerja sosial yang mempunyai kompetensi profesional dalam bidangnya.&lt;br /&gt;15. Perlindungan khusus adalah perlindungan yang diberikan kepada anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dari kelompok minoritas dan terisolasi, anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual, anak yang diperdagangkan, anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza), anak korban penculikan, penjualan, perdagangan, anak korban kekerasan baik fisik dan/atau mental, anak yang menyandang cacat, dan anak korban perlakuan salah dan penelantaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Kasus konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;Arumi Bachsin gadis kelahiran 19 Februari 1994 kabur lagi dari rumah pada tanggal 23 oktober 2010. Kasus kaburnya Arumi Bachsin bukan untuk yang pertama kali. Sebelumnya Arumi juga pernah kabur dari rumah 10 Mei 2010 sekitar pukul 23.00 WIB,. Dia meninggalkan rumahnya selama 10 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi menurut Arumi Bachsin (Untuk Tanggal 23 Oktober 2010)&lt;br /&gt;Arumi kabur ke kantor KPAI pada 23 Oktober 2010 malam. Kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arumi bintang film “Not For Sale” mengaku dijodohkan ibunya dengan pengusaha asal Kudus berusia 30 tahun. Dalam perjodohan itu, Arumi dipaksa Maria menemani lelaki itu berlibur ke Singapura berdua saja. Setibanya di Singapura, pria tersebut memesan satu kamar hotel untuk ditempati berdua dengan Arumi. Tanpa basa-basi, lelaki itu menciumi Arumi. Tak senang mendapat perlakuan tidak senonoh, Arumi mengontak Miller yang memang tinggal di Singapura. Miller datang ke hotel dan menyelamatkannya (Miller ini adalah aktor Malaysia pemain sinetron di Tanah Air. Dalam pelarian pertama Arumi pada Mei lalu, Miller dituding keluarga Arumi sebagai dalang yang mencuci otak Arumi agar melawan orangtua dan kabur dari rumah). Kemudian, Arumi dan pengusaha itu kembali ke Jakarta. Tapi bukannya dipulangkan ke rumah orangtua, Arumi kembali dibawa ke sebuah hotel. Arumi punya akal memperdaya pengusaha itu dengan menyuruhnya membelikan sesuatu di luar hotel. Seketika itu pula, Arumi kabur dengan menyamar menggunakan topi, jaket, dan kacamata. Aktris yang belum genap berusia 18 tahun itu berjalan kaki menuju kantor KPAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi menurut keluarga Arumi Bachsin&lt;br /&gt;1. Menurut pengacara keluarga Arumi, Minola Sebayang, Arumi minta izin hendak main ke Singapura, akhir Oktober kemarin. Arumi hendak pergi sendiri tanpa orangtua. Ibundanya meminta Arumi ditemani perwakilan keluarga karena dia peduli dengan keselamatan dan reputasi Arumi. "Arumi berangkat dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta didampingi perwakilan keluarga. Lalu ibu meminta Arumi segera kembali ke tanah air, karena mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya tanpa menjelaskan identitas 'perwakilan keluarga' yang dimaksud. Oleh pihak keluarga, ponsel Arumi sudah diproteksi tanpa sepengetahuan Arumi sehingga kelularga bisa melacak di mana keberadaan Arumi. Termasuk siapa saja yang berkirim SMS dan bertelepon dengan bintang film 18+ itu. "Ternyata, alat ini memberikan sinyal mengkhawatirkan. Setibanya Arumi di Singapura, ada seseorang yang saya tidak bisa sebutkan namanya, ada di Singapura. Oleh karena itu, ibu Arumi langsung menyuruh Arumi balik," paparnya. 'Seseorang yang mengkhawatirkan' itu belakangan disebutkan Minola berinisial M. Dia ini lelaki yang juga dituding sebagai dalang dalam pelarian pertama Arumi pada Mei lalu. Saat itu, aktor Malaysia Miller, dituduh sebagai orang yang mencuci otak Arumi supaya melawan orangtua. "Oleh karena itu, orangtua menyuruh perwakilkan keluarga agar mendampingi Arumi di kamar itu. Jadi, tidak benar Arumi dijodohkan dengan laki-laki tua," tegas Minola. Lalu, Arumi kembali ke Jakarta dengan perwakilan keluarga duduk di kursi berbeda di pesawat. Arumi pisah kendaraan dengan perwakilan keluarga. Mereka mampir di hotel Kemang, Jakarta Selatan, karena ingin menitipkan barang. Arumi menginap di kamar perwakilan keluarga. Arumi mengaku sedang haid dan meminta kepada dibelikan pembalut di Circle K, depan hotel. Sehabis dari Circle K, perwakilan keluarga itu menemuikan Arumi sudah tidak ada di kamar hotel Kemang.&lt;br /&gt;2. Minola didampingi Meidy, perwakilan keluarga Arumi. Meidy menyatakan, Arumi kabur bukan karena terjadi eksploitasi dan kekerasan psikis dari orangtua. Melainkan kabur karena dipengaruhi pihak ketiga, yakni lelaki berinisial 'M'. Keluarga memiliki bukti data rekaman percakapan dan SMS dari ponsel Arumi dengan M.&lt;br /&gt;Keluarga Arumi Bachsin menuding ada aktor di balik kaburnya Arumi. Dia adalah lelaki berinisial 'M'. Minola menyatakan, ketika berlibur ke Singapura, Arumi ketahuan ada kontak dengan M. Keluarga yang memang sudah melakukan proteksi terhadap ponsel Arumi, menangkap ada panggilan dan SMS dengan M. Ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch, langsung menyuruh Arumi pulang ke Jakarta. "Menurut ibu Arumi, ada seseorang yang mengkhawatirkan di Singapura, hadir di hotel di Singapura dan hadir di kamar Arumi," kata Minola. Menurut Minola, M diberikan syok terapi dengan memforward SMS ke pihak di balik peristiwa ini. Namun Minola tak  menjelaskan siapakah pihak yang dimaksud. "Kami khawatir, handphone dibanting karena sejak 23 Oktober handphone tidak bisa dilacak. Terus 7 November, handphone on lagi. Dari pembicaraan itu ada sopir seseorang dengan istrinya. Kita dapat rekapitulasi siapa yang mengatur ini semua," paparnya. Dari ponsel yang sudah diproteksi oleh keluarga Arumi itu ada rekaman percakapan 'Sebentar, saya lagi di X, rumah produksi, nganterin Y'. "Bagaimana mungkin hp pribadi Arumi bisa dikuasai oleh orang lain, di mana orang itu sopir, di mana itu sudah direncanakan sejak awal," ujarnya. Validitas data yang didapat dari ponsel yang diproteksi itu, kata Minola, bisa dipercaya. "Itu ada ahlinya, tapi ini alat handphone bisa merekam aktivitas handphone. Jadi, ini bukan alat sadap. Kalau SMS, bisa terekam. Makanya saya katakan ada omongan seperti itu," tambahnya.&lt;br /&gt;3. Perwakilan keluarga Arumi Bachsin, Meidy Juniarto SH, mengungkap kaburnya bintangNot for Sale itu karena dia takut telah melanggar komitmen yang dia buat kepada keluarga “Arumi sekarang takut, karena ada yang dia langgar. Yaitu, dia berjanji sebelum 17 tahun tidak boleh pacaran. Jadi masalahnya ini saja, enggak semua anak harus dikabulkan maunya. Harus ada batasannya,” papar Meidy kepada wartawan, di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jalan Teuku Umar No 10-12, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)&lt;br /&gt;Menurut Hadi keputusan KPAI menerima Arumi, sebab gadis kelahiran 19 Februari 1994 ini datang ke KPAI di malam hari seorang diri. “Dia ada di jalanan, seorang gadis cantik, masih di bawah umur, berjalan kaki dengan wajah lusuh, depresi, penuh tekanan. Masak KPAI membiarkan hal itu? Kan, tentu tidak,” tegas Hadi. Arumi datang pada 23 Oktober di atas pukul 12 malam. Hadi mengatakan, KPAI pun tidak akan membiarkan hal itu. “Dan yang kedua, sudah ada laporan dari pihak kepolisian dan itu dia bawa laporan dari Kepolisian Polda Metro Jaya,” tandasnya. Lebih lanjut Hadi menambahkan, akhirnya KPAI menanggapi aduan Arumi, sebab aktris Not for Sale ini sudah beranjak dewasa dan dia memiliki hak untuk didengar pendapatnya. Selain itu, yang menjadi pertimbangan KPAI menerima Arumi adalah kasus pelarian itu sudah yang kedua kali. Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun. Meskipun demikian KPAI tidak langsung menerima sepenuhnya alasan yang disampaikan oleh Arumi, KPAI sendiri mencurigai kasus kaburnya Arumi Bachsin untuk kedua kali, hanya akal-akalan untuk mendongkrak pamor film Heart 2 Heart yang dibintangi Arumi. Hal tersebut diungkap Sekretaris/PJ Pokja Data dan Informasi KPAI, Ir Satriandayaningrum kepada wartawan. Apalagi anak-anak di usia Arumi sudah pintar untuk mengatur cerita. Meskipun demikian, KPAI berpegang kepada landasan bahwa anak Indonesia patut mendapat perlindungan. Oleh sebab itu, KPAI juga mengundang orangtua Arumi untuk datang ke KPAI&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;E. Bukti-bukti permasalahan konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya, Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi melaporkan Ibundanya Maria Lilian Pesch ke polisi pada 25 Oktober 2010, dengan nomor laporan 3655/10/2010. Maria Lilian Pesch dilaporkan putrinya sendiri atas dugaan eksploitasi. Dalam laporannya ada dugaan kekerasan psikis sebagaimana diatur dalam pasal 99 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta eksploitasi anak yang tertuang dalam pasal 45 UU No 23 Tahun 2004 tentang KDRT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;ANALISI MASALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAK ANAK&lt;br /&gt;1. Pasal 13 ayat (1) &lt;br /&gt;Setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan: &lt;br /&gt;a. Diskriminasi, b. eksploitasi, baik ekonomi maupun seksual, c. Penelantaran, d. kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan, e. Ketidakadilan dan f. perlakuan salah lainnya&lt;br /&gt;Pasal 13 ayat (2) &lt;br /&gt;Dalam hal orang tua, wali atau pengasuh anak melakukan segala bentuk perlakuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), maka pelaku dikenakan pemberatan hukuman.&lt;br /&gt;2. Pasal 14&lt;br /&gt;Setiap anak berhak untuk diasuh oleh orang tuanya sendiri, kecuali jika ada alasan dan/atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu adalah demi kepentingan terbaik bagi anak dan merupakan pertimbangan terakhir.&lt;br /&gt;3. Pasal 18&lt;br /&gt;Setiap anak yang menjadi korban atau pelaku tindak pidana berhak mendapatkan bantuan hukum dan bantuan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEWAJIBAN ANAK&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;Setiap anak berkewajiban untuk :&lt;br /&gt;a. menghormati orang tua, wali, dan guru;&lt;br /&gt;b. mencintai keluarga, masyarakat, dan menyayangi teman;&lt;br /&gt;c. mencintai tanah air, bangsa, dan negara;&lt;br /&gt;d. menunaikan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya; dan&lt;br /&gt;e. melaksanakan etika dan akhlak yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN ANAK&lt;br /&gt;Perlindungan Khusus&lt;br /&gt;Pasal 59&lt;br /&gt;Pemerintah dan lembaga negara lainnya berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan khusus kepada anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dari kelompok minoritas dan terisolasi, anak tereksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual, anak yang diperdagangkan, anak yangmenjadi korban penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza), anak korban penculikan, penjualan dan perdagangan, anak korban kekerasan baik fisik dan/atau mental, anak yang menyandang cacat, dan anak korban perlakuan salah dan penelantaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 66 ayat (1) &lt;br /&gt;Perlindungan khusus bagi anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 66 ayat (2) &lt;br /&gt;Perlindungan khusus bagi anak yang dieksploitasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan melalui : a. penyebarluasan dan/atau sosialisasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual; b. pemantauan, pelaporan, dan pemberian sanksi; dan c. pelibatan berbagai instansi pemerintah, perusahaan, serikat pekerja, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat dalam penghapusan eksploitasi terhadap anak secara ekonomi dan/atau seksual.&lt;br /&gt;Pasal 66 ayat (3) &lt;br /&gt;Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).&lt;br /&gt;Pasal 69 ayat (1) &lt;br /&gt;Perlindungan khusus bagi anak korban kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 meliputi kekerasan fisik, psikis, dan seksual dilakukan melalui upaya : a. penyebarluasan dan sosialisasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang melindungi anak korban tindak kekerasan; dan b. pemantauan, pelaporan, dan pemberian sanksi.&lt;br /&gt;Pasal 69 ayat (2) &lt;br /&gt;Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;Pasal 72 ayat (1) &lt;br /&gt;Masyarakat berhak memperoleh kesempatan seluas-luasnya untuk berperan dalam perlindungan anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 72 ayat (2) &lt;br /&gt;Peran masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan oleh orang perseorangan, lembaga perlindungan anak, lembaga sosial kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, badan usaha, dan media massa.&lt;br /&gt;Pasal 73&lt;br /&gt;Peran masyarakat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA&lt;br /&gt;Pasal 74&lt;br /&gt;Dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelenggaraan perlindungan anak, dengan undang-undang ini dibentuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang bersifat independen.&lt;br /&gt;Pasal 75 ayat (1) &lt;br /&gt;Keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia terdiri dari 1 (satu) orang ketua, 2 (dua) orang wakil ketua, 1 (satu) orang sekretaris, dan 5 (lima) orang anggota.&lt;br /&gt;Pasal 75 ayat (2) &lt;br /&gt;Keanggotaan Komisi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) terdiri dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi sosial, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan kelompok masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak.&lt;br /&gt;Pasal 75 ayat (3) &lt;br /&gt;Keanggotaan Komisi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah mendapat pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun, dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 75 ayat (4) &lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai kelengkapan organisasi, mekanisme kerja, dan pembiayaan ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;Pasal 76&lt;br /&gt;Komisi Perlindungan Anak Indonesia bertugas :&lt;br /&gt;a.  melakukan sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan masyarakat, melakukan penelaahan, pemantauan, evaluasi, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak;&lt;br /&gt;b. memberikan laporan, saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden dalam rangka perlindungan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA&lt;br /&gt;Pasal 81 ayat (1) &lt;br /&gt;Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 81 ayat (2) &lt;br /&gt;Ketentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berlaku pula bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.&lt;br /&gt;Pasal 82&lt;br /&gt;Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA BAGI ORANG YANG MELAKUKAN KDRT&lt;br /&gt;Pasal 45  ayat (1) &lt;br /&gt;Setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan psikis dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud pada Pasal 5 huruf b dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp9.000.000,00 (sembilan juta rupiah). &lt;br /&gt;Pasal 45 ayat (2) &lt;br /&gt;Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan&lt;br /&gt;16 oleh suami terhadap isteri atau sebaliknya yang tidak menimbulkan&lt;br /&gt;penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau mata pencaharian atau kegiatan sehari-hari, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;ADVOKASI KASUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Judul Advokasi&lt;br /&gt; Mediasi antara Arumi Bachin dengan Ibundanya Maria Lilian Pesch dan keluarga&lt;br /&gt;B. Rencana Kegiatan&lt;br /&gt; Sebelum kita intervensi tentunya harus mendapatkan persetujan terlebiha dahulu dari pihak-pihak yang membutuhkan pertolongan (klien). Mempertemukan Arumi Bachin dengan ibundanya dan keluarga di Kantor KPAI atau tempat lain yang telah disepakati&lt;br /&gt;C. Sasaran Advokasi&lt;br /&gt;Untuk tahap awal yang menjadi fokus sasaran dari advokasi ini adalah Arumni Bachin dan Ibundanya Maria Lilian Pesch.&lt;br /&gt;Kemudian pada proses selanjutnya Pihak KPAI maupun polisi yang telah mendapat laporan pengaduan dapat meminta keterangan kepada pihak-pihak yang terkait dan dapat memberikan keterangan, seperti memanggil mantan kekasih Arumi Bachin yakni Miller yang menurut pengakuan Arumi telah menolong dia di Singapura namun menurut keluarga Arumi bahwa Miller adalah orang yang menjadi otak dari kelakuan Arumi. Selain Miller pihak yang dapat dimintai keterangan adalah orang yang menemani Arumi ke Singapura. Menurut pengakuan Arumi orang tersebut adalah pengusaha berasal dari solo dan merupakan orang yang dijodohkan oleh Ibundanya dan keluarga. Namun menurut pihak keluarga orang yang menemani Arumi ke Singapura adalah perwakilan keluarga (tanpa memberikan penjelasan yang rinci)  &lt;br /&gt;D. Pihak-Pihak Yang Dilibatkan&lt;br /&gt;Pertama Arumi Bachsin sebagai pihak yang melapor atau membuat pengaduan. Kedua adalah Ibundanya Maria Lilian Pesch yang menjadi pihak terlapor atau diadukan. Ketiga Pihak KPAI yang secara aturan UU telah mendapatkan legalitas serta pengaduan dari Arumi untuk melakukan tindakan-tindakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Keempat adalah pihak kepolisian sebagai pihak yang mendapat laporan dan pengaduan dari Arumi Bachsin, pihak kepolisian dapat melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang melanggarnya.&lt;br /&gt;E. Langkah-Langkah Strategi Advokasi Kasus&lt;br /&gt;Mendamaikan suasana agar lebih kondusif sehingga dapat dicarikan solusi yang baik. Mencari keterangan-keterangan yang dapat mendukung proses advokasi kasus seperti mengkonfrontir keterangan-keterangan yang diberikan oleh masing-masing pihak. &lt;br /&gt;Secara singkat hal-hal yang akan dilakukan &lt;br /&gt;1. Apabila Versi kronologis dari Arumi Bachin salah atau tidak cukup bukti serta versi ibunda dan keluarganya benar, maka Arumi dapat dikembalikan kepihak keluarga atau perwakilan pihak keluarga yang diingkan oleh Arumi dengan catatan tetap terus mendapat pengawasan dari KPAI, dan jika memang ada keterlibatan Miller mantan kekasih Arumi maka keluarga dapat melakukan langkah-langkah hukum.&lt;br /&gt;2. Apabila Versi kronologis dari Arumi Bachin benar dan terdapat cukup bukti serta versi ibundanya dan keluarga salah maka keluarganya dalam hal ini Ibundanya apabila tidak mau berubah maka dapat dilakukan penuntutan secara hukum karena telah melakukan pelanggaran terhadap UU perlindungan Anak dan Pengapusan KDRT seperti yang telah penulis uraikan pada Bab III Analisis masalah  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memahami masyarakat, berkaitan dengan kebutuhan (masalah) dikaitkan dengan potensi/sumber&lt;br /&gt;2. Melaksanakan penerapan model pengembangan masyarakat terutama dengan tekhnik partisipasi&lt;br /&gt;3. Menyusun perencanaan program berdasarkan prioritas masalah&lt;br /&gt;4. Melaksanakan kegiatan penyusunan proposal berkaitan dengan kebutuhan masalah yang dialami masyarakat&lt;br /&gt; Salah satu Kegiatan kuliah lapangan yang dilaksanakan tersebut adalah “ Community Action Plan “ atau lebih dikenal dengan istilah “CAP”. &lt;br /&gt;CAP merupakan kegiatan proses belajar mengajar di jurusan Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) yang diikuti oleh para mahasiswa dan seluruh dosen jurusan PSM. Untuk mahasiswa adalah angkatan tahun 2008 yaitu sebanyak 136 orang. Dilakukannya kegiatan CAP adalah untuk memberikan pengalaman lapangan dalam penerapan pengetahuan, penanaman nilai serta aplikasi keterampilan dalam praktek pekerjaan sosial&lt;br /&gt;Maksud dan tujuan CAP ini adalah untuk :&lt;br /&gt;1. Mengaplikasikan teknologi pengembangan masyarakat dalam asesmen dan perencanaan partisipatif&lt;br /&gt;2. Meningkatkan keterampilan mahasiswa dan memberikan pengalaman bekerja bersama masyarakat&lt;br /&gt;Tujuannya adalah mempersiapkan profesionalisme mahasiswa dalam bidang pekerja sosial. Didalam kegiatan CAP ini lebih difokuskan pada kegiatan aplikasi teknologi asesmen dengan menggunakan MPA (metode asesmen partisipatif) dan teknik perencanaan berupa TOP (teknologi of participation) pada komunitas lokal yang ada dipedesaan. Dengan demikian aplikasi teknologi tersebut diarahkan pada masalah atau kebutuhan dan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pengembangan masyarakat pedesaan. Dalam kegiatan ini dilakukan Didesa Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi Propinsi Jawa Barat Khusus untuk kelompok kami ditempatkan di RW 10 RT 19. Secara garis besar, Tahap kegiatan kuliah lapangan adalah sebagai berikut&lt;br /&gt;1. Penerimaan oleh pemerintah setempat&lt;br /&gt;2. Persiapan awal dan persiapan sosial&lt;br /&gt;3. Aplikasi MPA&lt;br /&gt;4. Aplikasi TOP&lt;br /&gt;5. Implementasi atau Aksi&lt;br /&gt;6. Lokakarya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Rumusan Masalah&lt;br /&gt;1. Profil Desa Sudajaya Girang&lt;br /&gt;2. Proses&lt;br /&gt;3. Hasil&lt;br /&gt;E. Tujuan Penulisan&lt;br /&gt;3. Sebagai bahan laporan kegiatan Community Action Plan (CAP) jurusan Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) tahun 2010&lt;br /&gt;4. Sebagai laporan tugas mata kuliah Praktek Pekerjaan Sosial Makro pengganti Ujian Akhir Semester (UAS) semester 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Gambaran Umum Lokasi RW 10 Desa Sudajaya Girang&lt;br /&gt;1. Sejarah&lt;br /&gt;Menurut hasil wawancara dengan ketua RW 10 Bapak Yunan Ahmad, RW 10 terbentuk pada tahun 1990 yang merupakan hasil pemekaran dari RW 6. Karena dirasa diperlukan maka dilakukanlah pemekaran. Di RW 10 terdiri dari 2 RT yaitu RT 18 dan RT 19. Bapak Yunan Ahmad telah mulai menjabat sebagai ketua RW sejak tahun 2001 sampai dengan sekarang. &lt;br /&gt;2. Batasan Georafis&lt;br /&gt;Batas wilayah RW 10 yaitu :&lt;br /&gt;Utara  : RW 5 Desa sudajaya girang&lt;br /&gt;Timur  : RW 5 Desa sudajaya girang&lt;br /&gt;Selatan  : RW 6 Desa sudajaya girang&lt;br /&gt;Barat  : RW 1 Desa sudajaya girang&lt;br /&gt;Keadaan wilayah RW 10  berupa  dataran tinggi yang  berbukit dengan kontur  tanah yang bergelombang atau tidak merata yang mengakibatkan akses jalan yang ada relatif menanjak dan cenderung agak sulit. Hal ini dapat kami rasakan secara langsung ketika baru pertama kali masuk RT 19 menuju rumah tempat tinggal sementara kelompok kami.   ke RW lain atau Desa lain menjadi agak sulit.&lt;br /&gt;3. Perkembangan Masyarakat&lt;br /&gt;Masyarakat RT 19 RW 10 desa sudajaya Girang menurut saya sudah termasuk dalam kondisi masyarakat yang berkembang. Ini dapat dilihat dari letak atau lokasi RW yang tidak terlalu jauh dari Balai Desa Sudajaya Girang ( kira-kira 200 meter ), berada dipinggir jalan poros dalam desa. Dari segi sosial masyarakat RT 19 RW 10 Desa Sudajaya Girang sudah menyadari pentingnya musyawarah untuk mufakat, partisipasi masyarakat, kerjasama dan gotong royong, serta memanfaatkan sumber-sumber yang ada di sekitar mereka. Hal ini dapat dibuktikan dengan relative terselesaikannya berbagai masalah yang terjadi di masyarakat dengan musyawarah, dan juga terealisasinya bangunan fisik yang ada seperti Masjid Jamik Al Hidayah, Madrasah Al Hidayah, dan WC umum yang semua itu dibuat oleh dengan swadaya masyarakat.&lt;br /&gt;4. Karakteristik Demografi&lt;br /&gt;Kepadatan penduduk cukup padat dimana dapat dilihat dari bangunan pemukiman yang rapat dan sangat berdekatan. Komposisi penduduk RW 10 desa Sudajaya Girang  berjumlah lebih kurang 540 jiwa yang terdiri dari 180 Kepala Keluarga (KK). Pertumbuhan penduduk sekitar 10 orang per tahun. Tingkat pendidikan masyarakat terdiri dari 30 % sekolah dasar, sekolah menengah pertama 20%, sekolah menengah atas 50%. Sekitar 50% penduduknya bermata pencaharian sebagai buruh baik sebagai buruh tani, buruh pabrik/perkebunan maupun buruh bangunan, 15% pedagang, 35% wiraswasta  seperti penjual bunga, penyulam payet, home industry dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;5. Struktur Ekonomi&lt;br /&gt;Di  RW 10 terdapat dua buah perusahaan tanaman hias, dan sekitar 30 industri rumahan (home industri) seperti pembuat kripik, penyulam payet. Pendapatan masyarakatnya cukup baik dikarenakan masyarakat selain kepala keluarga bekerja, isteri-isteri mereka atau ibu-ibu dirumah juga mempunyai kegiatan yang menghasilkan seperti membuat keripik ubi, keripik pisang, penyulam, dan lain-lain. Untuk warga yang bercocok tanam tanaman hias hasilnya dipasarkan ke beberapa daerah diluar Sukabumi, diluar pulau jawa, bahkan ada yang diekspor ke luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kondisi Perumahan&lt;br /&gt;Kondisi perumahan pemukiman warga ada yang permenen yang dimiliki sekitar 80 % dan ada yang semi permanen sekitar 20 %. Pemukiman warga pada umumnya berhimpitan, tidak memiliki pekarangan yang luas, banyak juga rumah-rumah warga yang terletak di gang yang hanya bisa dilalui oleh kendaraaan roda dua. Warga mendapatkan sumber air bersih yang diperoleh dari mata air dan air pegunungan Gede dan tidak ada pelayanan air dari pemerintah seperti PDAM. Saluran  pembuang air limbah melalui pipa saluran pembuangan yang tertimbun didalam tanah.&lt;br /&gt;7. Tingkat Pendapatan Penduduk&lt;br /&gt;Pendapatan rata-rata penduduk  yang bekerja sebagai Buruh setiap bulannya sekitar Rp.600.000 s.d Rp.750.000, penjual bunga Rp.5.000.000, Home industri Rp.500.000. &lt;br /&gt;8. Struktur Kepemimpinan&lt;br /&gt;Ketua RW dijabat oleh Bapak Yunan Ahmad mulai dari tahun 2001, tokoh masyarakatnya terdiri dari 6 orang, tokoh agama 4 orang, tokoh pemudanya 5 orang, tokoh perempuan 5 orang. Untuk sementara jabatan Ketua RT 19 (lokasi kelompok kami) sedang kosong dikarenakan ketua RT mengundurkan diri.&lt;br /&gt;9. Sistem Nilai Budaya&lt;br /&gt;Masyarakat RW 10 Desa Sudajaya Girang masih menganut dan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya, adat istiadat, tradisi serta kebiasaan yang telah mereka lakukan sejak lama dan kini masih tetap dijalankan dengan baik, seperti  :&lt;br /&gt;- Memperingati hari-hari keagamaan islam (Maulid Nabi, Isra Miraj, Tahun baru Muharram, dll)&lt;br /&gt;- Pemanfaatan Mesjid Jamik Al-Hidayah dengan cara melaksanakan sholat 5 waktu berjamaah (dikhususkan untuk laki-laki)&lt;br /&gt;- Rutinnya melakukan kegiatan yasinan setiap malam jum’at&lt;br /&gt;- Bagi pemuda yang datang bertamu kerumah seorang perempuan hanya dibatasi waktu sampai jam 10 malam.&lt;br /&gt;- Wajib lapor bagi tamu atau pendatang 1x 24 jam diwajibkan untuk melapor di RT/RW&lt;br /&gt;- Setiap kepala keluarga diberikan jadwal bergilir untuk melakukan ronda malam, apabila Kepala keluarga  tersebut tidak dapat melaksanakan ronda dapat digantikan dengan orang lain tetapi biasanya diberikan uang rokok.&lt;br /&gt;10. Sistem  Pengelompokan Masyarakat&lt;br /&gt;Masyarakat yang masih banyak memegang nilai-nilai keagamaan maka kelompok-kelompok yang terbentuk cenderung berorientasi keagamaan seperti adanya kelompok-kelompok &lt;br /&gt;• Kelompok yasinan (Tawasulan)&lt;br /&gt;• Kelompok arisan lebaran&lt;br /&gt;• Kelompok pengajian ibu – ibu (majelis taklim) yang sering dilakukan di Madrasah AL-HIDAYAH RW.10 &lt;br /&gt;• Kelompok remaja masjid Jamik AL –Hidayah&lt;br /&gt;• Kelompok remaja yang bertugas membangunkan masyarakat untuk sholat subuh&lt;br /&gt;11. Kehidupan Interaksi Sosial Masyarakat&lt;br /&gt;Masyarakat RW 10 RT 19 Desa Sudajaya Girang mempunyai tingkat kerjasama yang cukup baik. Mereka selalu berusaha menjaga keharmonisan di antar warga masyarakat. Menurut cerita yang kami dapatkan, dulunya RW 10 ini merupakan lokasi atau tempat pemuda-pemuda yang sering membuat onar seperti berkelahi, namun dengan perjuangan seluruh lapisan masyarakat kondisi seperti tersebut dapat diatasi bahkan sekarang sudah sangat berbeda dimasyarakatnya sudah sangat jarang terjadi konflik, dan apabila terjadi konflik akan diselesaiakan bersama-sama dengan cara musyawarah. Setiap pengambilan keputusan untuk memutuskan suatu masalah selalu mengadakan musyawarah mufakat. Begitu pula dengan respon mereka yang sangat baik dan ramah dalam menerima tamu atau orang pendatang yang masuk di RW 10 RT 19. Mereka dengan senang hati menerima kedatangan kami dengan perlakuan yang sangat ramah dan terbuka.&lt;br /&gt;B. Laporan Proses&lt;br /&gt;1. Kegiatan Awal&lt;br /&gt;Tanggal 25 November 2010&lt;br /&gt;a. Pukul 10.15 WIB&lt;br /&gt;Kami tiba didesa Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi, tepatnya dikantor Desa Sudajaya Girang &lt;br /&gt;b. Pukul 10.50 WIB&lt;br /&gt;Acara penyambutan dibuka di aula pertemuan Desa Sudajaya Girang&lt;br /&gt;- Sambutan dari Ketua Jurusan Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) Bp. Drs. Bambang Sugeng, MP. Beliau menyampaikan maksud dan tujuan CAP dan kedatangan mahasiswa dan dosen jurusan PSM STKS. Menerangkan bahwa jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan CAP 136 orang dan dosen 34 orang yang akan disebar dalam 11 RW dalam 23 kelompok. Menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kuliah lapangan adalah sebagai sarana belajar pengaplikasian teori dalam kehidupan dimasyarakat&lt;br /&gt;- Sambutan Camat Sukabumi Bp. Nur Komarudin, SH, M.Si. Beliau menyatakan selamat datang, selayang pandang tentang kecamatan sukabumi seperti nama kecamatan  Sukabumi pernah diusulkan untuk diganti menjadi kecamatan “Selambi Tanah”. Kabupaten Sukabumi terdiri dari 47 kecamatan dimana kecamatan Sukabumi termasuk didalam 5 besar kecamatan yang maju ( terbaik ). Luas desa Sudajaya Girang lebih kurang 2.346 Ha dengan penduduk sekitar 44.306 jiwa. Program rencana kecamatan Sukabumi sejalan dengan program Kabupaten dimana secara garis besar adalah : program pendidikan, program perekonomian, program kesehatan&lt;br /&gt;- Sambutan Ketua STKS Bp. Drs. Wawan Heryana, M.Pd. Beliau berpesan kepada mahasiswa untuk dapat melaksanakan kegiatan CAP secara baik, menjaga nama baik almamater STKS. Kepada Camat Sukabumi, Kades Sudajaya Girang serta masyarakat yang hadir untuk dapat menerima kedatangan mahasiswa dan apabila ada tingkah laku mahasiswa yang kurang berkenan maka harap ditegur dan dimaklumi.&lt;br /&gt;- Penutup, Doa oleh Bp. Nu’man&lt;br /&gt;c. Pukul 11.30 WIB&lt;br /&gt;Kami bertemu dan berkenalan dengan pendamping lokal kami yakni Bp. Nu’man Heryawandi&lt;br /&gt;d. Pukul 11.40 WIB&lt;br /&gt;Kami kelokasi RT 19 RW 10. Dari Balai Desa Sudajaya Girang kami berjalan kaki lebih kurang sekitar 20 menit. Lokasi kami hanya berjarak sekitar 300 meter dari balai desa &lt;br /&gt;e. Pukul 12.00 WIB&lt;br /&gt;Setelah tiba dilokasi kami langsung menuju rumah tempat tinggal kami sementara. Rumah yang kami tempati adalah milik dari Ibu Neng. &lt;br /&gt;- Kami berbicara dengan pendamping lokal untuk menjelaskan   kembali maksud dan tujuan kedatangan dan kegiatan yang akan dilakukan di RT 19 RW 10&lt;br /&gt;- Kami melakukan wawancara sedikit tentang gambaran lokasi dengan pendamping lokal. Dari wawancara tersebut didapatkan informasi bahwa saat ini jabatan ketua RT 19 sedang kosong karena ketua RT nya mengundurkan diri, jadi jika ingin mengetahui lebih banyak informasi bisa menanyakan langsung kepada ketua RW atau langsung kepada beliau juga bisa. &lt;br /&gt;- Kami menyampaikan juga bahwa pada tanggal 25 Nov malam akan diadakan pertemuan dengan masyarakat setempat, kami menanyakan siapa saja orang ataupun tokoh yang dapat diundang dalam pertemuan tersebut. Pendamping lokal memberikan saran/masukan sekitar 15 orang, kemudian untuk pertemuan waktu undangan dibuat pukul 20.00 WIB, menurut beliau jika mengundang pukul 19.00 WIB pada malam jumat maka banyak warga yang masih melakukan kegiatan pengajian/yasinan atau kalau mereka menyebutnya dengan istilah “Tawasulan”  &lt;br /&gt;f. Pukul 13.00 WIB&lt;br /&gt;-  Ishoma&lt;br /&gt;-  Menulis Undangan untuk warga yang akan diundang&lt;br /&gt;-  Berkenalan dengan warga tetangga sekitar&lt;br /&gt;g. Pukul 13.45 WIB&lt;br /&gt;Kami melakukan orientasi lingkungan sekaligus menyebarkan undangan kepada warga yang telah disarankan oleh pendamping lokal&lt;br /&gt;h. Pukul 16.00 WIB&lt;br /&gt;Kami kembali ke posko RT 19 dan istirahat serta berdiskusi kembali tentang hasil dari pengamatan, bagaimana teknis pertemuan dan bahan-bahan yang akan dipergunakan. Disepakati juga bahwa peran ataupun tugas masing-masing anggota kelompok pada saat pertemuan dengan masyarakat adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat MPA&lt;br /&gt;- Fasilitator  : Dolly Belta Hemawan dan Muthia&lt;br /&gt;- Notulen  : Tegi&lt;br /&gt;- Seksi Konsumsi : Yulisda Wulandhari&lt;br /&gt;- Seksi Peralatan :  Chyka&lt;br /&gt;- Dokumentasi : A. Muh. Kamil Yamin&lt;br /&gt;Pada saat TOP&lt;br /&gt;- Fasilitator  : Chyka dan A. Muh.Kamil Yamin&lt;br /&gt;- Notulen  : Yulisda Wulandhari&lt;br /&gt;- Seksi Konsumsi : Dolly Belta Hemawan&lt;br /&gt;- Seksi Peralatan : Tegi&lt;br /&gt;- Dokumentasi : Muthia&lt;br /&gt;Meskipun peran dan tugas telah dibagi namun kami sepakat bahwa akan tetap saling membantu. &lt;br /&gt;i. Pukul 17.45 WIB&lt;br /&gt;Sesuai saran dari pendamping lokal yang juga menjabat sebagai ketua DKM Masjid Jamik Al Hidayah, jika ingin melaksanakan sholat berjamaah dan melihat kondisi lain masyarakat maka kami anggota kelompok yang laki-laki melaksanakan sholat magrib berjamaah di Masjid Jamik Al Hidayah. Kami mengetahui bahwa yang melaksanakan sholat berjamaah di Masjid hanya kaum laki-laki saja, sedangkan kaum perempuan sholat dirumah masing-masing &lt;br /&gt;j. Pukul 20.00 WIB&lt;br /&gt;Seperti yang telah direncanakan, serta warga yang diundang telah hadir maka kami mengadakan kegiatan pertemuan dengan masyarakat (community meeting). Sebelum dimulai pelaksanaan MPA dan TOP, pendamping lokal kami membuka acara terlebih dahulu dengan beberapa kalimat pengantar, kemudian diikuti oleh kami dengan memperkenalkan diri menyebutkan nama dan asal daerah&lt;br /&gt;2. Pelaksanaan MPA (Methode for Participation Assessment)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MPA adalah salah satu teknik dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat partisipatif yang digunakan oleh pekerja sosial untuk melakukan penilaian dan penafsiran terhadap kondisi sosial suatu masyarakat. Pada mulanya, kami/ saya yang berperan sebagai Fasilitator menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan yang kami selenggarakan pada malam itu merupakan kegiatan kuliah lapangan, ingin mengenal masyrakat lebih jauh, berbagi informasi serta belajar bagaimana menerapkan atau mencoba memperaktekan ilmu/teori yang didapat dibangku kuliah dalam kehidupan masyarakat, belajar cara untuk mengungkapkan atau memahami kebutuhan dan permasalahan serta sistem sumber yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut, maupun sumber-sumber lain yang terdapat di RW 10. Intinya kami ingin sharing bersama masyarakat sehingga bisa saling memperoleh pengetahuan melalui penerapan teknik yang sudah kami peroleh di bangku kuliah. Selanjutnya, kami menjelaskan tentang teknik yang kami gunakan untuk mengidentifikasi atau menemukenali masalah yang ada di RT 19 RW 10, yaitu teknik MPA (Metode Partisipatori Asesmen). Kami terutama saya sebagai Fasilitator MPA menjelaskan bahwa nantinya dari berbagai macam kebutuhan maupun masalah yang terungkap maka akan dibuatkan skala prioritas yang akan dicoba diselesaikan esok hari tanggal 26 November dengan dana atau biaya dari masyarakat. Sebelum mengidentifikasi masalah, saya mencoba meminta pendapat dari masyarakat tentang apa itu “masalah” menurut versi mereka. Ada sekitar 2 orang masyarakat yang berpendapat mengenai apa itu yang dimaksud dengan masalah, bahkan  ada yang menyebutkan langsung permasalahannya, seperti masalah ekonomi yang sulit, jalan yang rusak dan lain sebagainya. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa masyarakat paham tentang masalah sosial meskipun kurang begitu paham tentang konsep yang sebenarnya. Akhirnya kami pun meminformasikan pengertian tentang masalah sosial dengan tidak mengabaikan pendapat-pendapat dari masyarakat. Konsep masalah sosial yang kami sampaikan yaitu tentang kriteria masalah sosial, antara lain: (a) kondisi yang dirasakan banyak orang, (b) kondisi yang dinilai tidak menyenangkan, (c) kondisi yang menuntut pemecahan, (d) pemecahan tersebut harus dilakukan melalui aksi sosial secara kolektif. Kami berusaha menuntun masyarakat untuk mengungkapkan masalah-masalah yang ada di lingkungan mereka melalui kertas metacard yang telah kami sediakan. Sebelumnya itu kami memberitahukan tentang cara penggunaan alat tersebut sesuai dengan ketentuan seperti menggunakan kertas metacard secara mendatar (landscape), maksimal 7 kata dan tidak boleh saling mencontek karena tidak ada pendapat yang salah, semua jawaban masyarkat benar semua. Masyarakat terlihat antusias dan aktif dalam kegiatan ini. Ada yang menuliskan lebih dari satu permasalahan. Setelah metacard diisi oleh warga kami mengumpulkanya serta menempelkan didinding dihadapan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil yang diperoleh setelah melalui proses pengelompokan (cluster) dan pemberian judul (title), yaitu:&lt;br /&gt;Jalan Listrik/&lt;br /&gt;penerangan Air Keagamaan Lahan Kosong Kebersihan Lingkungan&lt;br /&gt;Jalan yang rusak parah Aliran listrik  yang sering padam Kurangnya air bersih untuk kebutuhan air minum Atap mesjid bocor&lt;br /&gt; Keadaan lahan bebas yang tidak terawat Kurangnya kebersihan lingkungan&lt;br /&gt;Kurangnya penerangan jalan Sering terjadi pemadaman&lt;br /&gt; Tidak tertata rapihnya saluran air di RT 19 RW 10 Sumur bor mesjid&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Jalan yang roboh tidak diperbaiki Listrik putus-putus&lt;br /&gt; Saya merasa senang dalam masalah air Kurangnya lampu di mesjid Al-Hidayah  &lt;br /&gt;Kurangnya penerangan jalan Terjadi kecelekaan motor karena gelap  Pengecetan mesjid Jamik Al Hidayah belum selesai  &lt;br /&gt;Penerangan lampu jalan&lt;br /&gt; Terjadi Tindakan kriminal.&lt;br /&gt;  Pengecetan tembok madrasah Al Hidayah   &lt;br /&gt; Ada warga yang terpeleset karena kurangnya penerangan  Ingin masyarakat untuk selalu melakukan sholat bersama di mesjid  &lt;br /&gt;   Penambahan lampu di ruangan madrasah  &lt;br /&gt;   Anak-anak dan ibu-ibu tidak nyaman mengaji dan pengajian di madrasah Al-Hidayah  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah teridentifikasi masalah yang ada, maka dilanjutkan dengan proses penentuan prioritas masalah. Penentuan prioritas ini dilakukan melalui pengambilan suara terbanyak (voting), dengan hasil sebagai berikut&lt;br /&gt;No Masalah Jumlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Jalan IIIII&lt;br /&gt;2 Listrik III&lt;br /&gt;3 Air III&lt;br /&gt;4 Keagamaan IIIII III&lt;br /&gt;5 Lahan Kosong I&lt;br /&gt;6 Kebersihan Lingkungan I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil kesepakatan maka yang menjadi prioritas masalah yaitu keagamaan dimana dalam hal ini adalah masalah “Kurangnya Kenyamanan dalam kegiatan belajar mengaji dan majelis taklim di madrasah Al-Hidayah RW 10”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis Masalah&lt;br /&gt;Dari hasil analisis masalah maka diperoleh beberapa faktor penyebab masalah antara lain:&lt;br /&gt;- Belum adanya sekat pembatas antar kelompok pengajian (TPA, Majelis Taklim)&lt;br /&gt;- Ruangan di Madrasah Al-Hidayah hanya ada satu sehingga proses kegiatan seperti belajar mengaji dan majelis taklim berada dalam satu ruangan dimana kegiatan ini saling mengganggu satu sama lain.&lt;br /&gt;Adapun akibat yang ditimbulkan dari faktor penyebab masalah yaitu &lt;br /&gt;- Proses belajar mengaji , kegiatan majelis taklim suasananya sering tidak kondusif sehingga menyebabkan ketidak nyamanan.&lt;br /&gt;- Anak-anak mengaji yang berbeda kelompok kadangkala masih saling mengganggu karena tidak adanya sekat pembatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis Tujuan&lt;br /&gt;Terciptanya situasi yang nyaman dalam kegiatan belajar mengaji dan majelis taklim di madrasah Al-Hidayah RW 10.&lt;br /&gt;Untuk itu intervensi atau aksi yang akan dilaksanakan adalah “Menyediakan sekat atau pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10”. Dari pembuatan itu maka diharapkan kegiatan pengajian anak-anak dan majelis taklim dapat tetap terlaksana dengan baik meskipin hanya mempunyai satu ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis Sumber&lt;br /&gt;Sumber-sumber yang diperoleh setelah melakukan diskusi dengan peserta berdasarkan prioritas masalah yaitu :&lt;br /&gt;- Sumber manusia : tenaga, motivasi dan inisiatif masyarakat&lt;br /&gt;- Sumber keuangan: galosor (kotak amal) masjid, sumbangan suka rela dari masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pelaksanaan ToP (Technology of Participation)&lt;br /&gt;Setelah proses MPA dilakukan, maka selanjutnya adalah merencanakan tindak atau kegiatan yang akan dilakukan dengan menggunakan teknik ToP (Technology of Participation). ToP adalah salah satu teknologi yang bersifat partisipatif untuk memfasilitasi warga dalam pengambilan keputusan yang sesuai untuk memecahkan masalah yang ada di daerah tersebut.&lt;br /&gt;Diskusi merupakan cara yang kami pilih untuk memilih rencana kegiatan tanpa menggunakan metacard. Adapun hasil yang diperoleh dari diskusi tersebut merumuskan kegiatan sebagai berikut:&lt;br /&gt;- Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 secara permanen (beton)&lt;br /&gt;- Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan triplek&lt;br /&gt;- Pembuatan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan kain&lt;br /&gt;Diantara beberapa kegiatan yang sudah dirumuskan oleh kemudian dipih salah satu kegiatan yang memungkinkan warga masyarakat dan mahasiswa untuk melaksanakan pada keesokan harinya pada tanggal 26 November 2010. Sehingga diperolehlah kegiatan yang disepakati untuk ditindaklanjuti yaitu “ Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan triplek”.&lt;br /&gt;Kegiatan/aksi  ini dipilih mengingat bahwa pembuatan dan pengecatan sekat pembatas dengan menggunakan bahan triplek lebih murah biayanya, bisa dikerjakan dan selesai dalam 1 hari, dan bisa tahan lama, meskipun ada sekat pembatas namun jika sewaktu-waktu ada acara/kegiatan yang melibatkan banyak warga maka sekat pembatas tersebut dapat diangkat agar ruangan bisa dipergunakan secara utuh dan luas. &lt;br /&gt;Setelah menyepakati kegiatan yang akan dilakukan, tim fasilitator membuat suatu kerangka untuk memudahkan masyarakat dalam mengorganisir suatu kegiatan. Adapun hasilnya adalah sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Nama Kegiatan ;&lt;br /&gt;“Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan triplek”&lt;br /&gt;- Jadwal Kegiatan : &lt;br /&gt;Hari Jumat, 26 November 2010 pukul 08.00 WIB s.d selesai di Madrasay Al Hidayah RW 10&lt;br /&gt;- Kebutuhan Bahan  Rancangan anggaran kegiatan&lt;br /&gt;Tripleks 6 lembar  @Rp.50.000,- =   300.000,&lt;br /&gt;Paku    @Rp.25.000,- =       25.000,&lt;br /&gt;Cat 3 kaleng   @Rp.45.000,- =   135,000,&lt;br /&gt;Kayu Kasau 15 batang @Rp.10.000,- =  150.000,&lt;br /&gt; Tenaga Tukang 2 orang    =  Swadaya&lt;br /&gt;Total        =  Rp. 610.000,-&lt;br /&gt;Rp. 150.000 (Dana kegiatan dari lembaga STKS)&lt;br /&gt;Rp. 100.000 (Sumbangan dari dosen Bp. Dede Kuswanda)&lt;br /&gt;Sisanya swadaya masyarakat yang akan dikumpulkan besok hari dengan cara pengumuman melalui pengeras suara (toa) Masjid Jamik Al Hidayah RW 10&lt;br /&gt;- Pembentukan Tenaga Kerja Masyarakat (TKM) yang terdiri dari &lt;br /&gt;Ketua   : Bapak Nu’man&lt;br /&gt;WakilKetua  : Bapak Nanang&lt;br /&gt;Sekretaris  : Bapak Aliman&lt;br /&gt;Bendahara  : BapakYunan Achmad&lt;br /&gt;Seksi Konsumsi : 1. IbuLina, 2. IbuEdoy, 3. Ibu Yati&lt;br /&gt;Seksi Peralatan : Bapak Sarodin&lt;br /&gt;- Membuat Kesepakatan (Janji hati)&lt;br /&gt;Setelah membuat perencanaan di atas, masyarakat diminta kesediaannya untuk menyukseskan kegiatan dengan memberikan kontribusi yang relevan dengan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat. Kesediaan tersebut dapat juga dinamakan sebagai komitmen atau janji hati.&lt;br /&gt;Isi janji hati &lt;br /&gt;“ KAMI SEPAKAT  PADA TANGGAL 26 NOVEMBER 2010 AKAN MELAKSANAKAN PEMBUATAN DAN PENGECETAN SEKAT PEMBATAS RUANGAN DI MADRASAH AL-HIDAYAH RW 10 DESA SUDAJAYA GIRANG KECAMATAN SUKABUMI KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT “&lt;br /&gt;Setelah semua proses selesai, tim fasilitator melakukan sedikit refleksi dari kegiatan yang telah diadakan pada malam itu, mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf jika ada kekurangan dan kesalahan kata yang menyinggung perasaan masyarakat.&lt;br /&gt;4. Laporan Kegiatan ( aksi )&lt;br /&gt;Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 26 November 2010 sesuai kesepakatan dalam pertemuan masyarakat adalah  “Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan triplek”. Pada saat setelah sholat subuh, imam masjid Jamik Al Hidayah mengumumkan kepada warga melalui pengeras suara di masjid bahwa pada hari ini tanggal 26 November 2010 akan ada kegiatan di madrasah Al Hidayah  yaitu pembuatan Sekat pembatas ruangan, untuk itu diharapkan kepada warga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut baik sumbangan tenaga maupun dana, sumbangan dana sangat diharapkan karena untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan. Bagi warga yang akan memberikan sumbangan dapat langsung menuju ke madrasah Al Hidayah. Kegiatan kami diawali dari pukul 07.30 WIB kami sudah berada dilokasi madrasah untuk menerima sumbangan. Kegiatan pengumpulan dana ini berlangsung selama lebih kurang 2 jam. Sekitar pukul 09.30 WIB kami membeli bahan-bahan yang dibutuhkan. Kegiatan pembuatan sekat dimulai dari pukul 10.00 s.d 11.00 WIB yang dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.00 s.d 16.00 WIB. &lt;br /&gt;Dalam kegiatan ini keterlibatan masyarkat dirasa sudah cukup baik. Keterlibatan mereka baik secara langsung seperti datang ke madrasah dengan memberikan sumbangan tenaga maupun dana. Ini dapat dilihat dari dana yang didapatkan dan pembuatan sekat pembatas. Pada saat kegiatan ini saya melihat bahwa peran tokoh-tokoh seperti tokoh agama Bp. Nu’man dan Tokoh Masyarakat Bp. Aliman sangat terasa dalm mengkoordinir kegiatan. Kami terutama saya sebagai mahasiswa lebih bersifat hanya memantau kegiatan dengan menolong membantu mengerjakan hal-hal yang saya mampu seperti mengangkat/menyingkirkan barang-barang yang ada didalam ruangan keluar dan sebaliknya. Kesempatan ini juga saya manfaatkan untuk kadangkala bertanya bagaiman cerita warga, lingkungan, kehidupan interaksi sosial. Setelah proses kegiatan telah hampir selesai 80 % saya melakukan wawancara singkat dengan Ketua RW 10 Bp. Yunan Ahmad dan salah satu warga yakni Bp.Sugandi yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Odet  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Laporan Hasil&lt;br /&gt;Hasil dari kegiatan yang dilakukan pada tanggal 26 November 2010 adalah terbuatnya sekat pembatas sebanyak 6 buah. Adanya sekat pembatas ini diharapkan dapat bermanfaat dan dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai dengan tujuan awal dari pembuatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kesimpulan / Refleksi Kegiatan&lt;br /&gt;Community Action Plan telah menambah pengalaman saya dalam berinteraksi dengan masyarakat. Tidak hanya bersosialisasi, tapi juga membantu masyarakat dalam menemukenali masalah yang mereka hadapi serta membantu untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan masalah dan sumber daya yang dimiliki.&lt;br /&gt;Kegiatan yang hanya berlangsung selama tiga hari dua malam tersebut, terasa masih kurang untuk berinteraksi secara maksimal dengan masyarakat setempat. Namun, saya sangat senang karena masyarakat menerima kelompok kami dengan baik. Hal ini terbukti dengan pelayanan yang diberikan kepada kelompok saya. Sewaktu datang kelokasi, kami telah disediakan tempat tinggal sementara (posko/sekre) yang cukup memadai dan refresentatif yakni rumah ibu neng, disuguhkan minum, dan makanan ringan seperti keripik pisang dan keripik ubi. &lt;br /&gt;Perbedaan kultur antara anggota kelompok kami yang bukan suku sunda dengan warga tidak membuat jarak dalam berkomunikasi, karena seluruh warga yang kami temui dapat berbahsa Indonesia (kalau yang tidak bertemu dengan kami tidak tahu). Meskipun saya bukan berasal dari suku sunda namun apabila saya faham dan mengerti maka bahasa yang saya faham tersebut akan saya coba ucapkan untuk semakin mendekatkan hubungan emosional dengan warga, seperti “punten, nuhun, muhun, dan lain sebagainya”.&lt;br /&gt;Pada saat akan dan pelaksanaan kegiatan penerapan MPA dan ToP, banyak anggota teman-teman kelompok saya yang merasa grogi, minder dan belum percaya diri, begitu juga dengan saya, namun untuk saya hal tersebut (pertemuan dengan masyarakat) bukanlah hal baru sehingga rasa minder, grogi dan kurang percaya diri dapat dengan cepat saya atasi. Rasa percaya diri dapat muncul selain karena pernah melakukannya (pengalaman) juga dapat muncul apabila kita menguasai bahan pembicaraan atau apa yang akan kita lakukan, dalam hal ini bahan-bahan/tahapan-tahapan MPA dan TOP harus dapat dipahami semaksimal mungkin. Kegiatan pertemuan dengan warga semua berjalan lancar, meskipun ada sedikit hambatan itu wajar-wajar saja dan dapat dijadikan pengalaman dan pijakan untuk saya dan teman-teman menjadi lebih dewasa dalam menyikapi suatu persoalan.&lt;br /&gt;Ketika di kegiatan aksi akan berakhir, saya sempat menanyakan tanggapan dari beberapa warga mengenai kedatangan dan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dengan warga. Tanggapan mereka tentang kegiatan pertemuan malam itu(community meeting) dapat menambah pengalaman, seperti mencoba mengungkapan pendapat. Mereka juga senang ada mahasiswa yang datang karena dapat mengenalkan daerah mereka dengan masyarakat diluar lingkungan mereka. Suatu kebanggaan dan rasa puas dari kami khususnya saya yang berperan sebagai fasilitator ketika mendapatkan pernyataan seperti itu. Artinya, masyarakat sedikit banyaknya memahami dan menikmati proses kegiatan yang berlangsung. Namun, ke depan tim fasilitator akan berusaha untuk meningkatkan kapasitas terutama ilmu dan rasa percaya diri.&lt;br /&gt;Community Action Plan telah berakhir dengan meninggalkan kenangan yang indah bagi saya. Kekompakan, keakraban, saling bantu antar kelompok dan teman lainnya sangat dirasakan. Penerimaan dari masyarakat yang baik dan suasana desa yang nyaman dan tentunya lebih dingin dari kota Bandung khususnya Dago 367, menjadi kenangan tersendiri bagi saya. Kelompok kami pun harus pamit pulang ke Bandung dengan memberikan oleh-oleh keu brownis amanda kepada pendamping lokal kami. Kami juga berpamitan menemui ketua RW 10 dan beberapa warga yang ketemu dijalan.&lt;br /&gt;Pengalaman yang saya dapatkan sewaktu kegiatan CAP di RT 19 RW 10 Desa Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi, dihubungkan dengan konsep Praktik Pekerjaan Sosial Makro adalah dapat belajar bagaimana proses pemberdayaan didalam praktek pekerja sosial dengan masyarakat, kita perlu memperhatikan tahapan-tahapan proses yang harus dilakukan, meskipun standar operasional yang ada bersifat tidak baku dan kaku, namun kita juga harus mempunyai pedoman-pedoman atau rambu-rambu yang sesuai agar proses tersebut dapat berjalan sehingga menghasilkan sesuatu yang baik dan bermanfaat seperti proses pemberdayaan yang harus diawali dengan proses dialog, penemukenalan dan pengembangan.&lt;br /&gt;Faktor Pendukung Kegiatan&lt;br /&gt;1. Pendamping lokal kami Bp. Nu’man H merupakan orang Tokoh yang banyak disegani oleh warga, Saat ini dilingkungan RW 10 beliau menjabat sebagai ketua DKM Masjid Jamik Al Hidayah, dilingkungan Desa Sudajaya Girang beliau dipercaya oleh KUA kecamatan sebagai penghulu/orang yang menikahkan orang atau P3N. Bp. Nu’man juga menjabat sebagai Kaur kessos didesa Sudajaya Girang. mempunyai banyak pengalaman karena dulunya adalah orang perantau (hasil dari pengamatan dan wawancara). Besarnya peran pendamping lokal tersebut membuat proses kami untuk masuk kedalam lingkungan masyarakat setempat berjalan dengan lancer dan mudah hampir dikatakan tidak ada hambatan yang berarti.&lt;br /&gt;2. Kami mendapatkan tempat tinggal sementara (posko/sekre) yang representatif atau cukup memadai untuk kelompok. Seperti ruang tamu dapat dipergunakan sebagai tempat melakukan pertemuan dengan warga (community meeting)&lt;br /&gt;3. Warga masyarakat yang bersifat terbuka, hal ini dapat dilihat pada saat kami melakukan orientasi awal dan dalam kegiatan aksi. Ini juga tidak terlepas dari peran pendamping lokal kami&lt;br /&gt;4. Pada saat pertemuan dengan warga. Hampir seluruh undangan hadir, mereka yang tidak hadir pada umumnya mewakilkan kepada orang lain. Ini dapat dilihat dari foto dan daftar hadir community meeting (terlampir)&lt;br /&gt;5. Peran pendamping lokal dalam kegiatan pertemuan dengan warga sangat penting, seperti memberikan pengertian, masukan saran, ide. Beliau menjelaskan maksud dan tujuan kami disini adalah untuk belajar, berbagi informasi, fasilitator dan bukan untuk membagikan dana&lt;br /&gt;6. Pada saat melakukan aksi/kegiatan kami tidak terlalu khawatir dengan kondisi cuaca yang tiba-tiba berubah menjadi hujan, karena kegiatan kami banyak berada didalam ruangan, meskipuhn ada diluar namun apabila huja kegiatan diluar dapat dipindahkan kedalam ruangan &lt;br /&gt;Faktor Penghambat Kegiatan&lt;br /&gt;1. Waktu yang singkat membuat kami tidak dapat melakukan orientasi lapangan dan observasi yang maksimal&lt;br /&gt;2. Di RT 19 jabatan ketua RT sedang kosong dikarenakan ketua RT nya mengundurkan diri&lt;br /&gt;3. Waktu yang sedikit membuat kami belum terlalu maksimal dalam membangun kepercayaan dengan masyarakat&lt;br /&gt;4. Buku panduan kegiatan CAP yang baru dibagikan pada saat akan berangkat pagi harinya, sedangkan malam harinya kami sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat, sehingga tidak ada waktu lagi bagi kami mempelajari dan berdiskusi secara maksimal tentang pedoman CAP&lt;br /&gt;5. Pada awalnya banyak warga masyarakat yang salah persepsi /menilai mengenai kedatangan mahasiswa ke Desa mereka. Mereka mengira bahwa mahasiswa datang akan membagikan bantuan sehingga disaat akan menyusun rencana kegiatan yang berkaitan dengan aksi mereka mengira sumber dananya berasal dari mahasiswa &lt;br /&gt;B. Saran&lt;br /&gt;Untuk saat ini belum ada saran, karena menurut saya sudah berjalan dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Kisruh konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya, Maria Lilian Pesch, telah masuk ke ranah hukum. Namun, pers diminta memberikan ruang bagi Arumi dan Maria menyelesaikan masalah ini karena termasuk aib keluarga. "Sudahlah. Ini kan masalah aib keluarga. Jadi, tidak perlu dibesar-besarkan," ujar Kepala Sub Bidang Publikasi Polda Metro Jaya AKBP Mahbub, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (23/11/2010). Arumi melaporkan Maria ke polisi pada 25 Oktober 2010, dengan nomor laporan 3655/10/2010. Maria dilaporkan putrinya sendiri atas dugaan eksploitasi. Perjalanan kasus ini masih pada seputar pemeriksaan para saksi yang baru akan dilakukan paling lama pekan depan. "Rencananya dalam waktu dekat atau minggu-minggu ini para saksi akan diperiksa. Paling lama minggu depan sudah bisa dipanggil," tegasnya. Dalam laporannya ada dugaan kekerasan psikis sebagaimana diatur dalam pasal 99 UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak, serta eksploitasi anak yang tertuang dalam pasal 45 UU 23/2004 tentang KDRT. Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.(ang)&lt;br /&gt;(http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/24/33/396482/kasus-arumi-bachsin-aib-keluarga)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller Sudah Punya Istri!&lt;br /&gt;JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari aktor tampan Miller. Ternyata, pria asal Malaysia ini sudah mempunyai istri. "Kita mendapatkan fakta bahwa Miller bukanlah bujangan. Jadi, dia ini sudah menikah," ujar Hendarsam Marantoko selaku tim kuasa hukum Rudi, ayah kandung Arumi Bachsin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2010). Dengan didapatnya bukti dan fakta yang dimiliki oleh orangtua bintang film “18+” ini, maka semakin mencemaskan hubungan anak mereka. "Dengan adanya hal ini, maka semakin memperkuat kecemasan dari orangtua, akan hubungan Miller dengan Arumi," ucap Hendarsam.&lt;br /&gt;Herdarsam mengatakan tidak sembarang berbicara, sebab pihaknya telah mengonfirmasi pada pihak yang terkait dan berwenang. "Kita telah melakukan kroscek ke beberapa intansi dan keluarga dengan mendapatkan data dengan status seperti ini," tegasnya. Bukti yang didapatkannya belum lama ini yaitu Miller telah mempunyai istri.&lt;br /&gt;"Belum lama ini kita tahu hal tersebut. Kita tidak tahu detail seperti apa, tapi yang pasti setelah masuk ke sini dan itu statusnya seperti ini," tutupnya.(tty)&lt;br /&gt;(http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/27/33/397657/miller-sudah-punya-istri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi Kabur karena Takut Sudah Langgar Komitmen&lt;br /&gt;Kamis, 25 November 2010 - 17:36 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Perwakilan keluarga Arumi Bachsin, Meidy Juniarto SH, mengungkap kaburnya bintangNot for Sale itu karena dia takut telah melanggar komitmen yang dia buat kepada keluarga. “Arumi sekarang takut, karena ada yang dia langgar. Yaitu, dia berjanji sebelum 17 tahun tidak boleh pacaran. Jadi masalahnya ini saja, enggak semua anak harus dikabulkan maunya. Harus ada batasannya,” papar Meidy kepada wartawan, di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jalan Teuku Umar No 10-12, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010).&lt;br /&gt;Dia mengatakan belum bisa menyimpulkan puas. Pasalnya, kedatangan mereka ke KPAI belum bertemu dengan Arumi. Minola menambahkan, kali ini mereka datang tanpa mengikutsertakan ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch. Pasalnya, pemberitaan di media dinilainya telah menghakimi sepihak.&lt;br /&gt;“Ini akibat ada pemberitaan KPAI melalui Pak Hadi Supeno, tentang masalah Arumi. Artinya,statement itu jadi penghakiman, yang mengundang media untuk meliput berita. Jadi ibunya tidak leluasa lagi pergi kemana-mana,” tuding Minola. Dia berpendapat, jika hari ini Maria tidak datang ke KPAI, maka belum berdampak lebih jauh. Pasalnya, KPAI sendiri belum memberikan kepastian kapan keluarga bisa bertemu Arumi, karena semua tergantung bintang 18+ itu mau atau tidak. “Artinya, kalaupun datang hari ini, apakah ada jaminan akan langsung selesai masalahnya. Kecuali, kalau undangan pertemuan Ibu Maria dengan Arumi. Kami juga berhak untuk mendengar langsung dari Arumi langsung apa yang di sampaikan oleh KPAI,” pungkasnya.(nov)&lt;br /&gt;(http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/25/33/397106/arumi-kabur-karena-takut-sudah-langgar-komitmen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi Bachsin Pintar Akting, KPAI Diminta Teliti&lt;br /&gt;Kamis, 25 November 2010 - 16:12 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Kuasa hukum Arumi Bachsin, Minola Sebayang SH, mengingatkan lembaga negara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), seharusnya hati-hati pada setiap ucapan seorang aktris. Dia menambahkan, sebagai anak yang masih di bawah umur, Arumi ditengarai akan melakukan kebohongan-kebohongan kecil. “Kami menyatakan bahwa KPAI jangan terlalu overprotective, karena anak terus dianggap benar. Pasti bohong-bohong kecil, adalah,” ujar Minola ditemui di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar No 10-12, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010). Apalagi, Arumi dikenal sebagai seorang aktris yang kerap memerankan banyak karakter di beberapa judul film dan sinetronnya. “Arumi itu seorang artis yang harus diwaspadai. Apapun yang dilakukannya, ditelaah. Apakah benar-benar fakta atau bukan,” tegas Minola mengingatkan KPAI. KPAI sendiri mencurigai kasus kaburnya Arumi Bachsin untuk kedua kali, hanya akal-akalan untuk mendongkrak pamor film Heart 2 Heart yang dibintangi Arumi. Hal tersebut diungkap Sekretaris/PJ Pokja Data dan Informasi KPAI, Ir Satriandayaningrum kepada wartawan. Apalagi anak-anak di usia Arumi sudah pintar untuk mengatur cerita. Meskipun demikian, KPAI berpegang kepada landasan bahwa anak Indonesia patut mendapat perlindungan. Oleh sebab itu, KPAI juga mengundang orangtua Arumi untuk datang ke KPAI.(nov)&lt;br /&gt;(http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/25/33/397068/arumi-bachsin-pintar-akting-kpai-diminta-teliti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADIK-ADIK ARUMI BACHSIN TIDAK BERANI BERSEKOLAH&lt;br /&gt;Kamis, 25 November 2010 - 15:48 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Dampak pemberitaan tentang keluarga Arumi Bachsin sangat nyata. Adik-adik Arumi enggan bersekolah, setelah ibunda diberitakan telah dilaporkan oleh kakak mereka ke Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Arumi, Minola Sebayang SH, dan perwakilan keluarga, Meidy Juniarto SH, mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010). “Kami di sini bertemu dengna KPAI membahas masalah Arumi. Kami masih bersikap tegas. Soalnya, keempat adik dari Arumi tidak berani sekolah, karena ada pemberitaan yang membuat seakan ibunya karakter yang tidak pantas dimiliki oleh orang tua,” papar Minola kepada wartawan. Dalam pertemuan dengan KPAI, dia dan Meidy menawarkan tiga solusi kepada ketua KPAI, Hadi Supeno. Minola yakin, KPAI tidak akan bisa menyimpan Arumi lebih lama dari ibunda, Maria Lilian Pesch. “Kami yakin KPAI tidak bisa menyimpan lebih lama Arumi dari ibunya. Dia (Arumi) masih di Jakarta dan masih dalam pengawasan KPAI,” imbuhnya. Menurut Minola, untuk mempertemukan Arumi dengan ibunda, KPAI beranggapan tetap harus bertanya kepada Arumi. Apakah Arumi setuju atau tidak untuk bertemu keluarga. “Kami menyatakan bahwa KPAI jangan terlalu overprotective,” tegasnya.(nov)&lt;br /&gt;(http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/25/33/397057/adik-adik-arumi-bachsin-tidak-berani-bersekolah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERANCAM DIBUI 7 TAHUN, MILLER MASIH ASYIK SYUTING&lt;br /&gt;Kamis, 25 November 2010 - 15:46 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Tak tampak ada kekhawatiran Miller atas ancaman keluarga Arumi Bachsin akan melaporkannya ke polisi. Aktor asal Malaysia masih asyik syuting. "Reaksi Miller biasa saja. Dia masih fokus main sinetron, enggak mau ambil pusing," kata Roni,  asisten Miller, saat dihubungi via telepon, Kamis (25/11/2010). Dua kali dituding menjadi aktor di balik kaburnya Arumi, Miller belum menggelar jumpa pers. Ditanya soal ini, Roni cuma bisa menjanjikan Miller secepatnya akan memberi klarifikasi. "Iya nanti, tapi tidak hari ini karena dia masih sibuk syuting," ujarnya. Ini kali kedua nama Miller diseret keluarga Arumi dalam kasus pelarian putri mereka. Sebelumnya pada Mei 2010, Arumi kabur minta perlindungan kepada Komnas Perlindungan Anak. Saat itu, Miller dituduh sebagai orang yang mencuci otak aktris 18+ itu agar melawan orangtua. Miller dituduh sebagai otak di balik pelarian Arumi sejak akhir Oktober lalu. Keluarga mendeteksi ada kontak antara Arumi dengan Miller di Singapura, sebelum akhirnya Arumi kabur minta perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Hingga kini, Arumi berada dalam perlindungan KPAI. Miller diultimatum keluarga Arumi 2x24 jam terhitung sejak Selasa, 23 November. Hari ini, somasi itu berakhir. Jika ancaman keluarga Arumi direaliasikan, Miller bakal dijerat dua pasal sekaligus, yakni 330 dan 331, dengan ancam hukuman tujuh tahun ke atas.(ang) (http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/25/33/397055/terancam-dibui-7-tahun-miller-masih-asyik-syuting)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MILLER TAK TAKUT DILAPORKAN KELUARGA ARUMI&lt;br /&gt;Kamis, 25 November 2010 - 15:33 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Batas waktu somasi keluarga Arumi Bachsin terhadap Miller berakhir hari ini. Aktor asal Malaysia itu terancam dilaporkan ke polisi dengan ancaman penjara tujuh tahun. Miller siap menghadapinya. "Kalau mau melaporkan, silakan saja. Silakan saja buktikan kalau Miller yang membawa kabur. Tunjukkan saja dulu buktinya," tantang Roni, asisten Miller, saat dihubungi via telepon, Kamis (25/11/2010). Miller diultimatum keluarga Arumi 2x24 jam terhitung sejak Selasa, 23 November. Hari ini, somasi itu berakhir. Jika ancaman keluarga Arumi direaliasikan, Miller bakal dijerat dua pasal sekaligus, yakni 330 dan 331, dengan ancam hukuman tujuh tahun ke atas. "Ini kan sudah lewat dari 2x24 jam, jadi silakan saja," ujar Roni penuh percaya diri.  Menurut Roni, Miller sudah tahu akan dilaporkan ke polisi. "Miller sudah tahu dari media, akan dilaporkan. Kalau kita bersalah, pasti akan ada rasa takut. Buktinya kita masih santai saja. Kenapa harus takut?" katanya. Ini kali kedua nama Miller diseret keluarga Arumi dalam kasus pelarian putri mereka. Sebelumnya pada Mei 2010, Arumi kabur minta perlindungan kepada Komnas Perlindungan Anak. Saat itu, Miller dituduh sebagai orang yang mencuci otak aktris 18+ itu agar melawan orangtua. Miller dituduh sebagai otak di balik pelarian Arumi sejak akhir Oktober lalu. Keluarga mendeteksi ada kontak antara Arumi dengan Miller di Singapura, sebelum akhirnya Arumi kabur minta perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Hingga kini, Arumi berada dalam perlindungan KPAI.(ang)&lt;br /&gt;(http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/25/33/397044/miller-tak-takut-dilaporkan-keluarga-arumi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DITUDING BAWA KABUR ARUMI BACHSIN&lt;br /&gt;Miller Terancam Penjara 7 Tahun&lt;br /&gt;Kamis, 25 November 2010 - 15:23 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Miller terancam penjara tujuh tahun karena dituding membawa kabur Arumi Bachsin. Keluarga Arumi akan melaporkan Miller ke polisi jika somasi diabaikan Miller. Miller diultimatum keluarga Arumi 2x24 jam terhitung sejak Selasa, 23 November. Hari ini, somasi itu berakhir. "Kita menduga dia di belakang tindakan Arumi. Somasinya masih berlaku dan akan berakhir pada hari ini. Kalau tidak ada itikad baik, meminta maaf atau menjelaskan, keluarga akan bertindak membawa ke kepolisian karena ada bukti-bukti dan nama-nama," ancam pengacara keluarga Arumi, Minola Sebayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010), Minola dan perwakilan keluarga, Meidy Juniarto, baru bertemu pihak KPAI. Menurut Minola, KPAI menyebutkan, Arumi telah berada di bawah pengawasan KPAI sejak 26 Oktober.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada dasar kita melaporkan M (inisial Miller). Dasarnya adalah membawa kabur Arumi. Kalau menurut KPAI, Arumi sudah di KPAI sejak 26 Oktober, dan Arumi pergi dari tanggal 23 Oktober, berarti dalam rentang hari itu pasti ada aktornya," tuding Minola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sudah terang kalau Miller dituduh keluarga Arumi sebagai dalang kaburnya Arumi, Minola menolak menyebutkan dengan gamblang siapakah aktor yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang mau dilaporkan yang ada di belakang ini, ya dari keluarganya sih berinisial M," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ancaman keluarga Arumi ini direaliasikan, Miller bakal dijerat dua pasal sekaligus, yakni 330 dan 331. "Ancaman hukumannya tujuh tahun ke atas," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kali kedua nama Miller diseret keluarga Arumi dalam kasus pelarian putri mereka. Sebelumnya pada Mei 2010, Arumi kabur minta perlindungan kepada Komnas Perlindungan Anak. Saat itu, Miller dituduh sebagai orang yang mencuci otak aktris 18+ itu agar melawan orangtua.(ang) http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/25/33/397036/miller-terancam-penjara-7-tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Arumi Tawarkan Tiga Solusi ke KPAI&lt;br /&gt;Kamis, 25 November 2010 - 15:18 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Keluarga Arumi Bachsin akhirnya mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tadi kami juga sampaikan, kami menyesalkan tindakan KPAI dan akhirnya kami menawarkan solusi,” ujar kuasa hukum Arumi, Minola Sebayang SH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga solusi yang ditawarkan keluarga. Pertama, ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch, bertemu dengan KPAI. Kedua, kuasa hukum ingin bertemu langsung dengan Arumi. Ketiga, Arumi dipertemukan langsung dengan ibunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Satu atau dua hari ini. Kita harus cepat dan akan sampai di mana pertemuan antara Arumi dengan ibundanya yang didampingi oleh pihak KPAI,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kekecewaan pihak keluarga, menurut Minola, KPAI bisa memaklumi. Soalnya, pantas orangtua kecewa, karena itu adalah hak orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“KPAI cukup bijak menerima kekecewaan yang kita sampaikan,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, keluarga Arumi Bachsin menuding Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tak menghubungi mereka. KPAI membela diri. Kata Ketua KPAI Hadi Supeno, orangtua Arumi telah diundang mediasi sejak pekan lalu.(nov)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/25/33/397029/keluarga-arumi-tawarkan-tiga-solusi-ke-kpai&lt;br /&gt;KPAI Curiga Kasus Arumi Akal-akalan Film 'Heart 2 Heart'&lt;br /&gt;Kamis, 25 November 2010 - 15:09 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Kasus kaburnya Arumi Bachsin untuk kedua kali, dicurigai Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hanya akal-akalan untuk mendongkrak pamor film Heart 2 Heart yang dibintangi Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami di KPAI juga berpikir ke arah sana (akal-akalan dongkrak pamor film). Tidak menutup kemungkinan anak usia segitu sudah pintar. Tapi kami berpikir seorang anak harus tetap terlindungi, makanya kami juga mengundang orangtuanya," ujar Ir Satriandayaningrum, Sekretaris/PJ Pokja Data dan Informasi KPAI, ditemui di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, KPAI mengundang orangtua Arumi datang ke kantor KPAI untuk membicarakan masalah Arumi. Namun, yang datang hanya kuasa hukum Minola Sebayang dan perwakilan keluarga, Meidy Juniarto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KPAI mengundang ibu Arumi, tapi yang datang pengacara dan pihak keluarga saja. Kami sepakat bahwa perlindungan yang baik untuk anak menurut undang-undang, harus mencintai keluarga dan teman. Tetap ada hak anak, seperti pendidikan dan kesehatan," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran hari ini KPAI belum berhasil bertemu ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch, KPAI merancang pertemuan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya berharap bisa berjumpa dengan ibu Arumi sebagai seorang ibu. Kita akan mempertemukan, mengupayakan semuanya berjalan baik," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya kapan pertemuan berikutnya itu akan digelar, Satriandayaningrum belum bisa memastikan. "Pertemuan sedang diupayakan. Kita akan mempertemukan agar masalah secepatnya selesai. Semuanya kan ada prosesnya, pasti ada langkah selanjutnya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kabur dari orangtua pada akhir Oktober lalu, Arumi berada dalam perlindungan KPAI. Bintang film 18+ itu ditempatkan di sebuah rumah yang aman di mana lokasinya masih di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam menampung Arumi, kami bekerja sama dengan psikolog. Kondisi Arumi saat ini aman karena dia tinggal di rumah yang aman," urainya.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/25/33/397020/kpai-curiga-kasus-arumi-akal-akalan-film-heart-2-heart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller Akui Bertemu Arumi Bachsin di Singapura&lt;br /&gt;Rabu, 24 November 2010 - 09:25 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Telah membantah menjadi penyebab kaburnya Arumi Bachsin dari rumah, namun Miller mengakui bertemu Arumi di Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau ketemu di Singapura itu benar. Malahan Miller yang bantu Arumi. Coba pikir saja, kalau ada cowok satu kamar dengan perempuan yang baru dikenal," ujar asisten Miller, Roni, ditemui di kediaman Miller di kawasan Setiabudi Timur, Jakarta, Selasa (23/11/2010) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roni membantah kepergian Miller ke Singapura sudah direncanakan dan disengaja untuk bertemu bintang film Not for Sale itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekira tiga minggu yang lalu Miller ada di Singapura karena ada urusan, sekalian mengurus visa. Terus Arumi telepon minta bantuan. Jadi, semua kebetulan saja," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi membuktikan ucapannya, Roni menjanjikan Miller akan mengklarifikasi semua tuduhan yang dialamatkan keluarga Arumi kepadanya. Namun, dia belum bisa memastikan waktunya karena Miller masih sibuk syuting.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Nanti Miller akan ngomong kok. Tapi belum tahu kapan, karena sekarang dia lagi mau fokus main sinetron dan syuting di daerah Jakarta Selatan," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi kabur ke kantor KPAI pada 23 Oktober 2010 malam. Kepada KPAI, bintang film Not For Sale itu mengaku dijodohkan oleh Maria. Dalam perjodohan itu, Arumi dipaksa Maria menemani lelaki itu berlibur ke Singapura berdua saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di Singapura, pria tersebut memesan satu kamar hotel untuk ditempati berdua dengan Arumi. Tanpa basa-basi, lelaki itu menciumi Arumi. Tak senang mendapat perlakuan tidak senonoh, Arumi mengontak Miller yang memang tinggal di Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller datang ke hotel dan menyelamatkan aktris 18+ itu. Kemudian, Arumi dan pengusaha itu kembali ke Jakarta. Tapi bukannya dipulangkan ke rumah orangtua, Arumi kembali dibawa ke sebuah hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi punya akal memperdaya pengusaha itu dengan menyuruhnya membelikan sesuatu di luar hotel. Seketika itu pula, Arumi kabur dengan menyamar menggunakan topi, jaket, dan kacamata. Aktris yang belum genap berusia 18 tahun itu berjalan kaki menuju kantor KPAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, Arumi berada dalam perlindungan KPAI. Dia ditempatkan di sebuah rumah yang aman dan lokasinya dirahasiakan.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/24/33/396369/miller-akui-bertemu-arumi-bachsin-di-singapura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller Benarkan Arumi Dijodohkan Ibunda&lt;br /&gt;Rabu, 24 November 2010 - 09:06 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Arumi Bachsin mengaku dijodohkan paksa oleh ibundanya, Maria Lilian Pesch, dengan pengusaha asal Kudus berusia 30 tahun. Mantan pacar Arumi, Miller, membenarkan pengakuan Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, masalah perjodohan itu kejadian yang sebenarnya. Sekira tiga minggu yang lalu kejadiannya," jelas Roni, asisten Miller, saat ditemui di kediaman Miller di kawasan Setiabudi Timur, Jakarta, Selasa (23/11/2010) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi kabur ke kantor KPAI pada 23 Oktober 2010 malam. Kepada KPAI, bintang film Not For Sale itu mengaku dijodohkan oleh Maria. Dalam perjodohan itu, Arumi dipaksa Maria menemani lelaki itu berlibur ke Singapura berdua saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di Singapura, pria tersebut memesan satu kamar hotel untuk ditempati berdua dengan Arumi. Tanpa basa-basi, lelaki itu menciumi Arumi. Tak senang mendapat perlakuan tidak senonoh, Arumi mengontak Miller yang memang tinggal di Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller datang ke hotel dan menyelamatkan aktris 18+ itu. Kemudian, Arumi dan pengusaha itu kembali ke Jakarta. Tapi bukannya dipulangkan ke rumah orangtua, Arumi kembali dibawa ke sebuah hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi punya akal memperdaya pengusaha itu dengan menyuruhnya membelikan sesuatu di luar hotel. Seketika itu pula, Arumi kabur dengan menyamar menggunakan topi, jaket, dan kacamata. Aktris yang belum genap berusia 18 tahun itu berjalan kaki menuju kantor KPAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, Arumi berada dalam perlindungan KPAI. Dia ditempatkan di sebuah rumah yang aman dan lokasinya dirahasiakan.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/24/33/396359/miller-benarkan-arumi-dijodohkan-ibunda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller Bantah Bawa Kabur Arumi Bachsin&lt;br /&gt;Rabu, 24 November 2010 - 08:54 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Keluarga Arumi Bachsin kembali menuding Miller sebagai otak di balik kaburnya Arumi. Merasa tak melakukan, Miller langsung membantah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak benar tuduhan itu. Bagaimana mungkin, orang Miller saja tinggalnya di sini," tampik Roni, asisten Miller, saat ditemui di kediaman Miller di kawasan Setiabudi Timur, Jakarta, Selasa (23/11/2010) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesinetron asal Malaysia itu heran mengapa selalu dikait-kaitkan dengan Arumi. Namun Miller tak mau ambil pusing soal tuduhan keluarga Arumi membawa lari anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Miller tidak marah karena sudah sering dibilang seperti itu. Jadi, sudah biasa diperlakukan seperti itu. Tapi kalau kenapa Miller yang selalu dibawa-bawa, itu tanya saja orangtuanya. Dulu bilangnya sakit, sekarang berubah lagi," sindirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjodohan itu, Arumi dipaksa sekamar dengan lelaki tersebut di Singapura dan sempat diciumi dengan paksa. Arumi berhasil bebas dari lelaki itu di Singapura berkat bantuan Miller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, keluarga Arumi justru menduga Miller (inisial M) sebagai dalang di balik pelarian Arumi. "Orangnya masih yang itu-itu juga. Ini pembunuhkan karakter kepada keluarga Arumi. Ada timbul masalah lagi, menggangu martabat keluarga," kata perwakilan keluarga Arumi, Meidy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Arumi kabur pertama kali pada Mei lalu, Miller juga dituding sebagai orang yang mencuci otak Arumi hingga kabur dari rumah. Waktu itu, Miller bersikap diam atas tuduhan orangtua Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Roni, Miller dan Arumi pernah pacaran setahun. Namun kini, hubungan keduanya telah berakhir.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/24/33/396356/miller-bantah-bawa-kabur-arumi-bachsin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller Setahun Pacari Arumi Bachsin&lt;br /&gt;Rabu, 24 November 2010 - 08:42 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Selalu berkelit jika ditanya hubungan asmara dengan Arumi, Miller akhirnya mengaku pernah pacaran dengan bintang film 18+ itu. Bahkan, hubungan asmara kedua artis itu berlangsung setahun lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, mereka memang pacaran, tapi itu dulu. Kira-kira satu tahun pacaran. Kalau sekarang sudah pada sibuk sendiri-sendiri," ungkap asisten Miller, Roni, saat ditemui di kediaman Miller di kawasan Setiabudi Timur, Jakarta, Selasa (23/11/2010) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roni membenarkan, saat masalah yang berujung kaburnya Arumi beberapa waktu lalu, Miller memang sedang berpacaran dengan bintang film Not for Sale itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, saat kasus yang pertama dulu itu memang sedang pacaran," bebernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menurut Roni, Arumi pernah diajak pesinetron asal Malaysia itu berkunjung ke rumahnya. Namun sejak hubungan mereka kandas, Miller dan Arumi kian jarang berkomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu waktu mereka pacaran, Arumi pernah main ke sini. Semenjak putus, sudah jarang bertemu. Apalagi, semenjak Miller ada di Singapura," pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pelarian pertama Arumi, Mei lalu, Miller dituding keluarga Arumi sebagai pelaku yang mencuci otak Arumi hingga berani kabur dari rumah. Kemudian, Arumi kabur lagi dari rumah pada akhir Oktober kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi Miller dituduh sebagai orang yang memengaruhi Arumi. Bahkan, aktor berkulit putih itu disebut-sebut membawa lari Arumi.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/24/33/396354/miller-setahun-pacari-arumi-bachsin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi Bachsin Telah Diperiksa Polisi&lt;br /&gt;Selasa, 23 November 2010 - 19:08 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Artis cantik Arumi Bachsin telah melaporkan ibunda, Maria Lilian Pesch, ke Polda Metro Jaya, 25 Oktober 2010. Bintang sinetron Kawin Muda ini telah diperiksa polisi, terkait laporannya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang pasti, si pelapor (Arumi Bachin) telah diperiksa oleh pihak Polda Metro Jaya, terkait pelaporannya yang diduga dieksploitasi oleh salah satu anggota keluarganya,” tegas AKBP Mahbub selaku Kepala Sub Bidang Publikasi Polda Metro Jaya saat ditemui di kantornya Polda Metro, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, kapan Arumi diperiksa, Mahbub tidak bisa memastikan tanggalnya. Berkas pemeriksaan pun masih berada di tangan penyidik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tepatnya kapan, saya lupa. Sebab, semua berkasnya ada di penyidik reserse. Saya pun hanya mendapat laporan, kalau yang Anda tanyakan telah diperiksa,” tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, perempuan yang dikabarkan dekat dengan Miller ini telah melaporkan sang ibu ke Polda Metro Jaya tanggal 25 Oktober, dengan dugaan sementara eksploitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus kaburnya Arumi Bachsin bukan kali pertama. Arumi pernah kabur dari rumah sekira pukul 23.00 WIB, 10 Mei 2010. Dia meninggalkan rumahnya selama 10 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kabur, Arumi tinggal di Rumah Penampungan Anak Bambu Apus, Jakarta Timur. Arumi pun kembali ke rumah, setelah dimediasi oleh Komnas Perlindungan Anak (PA). Saat itu, ayahanda Arumi, Rudi Bachsin, mengatakan akan melindungi putrinya tersebut.(nov)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/23/33/396261/arumi-bachsin-telah-diperiksa-polisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat Kali Arumi Bachsin Minta Perlindungan KPAI&lt;br /&gt;Selasa, 23 November 2010 - 18:38 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Apa artinya jika seorang anak Indonesia mendatangi lembaga negara bernama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebanyak empat kali? Itulah yang dilakukan Arumi Bachsin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terus terang, Arumi minta ke KPAI itu yang keempat kalinya, bukan kedua kali, sejak sebulan pulang ke rumah,” ungkap Ketua KPAI Hadi Supeno ditemui di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta, Selasa (23/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, KPAI terus mencegah keinginan Arumi untuk pergi dari rumah. Pasalnya, setelah kabur dari rumah medio Mei 2010, Arumi sudah berada di tempat yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadi menambahkan, keputusan KPAI menerima Arumi, sebab gadis kelahiran 19 Februari 1994 ini datang ke KPAI di malam hari seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia ada di jalanan, seorang gadis cantik, masih di bawah umur, berjalan kaki dengan wajah lusuh, depresi, penuh tekanan. Masak KPAI membiarkan hal itu? Kan, tentu tidak,” tegas Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi datang pada 23 Oktober di atas pukul 12 malam. Hadi mengatakan, KPAI pun tidak akan membiarkan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan yang kedua, sudah ada laporan dari pihak kepolisian dan itu dia bawa laporan dari Kepolisian Polda Metro Jaya,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Hadi menambahkan, akhirnya KPAI menanggapi aduan Arumi, sebab aktris Not for Sale ini sudah beranjak dewasa dan dia memiliki hak untuk didengar pendapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Arumi ini kan sudah beranjak dewasa dan marilah kita dengarkan dulu pendapatnya sebab kasus anak di KPAI itu banyak dan besar sekali,” pintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana Arumi berada, Hadi belum mau memberitahu. Dia mengatakan, Arumi tidak akan bertemu siapapun dalam waktu dekat ini. Masalahnya, Arumi masih dalam kondisi depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia ada di Jakarta. Arumi tidak akan bertemu siapapun, baik itu kalian, keluarga, Miller, sahabat, atau siapapun, dan kita yang menjamin keberadaan Arumi. Kalau tidak ada jaminan dari kami, buat apa ada KPAI,” pungkas Hadi.(nov)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/23/33/396245/empat-kali-arumi-bachsin-minta-perlindungan-kpai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPAI Lindungi Arumi hingga Usia 18 Tahun&lt;br /&gt;Selasa, 23 November 2010 - 18:28 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan akan memberikan perlindungan kepada Arumi Bachsin hingga aktris cantik itu genap berusia 18 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perlindungan diberikan sampai dia berumur 18 tahun. Kita berupaya terus. Usia dbawah 18 tahun tetap anak. Kita harus bisa masuk dalam umur tersebut," papar ketua KPAI Hadi Supeno, ditemui di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (23/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadi menjelaskan, Arumi sudah berada dalam perlindungan KPAI sebulan lamanya. "Itu terhitung sejak Arumi keluar dari Komnas Perlindungan Anak, beberapa waktu lalu," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan KPAI memberikan perlindungan kepada Arumi, menjauhkannya dari publik termasuk keluarga, karena Arumi terancam. "Dia terancam. Itu saja alasannya," sebut Hadi tanpa menjelaskan ancaman yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tanpa alasan KPAI akhirnya bersedia menampung bintang film 18+ itu. "Dia sendirian datang ke KPAI malam hari. Bayangkan, dia ada di jalanan. Seorang wanita cantik, masih di bawah umur, berjalan kaki, dengan muka lusuh, depresi, penuh tekanan. Masak KPAI membiarkan hal itu? Kan tentu tidak," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi kabur ke kantor KPAI pada 23 Oktober. "Saat itu, dia datang di atas jam 12 malam," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, yang menjadi pertimbangan KPAI menerima Arumi adalah kasus pelarian itu sudah yang kedua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/23/33/396243/kpai-lindungi-arumi-hingga-usia-18-tahun&lt;br /&gt;Somasi Keluarga Arumi ke KPAI Salah Alamat&lt;br /&gt;Selasa, 23 November 2010 - 17:52 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Meskipun secara tersirat pernyataan pihak keluarga dalam jumpa pers akan melayangkan somasi kepada lembaga negara, KPAI menjawab, tugas yang mereka laksanakan memiliki dasar kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita ada dasarnya, jangan memaksakan anak dan itu ada pasalnya,” tegas Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Hadi Supeno, saat ditemui di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengingatkan, jika KPAI membiarkan anak Indonesia yang meminta perlindungan dalam kondisi depresi, maka lembaga tersebut juga bisa disebut melanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau kita membiarkan, kita pun bisa kena pasal 178, yaitu membiarkan anak dengan terlantar,” jelas Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi permintaan keluarga agar Arumi dikembalikan ke rumah, KPAI menghormati hak itu. Hadi mengingatkan, bukan berarti KPAI tidak peduli dengan hak hidup Arumi sebagai seorang anak yang seharusnya berada di dalam rumah bersama keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“KPAI itu sangat perhatian dengan anak-anak. Masalahnya, Arumi datang membawa laporan. Kalau Anda lihat pas Arumi datang (ke KPAI), pasti timbul rasa manusiawi. Dia terlihat depresi dan banyak tekanan psikis,” tegas Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, keluarga Arumi bersikeras memberikan pernyataan bahwa Arumi di rumah keluarga, karena sedang sakit cacar. Hal itu pun diperkuat oleh pernyataan kuasa hukum Arumi, Minola Sebayang SH, ketika bertemu wartawan di Bandara Soekarno-Hatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun awalnya keluarga membantah keberadaan Arumi yang disebut Hadi berada di bawah perlindungan KPAI, namun akhirnya keluarga menyerah dan membuat pernyataan kepada pers bahwa kaburnya Arumi, karena ada pengaruh seseorang berinisial ‘M’. Artinya, keluarga telah mengakui kalau Arumi tidak berada di rumah dan meminta KPAI untuk mengembalikan Arumi.(nov)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/23/33/396220/somasi-keluarga-arumi-ke-kpai-salah-alamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPAI Undang Keluarga Arumi Sejak Pekan Lalu&lt;br /&gt;Selasa, 23 November 2010 - 14:40 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Keluarga Arumi Bachsin menuding Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tak menghubungi mereka. KPAI membela diri. Katanya, orangtua Arumi telah diundang mediasi sejak pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah diundang sejak minggu lalu, sudah dikirim via pos. Kita menghargai keluarga. Kita ingin yang terbaik," papar ketua KPAI Hadi Supeno, ditemui di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (23/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Arumi berniat melayangkan surat berisi pernyataan kecewa kepada KPAI. Keluarga juga tengah mempertimbangkan kemungkinan memperkarakan ke jalur hukum bila Arumi tak kunjung dipulangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita ada dasarnya. Jangan memaksakan anak. Itu ada pasalnya. Kalau kita membiarkan, kita pun bisa kena pasal 178 yaitu membiarkan anak terlantar," kata Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tanpa alasan KPAI akhirnya bersedia menampung bintang film 18+ itu. Apa saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia sendirian datang ke KPAI malam hari. Bayangkan, dia ada di jalanan. Seorang wanita cantik, masih di bawah umur, berjalan kaki, dengan muka lusuh, depresi, penuh tekanan. Masak KPAI membiarkan hal itu? Kan tentu tidak," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi kabur ke kantor KPAI pada 23 Oktober. "Saat dia datang di atas jam 12 malam," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, yang menjadi pertimbangan KPAI menerima Arumi adalah kasus pelarian itu sudah yang kedua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini sudah kedua kali dan dia bawa laporan dari Polda Metro Jaya. Pertama tidak begitu berarti, tapi ini sudah kedua kali. Makanya kita tanggapi sebab Arumi ini sudah beranjak dewasa. Mari kita dengarkan dahulu pendapatnya," ajak Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.(ang) http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/23/33/396103/kpai-undang-keluarga-arumi-sejak-pekan-lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Khawatir Arumi Bachsin Jadi Manohara II&lt;br /&gt;JAKARTA - Keluarga menyayangkan pelarian kedua Arumi Bachsin. Mereka khawatir Arumi menjadi Manohara jilid II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga menuding ada otak di balik kaburnya Arumi. Dia berinisial 'M', merupakan orang yang sama yang dituduh keluarga sebagai dalang di balik pelarian pertama Arumi pada Mei lalu. Pada pelarian pertama Arumi itu, aktor Malaysia Miller sempat disebut-sebut sebagai pelaku yang mencuci otak Arumi hingga berani meninggalkan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa Arumi mau dibikin sebagai Manohara kedua? Tujuannya apa merusak Arumi? Arumi kan aset negara di bidang seni," kata perwakilan keluarga Arumi, Meidy, dalam jumpa pers di Tee Box Cafe, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meidy yang didampingi pengacara Minola Sebayang, membantah terjadi eksploitasi dan kekerasan psikis terhadap Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini kan pilihan Arumi. Arumi happy menjalani ini. Kan Arumi masih di bawah umur, jadi enggak salah kalau ibunya ikut dalam pengelolaan keuangan Arumi. Apa salah seorang ibu mendampingi pengelolaan keuangan anaknya?" tegas Minola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga menduga, Arumi berada di bawah kontrol M. "Arumi di bawah kontrol aktor intelektual si M itu. Kalau Arumi benar sekarang di KPAI, itu enggak menunjukkan ibunya bersalah. Jadi tanyakan di mana Arumi kepada pihak-pihak yang bertingkah di balik semua ini," tuding Minola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjodohan itu, Arumi dipaksa sekamar dengan lelaki tersebut di Singapura dan sempat diciumi dengan paksa. Arumi berhasil bebas dari lelaki itu di Singapura berkat bantuan Miller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, keluarga Arumi justru menduga Miller (inisial M) sebagai dalang di balik pelarian Arumi. "Orangnya masih yang itu-itu juga. Ini pembunuhkan karakter kepada keluarga Arumi. Ada timbul masalah lagi, menggangu martabat keluarga," kata Meidy.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/23/33/396018/keluarga-khawatir-arumi-bachsin-jadi-manohara-ii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kembalikan Arumi Bachsin atau Hukum Bicara"&lt;br /&gt;Selasa, 23 November 2010 - 11:18 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Sejak kabur akhir Oktober lalu, Arumi Bachsin dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tanpa sepengetahuan Keluarga. Keluarga minta agar Arumi segera dipulangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami akan membuat pernyataan bahwa kami kecewa atas pernyataan KPAI. Tapi itu bukan yang terpenting sekarang. Yang paling penting, Arumi dikembalikan. Kembalikan Arumi. Kalau tidak, hukum berbicara," kata pengacara keluarga Arumi, Minola Sebayang, setengah mengancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minola ditemani Meidy, perwakilan keluarga Arumi, menggelar jumpa pers di Tee Box Cafe, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010). Mereka membeberkan kronologis kaburnya Arumi versi keluarga. Juga menuding pria berinisial 'M' sebagai dalang di balik kaburnya bintang film18+ itu. Mereka juga mengultimatum M dalam 2x24 jam supaya menghentikan ulahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga menduga, Arumi berada di bawah kontrol M. "Arumi di bawah kontrol aktor intelektual si M itu. Kalau Arumi benar sekarang di KPAI, itu enggak menunjukkan ibunya bersalah. Jadi tanyakan di mana Arumi kepada pihak-pihak yang bertingkah di balik semua ini," tuding Minola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjodohan itu, Arumi dipaksa sekamar dengan lelaki tersebut di Singapura dan sempat diciumi dengan paksa. Arumi berhasil bebas dari lelaki itu di Singapura berkat bantuan Miller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, keluarga Arumi justru menduga Miller (inisial M) sebagai dalang di balik pelarian Arumi. "Orangnya masih yang itu-itu juga. Ini pembunuhkan karakter kepada keluarga Arumi. Ada timbul masalah lagi, menggangu martabat keluarga," kata Meidy.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/23/33/395977/kembalikan-arumi-bachsin-atau-hukum-bicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Eksploitasi Anak, Arumi Bisa Bikin Malu KPAI&lt;br /&gt;Selasa, 23 November 2010 - 10:42 wib&lt;br /&gt;menjadi korban eksploitasi dan kekerasan psikis orangtua. Menurut keluarga, yang terjadi sebenarnya bukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu bukan eksploitasi, itu tidak benar. Dalam hukum, kalau  satu saksi bicara, itu bukan saksi. Itu harus dibuktikan dengan alat bukti lain," ujar pengacara keluarga Arumi, Minola Sebayang, ditemui di Tee Box Cafe, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jumpa pers tersebut, Minola didampingi Meidy, perwakilan keluarga Arumi. Meidy menyatakan, Arumi kabur bukan karena terjadi eksploitasi dan kekerasan psikis dari orangtua. Melainkan kabur karena dipengaruhi pihak ketiga, yakni lelaki berinisial 'M'. Keluarga memiliki bukti data rekaman percakapan dan SMS dari ponsel Arumi dengan M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau nanti dari data dan bukti keluarga ini, ternyata terbukti Arumi dilarikan dan bukan kabur, ya malulah KPAI," kata Minola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minola menyayangkan tindakan KPAI yang mengamankan Arumi di sebuah tempat yang dirahasiakan dari keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini kan sudah pernah terjadi. Dulu Arumi ke Komnas Perlindungan Anak, sekarang ke KPAI. Keluarga menyayangkan KPAI karena KPAI tidak melakukan upaya memfasilitasi Arumi dengan orangtua. Keluarga menganggap, upaya KPAI malah preskon ke media, malah tidak memikirkan keluarga. Hubungan antara anak-ibu sekarang terganggu karena ada orang dewasa yang bertindak tidak bijaksana," tudingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pelarian pertama Arumi, Mei lalu, dia meminta perlindungan kepada Komnas Perlindungan Anak. Setelah dimediasi Kak Seto, Arumi kembali ke pelukan keluarga.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/23/33/395949/bukan-eksploitasi-anak-arumi-bisa-bikin-malu-kpai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'M' Diultimatum Keluarga Arumi 2x24 Jam&lt;br /&gt;Selasa, 23 November 2010 - 07:56 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Keluarga Arumi Bachsin menuding lelaki berinisial 'M' sebagai otak di balik kaburnya Arumi. Keluarga mengultimatum supaya M menghentikan perbuatannya dalam 2x24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orangnya masih yang itu-itu juga. Ini pembunuhkan karakter kepada keluarga Arumi. Ada timbul masalah lagi, menggangu martabat keluarga. Jadi, saya ingatkan kepada orang itu 2X24 jam, segera hentikan itu," kata perwakilan keluarga Arumi, Meidy, dalam jumpa pers di Tee Box Cafe, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut diketahui, pada pelarian pertama Arumi, Mei lalu, aktor Malaysia Miller dituding sebagai dalang yang mencuci otak Arumi supaya kabur meninggalkan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meidy menuding M ini adalah orang yang mengeksploitasi Arumi. "Padahal si M inilah yang mengatur dan mengeksploitasi ini semua," tudingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M dalam melancarkan aksinya, kata Meidy, dibantu sejumlah orang. "Pasti dia punya teman. Tolong sampaikan agar dia hentikan. Saya baca di Twitter, Facebook, dengan lantangnya dia menghina orangtua Arumi. Seolah-olah si M ini yang mengatur Arumi. Kan lucu. Jadi terbalik, seolah-olah si Arumi itu ada di bawah kendali M," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Meidy, sebenarnya masalah yang terjadi dalam kasus kaburnya Arumi ini cuma karena cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mungkin si M ini ada kepentingan yang lebih besar lagi kepada Arumi. Masak gara-gara seorang wanita yang jatuh cinta kepada laki-laki, kasih sayang orangtua yang sudah 16 tahun jadi hilang begitu saja," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjodohan itu, Arumi dipaksa sekamar dengan lelaki tersebut di Singapura dan sempat diciumi dengan paksa. Arumi berhasil bebas dari lelaki itu di Singapura berkat bantuan Miller.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/22/33/395822/m-diultimatum-keluarga-arumi-2x24-jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologis Kaburnya Arumi Bachsin Versi Keluarga&lt;br /&gt;Senin, 22 November 2010 - 18:57 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Arumi Bachsin kabur dari rumah untuk kedua kali karena dijodohkan oleh ibundanya, Maria Lilian Pesch. Keluarga Arumi menggelar jumpa pers dan membeberkan kronologis kaburnya Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengacara keluarga Arumi, Minola Sebayang, yang ditemui di Tee Box Cafe, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010), Arumi minta izin hendak main ke Singapura, akhir Oktober kemarin. Arumi hendak pergi sendiri tanpa orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibundanya meminta Arumi ditemani perwakilan keluarga karena dia peduli dengan keselamatan dan reputasi Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Arumi berangkat dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta didampingi perwakilan keluarga. Lalu ibu meminta Arumi segera kembali ke tanah air, karena mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya tanpa menjelaskan identitas 'perwakilan keluarga' yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh pihak keluarga, ponsel Arumi sudah diproteksi tanpa sepengetahuan Arumi sehingga kelularga bisa melacak di mana keberadaan Arumi. Termasuk siapa saja yang berkirim SMS dan bertelepon dengan bintang film 18+ itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ternyata, alat ini memberikan sinyal mengkhawatirkan. Setibanya Arumi di Singapura, ada seseorang yang saya tidak bisa sebutkan namanya, ada di Singapura. Oleh karena itu, ibu Arumi langsung menyuruh Arumi balik," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Seseorang yang mengkhawatirkan' itu belakangan disebutkan Minola berinisial M. Dia ini lelaki yang juga dituding sebagai dalang dalam pelarian pertama Arumi pada Mei lalu. Saat itu, aktor Malaysia Miller, dituduh sebagai orang yang mencuci otak Arumi supaya melawan orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oleh karena itu, orangtua menyuruh perwakilkan keluarga agar mendampingi Arumi di kamar itu. Jadi, tidak benar Arumi dijodohkan dengan laki-laki tua," tegas Minola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, Arumi kembali ke Jakarta dengan perwakilan keluarga duduk di kursi berbeda di pesawat. Arumi pisah kendaraan dengan perwakilan keluarga. Mereka mampir di hotel Kemang, Jakarta Selatan, karena ingin menitipkan barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi menginap di kamar perwakilan keluarga. Arumi mengaku sedang haid dan meminta kepada dibelikan pembalut di Circle K, depan hotel. Sehabis dari Circle K, perwakilan keluarga itu menemuikan Arumi sudah tidak ada di kamar hotel Kemang.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/22/33/395819/kronologis-kaburnya-arumi-bachsin-versi-keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inisial 'M' Dituding Dalang di Balik Kaburnya Arumi&lt;br /&gt;Senin, 22 November 2010 - 17:57 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Keluarga Arumi Bachsin didampingi pengacara Minola Sebayang, menggelar jumpa pers. Mereka menuding ada aktor di balik kaburnya Arumi. Dia adalah lelaki berinisial 'M'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minola yang ditemui di Tee Box Cafe, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010), menyatakan, ketika berlibur ke Singapura, Arumi ketahuan ada kontak dengan M. Keluarga yang memang sudah melakukan proteksi terhadap ponsel Arumi, menangkap ada panggilan dan SMS dengan M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch, langsung menyuruh Arumi pulang ke Jakarta. "Menurut ibu Arumi, ada seseorang yang mengkhawatirkan di Singapura, hadir di hotel di Singapura dan hadir di kamar Arumi," kata Minola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Minola, M diberikan syok terapi dengan memforward SMS ke pihak di balik peristiwa ini. Namun Minola tak  menjelaskan siapakah pihak yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami khawatir, handphone dibanting karena sejak 23 Oktober handphone tidak bisa dilacak. Terus 7 November, handphone on lagi. Dari pembicaraan itu ada sopir seseorang dengan istrinya. Kita dapat rekapitulasi siapa yang mengatur ini semua," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ponsel yang sudah diproteksi oleh keluarga Arumi itu ada rekaman percakapan 'Sebentar, saya lagi di X, rumah produksi, nganterin Y'. "Bagaimana mungkin hp pribadi Arumi bisa dikuasai oleh orang lain, di mana orang itu sopir, di mana itu sudah direncanakan sejak awal," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Validitas data yang didapat dari ponsel yang diproteksi itu, kata Minola, bisa dipercaya. "Itu ada ahlinya, tapi ini alat handphone bisa merekam aktivitas handphone. Jadi, ini bukan alat sadap. Kalau SMS, bisa terekam. Makanya saya katakan ada omongan seperti itu," tambahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Arumi kabur dari rumah untuk kedua kali. Dia melaporkan ibundanya ke Polda Metro Jaya pada 25 Oktober 2010 dengan tuduhan eksploitasi dan kekerasan psikis. Arumi sekarang berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan ibunya dengan pengusaha asal Kudus berusia 30 tahun. Lalu oleh ibunya Arumi dan lelaki itu disuruh berlibur berdua ke Singapura. Di sana, Arumi dipaksa sekamar dengan lelaki itu dan diperlakukan kurang senonoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi mengaku sempat ditolong oleh Miller. Miller ini adalah aktor Malaysia yang beken main sinetron di Tanah Air. Dalam pelarian pertama Arumi pada Mei lalu, Miller dituding keluarga Arumi sebagai dalang yang mencuci otak Arumi agar melawan orangtua dan kabur dari rumah.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/22/33/395782/inisial-m-dituding-dalang-di-balik-kaburnya-arumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Mpok Atiek untuk Arumi Bachsin&lt;br /&gt;Senin, 22 November 2010 - 16:30 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Mpok Atiek prihatin dengan masalah yang menimpa Arumi Bachsin. Komedian senior ini punya saran untuk Arumi dan ibundanya, Maria Lilian Pesch, yang tengah berseteru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang kali, itu salah paham sama orangtua dan sebaliknya. Duduk bareng sama anaklah, bicara baik-baik. Maunya anak apa dan maunya ortu apa? Kalau sampai ribut begitu dan melapor ke polisi, sekarang jadi banyak yang tahu masalahnya. Kayaknya kurang etis saja," tutur Mpok Atiek yang ditemui okezone di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (22/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orangtua yang juga punya anak, artis yang memiliki nama lengkap Atiek Riwayati itu menyarankan agar akar masalahnya segera dicari dan ditemukan solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau sudah seperti ini harus ngerangkul. Istilahnya dari pihak keluarga mereka yang memang disegani Arumi maupun ortunya. Menurut Mpok Atiek, kalau memang ortunya yang salah, enggak tabu kok meminta maaf sama anak," sarannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun demikian halnya bila ternyata aktris pemain film 18+ itu yang salah. Sebagai anak, dia seharusnya memikirkan masak-masak sebelum melaporkan ibundanya ke polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana pun keadaan orangtua kita, itu merupakan ibu yang melahirkan kita, merawat kita, dan membesarkan kita. Jangan sampai ke polisi. Cukup libatkan orang ketiga dalam keluarga saja. Kalau memang sulit didamaikan, ya sudah minta tolong sama pemerhati anak yang memang bisa bicara dengan ortu atau anak," bebernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mpok Atiek mengaku kenal dengan Arumi, meski tidak kenal secara personal karena dahulu pernah terlibat di satu produksi yang sama. Walau kenal, perempuan yang suka latah ini enggan ikut campur urusan Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Soal Itu, kayaknya Mpok Atiek enggak mau ikut campur rumah tangga keluarga Arumi," tampiknya halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi kembali kabur dari rumah untuk kedua kali. Arumi kabur karena menolak dijodohkan ibunya dengan pengusaha asal Kudus berusia 30 tahun. Dalam usaha perjodohan tersebut, Arumi dipaksa menemani pria itu berlibur berdua saja ke Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi sempat diperlakukan tak senonoh oleh pria itu. Tidak terima, Arumi kabur. Kemudian melaporkan ibundanya ke Polda Metro Jaya pada 25 Oktober 2010.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/22/33/395733/saran-mpok-atiek-untuk-arumi-bachsin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut Sakit Cacar, Arumi Bachsin Tertawa&lt;br /&gt;Minggu, 21 November 2010 - 12:17 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Keluarga dan pengacara Arumi bersikeras membantah kaburnya Arumi dengan alasan sedang sakit cacar. Mendengar dirinya disebut sakit cacar, bintang film Not for Sale itu tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terakhir saya komunikasi dengan Arumi, tadi malam (Jumat malam). Dia ketawa waktu diberitakan sakit cacar. Masa anak sendiri dibilang sakit cacar. Penyakit cacar itukan bisa merusak kulit wajah. Itu tentu akan menjatuhkan citra dia sebagai artis," ungkap Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Hadi Supeno saat dihubungi Okezone lewat telepon, Sabtu (20/11/2010) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi, menurut Hadi, tak habis pikir mengapa keluarganya tetap membantah kabar Arumi melarikan diri. Hadi kembali menegaskan Arumi berada dalam perlindungan lembaga negara yang dipimpinnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya berani memastikan, Arumi yang pemain film dan sinetron itu, dalam perlindungan KPAI, dan dalam kondisi sehat. Tapi saya tetap tidak bisa katakan di mana keberadaan Arumi. Yang pasti, dia ada di Jakarta," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, KPAI mengaku telah mendapat laporan dari Arumi tentang tindak eskploitasi yang dilakukan ibunya. Mendengar laporan itu, Arumi lalu diberi perlindungan di suatu tempat yang dirahasiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun keesokan harinya, Minola Sebayang SH selaku kuasa hukum Arumi, membantah keberadaan Arumi di KPAI. Hal yang sama juga disampaikan keluarga Arumi, saat hendak dikonfirmasi wartawan di kediaman Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka kompak berkilah Arumi sedang pergi ke luar kota lantaran terkena penyakit cacar.(nov)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/21/33/395268/disebut-sakit-cacar-arumi-bachsin-tertawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi Bachsin: Baru Kenal, Dia Sudah Minta Cium&lt;br /&gt;Minggu, 21 November 2010 - 11:45 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Wanita mana yang tak marah dilecehkan pria yang baru dikenalnya. Begitu juga dengan Arumi bachsin. Bintang film 18+ itu marah, lalu melarikan diri, karena menolak dicium oleh pria tua yang baru dikenalkan orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Arumi merasa dilecehkan oleh pria yang baru dikenalnya itu. Kata Arumi kepada saya, dia sebal dicium-ciumi orang itu. Masa baru kenal sudah mau cium-ciuman begitu saja," ungkap Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Hadi Supeno saat dihubungi Okezone lewat telepon, Sabtu (20/11/2010) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hadi, tindakan pria berusia sekira 30 tahun itu melanggar hukum. Apalagi pria yang identitasnya belum terungkap itu, menggunakan tipu muslihat untuk bisa memperdaya Arumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi bagaimanapun, kalau mau lebih dalam, ini sudah merupakan bentuk pelanggaran. Menggunakan bujuk rayu dan tipu muslihat untuk mengajak menginap di hotel, tetaplah sebuah bentuk pelanggaran. Polisi harus membuktikan itu," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ada tindakan melanggar hukum, Hadi memastikan pelaporan yang dilakukan Arumi, bukan tindak pelecehan yang dialaminya. Melainkan dugaan eksploitasi yang dilakukan ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi Arumi tidak melaporkan tindakan pelecehan itu ke Polda, dia hanya melaporkan eksploitasi saja. Kalau memang Arumi mengalami kekerasan seksual, pasti sudah ada laporannya," jelasnya.(nov)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/21/33/395266/arumi-bachsin-baru-kenal-dia-sudah-minta-cium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembunyi, Arumi Isi Waktu dengan Baca Buku&lt;br /&gt;Sabtu, 20 November 2010 - 18:03 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Arumi Bachsin diamankan KPAI di tempat yang dirahasiakan. Selama di sana, aktris cantik ini mengisi waktu dengan baca buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia banyak membaca buku, belajar untuk mengisi kegiatannya," tutur ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno yang dihubungi okezone, Sabtu (20/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, Hadi merahasiakan di mana Arumi saat ini berada dengan alasan demi keselamatan dan pemulihan mentalnya. "Saya tetap tidak bisa katakan di mana keberadaan Arumi. Yang pasti dia ada di Jakarta," tegas Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi Bachsin melaporkan ibundanya, Maria Lilian Pesch, ke Polda Metro Jaya pada 25 Oktober 2010, dengan dugaan eksploitasi anak dan kekerasan psikis. Maria diduga menjodohkan Arumi dengan pengusaha asal Kudus berusia 30 tahun, dengan cara 'mengumpankan' Arumi menemani lelaki itu berlibur di Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kali kedua Arumi kabur dari rumah. Sebelumnya, aktris cantik itu pernah kabur selama 10 hari, sejak 10 Mei 2010, pukul 23.00 WIB. Kala itu, selama dalam pelarian, bintang film 18+ ini tinggal di sebuah rumah penampungan anak di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/20/33/395218/sembunyi-arumi-isi-waktu-dengan-baca-buku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPAI Bantah Arumi Bachsin Sakit Cacar&lt;br /&gt;Sabtu, 20 November 2010 - 15:59 wib&lt;br /&gt;JAKARTA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Hadi Supeno membantah ucapan pengacara Minola Sebayang yang mengatakan, Arumi Bachsin sakit cacar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami berani menjamin 100 persen Arumi tidak sakit. Arumi berada dalam perlindungan KPAI. Mungkin yang dibilang sedang sakit itu Arumi yang lain. Atau mungkin pengacaranya tidak bisa menghubungi Arumi. Jadi, tidak benar kalau dibilang Arumi sakit cacar," jelas Hadi, saat dihubungiokezone, Sabtu (20/11/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hadi, KPAI tak mungkin berdusta karena merupakan lembaga negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami ini lembaga negara, jadi tentu kami lembaga yang kredibel dan tidak bertujuan untuk mencari keuntungan. Kami lembaga yang ditunjuk oleh Presiden. Mana mungkin lembaga yang ditunjuk Presiden, tidak bisa dipercaya. Kalau KPAI berbohong taruhannya jabatan saya," tegas Hadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak meminta pertolongan kepada KPAI, Arumi berada dalam pengawasan KPAI. Bintang film 18+ itu ditempatkan di sebuah rumah yang aman dan lokasinya dirahasiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tadi malam masih sempat berkomunikasi dengan Arumi untuk menanyakan kondisinya. Arumi dalam kondisi sehat, aman, baik-baik saja dan tetap cantik," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi kabur dari rumah orangtuanya untuk kedua kali. Dia kabur karena menolak dijodohkan oleh ibunya.(ang)&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/20/33/395181/kpai-bantah-arumi-bachsin-sakit-cacar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak&lt;br /&gt;Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web&lt;br /&gt;- Sekilas Tentang Advokasi Pekerjaan Sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4447588191004981489-3179528505940217709?l=dollybeltahemawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/feeds/3179528505940217709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/advokasi-kasus-konflik-artis-arumi_03.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/3179528505940217709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4447588191004981489/posts/default/3179528505940217709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dollybeltahemawan.blogspot.com/2011/02/advokasi-kasus-konflik-artis-arumi_03.html' title='ADVOKASI KASUS  &quot;&quot;KONFLIK ARTIS ARUMI BACHSIN DENGAN  IBUNDANYA MARIA LILIAN PESCH&quot;&quot;'/><author><name>Dolly Belta Hemawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05437777218196429238</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_1RTpPUBosVE/TOUiS3oM2pI/AAAAAAAAAAM/1ox7lqBYm1k/S220/dolly.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4447588191004981489.post-7721515959924365753</id><published>2011-02-03T20:12:00.000+07:00</published><updated>2011-02-03T20:12:30.191+07:00</updated><title type='text'>ADVOKASI KASUS  ""KONFLIK ARTIS ARUMI BACHSIN DENGAN  IBUNDANYA MARIA LILIAN PESCH""</title><content type='html'>nak adalah suatu potensi tumbuh kembang suatu bangsa di masa depan, yang memiliki sifat dan ciri khusus. Kekhususan ini terletak pada sikap dan perilakunya di dalam memahami dunia, yang mesti dihadapinya. Oleh karenanya Anak patut diberi perlindungan secara khusus oleh negara dengan Undang-Undang. Perkembangan jaman, dan kebutuhan akan perlindungan anak yang semakin besar mendesak kita untuk memikirkan secara lebih, akan hak-hak anak karena di bahu merekalah, masa depan dunia tersandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang&lt;br /&gt;Anak adalah suatu potensi tumbuh kembang suatu bangsa di masa depan, yang memiliki sifat dan ciri khusus. Kekhususan ini terletak pada sikap dan perilakunya di dalam memahami dunia, yang mesti dihadapinya. Oleh karenanya Anak patut diberi perlindungan secara khusus oleh negara dengan Undang-Undang. Perkembangan jaman, dan kebutuhan akan perlindungan anak yang semakin besar mendesak kita untuk memikirkan secara lebih, akan hak-hak anak karena di bahu merekalah, masa depan dunia tersandang.&lt;br /&gt;Dalam menyiapkan generasi penerus bangsa, anak merupakan asset utama. Tumbuh kembang anak sejak dini adalah tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara. Namun dalam proses tumbuh kembang anak banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik biologis, psikis, sosial, ekonomi maupun kultural, yang menyebabkan tidak terpenuhinya hak-hak anak. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi anak telah disahkan Undang - Undang Perlindungan Anak, yaitu: UU No. 23 Tahun 2002 yang bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar anak dapat hidup, tumbuh berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, sehat, cerdas, berahlak mulia dan sejahtera. &lt;br /&gt;Meskipun telah ada Undang-Undang Perlindungan anak masih banyak kasus-kasus yang terjadi terhadapa anak. Memasuki tahun 2010, dunia anak kembali bersedih. Muncul kasus-kasus yang menjadi sorotan publik. Terjadi kasus anak usia sembilan tahun dimutilasi di daerah Cakung, Jakarta. Korban sebelumnya di sodomi oleh pelaku, seorang kakek berusia 55 tahun. Kasus lainnya adalah bayi yang diculik dari salah satu puskesmas di Jakarta. Di Semarang, ada bayi yang hilang dari rumah sakit. Kasus lainnya, empat anak disiram air keras oleh gurunya di Depok, karena dituduh mencuri telefon seluler. Sebelumnya, seorang anak usia empat tahun terjatuh dari lantai empat rumah susun di Jakarta.&lt;br /&gt;Kasus-kasus seperti ini masih terus terjadi. Ini membuktikan bahwa anak di Indonesia masih dalam situasi yang terancam. Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dari 558 kasus yang diadukan selama 2009, 275 kasus merupakan klaster perlindungan khusus (49,3 persen). Termasuk dalam klaster ini antara lain anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), anak dari kalangan minoritas dan terisolisasi, anak korban eksploitasi, korban trafficking, penyandang cacat, anak korban kekerasan, anak korban Napza, serta korban diskriminasi. Kasus anak korban kekerasan menempati persentase terbanyak (74,18 persen).&lt;br /&gt;Berdasarkan data itu, dari sisi jumlah anak yang menjadi korban juga terdapat dalam klaster yang lain. Misalnya dari klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif (35,31 persen), klaster pendidikan, waktu luang, dan kegiatan budaya (9,6 persen), klaster hak sipil dan kebebasan (7,85 persen), serta klaster kesehatan dan kesejahteraan dasar (1,5 persen). Jumlah anak yang menjadi korban dalam klaster perlindungan khusus, tetap menduduki peringkat pertama (45,7 persen).&lt;br /&gt;Kasus-kasus itu menunjukkan bahwa masalah anak tetap saja menjadi problematika yang serius. Sayangnya, terkadang yang terlihat di lapangan, komitmen semua pihak belum memadai. Kita memang memberi apresiasi dengan penambahan perlindungan anak dalam Kementerian Pemberdayaan Perempuan, sehingga menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Namun, komitmen politik ini harus di lanjutkan pada aksi-aksi nyata. Program-program peduli anak harus dirancang secara terintegrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Rumusan Masalah&lt;br /&gt;1. Pengertian Advokasi Pekerjaan Sosial&lt;br /&gt;2. Bagaimana Cara Melakukan Advokasi&lt;br /&gt;3. Pengertian Anak&lt;br /&gt;4. Kasus konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;5. Bukti-bukti permasalahan konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;6. Analisis kasus konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tujuan Penulisan&lt;br /&gt;1. Sebagai bahan panduan bagaimana cara advokasi pekerjaan sosial terhadap permasalahan anak&lt;br /&gt;2. Sebagai tugas mata kuliah Advokasi Sosial pengganti Ujian Akhir Semester (UAS) semester 5 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pengertian Advokasi Pekerjaan Sosial&lt;br /&gt;Advokasi pada hakekatnya merupakan salah satu peranan dalam pekerjaan sosial. Mickelson dalam Sheafor dan Horejsi (2003) mendefinisikan advokasi pekerjaan sosial sebagai “the act of directly representing, defending, intervening, supporting, or recommending a course of action on behalf of one or more individuals, groups, or communities with the goal of securing and retaining social justice”. Berdasarkan definisi tersebut, advokasi pekerjaan sosial merupakan tindakan yang secara langsung mewakili, mempertahankan, mencampuri, mendukung, atau merekomendasikan tindakan tertentu untuk kepentingan satu atau lebih individu, kelompok, atau masyarakat dengan tujuan untuk menjamin atau menopang keadilan sosial. Definisi lain dikemukakan oleh Schneider dan Lester (2001), “Social work advocacy is the exclusive and mutual representation of a client(s) or a cause in a forum, attempting to systematically influence decision making in an unjust or unresponsive system(s)”. Schneider dan Lester mendefinisikan advokasi pekerjaan sosial sebagai perwakilan eksklusif dan timbal balik untuk seorang atau beberapa klien atau untuk sebuah perkara dalam sebuah forum, upaya sistematik untuk mempengaruhi pengambilan keputusan dalam sistem yang tidak adil atau tidak responsif.&lt;br /&gt;Selanjutnya, menurut Sheafor dan Horejsi, tindakan advokasi bertujuan untuk membantu klien dalam menegakkan hak-hak mereka untuk menerima sumber-sumber dan pelayanan-pelayanan atau untuk memberikan dukungan aktif terhadap perubahan-perubahan kebijakan dan program-program yang memiliki efek negatif pada klien baik secara individual maupun kelompok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi advokasi sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Advokasi kasus atau klien (client or case advocacy)&lt;br /&gt;Tujuan umum tipe advokasi ini adalah untuk menjamin bahwa pelayanan-pelayanan atau sumber-sumber yang ditujukan bagi klien diterima sesuai dengan faktanya. Upaya advokasi seperti ini diarahkan pada agensi sendiri atau pada yang lainnya dalam jaringan pelayanan kemanusiaan. Langkah-langkahnya yang penting meliputi pengumpulan informasi dan penentuan apakah klien secara faktual terdaftar dalam pelayanan yang diinginkan. Jika terdaftar, negosiasi, mediasi, dan jika perlu taktik yang lebih melengking dan konfrontatif digunakan untuk menjamin pelayanan. Klien dibantu untuk menggunakan prosedur yang tersedia dan dalam beberapa kasus mengambil tindakan legal (hukum) untuk melawan lembaga atau pemberi pelayanan.&lt;br /&gt;2. Advokasi kelas/kelompok (class advocacy)&lt;br /&gt;Pekerja sosial harus sering memberikan pelayanan advokasi bagi kelompok-kelompok klien atau untuk segmen penduduk yang memiliki masalah yang sama. Secara khusus, advokasi kelompok terdiri dari tindakan-tindakan yang ditujukan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang membatasi sekelompok atau kategori orang-orang tertentu dalam merealisasikan hak-hak sipil atau dalam penerimaan manfaat yang ditujukan bagi mereka. Hal ini biasanya memerlukan upaya yang bertujuan untuk mengubah peraturan-peraturan lembaga, kebijakan sosial atau hukum dan perundang-undangan. Akibatnya, advokasi kelompok memerlukan kegiatan dalam arena politik dan legislasi serta dalam membangun koalisi dengan organisasi-organisasi yang berkepentingan dengan isu yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Bagaimana Cara Melakukan Advokasi&lt;br /&gt;1. Advokasi Klien (Client Advocacy)&lt;br /&gt;a. Yakinkan bahwa klien anda menginginkan anda menjadi advokatnya. Jangan terlibat dalam advokasi, jika anda tidak memiliki persetujuan secara eksplisit (tertulis) dengan klien anda dan klien anda memahami baik potensi manfaatnya maupun resikonya. Sedapat mungkin, libatkan klien dalam semua keputusan yang berkenaan dengan tindakan-tindakan yang akan anda ambil.&lt;br /&gt;b.  Sadarilah bahwa advokasi anda dapat merusak hubungan anda atau hubungan lembaga anda dengan lembaga atau profesional lainnya, dan rusaknya hubungan ini dapat menimbulkan masalah pada masa mendatang ketika anda membutuhkan kerja sama mereka untuk melayani klien lainnya. Jangan menggunakan advokasi jika anda belum mencoba pendekatan dengan resiko yang lebih kecil atau kurang kemungkinannya untuk mempolarisasikan pihak-pihak yang terpengaruh.&lt;br /&gt;c.  Keputusan anda untuk memainkan peran sebagai advokat klien harus muncul sebagai keinginan tulus untuk memberikan pelayanan kepada klien anda dan bukan dari keinginan untuk menghukum atau memalukan lembaga atau keinginan untuk memperbesar diri.&lt;br /&gt;d.  Sebelum anda memilih taktik konfrontasi ini, yakinkan anda memahami fakta yag terjadi. Jangan keputusan anda didasarkan pada deskripsi sepihak tentang apa dan mengapa sesuatu terjadi. Sadarilah bahwa klien kadang-kadang dapat saja memiliki pemahaman atau interpretasi yang salah terhadap penjelasan yang diberikan oleh profesional dan perwakilan lembaga. Jangan mendasarkan rencana advokasi anda pada asumsi bahwa anda memahami kebijakan, prosedur, atau kriteria elijibilitas yang lain. Dapatkan faktanya sebelum anda memutuskan bagaimana untuk memulai atau meneruskan.&lt;br /&gt;e.  Bila anda memutuskan bahwa sebuah taktik advokasi diperlukan, aturlah sebuah pertemuan dengan lembaga atau perwakilan program yang tepat. Pertemuan wawan muka hampir selalu lebih efektif daripada telepon dan surat. Akan tetapi, sebuah surat yang menggambarkan situasi klien anda dan kepedulian anda mungkin diperlukan sebelum pertemuan wawan muka. Hormatilah rantai komando (misal, jangan meminta berbicara dengan supervisor sebelum anda berbicara dengan pekerja sosial lapangan yang sudah kontak dengan klien anda; jangan meminta berbicara dengan administrator sebelum anda berbicara dengan supervisor untuk pekerja sosial lapangan).&lt;br /&gt;f.  Sebelum anda berbicara dengan wakil lembaga, tulislah (catat) dengan pasti apa yang akan anda katakan dan pertanyaan-pertanyaan yang akan anda tanyakan. Mulailah percakapan anda dengan meminta penjelasan secara santun, mengapa klien anda ditolak untuk mendapatkan pelayanan atau penyembuhan dengan cara seperti itu. Komunikasikan kepedulian atau kepentingan anda secara faktual dan jangan kasar, tetapi berbicaralah dengan nada yang menunjukkan perasaan yang kuat pada masalah tersebut. Buatlah rekaman tertulis tentang kepada siapa anda berbicara, posisi mereka dan respons mereka, serta waktu, tanggal dan tempat berkomunikasi.&lt;br /&gt;g. Jika informasi yang anda kumpulkan menunjukkan bahwa lembaga berkeinginan untuk memberikan pelayanan yang diminta oleh klien anda, tetapi tidak bisa karena persoalan teknis atau prosedural yang tidak masuk akal atau karena persyaratan kebijakan, mintalah informasi bagaimana keputusan tersebut dapat dipertimbangkan kembali dan kepada siapa anda dan klien anda harus berbicara. Tanyakanlah apakah administrator, anggota dewan pengurus, atau komisi legislatif mengetahui kesulitan yang dihadapi oleh klien anda atau mungkin konsultasikan bagaimana masalah ini dapat dipecahkan.&lt;br /&gt;h. Jika informasi yang anda kumpulkan menunjukkan bahwa lembaga atau program pada faktanya mengancam klien anda dengan cara yang tidak adil dan tidak tepat, jelaskanlah bahwa jika masalah tersebut tidak dapat dipecahkan dan diperbaiki, anda akan membawa kepentingan anda tersebut pada mereka yang berada di rantai komando yang lebih tinggi atau membuat komplein formal. Pertimbangkanlah untuk menggunakan ekspresi marah yang terukur untuk mendemonstrasikan pemecahan anda.&lt;br /&gt;i.  Jika tindakan lanjutan diperlukan, anda akan memerlukan nasihat hukum sebelum melanjutkan. Sebagai persiapan untuk naik banding atau komplain formal, anda akan memerlukan dokumentasi secara rinci tentang apa yang terjadi dan apa yang sudah dicoba, tahap demi tahap, untuk memecahkan masalah tersebut. Anda akan memerlukan nama, tanggal dan isi semua komunikasi dan salinan semua surat yang dikirimkan dan yang diterima.&lt;br /&gt;2. Advokasi Kelompok (Class Advocacy)&lt;br /&gt;Seperti telah dikemukakan advokasi kelompok bertujuan untuk memajukan perkara sebuah kelompok dalam rangka memantapkan sebuah hak atau hak untuk mendapatkan sumberdaya atau kesempatan. Bagi mereka yang memilih untuk terlibat dalam advokasi kelompok ini disarankan untuk mengikuti panduan umum berikut ini.&lt;br /&gt;a. Sadarilah bahwa advokasi dapat membantu dalam menciptakan perubahan-perubahan yang diperlukan dalam hukum dan perundang-undangan, kebijakan dan program. Membuat perubahan adalah sulit, tetapi tidak mustahil.&lt;br /&gt;b. Ingatlah bahwa anda tidak dapat melakukannya sendiri. Pekerja-pekerja sosial individual akan membutuhkan bekerja sama dengan yang lain. Sebuah kelompok memiliki lebih banyak kekuatan daripada individual, dan beberapa organisasi yang bekerja sama memiliki lebih banyak kekuatan daripada satu organisasi yang bekerja sendiri. Bekerja dengan organisasi yang lain akan berarti bahwa organisasi anda sendiri harus membagi beberapa sumberdaya, membuat beberapa kompromi, dan mungkin melakukan sesuatu secara berbeda. Akan tetapi dalam jangka waktu panjang, organisasi anda akan mengerjakan lebih banyak sebagai bagian dari koalisi daripada bekerja sendiri.&lt;br /&gt;c. Perbaikan-perbaikan banyak diperlukan dalam sistem pelayanan kemanusiaan kita. Jika anda tidak dapat mengerjakan segala sesuatu yang diperlukan, anda harus memutuskan yang mana yang harus diprioritaskan. Pilihlah perkara anda secara hati-hati. Jika anda atau organisasi anda mengambil beberapa perkara pada satu waktu, anda mungkin akan membaginya menjadi terlalu kecil. Lebih baik membuat perolehan yang nyata hanya dalam satu area daripada memperoleh secara minimal atau beberapa hal mengalami kegagalan sama sekali.&lt;br /&gt;d. Juga penting untuk memilih sebuah perkara dimana kemungkinan untuk berhasilnya besar. Realistislah! Jangan buang-buang waktu dan enerji organisasi anda untuk perkara yang hilang. Pengalaman keberhasilan menimbulkan harapan dan perasaan kemungkinan adanya keberhasilan yang lain. Jika anggota-anggota sebuah organisasi dapat melihat bahkan keberhasilan sekecil apapun, mereka akan lebih menginginkan untuk menginvestasikan dirinya dalam upaya advokasi di masa mendatang.&lt;br /&gt;e. Advokasi yang berhasil dibangun di atas fondasi analisis dan perencanaan yang hati-hati. Adalah penting untuk mendefinisikan apa yang anda lihat sebagai suatu masalah dan kajian masalah secara cermat, sebelum anda memutuskan apa yang dilakukan untuk hal tersebut. Jangan memulai suatu usaha mengubah sesuatu sebelum anda mengetahui dengan pasti apa yang harus dirubah, mengapa harus dirubah, dan apa yang akan menyertai perubahan tersebut.&lt;br /&gt;f.  Sebelum anda bertindak, lakukan penilaian yang cermat tentang apa yang akan diperlukan berkenaan dengan waktu, enerji, uang, dan sumberdaya lainnya untuk mencapai tujuan anda. Apakah anda memiliki sumberdaya? Jika tidak, alangkah baiknya untuk menurunkan skala tujuan anda atau menunggu sampai anda terorganisasi secara lebih baik dan lebih mampu untuk mencapai tujuan anda.&lt;br /&gt;g. Cobalah untuk memahami siapa yang menjadi oposan bagi anda. Akan selalu terdapat penolakan terhadap perubahan, dan analisis terhadap situasi akan mencakup pemahaman tentang mengapa ada penolakan. Advokat perlu kemampuan untuk menempatkan dirinya dalam sepatu oponen (misalnya memiliki empati). Orang selalu memiliki alasan untuk menentang perubahan. Anda mungkin tidak setuju dengan alasannya, tetapi anda harus membuat mereka memahami bahwa anda sedang menggambarkan suatu cara untuk menanggulangi penolakan dengan berhasil.&lt;br /&gt;h. Advokasi yang berhasil memerlukan kedisiplinan diri. Salah satu dari banyak kesalahan yang paling serius dilakukan seseorang dalam advokasi adalah bertindak impulsif. Jika itu terjadi, organisasi yang lain dalam koalisi kemungkinan akan menarik diri atau menjadi enggan untuk bekerja sama sebab mereka takut kesembronoan anda akan menyebabkan kerusakan atau mengganggu organisasi mereka atau terhadap koalisi. Demikian juga, jika anda bertindak impulsif, mereka yang menentang anda dapat lebih mudah mendiskreditkan organisasi anda.&lt;br /&gt;i. Advokasi merupakan penggunaan kekuatan (power). Anda mungkin tidak memiliki kekuatan sebanyak yang anda inginkan, tetapi jangan mengabaikan/meremehkan kekuatan yang anda miliki. Pada hakekatnya, kekuatan (power) merupakan kemampuan untuk membuat orang lain berperilaku dengan cara yang seperti anda inginkan. Berpikirlah bahwa kekuatan merupakan sumberdaya yang dapat digunakan atau dihabiskan untuk tujuan tertentu. Terdapat beberapa jenis kekuatan yang berbeda. Merupakan suatu hal yang penting untuk mempelajari organisasi anda sendiri dan anggota-anggotanya untuk mengungkap jenis kekuatan yang dimiliki.&lt;br /&gt;Di kalangan pekerja sosial, terdapat tipe kekuatan yang berasal dari pengetahuan dan keahlian. Misalnya, jika anda melakukan advokasi untuk kepentingan anak-anak, anda memiliki informasi yang rinci tentang anak-anak dan keluarga yang sulit, dan anda mengetahui bagaimana sistem yang bekerja atau yang tidak bekerja untuk keuntungan anak-anak dan keluarganya. Informasi jika disusun dan disajikan dengan cermat, dapat memiliki dampak yang sangat kuat (powerful) terhadap legislator, administrator lembaga dan terhadap publik.&lt;br /&gt;Tidak diragukan bahwa beberapa anggota organisasi anda mendapat penghargaan yang tinggi dalam masyarakat. Mereka memiliki harga diri yang tinggi di masyarakat karena pencapaiannya di masa lalu. Mereka memiliki kredibilitas yang memberi satu jenis kekuatan. Individu-ndividu yang mendapat penghargaan dapat memiliki pengaruh yang signifikan atas legislator dan administrator. Anda perlu mendorong dan membantu mereka yang mendapat penghargaan secara individual untuk melakukan advokasi secara aktif untuk isu tersebut.&lt;br /&gt;Jangan lupa bahwa komitmen pribadi, waktu, dan enerji juga merupaka jenis kekuatan. Solidaritas organisasional juga juga merupakan jenis kekuatan. Jika legislator dan pembuat keputusan dapat melihat bahwa anggota-anggotanya solid di belakang organisasinya, mereka akan memberikan perhatian pada apa yang disampaikan oleh pemimpin organisasi.&lt;br /&gt;Dalam organisasi anda terdapat juga anggota yang secara alamiah adalah pemimpin. Beberapa diantaranya kemungkinan memiliki kharismatik dan artikulasi. Mereka dapat mempengaruhi orang-orang untuk secara bersama mengerjakan suatu perkara. Kharisma merupakan kualitas yang jarang, tetapi merupakan jenis kekuatan. Identifikasilah individu-individu dalam organisasi anda dan biarkan mereka membicarakan perkara anda.&lt;br /&gt;j.  Ada saat-saat dimana advokasi kelompok harus mengambil bentuk perkara hukum. Banyak perubahan-perubahan dan perbaikan-perbaikan yang tidak pernah terjadi tanpa keputusan-keputusan hukum dan pengadilan.&lt;br /&gt;k. Sebagian besar orang tergantung pada televisi dan surat kabar untuk informasi. Jika seseorang menginginkan publik memahami dan mendukung sebuah perkara, maka penting juga untuk bekerja dengan media.&lt;br /&gt;C. Pengertian Anak&lt;br /&gt;Menurut UU No 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak &lt;br /&gt;1.   Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.&lt;br /&gt;2.   Perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.&lt;br /&gt;3.   Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya, atau keluarga sedarah dalam garis lurus ke atas atau ke bawah sampai dengan derajat ketiga.&lt;br /&gt;4.   Orang tua adalah ayah dan/atau ibu kandung, atau ayah dan/atau ibu tiri, atau ayah dan/atau ibu angkat.&lt;br /&gt;5.  Wali adalah orang atau badan yang dalam kenyataannya menjalankan kekuasaan asuh sebagai orang tua terhadap anak.&lt;br /&gt;6. Anak terlantar adalah anak yang tidak terpenuhi kebutuhannya secara wajar, baik fisik, mental, spiritual, maupun sosial.&lt;br /&gt;7. Anak yang menyandang cacat adalah anak yang mengalami hambatan fisik dan/atau mental sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya secara wajar.&lt;br /&gt;8.  Anak yang memiliki keunggulan adalah anak yang mempunyai kecerdasan luar biasa, atau memiliki potensi dan/atau bakat istimewa.&lt;br /&gt;9.  Anak angkat adalah anak yang haknya dialihkan dari lingkungan kekuasaan keluarga orang tua, wali yang sah, atau orang lain yang bertanggung jawab atas perawatan, pendidikan, dan membesarkan anak tersebut, ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkatnya berdasarkan putusan atau penetapan pengadilan.&lt;br /&gt;10.  Anak asuh adalah anak yang diasuh oleh seseorang atau lembaga, untuk diberikan bimbingan, pemeliharaan, perawatan, pendidikan, dan kesehatan, karena orang tuanya atau salah satu orang tuanya tidak mampu menjamin tumbuh kembang anak secara wajar.&lt;br /&gt;11. Kuasa asuh adalah kekuasaan orang tua untuk mengasuh, mendidik, memelihara, membina, melindungi, dan menumbuhkembangkan anak sesuai dengan agama yang dianutnya dan kemampuan, bakat, serta minatnya.&lt;br /&gt;12.  Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara.&lt;br /&gt;13. Masyarakat adalah perseorangan, keluarga, kelompok, dan organisasi sosial dan/atau organisasi kemasyarakatan.&lt;br /&gt;14. Pendamping adalah pekerja sosial yang mempunyai kompetensi profesional dalam bidangnya.&lt;br /&gt;15. Perlindungan khusus adalah perlindungan yang diberikan kepada anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dari kelompok minoritas dan terisolasi, anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual, anak yang diperdagangkan, anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza), anak korban penculikan, penjualan, perdagangan, anak korban kekerasan baik fisik dan/atau mental, anak yang menyandang cacat, dan anak korban perlakuan salah dan penelantaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Kasus konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;Arumi Bachsin gadis kelahiran 19 Februari 1994 kabur lagi dari rumah pada tanggal 23 oktober 2010. Kasus kaburnya Arumi Bachsin bukan untuk yang pertama kali. Sebelumnya Arumi juga pernah kabur dari rumah 10 Mei 2010 sekitar pukul 23.00 WIB,. Dia meninggalkan rumahnya selama 10 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi menurut Arumi Bachsin (Untuk Tanggal 23 Oktober 2010)&lt;br /&gt;Arumi kabur ke kantor KPAI pada 23 Oktober 2010 malam. Kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arumi bintang film “Not For Sale” mengaku dijodohkan ibunya dengan pengusaha asal Kudus berusia 30 tahun. Dalam perjodohan itu, Arumi dipaksa Maria menemani lelaki itu berlibur ke Singapura berdua saja. Setibanya di Singapura, pria tersebut memesan satu kamar hotel untuk ditempati berdua dengan Arumi. Tanpa basa-basi, lelaki itu menciumi Arumi. Tak senang mendapat perlakuan tidak senonoh, Arumi mengontak Miller yang memang tinggal di Singapura. Miller datang ke hotel dan menyelamatkannya (Miller ini adalah aktor Malaysia pemain sinetron di Tanah Air. Dalam pelarian pertama Arumi pada Mei lalu, Miller dituding keluarga Arumi sebagai dalang yang mencuci otak Arumi agar melawan orangtua dan kabur dari rumah). Kemudian, Arumi dan pengusaha itu kembali ke Jakarta. Tapi bukannya dipulangkan ke rumah orangtua, Arumi kembali dibawa ke sebuah hotel. Arumi punya akal memperdaya pengusaha itu dengan menyuruhnya membelikan sesuatu di luar hotel. Seketika itu pula, Arumi kabur dengan menyamar menggunakan topi, jaket, dan kacamata. Aktris yang belum genap berusia 18 tahun itu berjalan kaki menuju kantor KPAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi menurut keluarga Arumi Bachsin&lt;br /&gt;1. Menurut pengacara keluarga Arumi, Minola Sebayang, Arumi minta izin hendak main ke Singapura, akhir Oktober kemarin. Arumi hendak pergi sendiri tanpa orangtua. Ibundanya meminta Arumi ditemani perwakilan keluarga karena dia peduli dengan keselamatan dan reputasi Arumi. "Arumi berangkat dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta didampingi perwakilan keluarga. Lalu ibu meminta Arumi segera kembali ke tanah air, karena mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya tanpa menjelaskan identitas 'perwakilan keluarga' yang dimaksud. Oleh pihak keluarga, ponsel Arumi sudah diproteksi tanpa sepengetahuan Arumi sehingga kelularga bisa melacak di mana keberadaan Arumi. Termasuk siapa saja yang berkirim SMS dan bertelepon dengan bintang film 18+ itu. "Ternyata, alat ini memberikan sinyal mengkhawatirkan. Setibanya Arumi di Singapura, ada seseorang yang saya tidak bisa sebutkan namanya, ada di Singapura. Oleh karena itu, ibu Arumi langsung menyuruh Arumi balik," paparnya. 'Seseorang yang mengkhawatirkan' itu belakangan disebutkan Minola berinisial M. Dia ini lelaki yang juga dituding sebagai dalang dalam pelarian pertama Arumi pada Mei lalu. Saat itu, aktor Malaysia Miller, dituduh sebagai orang yang mencuci otak Arumi supaya melawan orangtua. "Oleh karena itu, orangtua menyuruh perwakilkan keluarga agar mendampingi Arumi di kamar itu. Jadi, tidak benar Arumi dijodohkan dengan laki-laki tua," tegas Minola. Lalu, Arumi kembali ke Jakarta dengan perwakilan keluarga duduk di kursi berbeda di pesawat. Arumi pisah kendaraan dengan perwakilan keluarga. Mereka mampir di hotel Kemang, Jakarta Selatan, karena ingin menitipkan barang. Arumi menginap di kamar perwakilan keluarga. Arumi mengaku sedang haid dan meminta kepada dibelikan pembalut di Circle K, depan hotel. Sehabis dari Circle K, perwakilan keluarga itu menemuikan Arumi sudah tidak ada di kamar hotel Kemang.&lt;br /&gt;2. Minola didampingi Meidy, perwakilan keluarga Arumi. Meidy menyatakan, Arumi kabur bukan karena terjadi eksploitasi dan kekerasan psikis dari orangtua. Melainkan kabur karena dipengaruhi pihak ketiga, yakni lelaki berinisial 'M'. Keluarga memiliki bukti data rekaman percakapan dan SMS dari ponsel Arumi dengan M.&lt;br /&gt;Keluarga Arumi Bachsin menuding ada aktor di balik kaburnya Arumi. Dia adalah lelaki berinisial 'M'. Minola menyatakan, ketika berlibur ke Singapura, Arumi ketahuan ada kontak dengan M. Keluarga yang memang sudah melakukan proteksi terhadap ponsel Arumi, menangkap ada panggilan dan SMS dengan M. Ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch, langsung menyuruh Arumi pulang ke Jakarta. "Menurut ibu Arumi, ada seseorang yang mengkhawatirkan di Singapura, hadir di hotel di Singapura dan hadir di kamar Arumi," kata Minola. Menurut Minola, M diberikan syok terapi dengan memforward SMS ke pihak di balik peristiwa ini. Namun Minola tak  menjelaskan siapakah pihak yang dimaksud. "Kami khawatir, handphone dibanting karena sejak 23 Oktober handphone tidak bisa dilacak. Terus 7 November, handphone on lagi. Dari pembicaraan itu ada sopir seseorang dengan istrinya. Kita dapat rekapitulasi siapa yang mengatur ini semua," paparnya. Dari ponsel yang sudah diproteksi oleh keluarga Arumi itu ada rekaman percakapan 'Sebentar, saya lagi di X, rumah produksi, nganterin Y'. "Bagaimana mungkin hp pribadi Arumi bisa dikuasai oleh orang lain, di mana orang itu sopir, di mana itu sudah direncanakan sejak awal," ujarnya. Validitas data yang didapat dari ponsel yang diproteksi itu, kata Minola, bisa dipercaya. "Itu ada ahlinya, tapi ini alat handphone bisa merekam aktivitas handphone. Jadi, ini bukan alat sadap. Kalau SMS, bisa terekam. Makanya saya katakan ada omongan seperti itu," tambahnya.&lt;br /&gt;3. Perwakilan keluarga Arumi Bachsin, Meidy Juniarto SH, mengungkap kaburnya bintangNot for Sale itu karena dia takut telah melanggar komitmen yang dia buat kepada keluarga “Arumi sekarang takut, karena ada yang dia langgar. Yaitu, dia berjanji sebelum 17 tahun tidak boleh pacaran. Jadi masalahnya ini saja, enggak semua anak harus dikabulkan maunya. Harus ada batasannya,” papar Meidy kepada wartawan, di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jalan Teuku Umar No 10-12, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)&lt;br /&gt;Menurut Hadi keputusan KPAI menerima Arumi, sebab gadis kelahiran 19 Februari 1994 ini datang ke KPAI di malam hari seorang diri. “Dia ada di jalanan, seorang gadis cantik, masih di bawah umur, berjalan kaki dengan wajah lusuh, depresi, penuh tekanan. Masak KPAI membiarkan hal itu? Kan, tentu tidak,” tegas Hadi. Arumi datang pada 23 Oktober di atas pukul 12 malam. Hadi mengatakan, KPAI pun tidak akan membiarkan hal itu. “Dan yang kedua, sudah ada laporan dari pihak kepolisian dan itu dia bawa laporan dari Kepolisian Polda Metro Jaya,” tandasnya. Lebih lanjut Hadi menambahkan, akhirnya KPAI menanggapi aduan Arumi, sebab aktris Not for Sale ini sudah beranjak dewasa dan dia memiliki hak untuk didengar pendapatnya. Selain itu, yang menjadi pertimbangan KPAI menerima Arumi adalah kasus pelarian itu sudah yang kedua kali. Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun. Meskipun demikian KPAI tidak langsung menerima sepenuhnya alasan yang disampaikan oleh Arumi, KPAI sendiri mencurigai kasus kaburnya Arumi Bachsin untuk kedua kali, hanya akal-akalan untuk mendongkrak pamor film Heart 2 Heart yang dibintangi Arumi. Hal tersebut diungkap Sekretaris/PJ Pokja Data dan Informasi KPAI, Ir Satriandayaningrum kepada wartawan. Apalagi anak-anak di usia Arumi sudah pintar untuk mengatur cerita. Meskipun demikian, KPAI berpegang kepada landasan bahwa anak Indonesia patut mendapat perlindungan. Oleh sebab itu, KPAI juga mengundang orangtua Arumi untuk datang ke KPAI&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;E. Bukti-bukti permasalahan konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya, Maria Lilian Pesch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arumi melaporkan Ibundanya Maria Lilian Pesch ke polisi pada 25 Oktober 2010, dengan nomor laporan 3655/10/2010. Maria Lilian Pesch dilaporkan putrinya sendiri atas dugaan eksploitasi. Dalam laporannya ada dugaan kekerasan psikis sebagaimana diatur dalam pasal 99 UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta eksploitasi anak yang tertuang dalam pasal 45 UU No 23 Tahun 2004 tentang KDRT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;ANALISI MASALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAK ANAK&lt;br /&gt;1. Pasal 13 ayat (1) &lt;br /&gt;Setiap anak selama dalam pengasuhan orang tua, wali, atau pihak lain mana pun yang bertanggung jawab atas pengasuhan, berhak mendapat perlindungan dari perlakuan: &lt;br /&gt;a. Diskriminasi, b. eksploitasi, baik ekonomi maupun seksual, c. Penelantaran, d. kekejaman, kekerasan, dan penganiayaan, e. Ketidakadilan dan f. perlakuan salah lainnya&lt;br /&gt;Pasal 13 ayat (2) &lt;br /&gt;Dalam hal orang tua, wali atau pengasuh anak melakukan segala bentuk perlakuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), maka pelaku dikenakan pemberatan hukuman.&lt;br /&gt;2. Pasal 14&lt;br /&gt;Setiap anak berhak untuk diasuh oleh orang tuanya sendiri, kecuali jika ada alasan dan/atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu adalah demi kepentingan terbaik bagi anak dan merupakan pertimbangan terakhir.&lt;br /&gt;3. Pasal 18&lt;br /&gt;Setiap anak yang menjadi korban atau pelaku tindak pidana berhak mendapatkan bantuan hukum dan bantuan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEWAJIBAN ANAK&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;Setiap anak berkewajiban untuk :&lt;br /&gt;a. menghormati orang tua, wali, dan guru;&lt;br /&gt;b. mencintai keluarga, masyarakat, dan menyayangi teman;&lt;br /&gt;c. mencintai tanah air, bangsa, dan negara;&lt;br /&gt;d. menunaikan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya; dan&lt;br /&gt;e. melaksanakan etika dan akhlak yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN ANAK&lt;br /&gt;Perlindungan Khusus&lt;br /&gt;Pasal 59&lt;br /&gt;Pemerintah dan lembaga negara lainnya berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan khusus kepada anak dalam situasi darurat, anak yang berhadapan dengan hukum, anak dari kelompok minoritas dan terisolasi, anak tereksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual, anak yang diperdagangkan, anak yangmenjadi korban penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (napza), anak korban penculikan, penjualan dan perdagangan, anak korban kekerasan baik fisik dan/atau mental, anak yang menyandang cacat, dan anak korban perlakuan salah dan penelantaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 66 ayat (1) &lt;br /&gt;Perlindungan khusus bagi anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 merupakan kewajiban dan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 66 ayat (2) &lt;br /&gt;Perlindungan khusus bagi anak yang dieksploitasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan melalui : a. penyebarluasan dan/atau sosialisasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual; b. pemantauan, pelaporan, dan pemberian sanksi; dan c. pelibatan berbagai instansi pemerintah, perusahaan, serikat pekerja, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat dalam penghapusan eksploitasi terhadap anak secara ekonomi dan/atau seksual.&lt;br /&gt;Pasal 66 ayat (3) &lt;br /&gt;Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).&lt;br /&gt;Pasal 69 ayat (1) &lt;br /&gt;Perlindungan khusus bagi anak korban kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 meliputi kekerasan fisik, psikis, dan seksual dilakukan melalui upaya : a. penyebarluasan dan sosialisasi ketentuan peraturan perundang-undangan yang melindungi anak korban tindak kekerasan; dan b. pemantauan, pelaporan, dan pemberian sanksi.&lt;br /&gt;Pasal 69 ayat (2) &lt;br /&gt;Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;Pasal 72 ayat (1) &lt;br /&gt;Masyarakat berhak memperoleh kesempatan seluas-luasnya untuk berperan dalam perlindungan anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 72 ayat (2) &lt;br /&gt;Peran masyarakat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan oleh orang perseorangan, lembaga perlindungan anak, lembaga sosial kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, badan usaha, dan media massa.&lt;br /&gt;Pasal 73&lt;br /&gt;Peran masyarakat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA&lt;br /&gt;Pasal 74&lt;br /&gt;Dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelenggaraan perlindungan anak, dengan undang-undang ini dibentuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang bersifat independen.&lt;br /&gt;Pasal 75 ayat (1) &lt;br /&gt;Keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia terdiri dari 1 (satu) orang ketua, 2 (dua) orang wakil ketua, 1 (satu) orang sekretaris, dan 5 (lima) orang anggota.&lt;br /&gt;Pasal 75 ayat (2) &lt;br /&gt;Keanggotaan Komisi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) terdiri dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi sosial, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan kelompok masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak.&lt;br /&gt;Pasal 75 ayat (3) &lt;br /&gt;Keanggotaan Komisi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah mendapat pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, untuk masa jabatan 3 (tiga) tahun, dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 75 ayat (4) &lt;br /&gt;Ketentuan lebih lanjut mengenai kelengkapan organisasi, mekanisme kerja, dan pembiayaan ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;Pasal 76&lt;br /&gt;Komisi Perlindungan Anak Indonesia bertugas :&lt;br /&gt;a.  melakukan sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan masyarakat, melakukan penelaahan, pemantauan, evaluasi, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak;&lt;br /&gt;b. memberikan laporan, saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden dalam rangka perlindungan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA&lt;br /&gt;Pasal 81 ayat (1) &lt;br /&gt;Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 81 ayat (2) &lt;br /&gt;Ketentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) berlaku pula bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.&lt;br /&gt;Pasal 82&lt;br /&gt;Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan paling singkat 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling sedikit Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA BAGI ORANG YANG MELAKUKAN KDRT&lt;br /&gt;Pasal 45  ayat (1) &lt;br /&gt;Setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan psikis dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud pada Pasal 5 huruf b dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp9.000.000,00 (sembilan juta rupiah). &lt;br /&gt;Pasal 45 ayat (2) &lt;br /&gt;Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan&lt;br /&gt;16 oleh suami terhadap isteri atau sebaliknya yang tidak menimbulkan&lt;br /&gt;penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau mata pencaharian atau kegiatan sehari-hari, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;ADVOKASI KASUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Judul Advokasi&lt;br /&gt; Mediasi antara Arumi Bachin dengan Ibundanya Maria Lilian Pesch dan keluarga&lt;br /&gt;B. Rencana Kegiatan&lt;br /&gt; Sebelum kita intervensi tentunya harus mendapatkan persetujan terlebiha dahulu dari pihak-pihak yang membutuhkan pertolongan (klien). Mempertemukan Arumi Bachin dengan ibundanya dan keluarga di Kantor KPAI atau tempat lain yang telah disepakati&lt;br /&gt;C. Sasaran Advokasi&lt;br /&gt;Untuk tahap awal yang menjadi fokus sasaran dari advokasi ini adalah Arumni Bachin dan Ibundanya Maria Lilian Pesch.&lt;br /&gt;Kemudian pada proses selanjutnya Pihak KPAI maupun polisi yang telah mendapat laporan pengaduan dapat meminta keterangan kepada pihak-pihak yang terkait dan dapat memberikan keterangan, seperti memanggil mantan kekasih Arumi Bachin yakni Miller yang menurut pengakuan Arumi telah menolong dia di Singapura namun menurut keluarga Arumi bahwa Miller adalah orang yang menjadi otak dari kelakuan Arumi. Selain Miller pihak yang dapat dimintai keterangan adalah orang yang menemani Arumi ke Singapura. Menurut pengakuan Arumi orang tersebut adalah pengusaha berasal dari solo dan merupakan orang yang dijodohkan oleh Ibundanya dan keluarga. Namun menurut pihak keluarga orang yang menemani Arumi ke Singapura adalah perwakilan keluarga (tanpa memberikan penjelasan yang rinci)  &lt;br /&gt;D. Pihak-Pihak Yang Dilibatkan&lt;br /&gt;Pertama Arumi Bachsin sebagai pihak yang melapor atau membuat pengaduan. Kedua adalah Ibundanya Maria Lilian Pesch yang menjadi pihak terlapor atau diadukan. Ketiga Pihak KPAI yang secara aturan UU telah mendapatkan legalitas serta pengaduan dari Arumi untuk melakukan tindakan-tindakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Keempat adalah pihak kepolisian sebagai pihak yang mendapat laporan dan pengaduan dari Arumi Bachsin, pihak kepolisian dapat melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang melanggarnya.&lt;br /&gt;E. Langkah-Langkah Strategi Advokasi Kasus&lt;br /&gt;Mendamaikan suasana agar lebih kondusif sehingga dapat dicarikan solusi yang baik. Mencari keterangan-keterangan yang dapat mendukung proses advokasi kasus seperti mengkonfrontir keterangan-keterangan yang diberikan oleh masing-masing pihak. &lt;br /&gt;Secara singkat hal-hal yang akan dilakukan &lt;br /&gt;1. Apabila Versi kronologis dari Arumi Bachin salah atau tidak cukup bukti serta versi ibunda dan keluarganya benar, maka Arumi dapat dikembalikan kepihak keluarga atau perwakilan pihak keluarga yang diingkan oleh Arumi dengan catatan tetap terus mendapat pengawasan dari KPAI, dan jika memang ada keterlibatan Miller mantan kekasih Arumi maka keluarga dapat melakukan langkah-langkah hukum.&lt;br /&gt;2. Apabila Versi kronologis dari Arumi Bachin benar dan terdapat cukup bukti serta versi ibundanya dan keluarga salah maka keluarganya dalam hal ini Ibundanya apabila tidak mau berubah maka dapat dilakukan penuntutan secara hukum karena telah melakukan pelanggaran terhadap UU perlindungan Anak dan Pengapusan KDRT seperti yang telah penulis uraikan pada Bab III Analisis masalah  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memahami masyarakat, berkaitan dengan kebutuhan (masalah) dikaitkan dengan potensi/sumber&lt;br /&gt;2. Melaksanakan penerapan model pengembangan masyarakat terutama dengan tekhnik partisipasi&lt;br /&gt;3. Menyusun perencanaan program berdasarkan prioritas masalah&lt;br /&gt;4. Melaksanakan kegiatan penyusunan proposal berkaitan dengan kebutuhan masalah yang dialami masyarakat&lt;br /&gt; Salah satu Kegiatan kuliah lapangan yang dilaksanakan tersebut adalah “ Community Action Plan “ atau lebih dikenal dengan istilah “CAP”. &lt;br /&gt;CAP merupakan kegiatan proses belajar mengajar di jurusan Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) yang diikuti oleh para mahasiswa dan seluruh dosen jurusan PSM. Untuk mahasiswa adalah angkatan tahun 2008 yaitu sebanyak 136 orang. Dilakukannya kegiatan CAP adalah untuk memberikan pengalaman lapangan dalam penerapan pengetahuan, penanaman nilai serta aplikasi keterampilan dalam praktek pekerjaan sosial&lt;br /&gt;Maksud dan tujuan CAP ini adalah untuk :&lt;br /&gt;1. Mengaplikasikan teknologi pengembangan masyarakat dalam asesmen dan perencanaan partisipatif&lt;br /&gt;2. Meningkatkan keterampilan mahasiswa dan memberikan pengalaman bekerja bersama masyarakat&lt;br /&gt;Tujuannya adalah mempersiapkan profesionalisme mahasiswa dalam bidang pekerja sosial. Didalam kegiatan CAP ini lebih difokuskan pada kegiatan aplikasi teknologi asesmen dengan menggunakan MPA (metode asesmen partisipatif) dan teknik perencanaan berupa TOP (teknologi of participation) pada komunitas lokal yang ada dipedesaan. Dengan demikian aplikasi teknologi tersebut diarahkan pada masalah atau kebutuhan dan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pengembangan masyarakat pedesaan. Dalam kegiatan ini dilakukan Didesa Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi Propinsi Jawa Barat Khusus untuk kelompok kami ditempatkan di RW 10 RT 19. Secara garis besar, Tahap kegiatan kuliah lapangan adalah sebagai berikut&lt;br /&gt;1. Penerimaan oleh pemerintah setempat&lt;br /&gt;2. Persiapan awal dan persiapan sosial&lt;br /&gt;3. Aplikasi MPA&lt;br /&gt;4. Aplikasi TOP&lt;br /&gt;5. Implementasi atau Aksi&lt;br /&gt;6. Lokakarya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Rumusan Masalah&lt;br /&gt;1. Profil Desa Sudajaya Girang&lt;br /&gt;2. Proses&lt;br /&gt;3. Hasil&lt;br /&gt;E. Tujuan Penulisan&lt;br /&gt;3. Sebagai bahan laporan kegiatan Community Action Plan (CAP) jurusan Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) tahun 2010&lt;br /&gt;4. Sebagai laporan tugas mata kuliah Praktek Pekerjaan Sosial Makro pengganti Ujian Akhir Semester (UAS) semester 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Gambaran Umum Lokasi RW 10 Desa Sudajaya Girang&lt;br /&gt;1. Sejarah&lt;br /&gt;Menurut hasil wawancara dengan ketua RW 10 Bapak Yunan Ahmad, RW 10 terbentuk pada tahun 1990 yang merupakan hasil pemekaran dari RW 6. Karena dirasa diperlukan maka dilakukanlah pemekaran. Di RW 10 terdiri dari 2 RT yaitu RT 18 dan RT 19. Bapak Yunan Ahmad telah mulai menjabat sebagai ketua RW sejak tahun 2001 sampai dengan sekarang. &lt;br /&gt;2. Batasan Georafis&lt;br /&gt;Batas wilayah RW 10 yaitu :&lt;br /&gt;Utara  : RW 5 Desa sudajaya girang&lt;br /&gt;Timur  : RW 5 Desa sudajaya girang&lt;br /&gt;Selatan  : RW 6 Desa sudajaya girang&lt;br /&gt;Barat  : RW 1 Desa sudajaya girang&lt;br /&gt;Keadaan wilayah RW 10  berupa  dataran tinggi yang  berbukit dengan kontur  tanah yang bergelombang atau tidak merata yang mengakibatkan akses jalan yang ada relatif menanjak dan cenderung agak sulit. Hal ini dapat kami rasakan secara langsung ketika baru pertama kali masuk RT 19 menuju rumah tempat tinggal sementara kelompok kami.   ke RW lain atau Desa lain menjadi agak sulit.&lt;br /&gt;3. Perkembangan Masyarakat&lt;br /&gt;Masyarakat RT 19 RW 10 desa sudajaya Girang menurut saya sudah termasuk dalam kondisi masyarakat yang berkembang. Ini dapat dilihat dari letak atau lokasi RW yang tidak terlalu jauh dari Balai Desa Sudajaya Girang ( kira-kira 200 meter ), berada dipinggir jalan poros dalam desa. Dari segi sosial masyarakat RT 19 RW 10 Desa Sudajaya Girang sudah menyadari pentingnya musyawarah untuk mufakat, partisipasi masyarakat, kerjasama dan gotong royong, serta memanfaatkan sumber-sumber yang ada di sekitar mereka. Hal ini dapat dibuktikan dengan relative terselesaikannya berbagai masalah yang terjadi di masyarakat dengan musyawarah, dan juga terealisasinya bangunan fisik yang ada seperti Masjid Jamik Al Hidayah, Madrasah Al Hidayah, dan WC umum yang semua itu dibuat oleh dengan swadaya masyarakat.&lt;br /&gt;4. Karakteristik Demografi&lt;br /&gt;Kepadatan penduduk cukup padat dimana dapat dilihat dari bangunan pemukiman yang rapat dan sangat berdekatan. Komposisi penduduk RW 10 desa Sudajaya Girang  berjumlah lebih kurang 540 jiwa yang terdiri dari 180 Kepala Keluarga (KK). Pertumbuhan penduduk sekitar 10 orang per tahun. Tingkat pendidikan masyarakat terdiri dari 30 % sekolah dasar, sekolah menengah pertama 20%, sekolah menengah atas 50%. Sekitar 50% penduduknya bermata pencaharian sebagai buruh baik sebagai buruh tani, buruh pabrik/perkebunan maupun buruh bangunan, 15% pedagang, 35% wiraswasta  seperti penjual bunga, penyulam payet, home industry dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;5. Struktur Ekonomi&lt;br /&gt;Di  RW 10 terdapat dua buah perusahaan tanaman hias, dan sekitar 30 industri rumahan (home industri) seperti pembuat kripik, penyulam payet. Pendapatan masyarakatnya cukup baik dikarenakan masyarakat selain kepala keluarga bekerja, isteri-isteri mereka atau ibu-ibu dirumah juga mempunyai kegiatan yang menghasilkan seperti membuat keripik ubi, keripik pisang, penyulam, dan lain-lain. Untuk warga yang bercocok tanam tanaman hias hasilnya dipasarkan ke beberapa daerah diluar Sukabumi, diluar pulau jawa, bahkan ada yang diekspor ke luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kondisi Perumahan&lt;br /&gt;Kondisi perumahan pemukiman warga ada yang permenen yang dimiliki sekitar 80 % dan ada yang semi permanen sekitar 20 %. Pemukiman warga pada umumnya berhimpitan, tidak memiliki pekarangan yang luas, banyak juga rumah-rumah warga yang terletak di gang yang hanya bisa dilalui oleh kendaraaan roda dua. Warga mendapatkan sumber air bersih yang diperoleh dari mata air dan air pegunungan Gede dan tidak ada pelayanan air dari pemerintah seperti PDAM. Saluran  pembuang air limbah melalui pipa saluran pembuangan yang tertimbun didalam tanah.&lt;br /&gt;7. Tingkat Pendapatan Penduduk&lt;br /&gt;Pendapatan rata-rata penduduk  yang bekerja sebagai Buruh setiap bulannya sekitar Rp.600.000 s.d Rp.750.000, penjual bunga Rp.5.000.000, Home industri Rp.500.000. &lt;br /&gt;8. Struktur Kepemimpinan&lt;br /&gt;Ketua RW dijabat oleh Bapak Yunan Ahmad mulai dari tahun 2001, tokoh masyarakatnya terdiri dari 6 orang, tokoh agama 4 orang, tokoh pemudanya 5 orang, tokoh perempuan 5 orang. Untuk sementara jabatan Ketua RT 19 (lokasi kelompok kami) sedang kosong dikarenakan ketua RT mengundurkan diri.&lt;br /&gt;9. Sistem Nilai Budaya&lt;br /&gt;Masyarakat RW 10 Desa Sudajaya Girang masih menganut dan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya, adat istiadat, tradisi serta kebiasaan yang telah mereka lakukan sejak lama dan kini masih tetap dijalankan dengan baik, seperti  :&lt;br /&gt;- Memperingati hari-hari keagamaan islam (Maulid Nabi, Isra Miraj, Tahun baru Muharram, dll)&lt;br /&gt;- Pemanfaatan Mesjid Jamik Al-Hidayah dengan cara melaksanakan sholat 5 waktu berjamaah (dikhususkan untuk laki-laki)&lt;br /&gt;- Rutinnya melakukan kegiatan yasinan setiap malam jum’at&lt;br /&gt;- Bagi pemuda yang datang bertamu kerumah seorang perempuan hanya dibatasi waktu sampai jam 10 malam.&lt;br /&gt;- Wajib lapor bagi tamu atau pendatang 1x 24 jam diwajibkan untuk melapor di RT/RW&lt;br /&gt;- Setiap kepala keluarga diberikan jadwal bergilir untuk melakukan ronda malam, apabila Kepala keluarga  tersebut tidak dapat melaksanakan ronda dapat digantikan dengan orang lain tetapi biasanya diberikan uang rokok.&lt;br /&gt;10. Sistem  Pengelompokan Masyarakat&lt;br /&gt;Masyarakat yang masih banyak memegang nilai-nilai keagamaan maka kelompok-kelompok yang terbentuk cenderung berorientasi keagamaan seperti adanya kelompok-kelompok &lt;br /&gt;• Kelompok yasinan (Tawasulan)&lt;br /&gt;• Kelompok arisan lebaran&lt;br /&gt;• Kelompok pengajian ibu – ibu (majelis taklim) yang sering dilakukan di Madrasah AL-HIDAYAH RW.10 &lt;br /&gt;• Kelompok remaja masjid Jamik AL –Hidayah&lt;br /&gt;• Kelompok remaja yang bertugas membangunkan masyarakat untuk sholat subuh&lt;br /&gt;11. Kehidupan Interaksi Sosial Masyarakat&lt;br /&gt;Masyarakat RW 10 RT 19 Desa Sudajaya Girang mempunyai tingkat kerjasama yang cukup baik. Mereka selalu berusaha menjaga keharmonisan di antar warga masyarakat. Menurut cerita yang kami dapatkan, dulunya RW 10 ini merupakan lokasi atau tempat pemuda-pemuda yang sering membuat onar seperti berkelahi, namun dengan perjuangan seluruh lapisan masyarakat kondisi seperti tersebut dapat diatasi bahkan sekarang sudah sangat berbeda dimasyarakatnya sudah sangat jarang terjadi konflik, dan apabila terjadi konflik akan diselesaiakan bersama-sama dengan cara musyawarah. Setiap pengambilan keputusan untuk memutuskan suatu masalah selalu mengadakan musyawarah mufakat. Begitu pula dengan respon mereka yang sangat baik dan ramah dalam menerima tamu atau orang pendatang yang masuk di RW 10 RT 19. Mereka dengan senang hati menerima kedatangan kami dengan perlakuan yang sangat ramah dan terbuka.&lt;br /&gt;B. Laporan Proses&lt;br /&gt;1. Kegiatan Awal&lt;br /&gt;Tanggal 25 November 2010&lt;br /&gt;a. Pukul 10.15 WIB&lt;br /&gt;Kami tiba didesa Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi, tepatnya dikantor Desa Sudajaya Girang &lt;br /&gt;b. Pukul 10.50 WIB&lt;br /&gt;Acara penyambutan dibuka di aula pertemuan Desa Sudajaya Girang&lt;br /&gt;- Sambutan dari Ketua Jurusan Pengembangan Sosial Masyarakat (PSM) Bp. Drs. Bambang Sugeng, MP. Beliau menyampaikan maksud dan tujuan CAP dan kedatangan mahasiswa dan dosen jurusan PSM STKS. Menerangkan bahwa jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan CAP 136 orang dan dosen 34 orang yang akan disebar dalam 11 RW dalam 23 kelompok. Menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kuliah lapangan adalah sebagai sarana belajar pengaplikasian teori dalam kehidupan dimasyarakat&lt;br /&gt;- Sambutan Camat Sukabumi Bp. Nur Komarudin, SH, M.Si. Beliau menyatakan selamat datang, selayang pandang tentang kecamatan sukabumi seperti nama kecamatan  Sukabumi pernah diusulkan untuk diganti menjadi kecamatan “Selambi Tanah”. Kabupaten Sukabumi terdiri dari 47 kecamatan dimana kecamatan Sukabumi termasuk didalam 5 besar kecamatan yang maju ( terbaik ). Luas desa Sudajaya Girang lebih kurang 2.346 Ha dengan penduduk sekitar 44.306 jiwa. Program rencana kecamatan Sukabumi sejalan dengan program Kabupaten dimana secara garis besar adalah : program pendidikan, program perekonomian, program kesehatan&lt;br /&gt;- Sambutan Ketua STKS Bp. Drs. Wawan Heryana, M.Pd. Beliau berpesan kepada mahasiswa untuk dapat melaksanakan kegiatan CAP secara baik, menjaga nama baik almamater STKS. Kepada Camat Sukabumi, Kades Sudajaya Girang serta masyarakat yang hadir untuk dapat menerima kedatangan mahasiswa dan apabila ada tingkah laku mahasiswa yang kurang berkenan maka harap ditegur dan dimaklumi.&lt;br /&gt;- Penutup, Doa oleh Bp. Nu’man&lt;br /&gt;c. Pukul 11.30 WIB&lt;br /&gt;Kami bertemu dan berkenalan dengan pendamping lokal kami yakni Bp. Nu’man Heryawandi&lt;br /&gt;d. Pukul 11.40 WIB&lt;br /&gt;Kami kelokasi RT 19 RW 10. Dari Balai Desa Sudajaya Girang kami berjalan kaki lebih kurang sekitar 20 menit. Lokasi kami hanya berjarak sekitar 300 meter dari balai desa &lt;br /&gt;e. Pukul 12.00 WIB&lt;br /&gt;Setelah tiba dilokasi kami langsung menuju rumah tempat tinggal kami sementara. Rumah yang kami tempati adalah milik dari Ibu Neng. &lt;br /&gt;- Kami berbicara dengan pendamping lokal untuk menjelaskan   kembali maksud dan tujuan kedatangan dan kegiatan yang akan dilakukan di RT 19 RW 10&lt;br /&gt;- Kami melakukan wawancara sedikit tentang gambaran lokasi dengan pendamping lokal. Dari wawancara tersebut didapatkan informasi bahwa saat ini jabatan ketua RT 19 sedang kosong karena ketua RT nya mengundurkan diri, jadi jika ingin mengetahui lebih banyak informasi bisa menanyakan langsung kepada ketua RW atau langsung kepada beliau juga bisa. &lt;br /&gt;- Kami menyampaikan juga bahwa pada tanggal 25 Nov malam akan diadakan pertemuan dengan masyarakat setempat, kami menanyakan siapa saja orang ataupun tokoh yang dapat diundang dalam pertemuan tersebut. Pendamping lokal memberikan saran/masukan sekitar 15 orang, kemudian untuk pertemuan waktu undangan dibuat pukul 20.00 WIB, menurut beliau jika mengundang pukul 19.00 WIB pada malam jumat maka banyak warga yang masih melakukan kegiatan pengajian/yasinan atau kalau mereka menyebutnya dengan istilah “Tawasulan”  &lt;br /&gt;f. Pukul 13.00 WIB&lt;br /&gt;-  Ishoma&lt;br /&gt;-  Menulis Undangan untuk warga yang akan diundang&lt;br /&gt;-  Berkenalan dengan warga tetangga sekitar&lt;br /&gt;g. Pukul 13.45 WIB&lt;br /&gt;Kami melakukan orientasi lingkungan sekaligus menyebarkan undangan kepada warga yang telah disarankan oleh pendamping lokal&lt;br /&gt;h. Pukul 16.00 WIB&lt;br /&gt;Kami kembali ke posko RT 19 dan istirahat serta berdiskusi kembali tentang hasil dari pengamatan, bagaimana teknis pertemuan dan bahan-bahan yang akan dipergunakan. Disepakati juga bahwa peran ataupun tugas masing-masing anggota kelompok pada saat pertemuan dengan masyarakat adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat MPA&lt;br /&gt;- Fasilitator  : Dolly Belta Hemawan dan Muthia&lt;br /&gt;- Notulen  : Tegi&lt;br /&gt;- Seksi Konsumsi : Yulisda Wulandhari&lt;br /&gt;- Seksi Peralatan :  Chyka&lt;br /&gt;- Dokumentasi : A. Muh. Kamil Yamin&lt;br /&gt;Pada saat TOP&lt;br /&gt;- Fasilitator  : Chyka dan A. Muh.Kamil Yamin&lt;br /&gt;- Notulen  : Yulisda Wulandhari&lt;br /&gt;- Seksi Konsumsi : Dolly Belta Hemawan&lt;br /&gt;- Seksi Peralatan : Tegi&lt;br /&gt;- Dokumentasi : Muthia&lt;br /&gt;Meskipun peran dan tugas telah dibagi namun kami sepakat bahwa akan tetap saling membantu. &lt;br /&gt;i. Pukul 17.45 WIB&lt;br /&gt;Sesuai saran dari pendamping lokal yang juga menjabat sebagai ketua DKM Masjid Jamik Al Hidayah, jika ingin melaksanakan sholat berjamaah dan melihat kondisi lain masyarakat maka kami anggota kelompok yang laki-laki melaksanakan sholat magrib berjamaah di Masjid Jamik Al Hidayah. Kami mengetahui bahwa yang melaksanakan sholat berjamaah di Masjid hanya kaum laki-laki saja, sedangkan kaum perempuan sholat dirumah masing-masing &lt;br /&gt;j. Pukul 20.00 WIB&lt;br /&gt;Seperti yang telah direncanakan, serta warga yang diundang telah hadir maka kami mengadakan kegiatan pertemuan dengan masyarakat (community meeting). Sebelum dimulai pelaksanaan MPA dan TOP, pendamping lokal kami membuka acara terlebih dahulu dengan beberapa kalimat pengantar, kemudian diikuti oleh kami dengan memperkenalkan diri menyebutkan nama dan asal daerah&lt;br /&gt;2. Pelaksanaan MPA (Methode for Participation Assessment)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MPA adalah salah satu teknik dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat partisipatif yang digunakan oleh pekerja sosial untuk melakukan penilaian dan penafsiran terhadap kondisi sosial suatu masyarakat. Pada mulanya, kami/ saya yang berperan sebagai Fasilitator menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan yang kami selenggarakan pada malam itu merupakan kegiatan kuliah lapangan, ingin mengenal masyrakat lebih jauh, berbagi informasi serta belajar bagaimana menerapkan atau mencoba memperaktekan ilmu/teori yang didapat dibangku kuliah dalam kehidupan masyarakat, belajar cara untuk mengungkapkan atau memahami kebutuhan dan permasalahan serta sistem sumber yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut, maupun sumber-sumber lain yang terdapat di RW 10. Intinya kami ingin sharing bersama masyarakat sehingga bisa saling memperoleh pengetahuan melalui penerapan teknik yang sudah kami peroleh di bangku kuliah. Selanjutnya, kami menjelaskan tentang teknik yang kami gunakan untuk mengidentifikasi atau menemukenali masalah yang ada di RT 19 RW 10, yaitu teknik MPA (Metode Partisipatori Asesmen). Kami terutama saya sebagai Fasilitator MPA menjelaskan bahwa nantinya dari berbagai macam kebutuhan maupun masalah yang terungkap maka akan dibuatkan skala prioritas yang akan dicoba diselesaikan esok hari tanggal 26 November dengan dana atau biaya dari masyarakat. Sebelum mengidentifikasi masalah, saya mencoba meminta pendapat dari masyarakat tentang apa itu “masalah” menurut versi mereka. Ada sekitar 2 orang masyarakat yang berpendapat mengenai apa itu yang dimaksud dengan masalah, bahkan  ada yang menyebutkan langsung permasalahannya, seperti masalah ekonomi yang sulit, jalan yang rusak dan lain sebagainya. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa masyarakat paham tentang masalah sosial meskipun kurang begitu paham tentang konsep yang sebenarnya. Akhirnya kami pun meminformasikan pengertian tentang masalah sosial dengan tidak mengabaikan pendapat-pendapat dari masyarakat. Konsep masalah sosial yang kami sampaikan yaitu tentang kriteria masalah sosial, antara lain: (a) kondisi yang dirasakan banyak orang, (b) kondisi yang dinilai tidak menyenangkan, (c) kondisi yang menuntut pemecahan, (d) pemecahan tersebut harus dilakukan melalui aksi sosial secara kolektif. Kami berusaha menuntun masyarakat untuk mengungkapkan masalah-masalah yang ada di lingkungan mereka melalui kertas metacard yang telah kami sediakan. Sebelumnya itu kami memberitahukan tentang cara penggunaan alat tersebut sesuai dengan ketentuan seperti menggunakan kertas metacard secara mendatar (landscape), maksimal 7 kata dan tidak boleh saling mencontek karena tidak ada pendapat yang salah, semua jawaban masyarkat benar semua. Masyarakat terlihat antusias dan aktif dalam kegiatan ini. Ada yang menuliskan lebih dari satu permasalahan. Setelah metacard diisi oleh warga kami mengumpulkanya serta menempelkan didinding dihadapan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil yang diperoleh setelah melalui proses pengelompokan (cluster) dan pemberian judul (title), yaitu:&lt;br /&gt;Jalan Listrik/&lt;br /&gt;penerangan Air Keagamaan Lahan Kosong Kebersihan Lingkungan&lt;br /&gt;Jalan yang rusak parah Aliran listrik  yang sering padam Kurangnya air bersih untuk kebutuhan air minum Atap mesjid bocor&lt;br /&gt; Keadaan lahan bebas yang tidak terawat Kurangnya kebersihan lingkungan&lt;br /&gt;Kurangnya penerangan jalan Sering terjadi pemadaman&lt;br /&gt; Tidak tertata rapihnya saluran air di RT 19 RW 10 Sumur bor mesjid&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Jalan yang roboh tidak diperbaiki Listrik putus-putus&lt;br /&gt; Saya merasa senang dalam masalah air Kurangnya lampu di mesjid Al-Hidayah  &lt;br /&gt;Kurangnya penerangan jalan Terjadi kecelekaan motor karena gelap  Pengecetan mesjid Jamik Al Hidayah belum selesai  &lt;br /&gt;Penerangan lampu jalan&lt;br /&gt; Terjadi Tindakan kriminal.&lt;br /&gt;  Pengecetan tembok madrasah Al Hidayah   &lt;br /&gt; Ada warga yang terpeleset karena kurangnya penerangan  Ingin masyarakat untuk selalu melakukan sholat bersama di mesjid  &lt;br /&gt;   Penambahan lampu di ruangan madrasah  &lt;br /&gt;   Anak-anak dan ibu-ibu tidak nyaman mengaji dan pengajian di madrasah Al-Hidayah  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah teridentifikasi masalah yang ada, maka dilanjutkan dengan proses penentuan prioritas masalah. Penentuan prioritas ini dilakukan melalui pengambilan suara terbanyak (voting), dengan hasil sebagai berikut&lt;br /&gt;No Masalah Jumlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Jalan IIIII&lt;br /&gt;2 Listrik III&lt;br /&gt;3 Air III&lt;br /&gt;4 Keagamaan IIIII III&lt;br /&gt;5 Lahan Kosong I&lt;br /&gt;6 Kebersihan Lingkungan I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil kesepakatan maka yang menjadi prioritas masalah yaitu keagamaan dimana dalam hal ini adalah masalah “Kurangnya Kenyamanan dalam kegiatan belajar mengaji dan majelis taklim di madrasah Al-Hidayah RW 10”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis Masalah&lt;br /&gt;Dari hasil analisis masalah maka diperoleh beberapa faktor penyebab masalah antara lain:&lt;br /&gt;- Belum adanya sekat pembatas antar kelompok pengajian (TPA, Majelis Taklim)&lt;br /&gt;- Ruangan di Madrasah Al-Hidayah hanya ada satu sehingga proses kegiatan seperti belajar mengaji dan majelis taklim berada dalam satu ruangan dimana kegiatan ini saling mengganggu satu sama lain.&lt;br /&gt;Adapun akibat yang ditimbulkan dari faktor penyebab masalah yaitu &lt;br /&gt;- Proses belajar mengaji , kegiatan majelis taklim suasananya sering tidak kondusif sehingga menyebabkan ketidak nyamanan.&lt;br /&gt;- Anak-anak mengaji yang berbeda kelompok kadangkala masih saling mengganggu karena tidak adanya sekat pembatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis Tujuan&lt;br /&gt;Terciptanya situasi yang nyaman dalam kegiatan belajar mengaji dan majelis taklim di madrasah Al-Hidayah RW 10.&lt;br /&gt;Untuk itu intervensi atau aksi yang akan dilaksanakan adalah “Menyediakan sekat atau pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10”. Dari pembuatan itu maka diharapkan kegiatan pengajian anak-anak dan majelis taklim dapat tetap terlaksana dengan baik meskipin hanya mempunyai satu ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis Sumber&lt;br /&gt;Sumber-sumber yang diperoleh setelah melakukan diskusi dengan peserta berdasarkan prioritas masalah yaitu :&lt;br /&gt;- Sumber manusia : tenaga, motivasi dan inisiatif masyarakat&lt;br /&gt;- Sumber keuangan: galosor (kotak amal) masjid, sumbangan suka rela dari masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pelaksanaan ToP (Technology of Participation)&lt;br /&gt;Setelah proses MPA dilakukan, maka selanjutnya adalah merencanakan tindak atau kegiatan yang akan dilakukan dengan menggunakan teknik ToP (Technology of Participation). ToP adalah salah satu teknologi yang bersifat partisipatif untuk memfasilitasi warga dalam pengambilan keputusan yang sesuai untuk memecahkan masalah yang ada di daerah tersebut.&lt;br /&gt;Diskusi merupakan cara yang kami pilih untuk memilih rencana kegiatan tanpa menggunakan metacard. Adapun hasil yang diperoleh dari diskusi tersebut merumuskan kegiatan sebagai berikut:&lt;br /&gt;- Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 secara permanen (beton)&lt;br /&gt;- Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan triplek&lt;br /&gt;- Pembuatan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan kain&lt;br /&gt;Diantara beberapa kegiatan yang sudah dirumuskan oleh kemudian dipih salah satu kegiatan yang memungkinkan warga masyarakat dan mahasiswa untuk melaksanakan pada keesokan harinya pada tanggal 26 November 2010. Sehingga diperolehlah kegiatan yang disepakati untuk ditindaklanjuti yaitu “ Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan triplek”.&lt;br /&gt;Kegiatan/aksi  ini dipilih mengingat bahwa pembuatan dan pengecatan sekat pembatas dengan menggunakan bahan triplek lebih murah biayanya, bisa dikerjakan dan selesai dalam 1 hari, dan bisa tahan lama, meskipun ada sekat pembatas namun jika sewaktu-waktu ada acara/kegiatan yang melibatkan banyak warga maka sekat pembatas tersebut dapat diangkat agar ruangan bisa dipergunakan secara utuh dan luas. &lt;br /&gt;Setelah menyepakati kegiatan yang akan dilakukan, tim fasilitator membuat suatu kerangka untuk memudahkan masyarakat dalam mengorganisir suatu kegiatan. Adapun hasilnya adalah sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Nama Kegiatan ;&lt;br /&gt;“Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan triplek”&lt;br /&gt;- Jadwal Kegiatan : &lt;br /&gt;Hari Jumat, 26 November 2010 pukul 08.00 WIB s.d selesai di Madrasay Al Hidayah RW 10&lt;br /&gt;- Kebutuhan Bahan  Rancangan anggaran kegiatan&lt;br /&gt;Tripleks 6 lembar  @Rp.50.000,- =   300.000,&lt;br /&gt;Paku    @Rp.25.000,- =       25.000,&lt;br /&gt;Cat 3 kaleng   @Rp.45.000,- =   135,000,&lt;br /&gt;Kayu Kasau 15 batang @Rp.10.000,- =  150.000,&lt;br /&gt; Tenaga Tukang 2 orang    =  Swadaya&lt;br /&gt;Total        =  Rp. 610.000,-&lt;br /&gt;Rp. 150.000 (Dana kegiatan dari lembaga STKS)&lt;br /&gt;Rp. 100.000 (Sumbangan dari dosen Bp. Dede Kuswanda)&lt;br /&gt;Sisanya swadaya masyarakat yang akan dikumpulkan besok hari dengan cara pengumuman melalui pengeras suara (toa) Masjid Jamik Al Hidayah RW 10&lt;br /&gt;- Pembentukan Tenaga Kerja Masyarakat (TKM) yang terdiri dari &lt;br /&gt;Ketua   : Bapak Nu’man&lt;br /&gt;WakilKetua  : Bapak Nanang&lt;br /&gt;Sekretaris  : Bapak Aliman&lt;br /&gt;Bendahara  : BapakYunan Achmad&lt;br /&gt;Seksi Konsumsi : 1. IbuLina, 2. IbuEdoy, 3. Ibu Yati&lt;br /&gt;Seksi Peralatan : Bapak Sarodin&lt;br /&gt;- Membuat Kesepakatan (Janji hati)&lt;br /&gt;Setelah membuat perencanaan di atas, masyarakat diminta kesediaannya untuk menyukseskan kegiatan dengan memberikan kontribusi yang relevan dengan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat. Kesediaan tersebut dapat juga dinamakan sebagai komitmen atau janji hati.&lt;br /&gt;Isi janji hati &lt;br /&gt;“ KAMI SEPAKAT  PADA TANGGAL 26 NOVEMBER 2010 AKAN MELAKSANAKAN PEMBUATAN DAN PENGECETAN SEKAT PEMBATAS RUANGAN DI MADRASAH AL-HIDAYAH RW 10 DESA SUDAJAYA GIRANG KECAMATAN SUKABUMI KABUPATEN SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT “&lt;br /&gt;Setelah semua proses selesai, tim fasilitator melakukan sedikit refleksi dari kegiatan yang telah diadakan pada malam itu, mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf jika ada kekurangan dan kesalahan kata yang menyinggung perasaan masyarakat.&lt;br /&gt;4. Laporan Kegiatan ( aksi )&lt;br /&gt;Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 26 November 2010 sesuai kesepakatan dalam pertemuan masyarakat adalah  “Pembuatan dan pengecetan sekat pembatas ruangan di madrasah Al-Hidayah RW 10 menggunakan bahan triplek”. Pada saat setelah sholat subuh, imam masjid Jamik Al Hidayah mengumumkan kepada warga melalui pengeras suara di masjid bahwa pada hari ini tanggal 26 November 2010 akan ada kegiatan di madrasah Al Hidayah  yaitu pembuatan Sekat pembatas ruangan, untuk itu diharapkan kepada warga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut baik sumbangan tenaga maupun dana, sumbangan dana sangat diharapkan karena untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan. Bagi warga yang akan memberikan sumbangan dapat langsung menuju ke madrasah Al Hidayah. Kegiatan kami diawali dari pukul 07.30 WIB kami sudah berada dilokasi madrasah untuk menerima sumbangan. Kegiatan pengumpulan dana ini berlangsung selama lebih kurang 2 jam. Sekitar pukul 09.30 WIB kami membeli bahan-bahan yang dibutuhkan. Kegiatan pembuatan sekat dimulai dari pukul 10.00 s.d 11.00 WIB yang dilanjutkan kembali sekitar pukul 13.00 s.d 16.00 WIB. &lt;br /&gt;Dalam kegiatan ini keterlibatan masyarkat dirasa sudah cukup baik. Keterlibatan mereka baik secara langsung seperti datang ke madrasah dengan memberikan sumbangan tenaga maupun dana. Ini dapat dilihat dari dana yang didapatkan dan pembuatan sekat pembatas. Pada saat kegiatan ini saya melihat bahwa peran tokoh-tokoh seperti tokoh agama Bp. Nu’man dan Tokoh Masyarakat Bp. Aliman sangat terasa dalm mengkoordinir kegiatan. Kami terutama saya sebagai mahasiswa lebih bersifat hanya memantau kegiatan dengan menolong membantu mengerjakan hal-hal yang saya mampu seperti mengangkat/menyingkirkan barang-barang yang ada didalam ruangan keluar dan sebaliknya. Kesempatan ini juga saya manfaatkan untuk kadangkala bertanya bagaiman cerita warga, lingkungan, kehidupan interaksi sosial. Setelah proses kegiatan telah hampir selesai 80 % saya melakukan wawancara singkat dengan Ketua RW 10 Bp. Yunan Ahmad dan salah satu warga yakni Bp.Sugandi yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Odet  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Laporan Hasil&lt;br /&gt;Hasil dari kegiatan yang dilakukan pada tanggal 26 November 2010 adalah terbuatnya sekat pembatas sebanyak 6 buah. Adanya sekat pembatas ini diharapkan dapat bermanfaat dan dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai dengan tujuan awal dari pembuatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kesimpulan / Refleksi Kegiatan&lt;br /&gt;Community Action Plan telah menambah pengalaman saya dalam berinteraksi dengan masyarakat. Tidak hanya bersosialisasi, tapi juga membantu masyarakat dalam menemukenali masalah yang mereka hadapi serta membantu untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan masalah dan sumber daya yang dimiliki.&lt;br /&gt;Kegiatan yang hanya berlangsung selama tiga hari dua malam tersebut, terasa masih kurang untuk berinteraksi secara maksimal dengan masyarakat setempat. Namun, saya sangat senang karena masyarakat menerima kelompok kami dengan baik. Hal ini terbukti dengan pelayanan yang diberikan kepada kelompok saya. Sewaktu datang kelokasi, kami telah disediakan tempat tinggal sementara (posko/sekre) yang cukup memadai dan refresentatif yakni rumah ibu neng, disuguhkan minum, dan makanan ringan seperti keripik pisang dan keripik ubi. &lt;br /&gt;Perbedaan kultur antara anggota kelompok kami yang bukan suku sunda dengan warga tidak membuat jarak dalam berkomunikasi, karena seluruh warga yang kami temui dapat berbahsa Indonesia (kalau yang tidak bertemu dengan kami tidak tahu). Meskipun saya bukan berasal dari suku sunda namun apabila saya faham dan mengerti maka bahasa yang saya faham tersebut akan saya coba ucapkan untuk semakin mendekatkan hubungan emosional dengan warga, seperti “punten, nuhun, muhun, dan lain sebagainya”.&lt;br /&gt;Pada saat akan dan pelaksanaan kegiatan penerapan MPA dan ToP, banyak anggota teman-teman kelompok saya yang merasa grogi, minder dan belum percaya diri, begitu juga dengan saya, namun untuk saya hal tersebut (pertemuan dengan masyarakat) bukanlah hal baru sehingga rasa minder, grogi dan kurang percaya diri dapat dengan cepat saya atasi. Rasa percaya diri dapat muncul selain karena pernah melakukannya (pengalaman) juga dapat muncul apabila kita menguasai bahan pembicaraan atau apa yang akan kita lakukan, dalam hal ini bahan-bahan/tahapan-tahapan MPA dan TOP harus dapat dipahami semaksimal mungkin. Kegiatan pertemuan dengan warga semua berjalan lancar, meskipun ada sedikit hambatan itu wajar-wajar saja dan dapat dijadikan pengalaman dan pijakan untuk saya dan teman-teman menjadi lebih dewasa dalam menyikapi suatu persoalan.&lt;br /&gt;Ketika di kegiatan aksi akan berakhir, saya sempat menanyakan tanggapan dari beberapa warga mengenai kedatangan dan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dengan warga. Tanggapan mereka tentang kegiatan pertemuan malam itu(community meeting) dapat menambah pengalaman, seperti mencoba mengungkapan pendapat. Mereka juga senang ada mahasiswa yang datang karena dapat mengenalkan daerah mereka dengan masyarakat diluar lingkungan mereka. Suatu kebanggaan dan rasa puas dari kami khususnya saya yang berperan sebagai fasilitator ketika mendapatkan pernyataan seperti itu. Artinya, masyarakat sedikit banyaknya memahami dan menikmati proses kegiatan yang berlangsung. Namun, ke depan tim fasilitator akan berusaha untuk meningkatkan kapasitas terutama ilmu dan rasa percaya diri.&lt;br /&gt;Community Action Plan telah berakhir dengan meninggalkan kenangan yang indah bagi saya. Kekompakan, keakraban, saling bantu antar kelompok dan teman lainnya sangat dirasakan. Penerimaan dari masyarakat yang baik dan suasana desa yang nyaman dan tentunya lebih dingin dari kota Bandung khususnya Dago 367, menjadi kenangan tersendiri bagi saya. Kelompok kami pun harus pamit pulang ke Bandung dengan memberikan oleh-oleh keu brownis amanda kepada pendamping lokal kami. Kami juga berpamitan menemui ketua RW 10 dan beberapa warga yang ketemu dijalan.&lt;br /&gt;Pengalaman yang saya dapatkan sewaktu kegiatan CAP di RT 19 RW 10 Desa Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi, dihubungkan dengan konsep Praktik Pekerjaan Sosial Makro adalah dapat belajar bagaimana proses pemberdayaan didalam praktek pekerja sosial dengan masyarakat, kita perlu memperhatikan tahapan-tahapan proses yang harus dilakukan, meskipun standar operasional yang ada bersifat tidak baku dan kaku, namun kita juga harus mempunyai pedoman-pedoman atau rambu-rambu yang sesuai agar proses tersebut dapat berjalan sehingga menghasilkan sesuatu yang baik dan bermanfaat seperti proses pemberdayaan yang harus diawali dengan proses dialog, penemukenalan dan pengembangan.&lt;br /&gt;Faktor Pendukung Kegiatan&lt;br /&gt;1. Pendamping lokal kami Bp. Nu’man H merupakan orang Tokoh yang banyak disegani oleh warga, Saat ini dilingkungan RW 10 beliau menjabat sebagai ketua DKM Masjid Jamik Al Hidayah, dilingkungan Desa Sudajaya Girang beliau dipercaya oleh KUA kecamatan sebagai penghulu/orang yang menikahkan orang atau P3N. Bp. Nu’man juga menjabat sebagai Kaur kessos didesa Sudajaya Girang. mempunyai banyak pengalaman karena dulunya adalah orang perantau (hasil dari pengamatan dan wawancara). Besarnya peran pendamping lokal tersebut membuat proses kami untuk masuk kedalam lingkungan masyarakat setempat berjalan dengan lancer dan mudah hampir dikatakan tidak ada hambatan yang berarti.&lt;br /&gt;2. Kami mendapatkan tempat tinggal sementara (posko/sekre) yang representatif atau cukup memadai untuk kelompok. Seperti ruang tamu dapat dipergunakan sebagai tempat melakukan pertemuan dengan warga (community meeting)&lt;br /&gt;3. Warga masyarakat yang bersifat terbuka, hal ini dapat dilihat pada saat kami melakukan orientasi awal dan dalam kegiatan aksi. Ini juga tidak terlepas dari peran pendamping lokal kami&lt;br /&gt;4. Pada saat pertemuan dengan warga. Hampir seluruh undangan hadir, mereka yang tidak hadir pada umumnya mewakilkan kepada orang lain. Ini dapat dilihat dari foto dan daftar hadir community meeting (terlampir)&lt;br /&gt;5. Peran pendamping lokal dalam kegiatan pertemuan dengan warga sangat penting, seperti memberikan pengertian, masukan saran, ide. Beliau menjelaskan maksud dan tujuan kami disini adalah untuk belajar, berbagi informasi, fasilitator dan bukan untuk membagikan dana&lt;br /&gt;6. Pada saat melakukan aksi/kegiatan kami tidak terlalu khawatir dengan kondisi cuaca yang tiba-tiba berubah menjadi hujan, karena kegiatan kami banyak berada didalam ruangan, meskipuhn ada diluar namun apabila huja kegiatan diluar dapat dipindahkan kedalam ruangan &lt;br /&gt;Faktor Penghambat Kegiatan&lt;br /&gt;1. Waktu yang singkat membuat kami tidak dapat melakukan orientasi lapangan dan observasi yang maksimal&lt;br /&gt;2. Di RT 19 jabatan ketua RT sedang kosong dikarenakan ketua RT nya mengundurkan diri&lt;br /&gt;3. Waktu yang sedikit membuat kami belum terlalu maksimal dalam membangun kepercayaan dengan masyarakat&lt;br /&gt;4. Buku panduan kegiatan CAP yang baru dibagikan pada saat akan berangkat pagi harinya, sedangkan malam harinya kami sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat, sehingga tidak ada waktu lagi bagi kami mempelajari dan berdiskusi secara maksimal tentang pedoman CAP&lt;br /&gt;5. Pada awalnya banyak warga masyarakat yang salah persepsi /menilai mengenai kedatangan mahasiswa ke Desa mereka. Mereka mengira bahwa mahasiswa datang akan membagikan bantuan sehingga disaat akan menyusun rencana kegiatan yang berkaitan dengan aksi mereka mengira sumber dananya berasal dari mahasiswa &lt;br /&gt;B. Saran&lt;br /&gt;Untuk saat ini belum ada saran, karena menurut saya sudah berjalan dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA - Kisruh konflik Arumi Bachsin dengan ibundanya, Maria Lilian Pesch, telah masuk ke ranah hukum. Namun, pers diminta memberikan ruang bagi Arumi dan Maria menyelesaikan masalah ini karena termasuk aib keluarga. "Sudahlah. Ini kan masalah aib keluarga. Jadi, tidak perlu dibesar-besarkan," ujar Kepala Sub Bidang Publikasi Polda Metro Jaya AKBP Mahbub, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (23/11/2010). Arumi melaporkan Maria ke polisi pada 25 Oktober 2010, dengan nomor laporan 3655/10/2010. Maria dilaporkan putrinya sendiri atas dugaan eksploitasi. Perjalanan kasus ini masih pada seputar pemeriksaan para saksi yang baru akan dilakukan paling lama pekan depan. "Rencananya dalam waktu dekat atau minggu-minggu ini para saksi akan diperiksa. Paling lama minggu depan sudah bisa dipanggil," tegasnya. Dalam laporannya ada dugaan kekerasan psikis sebagaimana diatur dalam pasal 99 UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak, serta eksploitasi anak yang tertuang dalam pasal 45 UU 23/2004 tentang KDRT. Arumi menghilang dari rumah keluarga sejak akhir Oktober lalu. Dia saat ini berada dalam perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kepada KPAI, Arumi mengaku dijodohkan oleh ibunya dengan pengusaha Kudus berusia 30 tahun.(ang)&lt;br /&gt;(http://celebrity.okezone.com/read/2010/11/24/33/396482/kasus-arumi-bachsin-aib-keluarga)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miller Sudah Punya Istri!&lt;br /&gt;JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari aktor tampan Miller. Ternyata, pria asal Malaysia ini sudah mempunyai istri. "Kita mendapatkan fakta bahwa Miller bukanlah bujangan. Jadi, dia ini sudah menikah," ujar Hendarsam Marantoko selaku tim kuasa hukum Rudi, ayah kandung Arumi Bachsin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2010). Dengan didapatnya bukti dan fakta yang dimiliki oleh orangtua bintang film “18+” ini, maka semakin mencemaskan hubungan anak mereka. "Dengan adanya hal ini, maka semakin memperkuat kecemasan dari orangtua, akan hubungan Miller dengan Arumi," ucap Hendarsam.&lt;br /&gt;Herdarsam mengatakan tidak sembarang berbicara, sebab pihaknya telah mengonfirmasi pada pihak yang terkait dan berwenang. "Kita telah melakukan kroscek ke beberapa intansi dan keluarga dengan mendapatkan data dengan status seperti ini," tegasnya. Bukti yang didapatkannya belum lama ini yaitu Miller telah mempunyai istri.&lt;br /&gt;"Belum lama ini kita tahu hal tersebut. Kita tidak tahu detail sep
